PERANCANGAN DESAIN KEMASAN PAKAIAN RENANG AQUAMARINE
BRENDA CHRISTIE
Jalan KH Achmad Dahlan no 37 Kebayoran Baru Jakarta Selatan, (021) 7251515, [email protected]
Drs. Rujiyanto, M.Sn.
ABSTRAK
Tujuan penelitian ialah membuat inovasi kemasan yang mendukung kegiatan produk berdasar fungsinya. Metode perancangan ialah mengadakan survey lapangan, berinteraksi langsung dengan narasumber, pencarian data melalui internet, buku referensi, dan pengumpulan data kuisioner. Analisis ialah dikarenakan banyaknya masyarakat yang mengabaikan kemasan setelah membeli produk pakaian renang dan akhirnya menyulitkannya dalam kegiatan berenang, serta masih banyak produk pakaian renang yang kurang memanfaatkan kemasan untuk daur ulang. Hasil yang dicapai antara lain, ialah menciptakan sebuah kemasan pakaian renang yang mendukung aktifitas dari produk itu sendiri dengan menjadikannya fungsional dan mudah untuk dibawa-bawa sehingga memudahkan konsumen sebelum dan sesudah menggunakan pakaian renang. Simpulan adalah mengajak masyarakat menggunakan ulang kemasan sebagai sarana pendukung kegiatan berenang yang fungsional dan memudahkannya sebelum dan sesudah kegiatan
The purpose of research is to make packaging innovations that supports work based on its functions.
Design method is to conduct field surveys, interact directly with sources, search data via the Internet, book references, and questionnaire. Analysis is due to many people who ignore the packaging after buying the products and ultimately troubling in swimming activities, as well as many swimsuits products utilizing less packaging for recycling. The results achieved, among others, is to create a supportive swimwear packaging activity of the product itself to make it functional and easy to carry around make it easier for consumers before and after using swimsuits. Conclusion is to invite people to re-use packaging as a means of supporting the functional activity and make it easier to swim before and after activities
Kata kunci : Pakaian renang, Woman, Youth, Cheerful, Confident
PENDAHULUAN
Dengan berenang, banyak manfaat yang didapatkan, seperti menjaga kebugaran dan kesehatan, memperbaiki kualitas pernafasan, bahkan berenang juga biasa dilakukan sebagai terapi kesehatan untuk jenis penyakit tertentu, membakar kalori bagi yang kebanyakan kalori dan ada yang bilang dapat mengurangi stress. Berangkat dari hal itulah, kini kegemaran masyarakat terhadap pakaian renang meningkat sebab berenang menjadi kegemaran baru ditengah masyarakat. Selain untuk alas an kesehatan, berenang juga kerap dijadikan sarana pendukung diet, hiburan dan trend anak muda. Banyak didirikannya wisata air, kolam renang diperumahan pribadi, sampai di tempat olahraga dan tempat gym umum juga tersedia kolam renang.
Bagi anak-anak muda, berenang merupakan olahraga sekaligus hiburan yang menyenangkan. Sehingga pakaian renang dan kegiatan berenangpun membentuk trend tersendiri dikalangan remaja. Mulai dari kolam renang pribadi dan berenang dipantai. Berhubung Indonesia merupakan negara yang masih menjunjung budaya timur, terkadang pakaian renang menjadi salah satu bentuk kontroversi tersendiri karena modelnya yang kerap menonjolkan bagian vital bagi perempuan yang mengenakannya. Padahal baju renang dibuat bukan dengan maksud menarik perhatian negatif seperti itu, karena pakaian renang memiliki fungsi dan kegunaannya sendiri yang mendukung kegiatan berenang dan membangun keceriaan, serta rasa percaya diri saat mengenakannya. Sehingga hal ini menimbulkan ide untuk menciptakan brand produk pakaian renang yang tetap sopan, fashion, berkualitas dan menyenangkan untuk diliat dari segala macam segi desain pakaian renang dan perlengkapannya.
Inti dari produk ini adalah sebuah pengalaman dan pembangunan mood konsumen, bagaimana sebuah packaging pakaian renang dapat menjadi ‘tim’ dengan produk itu sendiri dalam memberikan kepuasan kepada konsumen, baik secara visual maupun fungsi yang terelasiasikan pada baju renang dan packagingnya untuk mendukung pembangunan mood dan experience tersebut.
METODE PENELITIAN
Dalam proses pembuatan makalah ini, pertama-tama dilakukan dengan cara mencari tahu lebih dalam mengenai brand dan kaitannya terhadap produk itu sendiri secara online. Kemudian menghubungi narasumber yang merupakan salah satu owner dari brand itu sendiri. Wawancarapun kemudian dilakukan dengan nara sumber dan juga dari pihak-pihak terkait seperti masyarakat Jakarta, khususnya perempuan usia 20-30 tahun, yaitu mahasiswi dan pekerja muda yang berkaitan dengan aktivitas berenang dan pakaian renang dilanjutkan dengan pengambilan sampel melalui quotation. Hasil wawancara dan pengambilan sample kemudian dimasukan kedalam sebuah grafik kesimpulan yang menghasilkan sebuah presentase angka. Dari situlah dapat disimpulkan akan pendapat, kebutuhan, dan harapan masyarakat mengenai produk yang diteliti.
HASIL DAN BAHASAN
Nama Produk
Aquamarine berasal dari bahasa latin : aqua marina, yang berarti “water of the sea”. Menggunakan nama tersebut sebagai penggambaran sebuah produk pakaian renang khusus perempuan.
Hasil Desain
Gambar 1. Logo Aquamarine
Logo Aquamarine merupakan penggabungan logogram dan logotype yang dapat digunakan bersama atau secara terpisah. Terdapat penggambaran buntut duyung pada huruf A sebagai pernggambaran produk itu sendiri yang merupakan pakaian renang, pakaian untuk pergi ke pantai dan ditujukan untuk perempuan. Sedangkan logotype dibuat gaya script agar tidak kaku, dan berlekuk lembut seperti gelombang air atau ombak. Warna untuk logo sendiri terdiri dari 2 warna, yaitu #00B6B6 untuk logogram dan #048D93 untuk logotype, yaitu warna biru tosca. Pembedaan warna pada logotype dan logogram dikarenakan logogram yang telah standout dibandingkan logotype, sehingga warna yang lebih gelap diberikan kepada logotype.
Gambar 2 Typeface
Gambar 3 Kemasan Utama, Kemasan Pendukung, Mini Poster
Karakter font adalah santai dan tidak kaku, namun tetap tidak mnghilangkan sisi femininnya. Gaya font ada yang simple seperti sans serif digunakan untuk keterangan, bergaya tulisan tangan, dan feminine elegant script seperti cursive elegant.
Kemasan utama disini merupakan kemasan yang langsung melindungi produk yang telah dibungkus dengan wrapping paper. Bahan kemasan adalah plastic tebal yang tidak mudah pecah, tutupnya menggunakan softboard yang dibuat sendiri sesuai dengan ukuran kemasan. Ukuran kemasan adalah tinggi kemasan 17.5 cm dengan diameter tabung 8.5 cm. Kemasan utama terdiri dari 3 varian sesuai dengan desain utama.
Kemasan pendukung merupakan kemasan yang didesain sebagai media tambahan dari kemasan utama.
Kemasan pendukung ini merupakan kemasan sabun mandi yang dimana terkait dengan fungsi produk utama yaitu pakaian renang. Kemasan sabun ini terbagi menjadi 3 varian sesuai dengan desain utama, dilengkapi mini booklet. Ukuran kemasan sabun adalah p x l x t = 8.5 x 8.5 x 8.5 cm, dengan bahan mika bening.
Label didesain dengan style gambar menggunakan pensil warna. Suasana yang digunakan ada 3 macam : ombak, pohon kelapa, dan burung tropis. Ketiga varian mencerminkan suasana pantai atau tempat
tropis dimana suasana inilah yang ingin ditonjolkan dari produk yang berupa pakaian renang perempuan yang santai dan menikmati pantai. Warna-warna yang digunakan adalah warna yang ceria dan menonjol sebagai wakil dari sifat produk yang ingin mengeluarkan sisi cerianya. Label desain ini digunakan dalam kemasan utama dan juga kemasan pendukung.
Elemen pada wrapping paper 1 menggunakan bagian dari logogram Aquamarine yang didesain ulang dengan style arsis, kemudian dijadikan pattern sebagai pembungkus kemasan pakaian renang. Warna yang digunakan ada 3 : biru aqua, orange, dan pink. Semua warna diadaptasi dari 3 suasana warna desain label utama. Bahan hvs 80 gram. Sedangkan elemen pada wrapping paper 2 menggunakan bagian dari logotype Aquamarine yang didesain ulang dengan style arsis, kemudian dijadikan pattern sebagai sealband pembungkus kotak pengiriman. Warna yang digunakan ada 3 : biru aqua, orange, dan pink. Semua warna diadaptasi dari 3 suasana warna desain label utama.
Desain postcard dibuat dengan style pensil warna, sama seperti desain utamanya. Menggunakan gambar daun pohon kelapa sebagai salah satu elemen dari suasana umum tema yang diambil, yaitu pantai. Bagian depan postcard penuh dengan daun pohon kelapa, disertai logo aquamarine, sedangkan bagian belakang postcard berisikan ucapan terimakasih ‘ Thankyou for being bold and beautiful with us’, serta nama dan alamat tujuan. Postcard ini selalu disertai pada setiap pengiriman paket pakaian renang.
Mini booklet digunakan sebagai keterangan tambahan pada kemasan pendukung (kemasan sabun mandi). Karena sabun mandi terbagi menjadi 3 varian warna, maka booklet mini bertujuan memberikan informasi singkat mengenai varian masing-masing. Ukuran booklet adalah 5 x 3 cm, bahan Art Karton 260 gram. yang kemudian dilipat 2 menyerupai buku.
SIMPULAN DAN SARAN
Keseluruhan kemasan dan desainnya saling melengkapi satu sama lain dan membentuk suatu kesatuan.
Varian yang bermacampun tidak berpengaruh pada kesatuan kemasan tersebut, melainkan memberikan pilihan beragam dalam satu tema. Desain kemasan Aquamarine menonjolkan karakter dan tujuan dari produk sendiri dimana karakter santai, ceria, dan percaya diri ditampilkan lewat style penggambaran desain, warna, dan tagline. Pada akhirnya desain itu sendiripun harus memenuhi kebutuhan konsumen yang mengharapkan kemasan pakaian renang yang fungsional dan mudah untuk dibawa-bawa disamping bentuk dan desainnya yang menarik. Diharapkan agar kualitas kemasan yang disesuaikan dengan produk semakin dapat meningkta tahun demi tahun, seiring dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi, terutama untuk kemasan produk yang spesifik penggunaannya seperti pakaian renang yang membutuhkan perhatian dan kualitas, serta fungsi lebih dalam penggunaan kemasan, baik sesudah maupun sebelum produk digunakan. Keterbatasan biaya memang seringkali menjadi kendala dalam proses pembuatan kemasan yang membutuhkan perhatian khusus seperti produk pakaian renang. Maka dari itu diharapkan adanya kemauan untuk terus belajar dan mencari, serta memanfaatkan kembali bahan-bahan yang dapat bermanfaat bagi lingkungan dan sekitar.
REFERENSI
Christine. (2000). Peranan Desain Kemasan Dalam Dunia Pemasaran. NIRMANA, Jilid 2, No. 1, diakses 18 Maret 2014 dari http://dgi-indonesia.com/wp-content/uploads/2009/03/dkv00020203.pdf
Dameria, Anne. (2007). Color Basic. Jakarta : Link & Match Grapic
Krasovec, Klimchuk. (2002). Desain Kemasan. Jakarta : Penerbit Erlangga
Lathief, iRA. (2002). Normal is Boring. Jakarta: Gramedia
Marks, T., MINE, Origin, T. Sutton. (2009). Colour Harmony Compendium : a Complete Color Reference for Designers of All Types. United States of America : Rockport Publishers
Rick. 2013. Mengenai Baju Renang (Online). http://ricktrapero.blogspot.com/2013/02/mengenai-baju- renang.html. Diakses : 20 Maret 2014
Sihombing, Danton. (2003). Tipografi dalam Desain Grafis. Jakarta : Gramedia Pustaka Utama
Tyas. 2013. Kemasan yang Menarik dan Unik. (Online)
http://tyasprawesti.blogspot.com/2013/05/kemasan-yang -menarik-dan-unik-daya_5197.html. Diakses : 18 Maret 2014
Zambrut Permata. 2013. Tujuan Desain Kemasan (Online).
http://jasakemasan.blogspot.com/2013/01/tujuan-desain-kemasan.html. Diakses : 18 Maret 2014
RIWAYAT PENULIS
Brenda Christie lahir di kota Jakarta pada 15 januari 1992. Penulis manamatkan pendidikan S1 di Universitas Bina Nusantara dalam bidang Desain Komunikasi Visual peminatan New Media pada tahun 2014