• Tidak ada hasil yang ditemukan

Universitas Gadjah Mada, 2016 Diunduh dari

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "Universitas Gadjah Mada, 2016 Diunduh dari"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

vi DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ... i

LEMBAR PENGESAHAN ... ii

PERNYATAAN ... iii

ABSTRACT ... iv

INTISARI ... v

KATA PENGANTAR ... vi

DAFTAR ISI ... ix

DAFTAR TABEL ... xiii

DAFTAR GAMBAR ... xv

DAFTAR RUMUS ... xvi

DAFTAR LAMPIRAN ... xvii

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang ... 1

1.2. Perumusan Masalah ... 7

1.3. Tujuan Penelitian ... 8

1.4. Manfaat Penelitian ... 9

1.5. Keaslian Penelitian... 9

BAB II KAJIAN PUSTAKA 2.1 Tinjauan Pustaka ... 15

2.1.1 Wilayah ... 15

2.1.1.1 Pengertian Wilayah Dan Daerah ... 15

2.1.1.2 Konsep Perwilayahan ... 15

2.1.1.3 Pengembangan Wilayah ... 18

2.1.1.4 Teori Daerah Atau Wilayah Inti ... 22

2.1.1.5 Teori Lokasi Dan Pusat Pertumbuhan ... 28

(2)

vii

2.1.2 Struktur Ruang Dan Fungsi Yang Berorientasi Pada Fungsi

Wilayah ... 30

2.1.2.1 Pusat dan Sub Pusat Pelayanan Kota ... 31

2.1.2.2 Konsep Hirarki ... 33

2.1.2.3 Konsep Interaksi ... 34

2.1.2.4 Konsep Fungsi ... 35

2.1.3 Pembangunan Ekonomi Lokal dan Pembangunan Ekonomi Regional ... 36

2.1.3.1 Sektor Ekonomi Potensial ... 38

2.1.3.2 Kawasan Strategis Nasional ... 39

2.2 Landasan Teori ... 42

2.2.1 Analisis Sektor Unggulan ... 42

2.2.2 Potensi Ekonomi ... 43

2.2.3 Interaksi Keruangan ... 44

2.2.4 Hirarki Keruangan ... 45

2.3 Kerangka Pemikiran ... 46

BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Lingkup Penelitian ... 49

3.2 Pendekatan Dan Jenis Penelitian ... 50

3.3 Metode Pengumpulan Data ... 50

3.4 Alat Analisis ... 54

3.5 Alur Analisis ... 70

3.6 Definisi Operasional ... 72

BAB IV DESKRIPSI WILAYAH PENELITIAN 4.1 Posisi Strategis Kawasan Mebidangro ... 78

4.2 Administrasi ... 79

4.3 Demografi ... 83

(3)

viii

4.4 Kondisi Perekonomian ... 85

4.5 Kondisi Transportasi ... 87

4.5.1 Transportasi Darat Rel ... 87

4.5.2 Transportasi Darat Non Rel ... 87

4.5.3 Transportasi Udara ... 88

4.5.4 Transportasi Laut ... 88

BAB V KAJIAN SEKTOR UNGGULAN DAN FUNGSI WILAYAH PADA KAWASAN STRATEGIS NASIONAL PERKOTAAN MEBIDANGRO 5.1 Sektor Unggulan Wilayah Kawasan Strategis Nasional Perkotaan Mebidangro ... 89

5.1.1 Nilai Skala Potensi Ekonomi Wilayah Mebidangro ... 89

5.1.2 Analisis Location Quoteint ... 94

5.1.3 Analisis Shift-Share ... 104

5.1.3.1 Bauran Industri ... 107

5.1.3.2 Keunggulan Kompetitif ... 110

5.1.3.3 Spesialisasi ... 113

5.1.3.5 Pertumbuhan Regional Rij Arcelus ... 115

5.1.3.6 Pengaruh bauran Regional RI ij Arcelus ... 117

5.1.4 Analisis Tipologi Klassen ... 119

5.1.5 Tipologi Sektor Ekonomi Dalam Kawasan Mebidangro ... 132

5.1.5.1 Spesialisasi Sektor Unggulan Wilayah Dalam Kawasan Mebidangro……….... 136

5.1.5.2 Diversifikasi Sektor Unggulan Wilayah Dalam Kawasan Mebidangro……….... 127

5.2. Analisis Hirarki Wilayah ... 140

5.2.1. Analisis Skalogram ... 142

5.2.2 Indeks Sentralitas ... 144

(4)

ix

5.2.3 Hirarki Wilayah Berdasarkan Skalogram dan Indeks Sentralitas . 150

5.3 Analisis Interaksi Kawasan Mebidangro ... 153

5.3.1 Analisis Gravitasi ... 153

5.3.2 Analisis Titik Henti ... 162

5.3.3 Analisis Interaksi Kecamatan Dalam Kawasan Mebidangro... 168

5.4 Fungsi Kawasan Mebidangro ... 171

5.5 Arahan Pengembangan Wilayah Kawasan Mebidangro ... 177

5.5.1 Arah Pengembangan Sektor Pertanian... 178

5.5.2 Arah Pengembangan Sektor Industri Pengolahan ... 180

5.5.3 Arah Pengembangan Sektor Perdagangan, Hotel Dan Restoran .. 181

5.5.4 Arahan Pengembangan Sektor Pengangkutan Dan Komunikasi .. 182

5.5.5 Arahan Pengembangan Sektor Keuangan ... 182

5.5.6 Arahan Pengembangan Sektor Jasa ... 184

BAB VI KESMIMPULAN DAN SARAN 6.1 Kesimpulan ... 185

6.2. Saran ... 186

DAFTAR PUSTAKA ... 188

LAMPIRAN ... 193

(5)

x

DAFTAR TABEL

Tabel 1.1. Profil Kawasan Mebidangro ... 4

Tabel 1.2. Penelitian Terdahulu ... 12

Tabel 2.1. Hubungan Wilayah Pusat Dengan Pinggirannya ... 31

Tabel 3.1. Kebutuhan Data ... 51

Tabel 3.2. Sususnan Potensi Kegiatan Ekonomi Wilayah ... 54

Tabel 3.3 Posisi Relatif Suatu Sektor Berdasarkan Pendekatan Mij dan Cij ... 53

Tabel 3.4 Dampak Alokasi dan Spesialisasi ... 61

Tabel 3.5. Klasifikasi Pertumbuhan Ekonomi menurut Tipologi Klassen... 62

Tabel 3.6 Variabel Fasilitas Yang Digunakan Hirarki Wilayah Per-Kecamatan ... 65

Tabel 3.7 Tipologi Wilayah Berdasarkan Analisis LQ, Shift-Share, dan Tipologi Klassen ... 69

Tabel 4.1 Luas Wilayah, Jumlah Desa Atau Kelurahan Dan Kepadatan Penduduk Kawasan Perkotaan Mebidangro ... 80

Tabel 4.2 Jumlah Penduduk Dan Banyaknya Rumah Tangga Di Kawasan Perkotaan Mebidangro Berdasarkan Kecamatan ... 83

Tabel 4.3 Angkatan Kerja Pada Kawasan Perkotaan Mebidangro Dan Berdasarkan Kabupaten atau Kota ... 76

Tabel 4.4 PDRB Dan Kontribusi Sektor Terhadap PDRB Berdasarkan Harga Konstan 2000 Pada Kawasan Perkotaan Mebidangro ... 86

Tabel 5.1 Jumlah Nilai Location Quotient Rata-Rata >1 Tahun 2008-2013 Kawasan Mebidangro ... 98

Tabel 5.2 Perubahan Nilai Skala Potensi Ekonomi Di Kawasan Mebidangro Persektor Tahun 2008-2013 ... 108

Tabel 5.3 Analisis Keunggulan Kompetitif Kecamatan Di Kawasan Mebidangro Tahun 2008-2013 ... 110

Tabel 5.4 Analisis Spesialisasi Kecamatan Di Kawasan Mebidangro Tahun 2008- 2013 ... 104

Tabel 5.5 Posisi Relatif Mij dan Cij Sektor Pada Kecamatan-Kecamatan Di Kawasan Mebidangro Tahun 2008-2013 ... 105

Tabel 5.6 Analisis Pertumbuhan Regional Arcelus Pada Kecamatan-Kecamatan Di Kawasan Mebidangro Tahun 2008-2013 ... 115

(6)

xi

Tabel 5.7 Analisis Pertumbuhan Regional Arcelus Pada Kecamatan-Kecamatan Di Kawasan Mebidangro Tahun 2008-2013 ... 117 Tabel 5.8 Jumlah Kecamatan Pada Kuadran Tipologi Klassen Pada

Kecamatan Di Kawasan Mebidangro Tahun 2008-2013 ... 120 Tabel 5.9 Jumlah Kecamatan Analisis Typologi Klassen Persektor Dan

Subsektor Di Kawasan Mebidangro Tahun 2008-2013 ... 125 Tabel 5.10 Keadaan Ekonomi Sektoral Kecamatan Di Kawasan Mebidangro

Tahun 2013 ... 132 Tabel 5.11 Fasilitas Pelayanan Kecamatan Di Kawasan Mebidangro Tahun

2013 ... 140 Tabel 5.12 Analisis Skalogram Kecamatan Di Kawasan Mebidangro Tahun

2008-2013 ... 143 Tabel 5.13 Analisis Indeks Sentralitas Kecamatan Di Kawasan Mebidangro

Tahun 2008-2013 ... 145 Tabel 5.14 Jumlah Penduduk dan Jarak Antar Kecamatan ... 155 Tabel 5.15 Analisis Gravitasi Antar Kecamatan Di Kawasan Mebidangro

Tahun 2008-2013 ... 158 Tabel 5.16 Analisis Titik Henti Antar Kecamatan Di Kawasan Mebidangro

Tahun 2013 ... 165 Tabel 5.17 Tipologi Dukungan Ruang Wilayah Kecamatan Di Kawasan

Mebidangro ... 172

(7)

xii

DAFTAR GAMBAR

Gambar 1.1. Laju Pertumbuhan PDRB Sumaetra Utara, Kawasan Mebidangro

Dan PDB Nasional Tahun 2009-2013 (Persen) ... 4

Gambar 1.2 Pertumbuhan Rata-Rata PDRB Mebidangro 2009-2013 ... 5

Gambar 2.1 Kerangka Pemikiran ... 48

Gambar 3.1 Diagram Alir Penelitian ... 75

Gambar 4.1 Peta Administrasi Kawasan Perkotaan Mebidangro ... 77

Gambar 4.2 Peta Kepadatan Penduduk Kawasan Perkotaan Mebidangro ... 82

Gambar 5.1 Grafik Rata-Rata Jumlah Nilai Skala Ekonomi Kawasan Mebidangro Tahun 2008-2013 ... 84

Gambar 5.2 Peta Kuantitas Sektor Basis Kawasan Mebidangro ... 102

Gambar 5.3 Peta Kuantitas Subsektor Basis Kawasan Mebidangro ... 103

Gambar 5.4 Peta Klasifikasi Tipologi Klassen Kawasan Mebidangro ... 130

Gambar 5.5 Grafik Sebaran Sektor Unggulan Kawasan Mebidangro ... 139

Gambar 5.6 Peta Orde Fasilitas Pelayanan Kawasan Mebidangro ... 146

Gambar 5.7 Peta Orde Sentralitas Pelayanan Kawasan Mebidangro ... 149

Gambar 5.8 Peta Total Nilai Gravitasi Kawasan Mebidangro ... 161

Gambar 5.9 Peta Dominasi Analisis Titik Henti Kawasan Mebidangro ... 169

Gambar 5.10 Peta Keterpusata Wilayah Dalam Kawasan Mebidangro ... 175

(8)

xiii

DAFTAR RUMUS

Rumus 3.1 Penskalaan ... 48

Rumus 3.2 Location Qoutient ... 49

Rumus 3.3 – 3.10 Shift-Share Klasik ... 50

Rumus 3.11. – 3.14 Shift-Share Modifikasi Esteban–Marquillas ... 51

Rumus 3.14 Shift-Share Modifikasi Arcelus... 51

Rumus 3.15 Shift-Share Komponen Bauran Industri Regional ... 51

Rumus 3.16 Indeks Sentralitas ... 59

Rumus 3.17 Model Gravitasi ... 60

Rumus 3.18 Titik Henti ... 61

(9)

xiv

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1.Tabel Nilai Skala Potensi Ekonomi Wilayah Mebidangro

PerSektor 2008 ... 178 Lampiran 2. Tabel Nilai Skala Potensi Ekonomi Wilayah Mebidangro

PerSubSektor 2008 ... 180 Lampiran 3. Tabel Nilai Skala Potensi Ekonomi Wilayah Mebidangro

PerSektor 2009 ... 183 Lampiran 4. Tabel Nilai Skala Potensi Ekonomi Wilayah Mebidangro

PerSubSektor 2009 ... 185 Lampiran 5. Tabel Nilai Skala Potensi Ekonomi Wilayah Mebidangro

PerSektor 2010 ... 188 Lampiran 6. Tabel Nilai Skala Potensi Ekonomi Wilayah Mebidangro

PerSubSektor 2010 ... 190 Lampiran 7. Tabel Nilai Skala Potensi Ekonomi Wilayah Mebidangro

PerSektor 2011 ... 193 Lampiran 8. Tabel Nilai Skala Potensi Ekonomi Wilayah Mebidangro

PerSubSektor 2011 ... 195 Lampiran 9. Tabel Nilai Skala Potensi Ekonomi Wilayah Mebidangro

PerSektor 2012 ... 198 Lampiran 10. Tabel Nilai Skala Potensi Ekonomi Wilayah Mebidangro

PerSektor 2012 ... 200 Lampiran 11. Tabel Nilai Skala Potensi Ekonomi Wilayah Mebidangro

PerSektor 2013 ... 203 Lampiran 12. Tabel Nilai Skala Potensi Ekonomi Wilayah Mebidangro Per-

SubSektor 2013 ... 205 Lampiran 13. Tabel Hasil Analisi Location Quotient Rata-Rata Tahun

2008-2013 Di Kawasan Mebidangro Persektor ... 208 Lampiran 14. Tabel Hasil Analisi Location Quotient Rata-Rata Tahun

2008-2013 Di Kawasan Mebidangro Persubsektor ... 210 Lampiran 15. Tabel Analisis Bauran Industri Di Kawasan Mebidangro

Tahun 2008-2013 ... 213 Lampiran 16. Tabel Analisis Pergeseran Nilai Skala Potensi Ekonomi Di

Kawasan Mebidangro Tahun 2008-2013 ... 215

(10)

xv

Lampiran 17. Tabel Analisis Keunggulan Kompetitif Di Kawasan

Mebidangro Tahun 2008-2013 ... 216 Lampiran 18. Tabel Analisis Spesialisasi Di Kawasan Mebidangro Tahun

2008-2013 ... 219 Lampiran 19. Tabel Analisis Posisi Relatif Suatu Sektor Berdasarkan

Pendekatan Mij dan Cij Di Kawasan Mebidangro Tahun 2008-2013 ... 222 Lampiran 20. Tabel Analisis Pertumbuhan Regional Rij Arcelus Di Kawasan

Mebidangro Tahun 2008-2013 ... 224 Lampiran 21. Tabel Analisis Pengaruh Bauran Regional RIij Arcelus Di

Kawasan Mebidangro Tahun 2008-2013 ... 227 Lampiran 22 Tabel Analisis Typologi Klassen Pada Kecamatan Di Kawasan

Mebidangro Tahun 2008-2013 ... 229 Lampiran 23. Tabel Analisis Typologi Klassen Pada Kecamatan Persektor

Di Kawasan Mebidangro Tahun 2008-2013 ... 232 Lampiran 24. Tabel Analisis Typologi Klassen Pada Kecamatan

Persubsektor Di Kawasan Mebidangro Tahun 2008-2013 ... 235 Lampiran Tabel 25 Analisis Skalogram Kecamatan Di Kawasan Mebidangro

Tahun 2013 ... 237 Lampiran Tabel 26 Analisis Indeks Sentralitas Kecamatan Di Kawasan

Mebidangro Tahun 2013 ... 240 Lampiran Tabel 27 Analisis Dukungan Ruang Kecamatan Di Kawasan

Mebidangro Tahun 2013 ... 242 Lampiran Tabel 28 Tabel Analisis Matriks Dukungan Ruang Terhadapat

Subsektor unggulan Kecamatan Kawasan Mebidangro …….….. 245

Referensi

Dokumen terkait

Perbedaan Visi dan Misi Usaha yaitu Visi adalah tujuan atau gebrakan, masa depan, cita-cita, hal yang ingin dilakukan, sedangkan Misi adalah langkah, bentuk atau

Jalur rencana merupakan jalur lalu lintas dari suatu ruas jalan raya yang terdiri dari suatu jalur atau lebih.. Daya dukung tanah dasar diperoleh dari nilai CBR

dan interactions plot pada gambar 7 menunjukkan bahwa efisiensi maksimal yang dapat dicapai oleh pompa hydram adalah pada saat beban katup limbah 400 gram dan volume tabung 1300

Tumbuhan Lola Kahori (Erythrina variegata L.) merupakan tanaman berkhasiat obat yang telah digunakan secara empiris sebagai antiinflamasi, antikanker dan

Masing-masing artikel dalam buletin tersebut diinventarisasi berdasarkan kontribusi artikel per kelompok peneliti, komoditas, dan subjek artikel, pola kepengarangan, tingkat

Hasil analisis regresi terhadap faktor- faktor yang mempengaruhi perilaku pe- ngunjung TWA Punti Kayu memperli- hatkan bahwa faktor promosi, harga, pro- duk, dan

Harahap (2008 : 190) menjelaskan pengertian analisis laporan sebagai berikut: “Menguraikan pos-pos laporan keuangan menjadi unit informasi yang lebih kecil dan melihat

1) Proses penggilingan dimulai ketika daun teh yang berada di stasiun pelayuan sudah siap untuk digiling. Proses turunnya teh dari stasiun pelayuan ke stasiun