• Tidak ada hasil yang ditemukan

Alivia Reva Andiyani 1, Ismunarno 2 Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "Alivia Reva Andiyani 1, Ismunarno 2 Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Pasal 20 ayat (2) Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.. menyatakan tindak pidana korupsi dilaku- kan korporasi apabila tindak pidananya dilakukan

.Pasal 9 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.. 3) Pasal 10 huruf b Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi 4) Pasal 10 huruf c Undang-Undang

Pelaku tindak pidana korupsi secara ideal seharusnya dipidana secara maksimal sebagaimana diatur dalam Pasal 2 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi

Dari rumusan Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang telah diubah dengan Undang-Undang Nomor : 20

Makna permufakatan jahat dalam Pasal 15 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dikaji dari Hermeneutika Hukum, dapat dilihat

Sistem pembalikan beban pembuktian dalam perkara tindak pidana pencucian uang sebagaimana diatur di dalam Pasal 77 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang

1 PERSPEKTIF UNDANG-UNDANG NOMOR 20 TAHUN 2001 TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 31 TAHUN 1999 TENTANG PEMBERANTASAN TINDAK PIDANA KORUPSI TERHADAP PEMBERLAKUAN UANG

Kesimpulan dalam penulisan ini adalah gratifikasi yang dapat digolongkan sebagai tindak pidana korupsi suap bilamana gratifikasi tersebut diberikan kepada penyelenggara negara / pejabat