• Tidak ada hasil yang ditemukan

TATA TERTIB DAN TATA KRAMA KEHIDUPAN SOSIAL SEKOLAH

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "TATA TERTIB DAN TATA KRAMA KEHIDUPAN SOSIAL SEKOLAH"

Copied!
23
0
0

Teks penuh

(1)

TATA TERTIB DAN TATA KRAMA KEHIDUPAN SOSIAL SEKOLAH

SMA NEGERI KOKBAUN 2019/2020

(2)

TATA TERTIB DAN TATA KRAMA KEHIDUPAN SOSIAL SEKOLAH

A. Hak-hak Murid

1. Murid-murid berhak mengikuti pelajaran selama tidak melanggar TATA TERTIB.

2. Murid-murid dapat meminjam buku-buku dari perpustakaan sekolah dengan mentaati peraturan perpustakaan yang berlaku.

3. Murid-murid berhak mendapat perlakuan yang sama dengan murid-murid yang lain sepanjang tidak melanggar peraturan TATA TERTIB.

B. Kewajiban Murid

1. Taat kepada guru-guru dan Kepala Sekolah.

2. Ikut bertanggung jawab atas kebersihan, keamanan, ketertiban kelas dan sekolah pada umunya.

3. Ikut bertanggung jawab atas pemeliharaan gedung, halaman, perabot dan peralatan sekolah.

4. Membantu kelancaran pelajaran baik di kelasnya maupun di sekolah pada umumnya.

5. Ikut menjaga nama baik sekolah, guru dan pelajar pada umumnya, baik di dalam maupun di luar sekolah.

6. Menghormati guru dan saling menghargai antar sesama murid.

7. Melengkapi diri dengan keperluan sekolah.

8. Murid yang membawa kendaraan agar menempatkan pada tempat yang telah ditentukan dalam keadaan terkunci.

9. Ikut membantu agar TATA TERTIB sekolah dapat berjalan dan diatasi.

(3)

BAB I

KETENTUAN UMUM

1. Tata tertib dan tata krama ini dimaksudkan sebagai rambu-rambu bagi siswa dalam bersikap,bertindak berucap dan bertingkah laku pada kegiatan sehari-hari di sekolah dalam rangka menciptakan iklim dan kultur sekolah yang dapat menunjang kegiatan pembelajaran yang efektif.

2. Tata tertib dan tata krama sekolah ini di buat berdasarkan nilai-nilai yang dianut di sekolah dan masyarakat sekitar, meliputi nilai ketaqwaan, sopan santun pergaulan, kedisiplinan, ketertiban, kebersihan, kerapian, kesehatan dan keamanan serta nilai-nilai yang dapat mendukung terciptanya suasana belajar yang kondusif.

3. Setiap siswa wajib melaksanakan dan mematuhi ketentuan yang tercantum dalam tata tertib dan tata krama ini dengan kesadaran dan tanggungjawab.

PASAL 1 PAKAIAN SEKOLAH 1. Pakaian Seragam.

Siswa wajib mengenakan seragam sekolah dengan ketentuan sebagai berikut : UMUM

1. Sopan dan rapi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

2. Ketentuan pemakaian seragam sebagai berikut

Senin : Putih-Abu-abu,topi,dasi

Selasa-Rabu : Putih Abu – abu

Kamis : Putih Abu-abu di tambah rompi motif daerah

Jumat : Seragam Pramuka / Pakaian Olah raga

3. Memakai badge.

Ketentuan sekolah sebagai berikut :

Baju Putih : Badge OSIS,nama siswa,identitas sekolah dan bendera merah putih.

Pramuka : Sesuai ketentuan yang berlaku.

4. Topi sekolah sesuai ketentuan, ikat pinggang warna hitam yang berlogo Tut Wuri Handayani.

5. Kerudung bagi siwa perempuan sesuai ketentuan sekolah,( bagi yang muslim apabila menggunakan seragam putih, begitu juga bila seragamnya berwarna coklat atau pramuka).

6. Kaos kaki warna putih,sepatu warna hitam penuh.

7. Pakaian tidak terbuat dari kain yang tipis dan tembus pandang,tidak ketat dan tidak terlihat lekuk tubuh.

8. Baju harus dimasukkan secara rapi,kecuali baju pramuka siswa perempuan,tidak dicoret,disobek dan lengan baju tidak digulung.

9. Topi sekolah sesuai ketentuan, ikat pinggang warna hitam yang berlogo Tut Wuri

(4)

Handayani.

10. Kaos kaki warna putih,sepatu warna hitam penuh.

11. Pakaian tidak terbuat dari kain yang tipis dan tembus pandang,tidak ketat dan tidak terlihat lekuk tubuh.

12. Baju harus dimasukkan secara rapi,kecuali baju pramuka siswa perempuan,tidak dicoret,disobek dan lengan baju tidak digulung.

Khusus Laki-laki

1. Baju dimasukkan ke dalam celana 2. Panjang celana sesuai ketentuan 3. Celana dan lengan baju tidak digulung 4. Celana dan baju tidak di modiskan 5. Lebar kaki celana 18 cm

Khusus Perempuan

1. Baju dimasukkan ke dalam rok 2. Panjang rok sesuai ketentuan

3. Tidak memakai perhiasan atau aksesoris yang mencolok 4. Lengan baju tidak digulung

2. Pakaian Olahraga

Untuk pelajaran Pendidikan Jasmani Olah raga dan Kesehatan ( PJOK ) siswa wajib memakai pakaian olahraga yang telah ditetapkan oleh sekolah

PASAL 2

RAMBUT, KUKU, TATO DAN MAKE UP

 Umum

Siswa dilarang untuk : 1. Memanjangkan kuku 2. Mengecat rambut dan kuku 3. Bertato

Khusus Siswa Laki-laki

1. Tidak berambut panjang (2 cm) 2. Tidak berambuat gundul

3. Tidak memodis rambut (mohak,segi,siring,kuncir) 4. Tidak memakai kalung, anting dan gelang

Khusus Siswa Perempuan

1. Tidak memakai make up atau sejenisnya kecuali bedak tipis 2. Tidak memakai kalung,anting dan gelang yang norak atau berlebiha

(5)

PASAL 3 HANDPHONE

1. Tidak membawa handphone yang memiliki fasilitas camera,Mp3,Video,TV,Tri G 2. Mematikan handphone sebelum memasuki kelas

PASAL 4

MASUK DAN PULANG SEKOLAH 1. Siswa wajib hadir sebelum bel tanda masuk dibunyikan.

2. Siswa yang terlambat datang kurang dari 15 menit harus lapor kepada guru piket dan diizinkan masuk kelas,setelah melaksanakan kegiatan kebersihan selama 1 (Satu) jam pelajaran.

3. Siswa yang terlambat datang kurang dari 15 menit harus lapor kepada guru piket dan tidak di perkenankan masuk ke dalam kelas dan kemudian di pulangkan.

4. Selama pelajaran berlangsung dan pada pergantian jam pelajaran,siswa diharapkan tenang dan tetap berada di dalam kelas.

5. Pada waktu istirahat siswa berada di luar kelas.

6. Pada waktu pulang siswa diwajibkan langsung meninggalkan sekolah (setelah apel )menuju kerumah ,kecuali bagi siswa yang mengikuti kegiatan ekstra kurikuler,atau kegiatan sekolah lainnya.

7. Pada waktu pulang siswa dilarang duduk-duduk di emperan toko/pinggir jalan.

PASAL 5

KEBERSIHAN,KEDISIPLINAN DAN KETERTIBAN

1. Setiap kelas dibentuk tim piket kelas yang secara bergiliran bertugas menjaga kebersihan dan ketertiban kelas.

2. Setiap tim piket yang bertugas, hendaknya menyiapkan dan memelihara perlengkapan kelas yang terdiri dari :

a. Penghapus, papan tulis, boardmaker dan penggaris b. Taplak meja dan bunga

c. Sapu ijuk, pangki plastic dan kotak sampah d. Lap tangan,alat pel dan ember cuci tangan e. Dan perlengkapan kelas lainnya.

3. Tim piket kelas mempunyai tugas :

1. Membersihkan kelas serta merapikan bangku-bangku dan meja sebelum jam pertama dimulai.

2. Mempersiapkan sarana dan prasarana, misalnya: menyediakan kelengkapan kelas.

3. Melengkapi dan merapikan hiasan dinding kelas seperti struktur organisasi kelas, jadwal piket, jadwal absensi dll.

(6)

4. Memasang taplak meja guru dan hiasan bunga 5. Menulis papan absensi siswa

6. Melaporkan tindakan-tindakan pelanggaran di kelas yang menyangkut kebersihan dan ketertiban kelas, misalnya, coret-coret, gaduh,sampah dan merusak benda-benda yang ada di kelas

7. Setiap siswa membiasakan menjaga kebersihan ruangan kelas, kamar kecil atau toilet, halaman sekolah, kebun sekolah dan lingkungan sekolah

8. Setiap siswa membiasakan membuang sampah pada tempat yang telah disediakan/kotak sampah

9. Setiap siswa membiasakan budaya antri dalam mengikuti berbagai kegiatan sekolahdan luar sekolah yang berlangsung bersama-sama

10. Setiap siswa menjaga suasana ketenangan belajar baik di kelas, perpustakaan, laboratorium maupun di tempat lain di lingkungan sekolah

11. Setiap siswa menaati jadwal kegiatan sekolah, seperti kegiatan ekstrakurikuler, peminjaman buku perpustakaan dan pemakaian laboratorium dan sumber belajar lainnya

12. Setiap siswa agar menyelesaikan tugas yang diberikan sekolah sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan

PASAL 6

SOPAN SANTUN PERGAULAN Dalam pergaulan sehari-hari di sekolah siswa hendaknya :

1. Mengucapkan salam terhadap teman, Kepala Sekolah, Guru dan Pegawai Sekolah apabila baru bertemu pada waktu pagi/siang hari atau akan berpisah pada waktu siang/sore hari dengan cara bersalaman atau sopan santun yang sesuai.

2. Menghormati sesama siswa,menghargai perbedaan agama yang dianut dan latar belakang sosial budaya yang dimiliki oleh masing-masing siswa baik di sekolah maupun di luar sekolah.

3. Menghormati ide,pikiran dan pendapat,hak cipta orang lain dan hak milik teman dan warga sekolah.

4. Berani menyatakan yang salah adalah salah dan menyatakan sesuatu yang benar adalah benar.

5. Menyatakan pendapat sesuai prosedur dan sopan tanpa menyinggung perasaan orang lain.

6. Membiasakan diri mengucapkan terima kasih apabila mendapatkan bantuan atau jasa orang lain.

7. Berani mengakui kesalahan yang terlanjur telah dilakukan dan meminta maaf apabila merasa melanggar hak orang lain atau berbuat salah kepada orang lain.

8. Menggunakan bahasa yang sopan ketika berbicara dengan orang yang lebih tua dan teman sejawat dan tidak menggunakan kata-kata kotor, kasar, cacian dan pornografi

(7)

PASAL 7

UPACARA BENDERA DAN PERINGATAN HARI-HARI BESAR

1. Upacara Bendera Setiap Hari senin.

Setiap siswa wajib mengikuti upacara bendera setiap hari Senin dengan memakai pakaian seragam lengkap sebagaimana yang telah ditentukan oleh sekolah .

2. Peringatan Hari – hari besar.

Setiap siswa wajib mengikuti kegiatan hari – hari besar Nasional seperti upacara Hari Kemerdekaan, Hari Pendidikan Nasional dll yang disenggarakan sesuai ketentuan yang berlaku.

Setiap siswa wajib mengikuti kegiatan-kegiatan peringatan keagamaan seperti Maulid Nabi,Isra' dan Mi'raj, Natal,Paskah, Galungan, Nyepi dll sesuai agama dan keyakinan yang dianut oleh setiap siswa.

PASAL 8

KEGIATAN KEAGAMAAN

1. Setiap Siswa wajib melaksanakan ibahah sesuai dengan agama yang dianut.

2. Setiap Siswa wajib mengikuti kegiatan keagamaan yang diselenggarakan oleh sekolah sesuai dengan agama dan keyakinan yang dianut.

PASAL 9

LARANGAN – LARANGAN

1. Merokok,meminum minuman keras, mengedarkan dan mengkonsumsi narkotika atau obat psikotropika obat terlarang lainnaya dan berpacaran di lingkungan sekolah.

2. Berkelahi baik perorangan maupun kelompok di dalam sekolah maupun di luar sekolah.

3. Membuang sampah tidak pada tempatnya,

4. Mencoret dinding bangunan,pagar sekolah,perabot dan peralatan sekolah lainnya.

5. Berbicara kotor,mengumpat,bergunjing,menghina,menyapa antar sesame siswa atau warga sekolah lainnaya dengan kata sapaan atau panggilan tidak senonoh,

6. Membawa barang yang tidak ada hubungannya dengan kepentingan kegiatan sekolah atau kegiatan belajar mengajar ,dan mengganggu dan membahayakan keselamatan orang lain, 7. Membawa, membaca, menonton, mengedarkan bacaan, gambar, sketsa, audio, video porno.

8. Membawa kartu atau alat permainan judi dan bermain judi.

(8)

PASAL 10

PENJELASAN TAMBAHAN

1. Rambut siswa dinyatakan panjang apabila rambut belakang melampaui kerah baju,rambut samping melampaui telinga,rambut bagian depan bila disisir kedepan menutupi alis mata.

2. Yang dimaksud dengan alat kartu/alat judi adalah semua jenis peralatan yang digunakan untuk bermain judi.

3. Sepatu dinyatakan hitam apabila warna hitamnya lebih dominan.

4. Pemanggilan orang tua siswa tidak dapat diwakilkan.

5. Sesuatu hal yang belum tercantum dalam peraturan ini,akan di pertimbangkan dan diputuskan melalui musyawarah dewan guru.

PASAL 11

KRITERIA KENAIKAN KELAS Peserta didik dinyatakan naik kelas apabila memenuhi kriteria sebagai berikut:

a. Menyelesaikan seluruh program pembelajaran semester ganjil dan semester genap dengan nilai masing – masing mata pelajaran TUNTAS

b. Rata – rata kehadiran KUMULATIF sekurang – kurangnya 90%

c. Mencapai nilai sikap untuk semua mata pelajaran minimal BAIK d. Memiliki minimal dua nilai mata pelajaran dibawah KKM

Peserta didik yang dinyatakan TIDAK NAIK kelas oleh Rapat Dewan Pendidik disarankan untuk:

a. Mengulang kembali di kelas yang sama pada tahun pelajaran berikutnya.

b. Boleh mutasi ke sekolah lain setelah memperoleh Surat Keterangan Pindah dari Kepala Sekolah

(9)

PASAL 12

KRITERIA KELULUSAN

Kelulusan peserta didik ditentukan oleh Satuan Pendidikan berdasarkan Keputusan Rapat Dewan Pendidik dengan menggunakan kriteria sebagai berikut:

a. Menyelesaikan seluruh program pembelajaran

b. Memperoleh nilai minimal BAIK pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran c. Lulus Ujian Sekolah (US)

d. Lulus Ujian Nasional (UN)

e. Ketentuan lain yang ditetapkan oleh BSNP

BAB II

SANKSI DAN PENGHARGAAN A. SANKSI

Siswa yang melakukan pelanggaran terhadap ketentuan yang tercantum dalam tata karma dan tata tertib kehidupan sosial sekolah diperhitungkan sesuai tabel poin yang terus diakumulasikan dan selanjutnya dikenakan sanksi sesuai dengan poin yang diperoleh.

Sanksi – sanksi yang meliputi : 1. Teguran

2. Penugasan

3. Pemanggilan Orang Tua 4. Skorsing

5. Dikeluarkan dari sekolah B. PENGHARGAAN

1. Memberikan penghargaan bagi siswa berprestasi di sekolah (Akademik dan non akademik) berupa Piagam Penghargaan

2. Menjadi pengurus inti kelas 3. Menjadi pengurus OSIS

(10)

TABEL

BENTUK PELANGGARAN DAN POIN PELANGGARAN No Bentuk Pelanggaran Kode Point Ket A. Pelanggaran Ringan

1. Terlambat masuk sekolah 01 5

2. Tanpa bedge lokasi/Atribut sekolah

02 5

3. Tidak bersepatu hitam dan berkaos kaki putih

03 5

4. Tidak berpakaian rapi/dimodelkan 04 5 5. Memakai jaket,sweeter atau rompi

disekolah tanpa ada izin

05 5

6. Tidak pakai topi saat upacara 06 5 7. Memakai aksesories ( Contoh :

gelang,topi )

07 5

8. Tanpa tali pinggang hitam 08 5

9. Keluar masuk ruangan tanpa izin Guru

09 5

10. Terlambat masuk kelas setelah istirahat

10 5

11. Tidak memperhatikan saat KBM 11 5 12. Membuang sampah sembarangan 12 5 13. Berkuku panjang bagi putra-putri 13 5

14. Tidak piket kelas 14 5

15. Pemalsuan identitas

(menggunakan atribut,kartu atau tanda pengenal sekolah lain )

15 10

16. Pakaian dicoret-coreret 16 10

17. Tidak memakai seragam olahraga pada saat jam pelajaran olahraga

17 10

18. Tidak mengikuti kegiatan pembinaan keagamaan tanpa alasan yang jelas

18 10

19. Memakai make up dan perhiasan yang berlebihan bagi putri

19 10

20. Tidak patuh pada instruksi guru /petugas

20 10

(11)

TABEL

BENTUK PELANGGARAN DAN POIN PELANGGARAN No Bentuk Pelanggaran Kode Point Ket

A. Pelanggaran Sedang

1. Tidak mengikuti Upacara Bendera 21 15 2. Pulang sekolah sebelum pelajaran

usai 22 15

3. Kabur ketika jam pelajaran 23 15 4. Alpa 3 hari tanpa keterangan 24 15 5. Datang terlambat = 15 menit 25 15 6. Datang terlambat = 45 menit 26 15 7. Tidak mengerjakan PR

(Homework) 27 15

8. Tidak mengikuti kegiatan

exsrakurikuler 28 15

9. Bawa Handphone kesekolah 29 20

10. Membawa Komik,Majalah dan

Novel 30 20

11. Membuat keterangan palsu 31 20

12. Rambut panjang ( Bagi anak laki-

laki ) 32 20

13. Rok pendek dirempel (Bagi anak

siswa perempuan ) 33 20

14. Celana pendek ketat ( Bagi Anak

siswa laki-laki ) 34 20

15. Mencat rambut dan bertato (Bagi

siswa laki-laki dan perempuan ) 35 20 16. Pelecehan bagi siswi perempuan 36 20 17. Merusak Fasilitas sekolah 37 50 18. Ribut / mengganggu Proses

Belajar Mengajar 38

50 19. Pacaran dilingkungan sekolah 39 50 20. Mengganggu barang / kendaraan

Guru dan Staf 40

50

21.

Pemalsuan nilai dan tanda tangan Kepala sekolah,Guru dan Staf

Tata Usaha 41 100

(12)

TABEL

BENTUK PELANGGARAN DAN POIN PELANGGARAN No Bentuk Pelanggaran Kode Point Ket A. Pelanggaran Ringan

1. Melawan /menghina /mengejek

Kepala sekolah,Guru dan Staf TU 42 125

2. Meloncat pagar sekolah 43 125

3. Berkelahi /tawuran 44 125

4. Membawa senjata tajam 45 125

5. Mencuri 46 125

6. Membawa buku,kaset VCD porno 47 125

7. Menodong / mengompas 48 150

8. Melabrak teman/adik kelas 49 125

9. Perjudian 50 150

10. Pengoroyokan atau Pemukulan 51 150

11. Adu domba / Provokasi 52 150

12. Mabuk dan memajak teman 53 150

13. Pencemaran nama baik sekolah 54 150

14. Hamil / menghamili 55 200

15. Merokok /membawa rokok 56 200

16. Mengintimidas / meneror teman 57 200 17. Pemakai / pengedar narkotik 58 200

18. Perkosaan / berzinah 59 200

19. Mengubah nilai raport dan data

dalam raport 60 200

20. Penganiyaan terhadap Kepala

sekolah,Guru dan Staf TU 61 60

(13)
(14)
(15)
(16)
(17)
(18)

Scanned with DocScan

(19)

Scanned with DocScan

(20)

Scanned with DocScan

(21)

Scanned with DocScan

(22)

Scanned with DocScan

(23)

Scanned with DocScan

Referensi

Dokumen terkait

Setelah penulis mengkaji permasalahan dan melakukan riset mengenai masalah didalamnya, inti dari permasalahan dikarenakan orang tua menganggap bahwa pendidikan seks

Sejumlah ahli manajemen mengatakan bahwa manusia dewasa rata-rata membuat 300 keputusan per hari, dari yang sepele sampai yang penting dan menentukan hidup mereka. Artinya, setiap

Pembelajaran Berbasis Masalah untuk Meningkatkan kemampuan Berpikir Matematis Tingkat Tinggi Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP).. Bandung: Program Pasca

Hasil penelitian diperoleh bahwa persentase ibu yang melahirkan bayi BBLR yang tertinggi adalah ibu dengan golongan umur 20-35 tahun (72,7%), tingkat pendidikan SLTA (57,2%),

Sub-judul di atas menggarisbawahi bahwa seorang penatua & diaken wajib memiliki kepekaan batin ketika ia mau dan ikhlas berbagian dalam kepemimpinan gereja melalui

Apabila Anda telah mampu mengerjakan dengan cara Anda sendiri dan tidak mencontek persis cara pengerjaan yang saya berikan, maka saya menjamin dengan beberapa kali mencoba proses

Margonda Raya Pancoranmas (021) 77210700 Pelayanan PruHospital Friend (PHF) tersedia 220 Permata Depok, RS Jawa Barat Depok Jl.. Raya

Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Sumbawa dan Puskesmas Unit I