• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pada bab ini penulis menjelaskan mengenai profil dari PUM Netherlands, dengan KPSP Setia Kawan, serta profil dari KPSP Setia Kawan dan Permasalahan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Pada bab ini penulis menjelaskan mengenai profil dari PUM Netherlands, dengan KPSP Setia Kawan, serta profil dari KPSP Setia Kawan dan Permasalahan"

Copied!
42
0
0

Teks penuh

(1)

35

BAB II

Keterlibatan PUM Netherlands Senior Experts di KPSP Setia Kawan

Pada bab ini penulis menjelaskan mengenai profil dari PUM Netherlands, serta masuknya PUM Netherlands di Indonesia hingga mencapai kerjasama dengan KPSP Setia Kawan, serta profil dari KPSP Setia Kawan dan Permasalahan apa saja yang ada di KPSP Setia Kawan, Sehingga PUM Netherlands bersedia untuk membantu permasalahan yang ada di KPSP Setia Kawan.

2.1 Proses Masuknya PUM ke Indonesia

(2)

36

mengatasi tantangan terkait air. Pendekatan ini adalah kunci dari peran penting Pemerintah Belanda dalam kerja sama pembangunan, yang menggabungkan bantuan, perdagangan, dan investasi.1

Pada masa sekarang ini, hubungan antara Indonesia dan Belanda telah berjalan dengan sangat baik. Kerja sama yang dilakukan tidak hanya dalam aspek ekonomi saja, melainkan dalam berbagai aspek seperti aspek sosial-kemanusiaan. Namun tidak dapat dibantahkan jika faktanya hubungan Indonesia-Belanda tidak imbang dikarenakan Belanda lebih mendominasi dibandingkan dengan Indonesia dalam kerja sama tersebut, karena anggaran Belanda sendiri jauh lebih unggul dari Indonesia. PUM Netherlands sendiri adalah organisasi dari Belanda yang langsung dinaungi oleh kementrian luar negeri Belanda. Hubungan persahabatan yang baik dan erat di berbagai bidang, menjadi sebuah alasan yang melatarbelakangi kerja sama antara dua negara ini yaitu Indonesia dan Belanda. Tentu saja hal ini terlepas dari aspek sejarah dan dinamika hubungan bilateral kedua negara tersebut. Hubungan yang di jalin oleh Indonesia dan Belanda telah mencapai tingkat kemitraan menyeluruh, atau comprehensive partnership, yang telah memliki cakupan kerja yang begitu luas. Kunjungan Perdana Menteri Belanda Mark Rutte ke Indonesia November 2013 silam, telah terjadi kesepakatan menyeluruh yang telah ditanda tangani oleh Perdana Menteri Belanda pada saat kunjungan tersebut. Kesepakatan itu mencakup format 5+6. Angka 5 menunjukkan lima bidang utama, yaitu perdagangan dan investasi, infrastruktur dan logistik, pengelolaan sumber daya air, ketahanan pangan serta pendidikan.

1

Netherlands Sustainable Development Goals diakses dari

(3)

37

Sementara angka 6 menunjukkan enam bidang kerja sama yang meliputi pariwisata, kesehatan, industri, energi, ilmu pengetahuan dan teknologi, serta kerja sama trilateral dalam konteks pembangunan bersama negara lain. Ketika melihat kembali ke masa lalu, kerja sama yang terjalin antara Indonesia dan Belanda terbangun yang berdasarkan atas peran sebagai negara penerima dan negara donor. Tetapi, sejalan dengan stabilnya petumbuhan ekonomi dari waktu ke waktu, kini hubungan antara kedua belah pihak menjadi semakin baik dalam proses pengembangan UKM dan Koperasi yang ada di Indonesia yang serasa berjalan di tempat.2 Pendekatan pemerintah Belanda dalam kerja sama pembangunan dengan Indonesia menyangkut hak dan peluang manusia yang ada di setiap negara. Pemerintah Belanda berharap setiap orang harus bisa berdiri di atas kaki sendiri dan mendapatkan kesempatan untuk memperoleh kehidupan yang lebih baik. Belanda juga ingin agar pemerintah negara-negara yang masih berkembang bisa memberikan stabilitas dan melindungi rakyatnya.3

Berikut ini adalah tiga ambisi pemerintah Belanda untuk kerja sama pembangunan adalah:4

1. memberantas kemiskinan dalam satu generasi

2

Hidriyah, S. (2020). Kunjungan Raja Williem-Alexander Dan Peningkatan Kerjasama Indonesia-Belanda.

3 Diakses dari website kerjasama pemerintah Belanda dan Indonesia

https://www.belandadananda.nl/negara-anda-dan-negeri-belanda/indonesia/dan-negeri-belanda/kerja-sama-pembangunan

(4)

38

2. meningkatkan pertumbuhan yang berkelanjutan dan inklusif yang bisa bermanfaat bagi penduduk paling miskin dan paling rentan di seluruh dunia

3. memberikan kesempatan bagi perusahaan Belanda untuk memperoleh kesuksesan di luar negeri

Oleh karena itu melalui kementrian luar negeri Belanda ini masuk ke Indonesia atas izin kementerian luar negeri Indonesia. Kemudian PUM masuk ke daerah-daerah melalui perwakilan mereka di wilayah-wilayah Indonesia, terutama di Jawa Timur. karena melihat banyaknya UKM yang berada di Jawa Timur. PUM melihat potensi yang ada di Koperasi Peternakan Sapi Perah Setia Kawan di Nongkojajar ini karena KPSP ini sudah berdiri sudah lama serta menjadi poros dari susu sapi perah di wilayah tersebut.5

Sedangkan dari pihak pemerintah daerah Jawa Timur pada Tahun 2016 Pakde Karwo selaku sebagai gubernur Jawa Timur menjelaskan tentang sektor koperasi dan UMKM adalah sektor utama yang harus dikembangkan oleh negara untuk menentukan arah pembangunan nasional, terutama dalam membangun perekonomian. Sektor tersebut telah memberikan pelajaran bagi negara karena pada tahun 1998, Koperasi dan UKM mampu bertahan sebagai pondasi ekonomi bangsa. Pengembangan yang dilakukan oleh PUM sebagai hal yang perlu dilakukan agar mempersiapkan Jawa Timur untuk mendukung pemerintah dalam

(5)

39

menghadapi MEA.6 Oleh karena itu Pengembangan yang dilakukan oleh PUM

Netherlands adalah bentuk dari keinginan untuk mengembangakan Koperasi dan UKM agar mampu untuk bersaing dalam MEA. Dari adanya beberapa literatur yang dijelaskan oleh para ahli diatas, penulis dapat melihat bahwa Belanda memiliki ketertarikan dalam menjalin kerja sama dengan Indonesia melalui bantuan luar negeri yang diberikan Belanda kepada Indonesia melalui PUM

Netherlands.

2.1.1 Profil PUM Netherlands

Awal pembentukan PUM Netherlands Senior Expert pada tahun 24 april 1978. Pada tahun dan hari tersebut PUM Netherlands didirikan oleh Federasi Pengusaha Kristen Belanda (NCW), Nama lengkap PUM adalah PUM

Netherlands Senior Expert. Awalnya, PUM singkatan singkatan dari 'Programma Uitzending Managers' yang merupakan bahasa Belanda untuk 'Program Deployment Manajer'. tahun awal tahun mereka bekerja adalah pada tahun 1987, mereka pertama kali melakukan 94 misi di 24 negara berkembang. Kemudian secara bertahap PUM melakukan banyak misi sehingga pada tahun 1997 Misi PUM mempunyai 10.000 total misi di seluruh dunia. Kemudian PUM mencoba melebarkan misi mereka untuk memperbaiki secara kualitas sehingga pada tahun 2007 lebih dari 30.000 ribu misi pengembangan telah mereka realisasikan. Pada tahun 2013 Lebih dari 3200 ahli menyadari 2000 misi setahun dalam lebih dari 70 negara yang telah mereka selesaikan misinya dan termasuk 80 sektor ekonomi.

6

(6)

40

Kemudian pada tahun 2017 PUM membentuk sebuah program baru yang bernama PUM 2.0. PUM telah menghasilkan dampak untuk hampir 40 tahun dinegara-negara berkembang dan pasar dinegara-negara berkembang.7 PUM adalah organisasi

non-profit yang didirikan pada tahun 1978 oleh federasi pengusaha Belanda VNO-NCW, dengan dukungan keuangan dari Kementerian Luar Negeri Belanda. Sejak tahun 1978 telah membantu lebih dari 40.000 organisasi di seluruh dunia. Kantor PUM berpusat di Den Haag, Belanda.

2.1.1.1 Keanggotaan

PUM Netherlands menjalankan programnya dengan 52 staf profesional dan 147 staf volunteer. PUM juga mempunyai 51 perwakilan berbasis di 35 negara di

7 PUM Netherlands. A world of experience. diakses dari

https://www.pum.nl/sites/default/files/images/website/3814.1025_z-card_eng_6panel_v5.def.pdf)

(7)

41

seluruh dunia serta mempunyai 57 Sector Cordinator dan 1500 dari anggota Expert PUM yang sedang bekerja di lapangan.8

A. Koordinator negara

Koordinator negara mempunyai tugas memelihara kontak dengan perwakilan lokal dan terlibat dalam proyek baru. Mereka memilih dan melatih perwakilan lokal, memelihara jaringan lokal dan mengunjungi proyek baru yang bersifat terbuka ataupun tertutup, proyek biasanya dilakukan sekali atau dua kali dalam setahun. Mereka selanjutnya mengevaluasi proposal proyek, merencanakan dan melakukan pertemuan pengarahan dengan para ahli yang pergi misi dan, sebagai perwakilan PUM, mengambil bagian dalam pertemuan (internal dan eksternal). 9

B. Koordinator sector

Koordinator sektor khususnya bertanggung jawab untuk memelihara kumpulan pakar. Tugas mereka adalah termasuk: menilai keterampilan calon Expert baru, melakukan wawancara dan menugaskan ahli untuk tugas-tugas tertentu. Koordinator sektor mengambil bagian dalam pertemuan pengarahan dengan para ahli dan dalam evaluasi proyek. Mereka juga mengatur pertemuan dengan semua pakar untuk membahas masalah politik dan profesional. 10

8 PUM Netherlands https://www.pum.nl/sites/default/files/images/website/corppres.pdf (18.05.2019:09.00 WIB)

9 Goverment Of The Netherlands. (t.thn.). Diambil kembali dari

https://www.government.nl/documents/reports/2016/10/18/evaluation-of-pum-netherlands-senior-experts-2012-2015

(8)

42

C. Staf Volunteer

Staf Volunteer Karyawan terlibat dalam proyek seleksi dan wawancara, menilai kualitas riwayat hidup para ahli, terlibat dalam program Business Link, mengoordinasikan kegiatan CSR, mengelola Dana Bankert Hans, mendukung departemen pemasaran dan komunikasi, mendukung departemen pemasaran dan komunikasi, serta melatih karyawan baru. Rekrutmen baru, CSR dan fungsi pemantauan dibuat selama periode evaluasi.11

D. Expert

PUM bekerja dengan para sukarelawan ahli, yang semuanya memiliki lebih dari 30 tahun pengalaman di bidang khusus mereka. Selama, PUM memiliki akses ke sekitar 3.000 pakar. Kelompok ahli terus diperbarui, karena beberapa ahli tidak terdaftar setiap tahun dan ahli baru diterima. Baik akses ke berbagai pengetahuan spesialis dan permintaan penerima bantuan sangat penting untuk pemilihan para ahli. Jika seorang ahli tidak dikirim pada misi selama tiga tahun berturut-turut atau jelas tidak tertarik pada bidang keahliannya, ia akan didaftarkan ulang. Para ahli yang telah mencapai usia tertentu secara otomatis keluar. Sebagai bagian dari prioritas, usia maksimal para Expert ini yang awalnya dari 70 menjadi 72 untuk mempertimbangkan perkembangan masyarakat seperti harapan hidup lebih tinggi dan usia pensiun yang lebih tinggi. Jika para ahli memiliki keahlian khusus dan langka, mereka diundang untuk tinggal lebih lama. 12

Syarat untuk menjadi Expert PUM:

(9)

43

1. Seorang wanita atau pria yang tidak lebih dari 68 tahun

2. memiliki setidaknya 5 tahun pengalaman profesional di bidangnya. 3. Mempunyai sikap yang fleksibel

4. Mempunyai jaringan bisnis untuk negara berkembang 5. Keahlian dan pengetahuan yang mendalam

6. Kemampuan untuk menganalisis perusahaan 7. Fasih berbahasa Inggris

8. Terbuka dan tertarik pada budaya lain 9. kewarganegaraan Belanda

Expert yang di dikirmkan oleh PUM Netherlands pada Kerjasama dengan KPSP Setia Kawan yaitu Mr. Herman Bunte dengan Mr. Harm Klein yang dimana mereka sudah memenuhi syarat-syarat yang diajukan oleh PUM Netherlands untuk menangai kasus di KPSP Setia Kawan

E. Perwakilan lokal

(10)

44

lokal menerima jumlah yang serupa untuk hubungan bisnis atau pelatihan. Perwakilan lokal memainkan peran penting dalam aplikasi untuk dukungan perusahaan dan Business Support Organizations (BSO). Dengan jaringan mereka dan peran mereka dalam pemilihan proyek, mereka memiliki kesempatan untuk mempengaruhi relevansi umum dan penambahan bantuan dari PUM.

2.1.1.2 Pendanaan

Sebagian besar anggaran PUM disediakan oleh Kementerian Luar Negeri Belanda (87,7% pada 2014). Mulai 2012, PUM menetapkan sasaran sendiri untuk mengumpulkan dana tambahan untuk mengurangi ketergantungan pada kementerian. Awalnya hanya mendapatkan 10% pada 2012 dan meningkat menjadi 25% pada 2015. Kemudian pendanaan sponsor eksternal sebesar 7,1% tercapai pada 2012 dan 13% pada 2015. namun tingkat co-sponsorship 25% dapat mendanai pada tahun 2020. Oleh karena itu PUM terus berusaha mencari sumber pendanaan. Ada beberapa cara untuk mendapatkan pendaaan, contohnya hal-hal berikut:13

1. Kontribusi sukarela dari perusahaan Belanda. Kontribusi sukarela dari perusahaan, berdasarkan biaya keanggotaan, dapat berkisar dari yang fleksibel hingga yang disisihkan dan berkontribusi untuk program anggaran keseluruhan atau kategori kegiatan tertentu. Kontribusi

13 PUM Netherlands. Diambil kembali dari

https://www.google.com/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=1&ved=2ahUKEwjGx

(11)

45

sukarela memungkinkan kegiatan yang kurang didanai dengan baik untuk mendapatkan manfaat dari aliran sumber daya yang lebih baik dan menghilangkan hambatan implementasi.

2. melalui UKM yang pernah di bantu. PUM dapat meningkatkan kinerjanya dengan investor sehingga membuat investasi di UKM di negara-negara berkembang. Atas dasar biaya layanan, PUM dapat memberikan dukungan teknis sebelum investasi.

3. Crowdfunding atau. Komunitas internet smenjadi donor untuk mengumpulkan dana untuk proyek atau proyek bisnis tertentu di seluruh dunia. Tren yang berkembang saat ini membantu mengimbangi penurunan dalam pendanaan tradisional, dan meskipun belum populer di kalangan organisasi sukarelawan, ia menawarkan cara baru untuk meningkatkan pendanaan untuk proyek-proyek pembangunan.

2.1.1.3 Mitra Kerja Sama

(12)

46

di Belanda FNV, agen perusahaan Belanda RVO, SPARK, Unilever dan jaringan BID.14

PUM baru-baru ini mengembangkan berbagai praktik terbaik dalam program kemitraan yang menggabungkan dukungan individual. PUM juga akan memperluas upaya kemitraan dan mencari mitra yang memenuhi kebutuhan UKM dalam hal akses ke keuangan dan akses ke pasar. Dengan bergabungnya banyak mitra, PUM dapat menawarkan berbagai layanan dan membuat jalur wirausahawan untuk tumbuh lebih mudah. Untuk menjangkau pengusaha yang membutuhkan pengetahuan dan pengetahuan praktis, kami akan bekerja sama dengan mitra lokal seperti organisasi pengembangan bisnis, asosiasi perempuan, asosiasi industri, konsultan dan lembaga pelatihan kejuruan yang berkomitmen untuk membawa UKM ke tingkat yang lebih tinggi. Mereka juga akan bermitra dengan LSM, perusahaan, lembaga pengetahuan, klub bisnis diaspora, inkubator, dan investor dampak untuk mencapai tingkat dampak yang lebih tinggi pada tingkat sosial, ekonomi, dan lingkungan capai. PUM akan meriset dulu kelayakan calon mitra yang dilembagakan dengan konsultasi pembangunan global dan agen tenaga kerja. Dalam kasus ini tentunya PUM Netherlands bermitra dengan Pemerintah Indonesia yang mendapatkan dukungan secara penuh, kemudian masuk ke daerah-daerah terutama pemerintah Jawa Timur dan turut bermitra dengan Kamar Dagang Jawa Timur untuk mendapatkan data-data dari para pelaku UKM dan Koperasi untuk lebih di pilih mana pelaku yang akan dibantu. Salah

(13)

47

satunya yang dianggap memenuhi persyaratan dari PUM Netherlands adalah yaitu KPSP Setia Kawan.

. Sumber : Dokumen Pribadi PUM Netherlands15

15 Loc. Opcit 51

(14)

48

2.1.1.4 Tujuan

Tujuan dari PUM sendiri adalah untuk merangsang pertumbuhan UKM dengan memberikan fasilitas para pengusaha dari Belanda yang berpengalaman untuk berbagi keahlian mereka secara luas dan inovatif dengan Usaha Kecil Menengah untuk kalangan yang kurang berkopenten ataupun masih berpenghasilan rendah/menengah.

PUM Netherlands melakukan kerjasama dengan negara lain untuk menciptakan bisnis yang lebih terstruktur, serta taraf kehidupan yang lebih baik lagi. selain itu PUM juga lebih meningkatkan pengetahuan dan praktik bisnis UKM melalui pemberian hibah dan partisipasi UKM dalam hubungan bisnis dengan perusahaan Belanda. Praktik bisnis yang lebih baik pada gilirannya akan mengarah pada kinerja bisnis yang lebih baik dalam hal penjualan, laba, ekspor, investasi, lapangan kerja dan keberlanjutan. Ketika lingkaran ditutup, UKM diharapkan untuk berkontribusi pada pembangunan ekonomi berkelanjutan sebagai tujuan utama dari PUM Nethetlands melalui hasil akhir ini. 16

Syarat mendaftarkan UKM yang akan di bantu oleh PUM Netherlands sebagai berikut.

1. Umur usaha sudah mencapai lebih dari 2 tahun, dengan adanya minimal umur usaha tersebut PUM ingin memastikan apakah pemilik usaha tersebut mempunyai niatan menjadi pebisnis yang handal

(15)

49

2. Mempunyai komitmen, ini sangat berkaitan dengan poin pertama karena kebanyakan penusaha yang tidak komitmen apabila ada penurunan angka penghasilan kemudian menjadikan pengusaha tersebut malah menyalahkan pihak dari PUM Nehterlands, dan akibatnya dana yang telah di investasikan menjadi terbuang percuma.

3. Mempunyai jumlah pekerja minimal 10 orang serta maksimal 250 pekerja, karena jumlah tersebut juga menjadi ciri-ciri usaha kecil menengah, dan apabila lebih dari 250 orang itu berarti usaha tersebut sudah menjadi usaha yang besar.

4. Penghasilan usaha tiap bulan mencapai maksimal 150 miliyar rupiah atau kalau dirubah dalam bentuk mata uang euro adalah 10 juta euro perbulan.17

Adapun karalteristik dari Usaha Kecil Menengah menurut PUM sendiri adalah:

1. Merupakan sumber inovasi

2. Menyediakan produk dan layanan kepada perusahaan yang lebih besar 3. Merupakan sumber pekerjaan terbesar

4. Berkontribusi pada Produk Domestik Bruto (PDB) 5. Menghasilkan pendapatan pajak

(16)

50

Dari Sekian banyaknya poin poin yang disebutkan PUM Netherlands, KPSP Setia Kawan memenuhi dari syarat yang diberikan Oleh PUM Netherlands, hal tersebut juga karena umur Usaha Dari KPSP Setia Kawan telah lebih dari 2 tahun, kemudian KPSP Setia Kawan juga mau untuk berkomitmen untuk mau untuk menjalakan program-program yang telah di berikan oleh PUM Netherlands. Serta para pekerja dari KSPS Setia Kawan tidak lebih dari 250 orang, tentunya penghasilan masih di bawah 150 miliar rupiah.

2.1.1.5 Bidang keahlian

Ahli PUM Netherlands berbagi pengetahuan praktis dalam 45 bidang. Mereka memperoleh keahliannya melalui pengalaman kerja dan profesional di bidangnya. Banyak pakar kami memiliki, atau dulu memiliki, perusahaan mereka sendiri di sektor tempat mereka memberikan nasihat. Berikut adalah sector yang dikuasai oleh PUM Netherlands.

Tabel 2.1 Bidang Keahlian PUM Netherlands.18

No Sector Fields

1 Agri and holtikulture Arable Farming & Forestry

2 Flowers & Ornamental Plants

3 Tropical Products

4 Vegetables & Fruits

5 Green & Glasshouses

6 Animal profuction, Beekeeping and fisheries

Animal Feed Production

7 Dairy & Beef Cattle, Sheep & Goat Production

8 Poultry Farming

9 Pig Farming

10 Beekeeping

(17)

51

11 Fisheries: Aquaculture & Fish Processing

12 Food and baverages production

Fruit & Vegetable Processing

13 Beverages Production

14 Bread, Pastry & Confectionary

15 Meat Processing

16 Milk Processing & Products

17 Businees colsultancy Accountancy & Financial Management Consultancy

18 HRM Consultancy

19 Marketing Consultancy

20 IT Business Consultancy

21 Business Support Organisations

(Chambers/Associations/Federations)

22 Management Consultancy

23 Business Incubators 24 Building and

Construction

25 Chemical and Syntetic Material

Pharmaceutical, Herbal & Cosmetic Products

26 Paints, Ink & Lacquer

27 Chemical Technology & Fine Materials

28 Plastic & Rubber Industries

29 Inorganic Materials, Industry Glass &

Ceramics 30 Metal insdustries

31 Textile and Leather 32 Trade and Supply

Chain Menagement 33 Energy, Water, Waste

and Enviroment

Energy

34 Water

35 Waste & Environment

36 Healthcare 37 Tourism and

Hospitality

Hospitality: Education

38 Hospitality: Hotels, Restaurants & Catering

39 Hospitality: Tourism & Recreational Services

(18)

52

PUM bekerja mengikuti sektor-sektor yang menjadi prioritas Kementerian Luar Negeri Belands dalam konteks kebijakan bantuannya. Salah satu contohnya kerjasama dengan Indonesia dalam bidang perdagangan dan investasi, infrastruktur dan logistik, pengelolaan sumber daya air, ketahanan pangan serta pendidikan. pariwisata, kesehatan, industri, energi, ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga di sektor yang tidak terdaftar oleh Kementerian sebagai prioritas. namun bantuan yang diberikan dukungan PUM pada prinsipnya didorong oleh permintaan klien itu sendiri maunya seperti apa. Untuk itu, PUM juga mendukung UKM di sektor-sektor yang bukan sektor prioritas pemerintah Belanda, selama mereka diharapkan dapat berkontribusi pada penyerapan tenaga kerja dan pertumbuhan. Koordinator sektor dan negara, yang pada akhirnya bertanggung jawab untuk memilih perusahaan yang memenuhi syarat.

Dalam kasus ini dukungan pengembangan yang diberikan oleh PUM

Netherlands dengan KPSP Setia Kawan tidak hanya masuk kedalam perjanjian antar negara. Namun, PUM Netherlands bersedia untuk memberikan pelatihan kepada KPSP Setia Kawan. karena atas dasar permintaan klien yaitu dalam bidang

dairy coopration dan dari pihak PUM Netherlands menyangguinya. KPSP bagi PUM juga diaggap berkompeten dalam kerjasama dengan PUM Netherlands.

2.1.2 Kiprah PUM Netherlands Di Indonesia

(19)

53

Salah satu kasusnya adalah pelatihan yang dilakukan PUM Netherlands kepada para petani Apel di Kota Batu yang dimana mereka tidak hanya melakukan pengembangan buah apel itu sendiri namun mereka juga melakukan pelatihan tentang pengolahan produk makanan dan minuman Bersama Ahli Pengolahan Produk Agro Belanda, pelatihan ini adalah hasil kerjasama Kadin Jatim bersama PUM Netherlands Senior Expert. 19 Adanya sebuah penurunan kualitas tanaman apel di Kota Batu yang telah mendapatkan julukan sebagai Kota Apel, terjadinya penurunan Apel ini didasari oleh banyak faktor salah satunya adalah faktor kualitas tanah yang sudah tidak subur, karena tanah di Kota Batu sendiri sudah mengalami banyaknya penggunaan bahan kimia yang pada awalnya untuk membuat penghasilan apel meningkat. Namun, lambat laun tanah-tanah di batu menjadi rusak yang mengakibatkan penurunan penghasilan apel dari tahun ke tahun.20

19 Kominfo. (2019). Kadin Jatim Beri Pendampingan Pengembangan Bisnis UMKM. Diambil kembali dari http://kominfo.jatimprov.go.id/read/umum/kadin-jatim-beri-pendampingan-pengembangan-bisnis-umkm-

(20)

54

Gambar 2. 3 Pelatihan yang dilakukan oleh Expert PUM Netherlands di Kota

Batu

Sumber : Dokumen Pribadi Kadin Jatim

Pelatihan pengembangan apel sebagai hasil pertanian di Kota Batu tersebut merupakan upaya yang dilakukan dalam rangka meningkatkan kemampuan petani baik pengetahuan sikap dan keterampilan para petani sehingga mereka mampu dan berdaya serta menetapkan keputusan sendiri terkait dengan usaha tani yang dilaksanakannya. Salah satu kegiatan yang dilakukan dalam penyuluhan adalah mengadakan pelatihan teknis bagi petani apel. Kegiatan tersebut bertujuan agar petani belajar dengan melibatkan seluruh panca inderanya, dengan harapan mau dan mampu mengadopsi teknologi untuk kemajuan dan perubahan usaha apel para petani.

(21)

55

memberikan pelatihan tentang kesehatan lebih dalam lagi dan juga Ahli PUM. memperkenalkan perbaikan lebih lanjut pada program studi perawatan kesehatan di Lembaga Pendidikan Yayasan Bina Mandiri di Gorontalo (YBMG), Indonesia. Expert dari PUM ini bernama Dolf Evenberg.21

PUM Netherlands tak hanya membantu melakukan pendampingan dalam penatakelolaan kampus Bima Mandiri Gorontalo, melainkan juga memberi bantuan dalam bentuk hibah peralatan dan instrument laboratorium untuk STIKES Bina Mandiri Gorontalo.

Gambar 2. 4 Pelatihan yang dilakukan oleh Dolf Evenberg kepada para

Mahasiswa Bima Mandiri

21 Habari.id. (2019). Diambil kembali dari https://habari.id/stikes-bmg-dapat-hibah-peralatan-laboratorium-dari-pum-netherlands/

(22)

56

Sumber : Dokumen PUM Netherlands 22

Peralatan laboratorium yang dihibahkan PUM Belanda peralatan laboratorium tersebut, akan menjadi daya dukung dalam pengembangan kompetensi mahasiswa dan juga dapat di jadikan sebagai Laboratorium yang menjadi rujukan dalam pengembangan penelitian, khususnya pada alat-alat yang dihibahkan tersebut.23

Kiprah yang selanjutnya adalah pengembangan yang dilakukan untuk PT Afra Insan Amanah, ini adalah perusahaan grosir di Jakarta, Indonesia. Yang dimana mereka menjual aneka pakaian anak, tas ransel, dan aneka perlengkapan untuk kebutuhan seharan. PUM Berperan dalam peningkatkan SDM dalam manajemen pemasaran.24

Dengan bantuan ahli dari PUM yaitu Mr. Henk Hogeboom, perusahaan berpindah ke gedung baru atas saran dari Expert PUM dan proses yang sebelumnya ruwet menjadi lebih tertata sehingga menjadikan segalanya lebih cepat. Semua rekomendasi ahli dan tindakan yang diambil oleh pengusaha telah menghasilkan penjualan yang lebih tinggi.

Kiprah yang selanjutnya adalah pelatihan yang dilakukan oleh PUM

Netherlands kepada PT.Tanjungsari Dairy International di Sumedang, Jawa Barat. Pelatihan ini bertujuan untuk melatih bagaimana cara membuat keju cheddar yang berkualitas tinggi dan Minuman Whey protein. Pelatihan ini dilakukan oleh expert

22 PUM Netherlands. 2019 Gambar diambil dari

https://web.facebook.com/PUM.nl/posts/4124518467573903 23 ibid

24 PUM Netherlands.2019. diambil dari

(23)

57

dari PUM Netherlands yang bernama Mr. Gerrit Ploegh. Beliau memberikan pelatihan selama 9 hari. Dengan bantuan expert tersebut keju hasil olahan dari PT Tanjung sari Internasional menjadi lebih bagus, sehingga dapat bersaing dengan produk-produk yang ada di pasaran.25

Gambar 2. 5 Pelatihan PUM Netherlands kepada PT.Tanjungsari Dairy

International

Sumber : Dokumen PUM Netherlands 26

25 PUM Netherlands.2019 diambil dari

(24)

58

2.2 Upaya Pemerintah Pusat dan Kadin untuk Mengembangkan Koperasi melalui Kerjasama dengan PUM

Dalam pengembangan sebuah UKM ataupun Koperasi Setia Kawan ini tidak terlepas dari sebuah dukungan dari pihak ketiga seperti dari pemerintah ataupun dari pihak swasta, karena dari mereka yang paham akan kondisi di dalam negeri dan merka yang membuat sebuah peraturan yang digunakan dalam melakukan kerjasama. Oleh karena itu, sudah sepatutnya kewajiban bagi PUM

Netherlands sendiri untuk menjalankan program-program mereka untuk mengajak mereka berkerjasama dalam mengejarkan program kerja mereka. Bisa dikatakan bahwa yang dilakukan PUM Netherlands ini adalah sebuah bantuan luar negeri.

Istilah bantuan luar negeri (foreign aid) dapat diartikan sebagai tindakan –tindakan negara, masyarakat (penduduk), atau lembaga-lembaga masyarakat yang berada pada suatu negara tertentu ataupun pasar tertentu di luar negeri, memberikan bantuan berupa pinjaman, memberi hibah atau penanaman modal mereka kepada pihak tertentu di negara lainnya.27

Kehadiran bantuan ini internasional sebagai sebuah instrument kebijakan sejak adanya kepentingan luar negeri yang tidak dapat diamankan dengan penanganan militer dan untuk mendukung metode diplomacy yang sebenarnya “tradisional”namun dalam bungkus yang lebih pantas. Selain kegunaan bantuan internasional sebagai instrument untuk mendukung tujuan kebijakan luar negeri, dalam praktiknya muncul bahwa kebijakan bantuan luar negeri meng-cover pula banyak disparitas tujuan dan kegiatan, sebagai respon dari berbagai macam

(25)

59

kebutuhan, yang terlihat maupun yang tidak terlihat, berhubungan maupun tidak berhubungan pada tujuan politik sebuah kebijakan luar negeri.

Bantuan yang bersasal dari luar negeri juga dapat dapat mempermudah dan mempercepat proses pembangunan, karena bantuan luar negeri dapat secara seketika meningkatkan persediaan tabungan domestik sebagai hasil dari meningkatnya laju pertumbuhan yang ingin dicapai. Bantuan luar negeri cenderung bahkan diyakini akan dapat melengkapi kelangkaan sumber daya alam negeri di suatu Negara Berkembang, membantu terlaksannya transformasi ekonomi secara struktural, serta mendukung Negara-negara Dunia Ketiga dalam mencapai tahapan pembangunan tinggal-landas menuju ke tingkat pertumbuhan ekonomi yang berkesinambungan.28

Hal ini lah yang membuat pemerintah pusat melalui kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Menkop UKM) pada tahun 2016 menyepakati mengenai Program perjanjian kerjasama terhadap PUM Netherlands. Penandatangan kerja sama atau MoU tersebut dilaksanakan pada saat kunjungan Perdana Menteri Belanda ke Indonesia pada bulan November 2016. Perjanjian kerjasama tersebut memiliki tujuan untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) UKM dan Koperasi.29

(26)

60

Proses perjanjian antara Pemerintah Indonesia dan PUM Netherlands didasari oleh cita-cita pemerintah Indonesia dan Pemerintah Belanda untuk memberantas kemiskinan dalam satu generasi, meningkatkan pertumbuhan yang berkelanjutan dan inklusif yang bisa bermanfaat bagi penduduk paling miskin dan paling rentan di seluruh dunia, serta memberikan keleluasan produk untuk saling dijual dikedua negara.30 Selain itu dari sisi swasta sendiri melihat pontensi-pontensi yang ada di Indonesia tersebut membuat Kamar dagang dan industri Jawa Timur yang turut serta mengembangkan pontensi yang ada terutama pada sektor Sumber Daya Manusia. Kadin sangat mendukung kerjasama dengan PUM, karena menurut Kadin Belanda adalah negara dengan SDM terbaik di dunia. Adanya transfer teknologi ini akan sangat bermanfaat untuk mempercepat pertumbuhan para pengusaha di Jatim, Karena para pelaku UKM dan Koperasi di Jawa timur membutuhkan bimbingan agar menjadikan hasil olahan sektor dapat bersaing di pasar internasional.

Kamar dagang dan industri itu sendiri adalah lembaga Swasta yang mempunyai wewenang untuk mewadahi dan sarana komunikasi, informasi, representasi, konsultasi, fasilitasi dan advokasi pengusaha antar Jawa timur dan antara para pengusaha Indonesia dan pemerintah, dan antara para pengusaha Indonesia dan para pengusaha asing, serta yang berkaitan dengan masalah perdagangan, perindustrian, dan jasa, kemudian yang mencakup seluruh kegiatan ekonomi, dalam rangka membentuk iklim usaha yang bersih, transparan dan

(27)

61

professional, serta mewujudkan sinergi seluruh potensi ekonomi nasional.31 Kamar dagang dan industri (Kadin) sendiri mempunyai dasar hukum Undang-Undang Nomer 1 Tahun 1987 tentang Kamar Dagang dan Industri.32

Gambar 2. 6 Kedatangan Kadin Jatim dan PUM Netherlands Ke KPSP Setia Kawan

Sumber: Dokumen Tribun Jatim33

Kamar dagang dan industri melakukan sebuah kerjasama dengan PUM

Netherlands Senior Experts dengan cara memberikan fasilitas-fasilitas yang di butuhkan oleh para Expert yang sedang melakukan pengembangan SDM di lokasi yang di tentukan, selain itu juga Kadin perperan dalam mengumpulkan data UKM

31 KADIN), K. D. (t.thn.). SEKILAS KADIN JAWA TIMUR. Diambil kembali dari Kamar Dagang dan Industri (KADIN): http://www.kadinjatim.or.id/?page=category&id=sejarah

(28.04.2019:07.00 WIB)

(28)

62

dan Koperasi untuk diserahkan kepada PUM Netherlands dengan harapan para UKM tersebut terbantu dengan adanya para Expert dari PUM Netherlands.

2.2.1 Profil Koperasi perternakan Sapi Perah Setia Kawan

Koperasi Peternakan sapi perah ini adalah koperasi yang ada di kecamatan Nongkojajar Kabupaten pasuruan. Koperasi ini mengelola semua perihal mengenai dari proses berternak sampai menjadi olahan susu. Koperasi Setia Kawan merupakan koperasi yang paling besar di Jawa Timur. Sebagai sebuah Koperasi tersebsar di Jawa Timur, tentu saja Koperasi Setia Kawan menyerap tenaga kerja yang banyak.

(29)

63

Sumber : Dokumen Pribadi Penulis

Proses terbentuknya Koperasi ini berawal dari adanya peternakan sapi perah yang telah ada sejak tahun 1911 yang dilakukan oleh orang-orang Belanda yang berdomisili di Nongkojajar. Pada mulanya, tujuan pemeliharaan sapi perah ini untuk mencukupi kebutuhan susu segar bagi orang-orang Belanda. Namun, lama-kelamaan usaha ini mulai berkembang dikalangan penduduk lokal dengan tujuan penghasil pupuk yang diperlukan dalam bertanam sayur-mayur dan juga sebagai simpanan dan diharapkan bisa berkembang biak. 34

Adapun nama-nama pendiri Koperasi adalah sebagai berikut: 1. H.A.S.Soebagio

2. H. Toekiran 3. M.M.Moenawar 4. H.Abdul Rachman 5. H.Mochamad Tohir 6. H.Mochamad Nur Astam 7. Digdo Tanoyo

Pemanfaatan produksi susunya sendiri baru dirintis pada tahun 1959 oleh Bapak Atim yang saat itu menjabat sebagai mantri hewan dengan wilayah pemasaran ke Lawang dan Malang. Karena sifatnya yang mudah rusak, maka

(30)

64

peternak sapi perah sering mengalami kesulitan. Apalagi peternak sapi perah di Nongkojajar umumnya para peternak merupakan pengusaha mixfarming sehingga tidak mungkin memasarkannya sendiri-sendiri. Belajar dari kesulitan tersebut, di awal tahun 1960, para petani bergabung dan membentuk wadah bersama yaitu koperasi. Pada tahun 1962, terbentuklah Koperasi Karya yang berkedudukan di Wonosari dengan anggota diperkirakan sekitar 50-60 orang peternak. Pada tahun 1964, di Nongkojajar juga berdiri Koperasi Berdikari. Kedua koperasi ini sama-sama menampung dan memasarkan susu sapi.35

Pada tahun 1966, para tokoh di Nongkojajar merintis bergabungnya kedua koperasi tersebut dan akhirnya, pada Juli 1967, Koperasi Karya dan Koperasi Berdikari melebur menjadi Pusat Koperasi Lembu Perah (PKLP) Setia Kawan yang berkedudukan di Wonosari.

2.3 Kerjasama PUM Netherlands Dengan KPSP Setia Kawan

2.3.1 Permasaalahan Koperasi Peternakan Sapi Perah Setia Kawan

Koperasi di Indonesia mengidap sederet permasalahan, oleh karena itu input suatu perusahaan yang bergerak di bidang produk dan jasa dapat digolongkan kepada sumber daya manusia, sumber daya modal, sumber daya alam dengan sumber daya infomasi dan teknologi. Koperasi sangat bergantung

(31)

65

pada adanya input, terutama dalam pendanaan karena dengan adanya pendaan dapat mempermudah adanya sebuah perkembangan sebuah perusahaan. 36

Koperasi di Indonesia yang mempunyai banyak permasalahan, tentunya koperasi yang menjadi subjek penelitian ini mempunyai permasalahan sendiri karena koperasi di Indonesia sendiri banyak macamnya. Setiap koperasi selalu memiliki masalah yang cenderung sama. Namun kali ini penulis akan menuliskan masalah atau faktor penghambat berkembangnya koperasi di tempat penulis teliti. Berikut beberapa permasalahan yang dialami Koperasi Peternakan Sapi perah Setia Kawan yang berdasarkan hasil wawancara dengan Bapak Koesnan sebagai ketua dari KPSP Setia Kawan.

2.3.1.1 Sumber daya manusia yang masih kurang

Permasalahan mengenai kurangnya sumber daya manusia ini sangat berpengaruh terhadap perkembangan koperasi. Keterbatasan sumberdaya manusia yang terampil bagi koperasi perternakan setia kawan ini sangat berpengaruh, bahkan bapak Koesnan sendiri selaku ketua koperasi sangat menekankan untuk melakukan studi keluar daerah untuk para anggotanya hal tersebut juga dilatar belakangi koperasi itu sendiri yang bukan semata-mata untuk tujuan profit, karena faktor gotong-royong memegang prinsip yang utama, sehingga siapa saja boleh menjadi anggota. Oleh karena itu beliau ingin memperbarui koperasi Setia Kawan ini dengan para pemuda desa yang telah selesai melakukan kegiatan studi untuk di tarik menjadi anggota koperasi agar Koperasi ini diperbarui dengan adanya tenaga

(32)

66

anak muda yang mempunyai semangat yang berlebih. Namun seperti yang telah di jelaskan sebelumnya kekurangan dalam penarikan anggota ini adalah kurangnya daya saing anggota untuk mendapatkan pengurus koperasi yang kompeten dan yang mempunyai kualitas yang mumpuni dibidang perkoperasian.

Sumber daya manusia terampil yang sangat minim tersebut menjadi faktor penghambat pertama dalam meningkatkan kualitas Koperasi Setia Kawan. Kurangnya sumberdaya manusia yang terampil biasanya diakibatkan oleh pendidikan yang kurang serta minimnya pengalaman. Pendidikan dan pegalaman tidak bisa dipandang sebelah mata dalam karena kedua hal ini bisa menjadi faktor penentu berkualitas atau tidaknya sumber daya manusia. Maka dari itu, koperasi perlu meningkatkan kualitas pendidikan seluruh pekerjanya.

2.3.1.2 Pengetahuan anggota yang masih kurang

(33)

67

Pengetahuan para pekerja di koperasi perlu ditingkatkan secara terus menerus. Pengetahuan tidak hanya didapatkan di bangku sekolah atau perkuliahan saja, Tetapi pengetahuan bisa didapatkan dimana saja. Jadi para pekerja di Koperasi Setia Kawan harus meningkatkan pengetahuan, jangan terlalu puas dengan apa yang sudah dimiliki. Para pekerja di Koperasi Setia Kawan harus berani keluar dari zona nyaman untuk melihat bahwa ada begitu banyak cara untuk belajar meningkatkan pengetahuan sehingga bisa berdampak pada peningkatan kualitas koperasi itu sendiri.

2.3.1.3 Keterbatasan Modal

Permasalahan mengenai Permodalan merupakan masalah yang mendasar bagi pengusaha-pengusaha kecil tidak terkecuali koperasi. Pak Koesnan tidak menampik adanya permasalahan modal karena modal koperasi itu sebagian besar dari iuran pokok dan iuran wajib dari anggota koperasi sendiri, sehingga pada dasarnya memang dipungut agar tidak memberatkan ekonomi anggota koperasi. Hal ini yang membuat koperasi perternakan sapi perah ini menjadi terhambat perkembanganya, karena untuk melakukan sebuah pembaruan alat produksi tentunya diperlukan adanya modal yang tidak sedikit.

(34)

68

inilah yang bisa menjadi salah satu alasan koperasi untuk meminta bantuan dari lembaga-lembaga luar negeri.

2.3.2 Pertimbangan KPSP Setia Kawan untuk bekerjasama PUM

Netherlans

Koperasi di Indonesia mendapatkan banyak sekali permasalahan dalam melaksanakan program-program yang telah mereka buat, khususnya disini adalah KPSP Setia Kawan. Disini penulis telah melakukan wawancara dengan bapak Koesnan selaku Ketua dari KPSP Setia Kawan. Koperasi setia kawan tidak berbuat banyak untuk meningkatkan produktivitas dan cenderung memiliki tingkat kegagalan yang lebih tinggi dibandingkan oleh perusahaan besar. Koperasi tidak dapat dengan mudah bertransisi menjadi perusahaan menengah atau besar, dan Koperasi pada khususnya lebih merupakan alat untuk bertahan hidup untuk masyarakat dipedesaan daripada mesin pertumbuhan dan penciptaan lapangan kerja. Koperasi bisa dikatakan jauh dari menawarkan kesempatan kerja yang memadai. Mereka menderita kekurangan kapasitas dan sumber daya manusia baik di tingkat manajemen maupun karyawan, dan seringkali mendapatkan permasalahan yang tidak terduga, yang pasti memaksa mereka pada sumber daya internal atau pribadi untuk menjalankan bisnis mereka. Oleh karena itu dibutuhkan aktor dari luar negeri seperti PUM Netherlands untuk memperbaiki apa yang menjadi kelemahan KPSP Setia kawan.37

PUM yang telah menjadi pemain utama dalam pembangunan berkelanjutan sejak 1978 ketika didirikan oleh asosiasi pengusaha Belanda

(35)

69

NCW bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri. Dengan lebih dari 3.000 sukarelawan di sektor swasta, ini adalah badan pengembangan swasta-swasta terbesar di Belanda. Semua relawan dari PUM Netherlands adalah ahli di bidangnya dengan pengalaman bisnis lebih dari 30 tahun.38

Dengan berbagi pengetahuan dan keahlian, PUM Nethelands meningkatkan penjualan dan keuntungan bagi UKM di seluruh dunia, membuat investasi lebih mudah, dan membuka peluang untuk penciptaan lapangan kerja. Dalam 38 tahun, PUM telah mendukung lebih dari 40.000 wirausahawan di negara berkembang dengan memberikan saran khusus melalui misi berbagi pengetahuan jangka pendek dan tindak lanjut, sesi pelatihan jarak jauh, dan hubungan bisnis dengan perusahaan di Belanda. PUM juga membantu menciptakan lingkungan yang memungkinkan pengembangan sektor swasta dan kewirausahaan melalui pendekatan train-the-trainer dan sektor, sehingga menghubungkan kegiatan tingkat mikro dengan dampak nasional.39

Pada tahun 2015, PUM telah aktif di 66 negara di seluruh dunia, yang sebagian besar masuk dalam daftar negara mitra (DGGF) Dutch Good Growth

Fund di Belanda. Mayoritas misi PUM antara tahun 2012 dan 2015 ditujukan ke negara-negara Afrika (39%), diikuti oleh Asia (29%), Amerika Latin (17%) dan Eropa Tenggara (15%). Sebagian besar negara ini termasuk dalam kategori negara

38 PUM Netherlands. A world of experience. diakses dari

(36)

70

berpenghasilan rendah menengah (47%), diikuti oleh negara kurang berkembang (29%) dan negara berpenghasilan menengah atas (22%).40

PUM Netherlands mempunyai spesialisasi diri menjadi pertimbangan KPSP Setia Kawan untuk mau bekerjasama dengan PUM Netherlands dalam pengenalan dan pengembangan kewirausahaan dan fokus pada jalur pembangunan jangka panjang. Pekerjaan PUM Netherlands didasarkan pada dua nilai jual yang unik yaitu41 :

1. Saran profesional PUM Netherlnads dan praktis untuk wirausahawan. Kemampuan untuk menarik lebih dari 3.000 Expert independen yang memiliki banyak keahlian kewirausahaan, pengetahuan dan jaringan perusahaan berdasarkan pengalaman puluhan tahun di sektor swasta tidak hanya memberikan legitimasi dan otoritas pada pekerjaan PUM, tetapi juga menyediakannya keunggulan komparatif dibandingkan lembaga lain yang memberikan bantuan pembangunan kepada sektor swasta.

2. PUM Netherlands mempuyai saran yang terjangkau dan mudah untuk pemilik bisnis. Sebagai organisasi relawan sejati dengan basis kecil karyawan tetap, nilai jual unik PUM adalah kemampuannya untuk menjaga agar dukungannya tetap terjangkau untuk target.

40 Erasmus University 2016. Evaluation Foundation Netherlands Senior Experts (PUM) 2012-2015. Final report. Erasmus University, Rotterdam.

(37)

71

PUM Netherlands juga mempunyai ciri-ciri oleh keahlian praktis dan praktis dari wirausahawan hingga wirausaha. Kekuatan PUM Netherlnads terletak pada fokus, penawaran, keahlian, dan organisasi PUM Neterlands.42

1. Fokus. PUM Neterlands percaya bahwa dapat memberikan kontribusi yang relevan dan efektif untuk pembangunan ekonomi yang berkelanjutan dengan berfokus pada tulang punggung ekonomi dan masyarakat serta mendukung UKM dan wirausaha di negara berkembang. Terutama melalui pekerjaan PUM Neterlands., mereka menggabungkan upaya dan kekuatan global untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.

2. Penawaran. PUM Neterlands memberikan layanan dan nasihat profesional satu-satu ketika pengetahuan lokal tidak tersedia atau tidak terjangkau oleh UKM, khususnya, tetapi tidak terbatas pada, pengetahuan teknis pertanian, hortikultura, peternakan, pengolahan makanan, pariwisata dan perhotelan. Orientasi kebutuhan dan kekhususan konteks adalah prinsip dasar pekerjaan PUM Neterlands, karena mereka bereaksi langsung terhadap persyaratan dan kebutuhan UKM dan organisasi layanan bisnis di negara berkembang dan negara berkembang. Sehingga PUM Neterlands merasa bangga memberikan lebih dari sekedar nasihat. Para Expert PUM Neterlands dapat menawarkan dukungan jangka panjang dan untuk mengembangkan ide dan saran konkret dengan pengusaha dari negara berkembang, untuk

(38)

72

memperkuat model bisnis dan menciptakan pengetahuan bersama. PUM Neterlands juga berusaha untuk menghubungkan semua aktivitas dengan perusahaan individu untuk mempengaruhi mereka di tingkat nasional melalui pendekatan industri dan melatih para expert. Ini mendukung tujuan kami dalam melihat jalur pembangunan jangka panjang untuk negara, wilayah, dan area tempat PUM Neterlands bekerja.

3. Expertise. PUM Neterlands dapat mengumpulkan 3.000 sukarelawan ahli dengan banyak pengalaman dan pengetahuan kewirausahaan serta sikap profesional yang terbukti. Sebagai organisasi relawan, kami tidak dimotivasi oleh keuntungan atau imbalan finansial, tetapi 100% didorong oleh keinginan untuk membuat perbedaan di dunia dengan berbagi pengetahuan dan pengalaman PUM Neterlands untuk mendorong pembangunan.

4. Pengorganisasian. PUM Neterlands memiliki organisasi yang ramping dan profesional, termasuk sekitar 41,88 staf dan 147 relawan. Jaringan perwakilan lokal PUM Neterlands di 70 negara di seluruh dunia membuat pekerjaan jauh lebih mudah, menawarkan dukungan untuk pelamar potensial dan menawarkan kesempatan untuk berkoordinasi erat dengan kegiatan kedutaan Belanda di luar negeri.

Hal-hal tersebut yang menjadi pertimbangan dari apa yang telah dijelaskan untuk melakukan sebuah kerjasama antara KPSP Setia Kawan dengan PUM

(39)

73

lakukan di berbagai negara di dunia. KPSP yang awalnya mempuyai kendala dalam produksi pakan ternak pun memilih menjalin kerjasama dalam pengembangan pakan ternak dengan PUM Netherlands.

Kerjasama ini semakin dipermudah karena didukung oleh pemerintah Indonesia dan belanda. Karena kedua belah negara saling melakukan kerja sama pembangunan menyangkut hak dan kesempatan manusia untuk meningkatkan sumber daya manunisa. Karena bagi negara setiap orang harus bisa berdiri di atas kaki sendiri dan mendapatkan kesempatan untuk memperoleh kehidupan yang lebih baik. Pemerintahan Belanda juga ingin agar pemerintah negara-negara berkembang bisa memberikan stabilitas dan melindungi rakyatnya. Hal tersebut bisa mendukung pertumbuhan ekonomi negara-negara berkembang yang berkelanjutan di seluruh dunia yang bisa bermanfaat bagi rakyat yang tinggal di negara-negara berkembang – termasuk kelompok masyarakat yang paling miskin dan paling rentan. Karena kesejahtraan masyarakat adalah nomer satu.43

Hubungan bilateral antara Indonesia dan Belanda, terlepas dari aspek sejarah dan dinamika hubungan bilateral kedua negara yang melatarbelakanginya, telah memiliki hubungan persahabatan yang bisa di bilang sangat baik dan erat di berbagai bidang. Hubungan kedua negara telah mencapai tingkat kemitraan menyeluruh, atau comprehensive partnership, dengan hubungan kerja sama yang luas. Kesepakatan kemitraan menyeluruh yang ditandatangani pada saat kunjungan Perdana Menteri Belanda Mark Rutte ke Indonesia November 2013

(40)

74

tersebut mencakup format 5+6. Angka 5 menunjukkan lima bidang utama, yaitu perdagangan dan investasi, infrastruktur dan logistik, pengelolaan sumber daya air, ketahanan pangan serta pendidikan. Sementara angka 6 menunjukkan enam bidang kerja sama yang meliputi pariwisata, kesehatan, industri, energi, ilmu pengetahuan dan teknologi, serta kerja sama trilateral dalam konteks pembangunan yang baru dengan bersama negara lain. Di masa lalu kerja sama Indonesia dan Belanda terbangun berdasarkan peran sebagai negara penerima dan negara donor. Namun, lambat lahun dengan pertumbuhan ekonomi yang semakin stabil, hubungan kedua negara antara Indonesia dan Belanda juga mencakup kerja sama trilateral di mana Indonesia berpotensi membantu negara lain yang membutuhkan.44

Ditambah lagi dengan pernyataan dari Kementrian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Menkop UKM) pada tahun 2016 menyepakati mengenai Program perjanjian kerjasama terhadap PUM Netherlands. Penandatangan kerja sama atau MoU tersebut dilaksanakan pada saat kunjungan Perdana Menteri Belanda ke Indonesia pada bulan November 2016. Perjanjian kerjasama tersebut memiliki tujuan untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) UKM dan Koperasi.45

Ditambah hubungan yang semakin baik ketika kunjungan dari raja Belanda berserta rombongan dari PUM Netherlands datang di Indonesia, karena

(41)

75

kedua negara sepakat untuk meningkatkan kerja sama pada bidang investasi dan perdagangan. Nilai investasi sebesar US$1 Miliar dibawa ke Indonesia.46 Kemudian rombongan PUM Netherlands didampingin dengan Kadin Jatim melakukan sebuah kerja sama secara lanjut.

Hal itu di dasari karena di kawasan Eropa memang sangat ketat menerapkan standar dan kualitas yang ketat terhadap semua produk impor. Inilah kerap menjadi kendala masuknya produk-produk UKM dari Indonesia ke Eropa. Kelemahan UKM kita ada di sertifikasi, kualitas dan standar serta branding, Selain itu juga, lemah dari segi permodalan UKM di Indonesia, akses teknologi dan akses pasar. Jika kendala itu bisa diselesaikan produk-produk UKM Indonesia akan memenuhi kriteria produk yang bisa di pasarkan di kawasan Eropa.

2.3.3 Poin Kerjasama PUM Netherlands dan KPSP Setia Kawan

KPSP Setia Kawan yang ada di Nongkojajar ini sebagai pihak penerima bantuan meminta kepada PUM Netherlands untuk membagikan pengetahuan dan pengalamannya terutama pada aspek aspek proses, efisiensi, kendali mutu, teknologi, manajemen operasional dan pengembangan. Berikut adalah poin-poin dari kerjasama PUM Netherlands dan KPSP Setia Kawan.

1. Pengembangan pakan ternak KPSP Setia Kawan.

2. Memberikan Transfer pengetahuan dan keahlian untuk meningkakan kualitas semua produk susu dari KPSP Setia Kawan.

46 Raja Belanda Bawa Investasi Sebesar US$1 miliar ke Indonesia”, 10 Maret 2020,

(42)

76

3. PUM Netherlands memberikan solusi untuk meningkatkan kapasitas produksi

4. Anggota KPSP Setia Kawan diberikan pelatihan agar dapat mencapai kapasitas produksi yang tinggi

5. Meningkatkan kesejahteraan anggota KPSP Setia Kawan

Proses Panjang masuknya PUM Netherlands sampai ke KPSP Setia Kawan mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah pusat dalam hal ini Kementrian Luar Negeri, kementrian UKM Koperasi, juga pemerintah daerah dari Jawa Timur. Pengembangan yang dilakukan oleh PUM Netherlands dinilai mampu untuk membantu meningkatkan daya saing dan juga perekonomian dari para pelaku UKM dan Koperasi di Indonesia khususnya dalam pengembangan PUM

Gambar

Gambar 2. 1 Perkembangan PUM Netherlands hingga sekarang
Gambar 2. 2 Peta persebaran bantuan dari PUM Netherlands dari seluruh dunia.
Tabel 2.1 Bidang Keahlian PUM Netherlands. 18
Gambar 2. 3 Pelatihan yang dilakukan oleh Expert PUM Netherlands di Kota  Batu
+5

Referensi

Dokumen terkait