• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengukuran Kebugaran Dengan Tes Bangku Queen's College.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pengukuran Kebugaran Dengan Tes Bangku Queen's College."

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

PENGUKURAN KEBUGARAN DENGAN TES BANGKU QUEEN’S

COLLEGE

Oviyanti Eka Hapsari, 2001. Pembimbing : DR. Iwan Budiman,.dr.MS.

Latar belakang : Untuk melakukan kegiatan/pekerjaan sehari - hari kita harus mempunyai kebugaran yang prima. Jika kita tidak mempunyai kebugaran yang prima maka untuk melakukan pekerjaan, tidak melaksanakannya dengan sepenuh hati.

Tujuan : Ingin mengetahui seberapa jauh tingkat kebugaran mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Maranatha

dan

supaya mahasiswa dan masyarakat dapat memperhatikan kebugarannya untuk melakukan pekerjaan sehari - hari. Metode : Pada 20 orang mahasiswa FK

-

UKM yang berumur antara 21 - 25 tahun dilakukan naik turun bangku selama 3 menit dengan irama metronom 96 x/menit. Lalu hitung waktu untuk 30 denyut nadi.

Hasil : Dari percobaan yang dilakukan didapat 3 orang kurang, 14 orang sedang dan 3 orang baik, rata - rata dari 20 orang mahasiswa adalah sedang.

Kesimpulan : Kebugaran dari 20 orang mahasiswa FK - UKM rata - rata adalah sedang

Saran : Bagi mahasiswa diharapkan dapat melakukan olahraga untuk meningkatkan kebugaran, agar dapat melakukan kegiatannya dengan bersemangat.

(2)

ABSTRACT

PHYSICAL FITNESS MEASUREMENT WITH QUEEN’S COLLEGE STEP

TEST

Oviyanti Eka Hapsari, 2001. Tutor :

DR

Iwan Budiman, dr.,MS

Background :

In our daily life we must have a good physical fitness.

If

we don’t have good

physical fitness, w e couldn’t do the work very well.

Objectives :

This research want to know how far Physical Fitness medical student Maranatha

University and in order to the student and people could pay attention to the

Physical Fitness of 20 medical student is averuge.

Suggesti on :

To all the student able to do exercise to increase Physical Fitness. in order to do

the work or study with spirit.

(3)

LEMBAR PERSETUJUAN

BAB l PENDAHULUAN 1.1. Latar belakang 1.2. Identifikasi masalah

1.3. Maksud dan tujuan penelitian 1.4. Kegunaan penelitian

1.5. Metodologi penelitian 1.6. Lokasi dan waktu

BAB

II

TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Pengertian Kebugaran

2.2. Efek fisiologi pada latihan fisik 2.2.1. Perubahan Biokimia

2.2.2. Perubahan Sistem Jantung Paru 2.2.3. Perubahan Lainnya

2.2.4. Kapasitas Aerobik 2.3. Macam tes kebugaran

2.3.1. Percobaan treadmill

(4)

2.3.2. Percobaan ergometer sepeda 2.3.3. Tes bangku

BAB

III

BAHAN DAN

METODE

PENELITIAN

3.1 .A. Subyek Penelitian

3.2.A Alat - alat yang digunakan 3.3.A. Metode penelitian

5.3.1. Variabel perlakuan dan variabel respons 5.3.2. Prosedur penelitian

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4. 1. Hasil Penelitian 4.2. Pembahasan

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan

Saran

(5)

Hal

16 Tabel 4.1. Hasil Pengukuran maks pada 20 orang mahasiswa

(6)

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1 : Surat Persetujuan OP Lampiran 2 : Hasil kasar Penelitian

20

30

(7)

PENDAHULU

A N

I.1. Latar belakang

Kebugaran adalah kapasitas seseorang dalam melakukan aktivitas sehari-hari tanpa merasa lelah.

Dengan mengetahui arti kebugaran tersebut kita bisa meni lai bagaimana tingkat kebugaran seseorang. Karena kebugaran diperlukan seseorang untuk melaksanakan segala kegiatan yang akan dilakukannya sehari - han. Jika seseorang tidak mempunyai kebugaran yang prima, maka orang tersebut tidak dapat melakukan kegiatannya dengan bersemangat.

Untuk mengetahui bagaimana tingkat kebugaran seseorang dapat dilakukan pengukuran dengan treadmill, ergometer sepeda, atau tes bangku.

Yang akan diteliti adalah pengukuran tes kebugaran dengan bangku QCST (Queens College Step Test), pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Maranatha.

I.2. Identifikasi masalah

Seberapa jauh tingkat kebugaran Mahasiswa Fakultas kedokteran Maranatha

I.3. Maksud dan Tujuan Penelitian

Penelitian bermaksud untuk mengetahui kebugaran dari mahasiswa Fakultas Kedokteran Maranatha.

Penelitian ini bertujuan untuk ineningkatkan kebugaran mahasiswa agar dapat melaksanakan kuliah dengan sehat dan bersemangat,

(8)

I.4. Kegunaan Penelitian

Hasil dari penelitian ini diharapkan pada mahasiswa dapat mengikuti kuliah dengan lebih baik dan meningkatkan prestasi.

I.5. Metodologi Penelitian

Penelitian ini bersifat prospektif eksperimental sungguhan Data yang diukur adalah denyut nadi.

Analisa data memakai statistik deskriptif.

I.6. Lokasi dan Waktu

Penelitian ini dilakukan di kampus UKM pada bulan Mei 200 1.

(9)

KESIMPULAN

D A N

SARAN

Kesimpulan

Dari hasil penelitian pada 20 orang mahasiswa didapatkan kebugaran mahasiswa FK - UKM adalah 3 orang kurang ( 15 %), 14 orang sedang ( 70

96) dan 3 orang baik (1 5 %).

Hasil rata - rata kebugaran mahasiswa FK - UKM adalah “sedang “ ( 73 %).

Saran

Mahasiswa harus rajin berolahraga, sehingga dalam kegiatannya sehari - hari mahasiswa dapat melakukan kegiatannya dengan badan yang sehat dan bersemangat.

(10)

DAFTAR PUSTAKA

Astrand, P.O, and Rodahl,K,1986. Text Book of Work Physiology. Edisi 3. Mc Graw Hill Kongkuasha Ltd. Tokyo : 355-366

Paul M. Insel and Walton T.Roth. Core Concepts in Health. lnsel Roth : 303-304, 309

Referensi

Dokumen terkait

Sebagian besar perilaku asertif remaja awal antara laki-laki dan perempuan tergolong dalam kategori tinggi dengan persentase 79, 16%.. Dari remaja awal laki-laki

Prosedur pembelajaran membaca pemahaman yang selama ini dilakukan oleh guru sebagai berikut: (1) guru memberikan teks atau wacana, (2) siswa langsung disuruh untuk

Yogyakarta yang telah memberikan kesempatan kepada penulis untuk melaksanakan Kuliah Kerja Media terutama Bapak Djuminto, S.IP atas bimbingannya saat melaksanakan KKM, Bapak

Sobek pada naskah, peneliti menambakan ‘berkata’ berdasrkan huruf akhir huruf ‘ ت ’ dan kalimat selanjutbnya yang merupakan perkataan dari burung

1) Ketepatan dengan tujuan pembelajaran; artinya media dipilih atas dasar tujuan instruksional yang telah ditetapkan. 2) Dukungan terhadap isi bahan pelajaran; artinya

Menimbang : bahwa dalam rangka melaksanakan Pasal 77A ayat (3), Pasal77C ayat (3), Pasal 77D ayat (3), Pasal 77E ayat (3), dan Pasal 77K ayat (6) Peraturan

Alel G memiliki frekuensi tertinggi yaitu 1.00 yang ditemukan pada ayam kampung, ayam strain cobb , F1 ayam kampung dengan strain cobb (tipe pedaging), ayam

acutatum yang berasal dari berbagai daerah dalam penelitian ini menunjukkan tingkat homologi yang tinggi tetapi memiliki variasi virulensi yang ditunjukkan