• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perda No.6 Tahun 2009 Tentang Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Rangga Kabupaten Subang dan Perda No.7 Tahun 2009 Tentang Ketentuan Pokok Pelayanan 4

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "Perda No.6 Tahun 2009 Tentang Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Rangga Kabupaten Subang dan Perda No.7 Tahun 2009 Tentang Ketentuan Pokok Pelayanan 4"

Copied!
18
0
0

Teks penuh

(1)

III-1 BAB III

ANALISIS KEBUTUHAN SISTEM 3.1 Analisis Organisasi

Menjelaskan tentang aktivitas yang terdiri dari serangkaian kegiatan organisasi seperti, sejarah, tugas pokok, visi dan misi dari suatu organisasi yang akan di analisis

3.1.1 Sejarah Singkat

1. Badan Pengelola Air Minum (BPAM) yang dibentuk berdasarkan SK. Direktur Jendral Cipta Karya Nomor : 126/KPTS/CK/1980, tertanggal 12 Desember 1980

2. Alih Status menjadi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang didirikan pada tanggal 31 Desember 1988, berdasarkan PERDA No. 03 Tahun 1988 3. Perda No.6 Tahun 2009 Tentang Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta

Rangga Kabupaten Subang dan Perda No.7 Tahun 2009 Tentang Ketentuan Pokok Pelayanan

4. Alih status menjadi Perusahaan Umum Daerah Berdasarkan Perda No. 3 Tahun 2019 tentang Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Rangga Kabupaten Subang tanggal 16 April 2019

3.1.2 Visi dan Misi 1. Visi

Menjadi Perusahaan Umum Air Minum Dengan Kinerja Terbaik di Jawa Barat menuju Subang Jawara

2. Misi

Misi Aspek Eksternal :

Memberikan kepuasan pelayanan air bersih secara berkesinambungan kepada masyarakat sesuai dengan standar kesehatan yang ada melalui peningkatan Cakupan Pelayanan, Kapasitas, Kualitas SDM, Efektivitas dan menjadikan sarana Penunjang Sumber Pendapatan Daerah (PAD)

Misi Aspek Internal :

(2)

Menciptakan peluang-peluang usaha melalui Peningkatan Kemitraan dengan Instansi Pusat, Swasta, Negara Donor dari Luar Negeri.

3.1.3 Struktur Organisasi

Gambar 3.1

Struktur Organisasi

3.1.4 Tugas Pokok dan Fungsi Seksi Operator 1. Pengoperasian Pompa dan Genset

2. Penanganan Gangguan Elektrikal dan Gangguan Mekanikal 3. Pemeliharaan Mekanikal dan Elektrikal

4. Pemeliharaan Sumber Dalam

5. Melakukan pemeliharaan sesuai jadwal 6. Efisiensi Pompa dan Genset

7. Membuat atau menyerahkan laporan mingguan kondisi operasi instalasi kepada atasan

8. Pembuatan Laporan Perjam, Harian dan Bulanan

(3)

3.2 Analisis Kebutuhan Sistem 3.2.1 Gambaran Sistem Lama

Menjelaskan habis pengamatan terhadap sistem lama (sistem yang sedang berjalan) yang akan dibuat sistem informasinya, meliputi deskripsi prosedur kerja, deskripsi dokumen yang terlibat, dan identifikasi keinginan/kebutuhan pemakai (user requirements)

Deskripsi Procedure Kerja

1. Operator harus sudah datang 60 menit sebelum jam operasional dimulai

2. Sebelum genset dioperasikan terlebih dahulu di periksa : air radiator, oli mesin, battery, v.belt dan baut mur pengikat pada pondasi

3. Sebelum motor pompa dioperasikan terlebih dahulu periksa tegangan listrik di panel induk (Incoming) baik salah satu tegangan dari PLN maupun tegangan dari genset (RS, ST, T~N)

4. Operasikan (ON-OFF) tegangan listrik PLN, genset dan perpompaan sesuai pola operasi yang berlaku di instalasi masing-masing.

5. Perhatikan dan catat perjam pada buku harian mengenai : jam operasi genset, PLN, Pompa, tegangan, ampere, frequensi, pemakaian tenaga listrik PLN (KWH)-LWBP-WBP-KVARH, produksi distribusi air (Stand Meter Air Induk), dan pengukuran tinggi muka air (bagi instalasi sumur dalam)

6. Membuat/Menyerahkan Laporan Mingguan kondisi operasi instalasi kepada atasan.

7. Selama instalasi beroperasi tidak dibenarkan meninggalkan lokasi sebelum ada pengganti dan tidak dibenarkan membawa orang lain ke dalam lokasi kecuali atas seijin atasan.

8. Apabila tidak masuk kerja diharuskan memberitahu kepada atasan minimal dua hari sebelumnya.

9. Melakukan pemeliharaan sesuai jadwal

(4)

10. Menangani terdapat adanya gangguan/trouble pada instalasi apabila dapat diatasi kalua tidak segera lapor pada atasan.

11. Apabila telah melakukan pemeliharaan instalasi agar dapat mencatatnya kedalam kartu gantung perawatan di masing-masing peralatan

12. Terapkan K3 (Kesehatan Keselamatan Kerja)

Gambar 3.2

Sistem yang berjalan

(5)

3.3 Uraian Hasil Analisis Kebutuhan Informasi 3.3.1 Kebutuhan Informasi

Tabel 3.1 Kebutuhan Informasi

No Deskripsi Dibutuhkan

1 Informasi laporan program kerja Setiap saat

3.3.2 Kebutuhan Perangkat Keras

Tabel 3.2

Kebutuhan Perangkat Keras

3.3.3 Kebutuhan Perangkat Lunak

Berikut ini adalah spesifikasi perangkat lunak yang digunakan dalam pengembangan sistem ini antara lain :

Tabel 3.3

Kebutuhan Perangkat Lunak

No Jenis Perangkat Lunak Sistem Server Workstation

1 Sistem Operasi Windows 2000 Server Windows 10

2 Web Browser Google Chrome Google Chrome

3 Web Server Xampp Versi 3.3.2 Xampp Versi 3.3.2

No Spesifikasi Server Workstation

1 Processor Intel(R) Core(TM) i3-6006U CPU

@ 2.00GHz (4 CPUs), ~2.0GHz

Intel® Core™ i7-8705G

2 Memory 4GB RAM 16GB RAM

3 Processor Type Intel(R) Core(TM) i3 Intel® Core™ i7

(6)

4 DBMS SQLyog Mysql

5 Text Editor Sublime Versi 3.0 Sublime 3

6 Pemodelan Sistem Star UML, draw io Star UML, draw io

3.3.4 Kebutuhan Fungsional dan Non Fungsional 1. Kebutuhan Fungsional

Tabel 3.4 Kebutuhan Fungsional

No SRS Deskripsi

Admin

SRS F-1 Sistem menyediakan login pengguna

SRS F-2 Sistem menyediakan tampilan dashboard laporan program kerja SRS F-3 Sistem menyediakan kelola data laporan program kerja

SRS F-3.1 Sistem menyediakan proses tambah kelola laporan program kerja SRS F-3.2 Sistem menyediakan proses edit kelola laporan program kerja SRS F-3.3 Sistem menyediakan proses hapus kelola laporan program kerja SRS F-4 Sistem menyediakan proses lihat laporan prgram kerja

SRS F-5 Sistem menyediakan logout pengguna Kepala Cabang

SRS F-6 Sistem menyediakan login pengguna

SRS F-7 Sistem menyediakan tampilan dashboard laporan program kerja SRS F-8 Sistem menyediakan proses lihat laporan prgram kerja

SRS F-9 Sistem menyediakan logout pengguna

(7)

2. Kebutuhan Non Fungsional

Tabel 3.5

Kebutuhan Non Fungsional

3.4 Pemodelan Aktor dan Use Case 3.4.1 Pemodelan Use Case Keseluruhan

Gambar 3.3 Ucecase Diagram

No SRS Deskripsi

SRS NF-1 Sistem mempunyai rancangan antar muka yang user friendly

SRS NF-2 Sistem yang dibuat berupa website menggunakan fremwork Codeigniter dan dapat di jalankan di berbagai web browser

SRS NF-3 Sistem menggunakan enkripsi password

(8)

3.4.2 Definisi Aktor

Tabel 3.6 Definisi Aktor

3.4.3 Definisi Use Case

Tabel 3.7 Definisi Ucecase

No Actor Deskripsi

1 Admin Orang yang bertugas dan memiliki hak akses login pengguna, lihat dashboard, kelola laporan program kerja dan dapat melihat laporan program kerja.

2 Kepala Cabang Orang yang bertugas dan memiliki hak akses login pengguna, lihat dashboard dan dapat melihat laporan program kerja

No No Uce Case Uce Case Deskripsi

Aktor : Admin

1 UC-1 Login Use Case login merupakan ucecase perantara untuk menghubungkan akses aktor dengan ucecase lain (untuk keamanan)

2 UC-2 Dashboard Uce Case dashboard merupakan tampilan data laporan program kerja

3 UC-3 Kelola D a t a Laporan Program Kerja

Use Case kelola data laporan program kerja

digunakan untuk melakukan pengelolaan data laporan program kerja yang terdiri dari tambah, edit dan hapus

(9)

4 UC-3.1 Tambah Use Case tambah digunakan untuk melakukan proses penambahan laporan program kerja yang akan ikut mengoprasikan sistem

5 UC-3.2 Edit Use Case edit digunakan untuk melakukan proses edit laporan kerja yang telah ditambahkan apabila pengguna mengalami kesalahan dalam proses memasukan data laporan program kerja

6 UC-3.3 Hapus Use Case hapus digunakan untuk melakukan penghapusan data laporan program kerja 7 UC-4 Laporan Ucecase laporan merupakan kumpulan data

laporan program kerja yang sudah disetujui dalam bentuk table

8 UC-5 Logout Use Case logout merupakan ucecase

perantara untuk tidak menghubungkan akses actor dengan ucecase lain (untuk keamanan) Aktor : Kepala Cabang

9 UC-5 Login Use Case login merupakan ucecase perantara untuk menghubungkan akses aktor dengan ucecase lain (untuk keamanan)

10 UC-6 Dashboard Uce Case dashboard merupakan tampilan data laporan program kerja

11 UC-7 Laporan Ucecase laporan merupakan kumpulan data laporan program kerja yang sudah disetujui dalam bentuk table

12 UC-8 Logout Use Case logout merupakan ucecase

perantara untuk tidak menghubungkan akses actor dengan ucecase lain (untuk keamanan)

(10)

3.4.4 Skenario Use Case 1. Login

Gambar 3.4

Skenario Usecase Login/Logout

Uce Case Login berfungsi sebagai validasi sistem ketika akan mengakses halaman sesuai dengan hak akses yang diberikan

Tabel 3.8

Skenario Usecase Login/Logout

Aktor Admin dan Kepala Cabang

Prekondisi Berada di halaman beranda

Hasil yang diharapkan Aktor dapat masuk ke dalam sistem Skenario

Aksi Aktor Reaksi Sistem

Skenario Normal 1. Klik halaman login

2. Menampilkan halam login 3. Mengisi username dan password

dan klik tombol “Masuk”

4. Memvalidasi username dan password

(11)

2. Dashboard

Gambar 3.5 Skenario Ucecase Dashboard

Dashboard merupakan tampilan yang berisi data laporan dan laporan program kerja dalam bentuk tabel

Tabel 3.9

Skenario Ucecase Dashboard

Aktor Admin dan Kepala Cabang

Prekondisi Berada halaman dashboard Hasil yang diharapkan Aktor dapat melihat dashboard Skenario

Aksi Aktor Reaksi Sistem

Skenario Normal 1. klik button dashboard

5. Menampilkan pesan “Anda login sebagai ….”, dan langung masuk ke halaman utama

Skenario Failed Login

1. Menampilkan Pesan “Username dan Password tidak terdaftar”

2. Menampilkan Halaman Login Skenario Logout

1. Klik Button Logout

2. Menampilkan Halaman Beranda Alur Alternatif No.5

Jika data tidak diisi (Kosong) maka menampilkan pesan “Data harus diisi”

(12)

2. Menampilkan data laporan dan laporan program kerja

3. Kelola Data Laporan Program Kerja

Gambar 3.6

Skenario Ucecase Kelola Laporan Program Kerja

Kelola laporan program kerja digunakan untuk melakukan pengelolaan data yang terdiri dari tambah laporan, edit laporan dan hapus laporan.

Tabel 3.10

Skenario Usecase Kelola Laporan Program Kerja

Aktor Admin

Prekondisi Berada Dihalaman Dashboard

Hasil yang diharapkan Aktor dapat melakukan penambahan laporan kerja, mengedit laporan kerja dan menghapus laporan kerja

Skenario

Aksi Aktor Reaksi Sistem

Skenario Normal

(13)

4. Laporan

1. Memilih klik menu kelola data laporan program kerja

2. Menampilkan konten kelola data laporan program kerja

Skenario Tambah 1. Memiilih tombol button ”Tambah”

2. Menampilkan form tambah data laporan program kerja

3. Mengisi form data laporan program kerja yang telah

ditambahkan kemudian menekan tombol “Simpan”

4. Jika data lengkap menampilkan pesan “Data Berhasil Ditambah” data disimpan di database

Skenario Edit 1. Memilih id yang akan di edit

kemudian klik button edit data laporan program kerja

2. Menampilkan form edit sesuai id yang dipilih

3. Melakukan edit data kemudian menekan tombol “Simpan”

4. Jika data lengkap menampilkan pesan pesan “Data berhasil di edit”

Skenario Hapus 1. Memilih id yang akan dihapus

kemudian klik “button laporan program kerja”

2. Menampilkan konfirmasi pesan “Anda yakin akan menghapus data tersebut?“

3. Jika ya, “Data berhasil dihapus”

4. Jika tidak, Menampilkan konten kelola data laporan program kerja

Alur Alternatif No.4

Jika data tidak diisi (Kosong) maka menampilkan pesan “Data harus diisi”

(14)

Gambar 3.7 Skenario Usecase Laporan

Ucecase laporan merupakan kumpulan data dari kelola laporan program kerja yang sudah disetujui dalam bentuk table

Tabel 3.11 Skenario Usecase Laporan

Aktor Admin dan Kepala Cabang

Prekondisi Berada Dihalaman Dashboard

Hasil yang diharapkan Aktor dapat melihat laporan program kerja Skenario

Aksi Aktor Reaksi Sistem

Skenario Normal 1. klik menu lihat laporan

2. Menampilkan menu data laporan program kerja

Skenario lihat data perjam 1. klik menu perjam

2. Menampilkan tabel data laporan program kerja perjam

Skenario lihat data harian 1. Klik menu harian

2. Menampilkan table data laporan program kerja harian

Skenario lihat data bulanan 1. Klik menu bulanan

2. Menampilkan table data laporan program kerja bulanan

(15)

3.4.5 Activity Diagram

Activity diagram adalah diagram yang memperlihatkan aliran dari suatu

aktivitas lainnya dalam suatu sistem. Bagaimana aktivitas itu dimulai decision yang mungkin terjadi dan bagaimana aktivitas itu berakhir. Gambar dibawah ini memperlihatkan activity diagram dari setiap usecase.

1. Activity Diagram Login

Gambar 3.8 Activity Diagram Login

(16)

2. Activity Diagram Dashboard

Gambar 3.9 Activity Diagram Dashboard

3. Activity Diagram Kelola Laporan Program Kerja

Gambar 3.10

Activity Diagram Kelola Laporan Program Kerja

(17)

4. Activity Diagram Lihat Laporan

Gambar 3.11

Activity Diagram Lihat Laporan

(18)

3.5 Robustness Diagram

Gambar 3.12 Robustness Diagram

Referensi

Dokumen terkait