• Tidak ada hasil yang ditemukan

STB Famili Basal dan Magnoliid

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "STB Famili Basal dan Magnoliid"

Copied!
68
0
0

Teks penuh

(1)

Klasifikasi dan Keanekaragaman

Angoisperma

(2)

Klasifikasi Filogeni Angiospermae

Bunga (biasanya ada perhiasan bunga)

Benangsari dengan 2 kantong sari

Gametofit jantan dengan 3 inti

Karpel dan buah

Bakal biji dengan 2 integumen

Gametofit betina dengan 8 inti

Endosperm dan pembuahan ganda

(3)

AMBORELLALES* Amborellaceae NYMPHAEALES* Nymphaeaceae* Cabombaceae* AUSTROBAILEYALES Austrobaileyaceae Illiciaceae* Schisandraceae Trimeniaceae Chloranthaceae MAGNOLIIDS LAURALES Atherospermataceae Calycanthaceae Gomortegaceae Hernandiaceae Lauraceae Monimiaceae Siparunaceae MAGNOLIALES Annonaceae Degeneriaceae Eupomatiaceae Himantandraceae Magnoliaceae Myristicaceae MAGNOLIIDS (continued) CANELLALES Canellaceae Winteraceae PIPERALES Aristolochiaceae Hydnoraceae Lactoridaceae Piperaceae Saururaceae MONOCOTS (22%) Ceratophyllales Ceratophyllaceae EUDICOTS (75%)

(4)
(5)

Keanekaragaman dan Pengelompokan Angiosperma Berdasarkan Filogeni

magnoliid monokot eudikot

Famili Basal

Angiosperma --- (Magnoliophyta)

Minyak ethereal menghilang Polen tricolporate

Filamen & stament terdiferensiasi

Minyak ethereal Polen collumelate

Pembuluh kayu (trachea) Akar serabut

Berkas pembuluh tersebar Pertulangan daun sejajar

Jumlah bagian bunga 3 Bagian-bagian bunga tersusun spiral Polen tricolporate Polen columellate Exine Intine

(6)

Amborellales

Amborellaceae

Genus tunggal:

Amborella

, 1 spesies:

Amborella trichopoda.

Karakteristik:

• Perdu atau pohon kecil, tidak ada minyak ethereal dan titik-titik pellucid, tidak pembuluh kayu (vessels), rambut tunggal.

• Daun berseling, 2-seri, tunggal, pertulangan menyirip, tidak ada daun penumpu

• Bunga unisek, berumah dua, beraturan.

• Tepal 7-11, saling bebas. Tersusun spiral

• Benangsari banyak, laminar, filamen dan anter sedikit terdiferensiasi, diwakili staminodia pada bunga betina

• Karpel 5 - 6, apocarpous, melekat pada dasar bunga agak cekung; ovary menumpang; kepala putik melebar kebawah, tangkai putik dengan 2

cuping.

(7)

Amborellaceae

(8)

Amborella

, if it represents a

“primitive” angiosperm:

vessel-less (no vessels, only tracheids)

woody shrub with simple, glabrous,

evergreen leaves

flowers unisexual

perianth undifferentiated

stamens numerous, laminar

gynoecium

apocarpous

(9)

Nymphaeales - Nymphaeaceae

Karakteristik:

• Herba dengan rimpang, akuatik, berkas pembuluh tersebar, saluran udara jelas, rambut tunggal, ada getah dan lendir.

• Daun tunggal, bertangkai, helaian agak tenggelam-muncul ke atas permukaan air, pertulangan menjari - menyirip.

• Bunga bisek, beraturan, tangkai panjang, mengapung / muncul di atas permukaan air.

• Tepal 4-12, seperti petal, bebas atau berlekatan.

• Benangsari 3 - banyak, bagian dalam seperti petal/ staminodia; filamen terdiferensiasi dari anter

• Karpel 3 - banyak; syncarpous, kepala putik memanjang tersusun melingkar di tepi dasar bunga.

• Kelenjar madu / kadang-kadang ada pada staminodia.

• Buah agregat nut, berry, atau kapsul

(10)

Nymphaeaceae

(11)

Sebaran: tersebar luas dari daerah tropik sd. iklim sedang dingin.

Habitat: sungai, kolam, danau, dan tanah basah dengan air tawar.

Contoh genus: Nymphaea (40spp.), Nuphar (15), Victoria

(12)
(13)
(14)

Nymphaea

sp.

(15)
(16)

Victoria reginae

(17)
(18)

Austrobaileyales - Illiciaceae

Karakteristik:

Pohon atau semak, ada sel-sel pembuluh kayu, ada sel-sel minyak

ethereal; daun berseling spiral, glabrous; bunga dengan banyak tepal tersusun spiral (outer sepal-like, inner petal-like); benangsari beberapa-banyak, pistil apocarpous; buah agregat dari buah bumbung (folicle) yang tersusun seperti bintang, satu biji per buah.

Sebaran: Asia Tenggara, Amerika Selatan.

Gunus/spesies: 1/37

(19)
(20)
(21)
(22)

You are here!

(23)

Kompleks Magnoliid

Meliputi 2 kelompok yaitu:

1. Magnoliid berkayu - pohon

Magnoliales :putik apokarp, daun aromatis (Magnoliaceae, Annonaceae, Myristicaceae)

Laurales: Bunga hypogynous-perigynous,

monokarp, apetalous, benangsari terbatas, bebas. tanpa stipula

Canellales

2. Piperales – herba

Aristolochiaceae: benangsari melekat pada tangkai putik, bakal buah tenggelam, kelopak melebar seperti mahkota, bentuk terompet atau lonceng

Piperaceae: bunga umumnya dalam bulir, rapat, tanpa perianth, benang sari 1– 6, monocarp, bakal buah superior, endosperm banyak

Magnolia

(24)

MAGNOLIALES - MAGNOLIACEAE

Anggota

: 10 marga  6 marga ada di Flora Malesiana (Aromadendron, Manglietia, Magnolia, Talauma, Pachylarnax, Michelia)

Karakteristik

:

Pohon/semak, aromatik. Daun tunggal,

stipula besar

melindungi

tunas/kuncup. Bunga, aktinomorf, biseksual, tepal banyak,

beberapa lingkar; benangsari banyak, bebas;

karpel banyak

apocarpous,

tersusun

spiral

pada

sumbu

bunga

yang

memanjang (

torus

).

Buah umumnya buah

agregat bumbung

(follicle)

. Biji berendosperma, embrio kecil.

Contoh jenis yang bernilai ekonomis

:

1). Michelia champaca (cempaka kuning), Michelia alba (cempaka putih): bunga untuk minyak wangi, kayu untuk bahan bangunan.

2).Talauma candolii (cempaka gondok) - untuk tanaman hias

(25)
(26)
(27)
(28)

Fruit

an aggregate of follicles

(29)
(30)

Magnolia grandiflora

(31)

Magnolia grandiflora

follicle

(32)
(33)

Michelia doltsopa

pistil

stamen

Torus

(34)

MAGNOLIALES - ANNONACEAE

Anggota: 13 genus di daerah tropis  8 genusdi flora malesiana (Annona, Cananga,Polyalthia,Artabotrys, Varia,Cythocalyx, Xylopia, Disepalum)

Karakteristik:

Pohon, semak, pemanjat (liana). Daun berseling, tanpa stipula. Bunga aktinomorf, perhiasan bunga trimer, sepal satu lingkar, petal dua lingkar., benangsari banyak, tersusun spiral pada dasar bunga melebar; karpel bebas (apokarp). Buah agregat yang terdiri atas buah buni (berry).

Contoh jenis bernilai ekonomis:

1). A. muricata (sirsak); A. squamosa (srikaya); A. reticulata (buah nona);

A. montana (sirsak bali)

2). C. odorata (kenanga) bunga untuk minyak wangi 3). P. longifolia  tanaman peneduh tepi jalan

(35)

S. burahol P. longifolia

(36)

A. reticulata A. muricata

A. squamosa A. squamosa

(37)

MAGNOLIALES - MYRISTICACEAE

Karakteristik:

Pohon/semak bergetah merah. Daun tunggal, berseling, tanpa stipula. Bunga kecil, soliter / majemuk terbatas / berkas, uniseksual, tidak lengkap; perhiasan bunga berlekuk 2-4 (umumnya 3), sepaloid; benangsari 3-30, monadelphous, filamen bersatu membentuk tugu (androfor); karpel soliter, beruang, berbiji satu.. Buah bumbung (follicle), sering merekah menjadi dua rekahan. Biji besar dan ditutup arilus berwarna merah. Embrio dan endosperma kecil.

Persebaran: Pantropik, habitat hutan basah dataran rendah

Genus/ spesies: 17/370 4 genus di Flora Malesiana (Myristica, Gymnacranthera, Horsfieldia, Knema)

Contoh jenis yang bernilai ekononmis: 1).Myristica fragrans (pala)  buah &

biji untuk rempah M. iners (malayu: mendarahan)  bahan bangunan 2).Knema glauca (ki mokla)  bahan

(38)
(39)

Myristica

fragrans

(40)

Myristica fragrans diagram bunga bunga penampang membujur bunga penampang membujur bunga

+ bakal buah

penampang melintang bunga buah biji arillus endosperm ruminate

embrio penampang membujur bunga

(41)

LAURALES

LAURACEAE

Karakteristik

:

Pohon/semak aromatik, 1 spesies (

Cassytha filiformis

Linn.)

berupa parasit membelit. Daun tunggal, berseling. Bunga

beraturan, perigynous. Periant 6 tepal dalam 2 lingkar.

Benangsari 6-9, dalam 2-3 lingkar;

anther terbuka dengan 2-4

katup

. Bakal buah beruang-berbiji satu. Buah batu, seringkali

ditutupi dengan hipanthium berdaging. Biji tanpa endosperma.

Persebaran:

tersebar

luas

di

tropik

sd.

Subtropik,

keanekaragaman tinggi di Asia Tenggara dan Amerika

Selatan), khas flora hutan hujan tropik

Genus/Spesies:

50/2500, 15 genus di Flora Malesiana

(42)

Contoh jenis bernilai ekonomis:

1.

P.ersea americana

(alpukat)

buah enak dimakan,

2.

Cinnamomum burmanii

(kayu manis)

3.

Cinnamomum camphora

(kamper)

desinfektan,

(43)

Cinnamomum iners Persea americana Cinnamomum iners  benang sari pada lingkaran terluar

 benang sari pada lingkaran ketiga

benang sari

(44)
(45)

Laurus nobilis

Laurel Lauraceae

(46)
(47)
(48)
(49)

PIPERALES- PIPERACEAE

Karakteristik:

Herba dan semak, tegak atau memanjat. Daun tunggal,

berseling, helai daun dengan titik kelenjar wangi; stipula

melekat pada tangkai daun. Bunga kecil, bi/uniseksual, pada

bulir yang rapat,

tanpa periant

, benangsari 2-6, bakal buah

superior, satu biji per ruang, stigma 1-5, pendek. Buah batu.

Endosperma dan perisperma ada.

Persebaran: tropik

subtropik

(50)

Contoh jenis yang dimanfaatkan:

1. Daun

Piper betle

(sirih) untuk obat,

2. Buah

P. nigrum

(lada) untuk rempah,

3.

Buah

Piper retrofractum

(cabe jawa)

4.

P. aduncum

(sirih liar),

5.

P.cronatum

(sirih merah) untuk

tanaman hias, obat

6.

Peperomia pellucida

(51)
(52)
(53)

Piper nigrum

(54)
(55)

Piperales: Piperaceae

Foliage

contains ethereal oils

Calyx

Corolla

Androecium

filaments distinct

Gynoecium

1 ovule per gynoecium

Fruit

drupe

(56)

Piperales: Aristolochiaceae

Foliage

ethereal oils with pellucid dots and

aristolochic acids, bitter yellow nitrogenous

compounds

Calyx

connate, showy, dull red, mottled

Corolla

missing

(57)

Aristolochiaceae

The Aristolochiaceae are distinguished from related

families in having an

enlarged,

petaloid

calyx

, a

reduced

to

absent

corolla,

often adnate

stamens

(forming

gynostemium

), and an

inferior to half-inferior,

generally

6-loculed

ovary.

Distribution: tropic-subtropic

Genus/Species: 7/460

(58)
(59)

Aristolochia californica

(60)
(61)

Aristolochia californica

septicidal capsul fruit

(62)

Aristolochia elegans

(left) &

A. gigantea

(right)

(63)

Aristolochia macrophylla

Dutchman’s Pipe Aristolochiaceae

ovary

(64)

Aristolochia trilobata

Dutchman’s Pipe Aristolochiaceae

thecae ovary

(65)

Aristolochia trilobata

Dutchman’s Pipe Aristolochiaceae

gynostemium x/s

theca

(66)
(67)

Floral Formulas

Measures number of parts (merosity & cycly):

K = calyx

C = corolla

P = perianth

A = androecium G = gynoecium

( ) = fusion of like parts

[ ] = less common

E.g.,

K

(5) [(4)]

C

5 [4]

A

5+5 [4+4]

G

5 [4], superior

(68)

Floral Diagrams

Gambar

Gambar 4.6.  Nymphaeaceae. Nymphaea odorata. A. Perawakan, B. Bentuk tangkai daun, C-D

Referensi

Dokumen terkait

Sedangkan pada jalan terbagi, sepeda motor lebih banyak menggunakan lajur dalam (inner lane) dibandingkan lajur luar (outer lane) karena lajur dalam lebih sering

Bunga dalam tandan di ketiak daun, besar, panjang hingga 6 cm, daun kelopak 5, daun mahkota 5, benang sari 15, benang sari semu 5, bakal buah beruang 5, bakal biji banyak.. Buah

Majelis Jemaat GPIB “CINERE” Depok mengucapkan banyak terima kasih kepada Keluarga NN (SP Filadelfia) atas sumbangan berupa 2 buah rangkaian bunga yang diletakkan di dalam Ruang