Klasifikasi dan Keanekaragaman
Angoisperma
Klasifikasi Filogeni Angiospermae
Bunga (biasanya ada perhiasan bunga)
Benangsari dengan 2 kantong sari
Gametofit jantan dengan 3 inti
Karpel dan buah
Bakal biji dengan 2 integumen
Gametofit betina dengan 8 inti
Endosperm dan pembuahan ganda
AMBORELLALES* Amborellaceae NYMPHAEALES* Nymphaeaceae* Cabombaceae* AUSTROBAILEYALES Austrobaileyaceae Illiciaceae* Schisandraceae Trimeniaceae Chloranthaceae MAGNOLIIDS LAURALES Atherospermataceae Calycanthaceae Gomortegaceae Hernandiaceae Lauraceae Monimiaceae Siparunaceae MAGNOLIALES Annonaceae Degeneriaceae Eupomatiaceae Himantandraceae Magnoliaceae Myristicaceae MAGNOLIIDS (continued) CANELLALES Canellaceae Winteraceae PIPERALES Aristolochiaceae Hydnoraceae Lactoridaceae Piperaceae Saururaceae MONOCOTS (22%) Ceratophyllales Ceratophyllaceae EUDICOTS (75%)
Keanekaragaman dan Pengelompokan Angiosperma Berdasarkan Filogeni
magnoliid monokot eudikot
Famili Basal
Angiosperma --- (Magnoliophyta)
Minyak ethereal menghilang Polen tricolporate
Filamen & stament terdiferensiasi
Minyak ethereal Polen collumelate
Pembuluh kayu (trachea) Akar serabut
Berkas pembuluh tersebar Pertulangan daun sejajar
Jumlah bagian bunga 3 Bagian-bagian bunga tersusun spiral Polen tricolporate Polen columellate Exine Intine
Amborellales
–
Amborellaceae
Genus tunggal:
Amborella
, 1 spesies:
Amborella trichopoda.
Karakteristik:
• Perdu atau pohon kecil, tidak ada minyak ethereal dan titik-titik pellucid, tidak pembuluh kayu (vessels), rambut tunggal.
• Daun berseling, 2-seri, tunggal, pertulangan menyirip, tidak ada daun penumpu
• Bunga unisek, berumah dua, beraturan.
• Tepal 7-11, saling bebas. Tersusun spiral
• Benangsari banyak, laminar, filamen dan anter sedikit terdiferensiasi, diwakili staminodia pada bunga betina
• Karpel 5 - 6, apocarpous, melekat pada dasar bunga agak cekung; ovary menumpang; kepala putik melebar kebawah, tangkai putik dengan 2
cuping.
Amborellaceae
Amborella
, if it represents a
“primitive” angiosperm:
•
vessel-less (no vessels, only tracheids)
•
woody shrub with simple, glabrous,
evergreen leaves
•
flowers unisexual
•
perianth undifferentiated
•
stamens numerous, laminar
•
gynoecium
apocarpous
Nymphaeales - Nymphaeaceae
Karakteristik:
• Herba dengan rimpang, akuatik, berkas pembuluh tersebar, saluran udara jelas, rambut tunggal, ada getah dan lendir.
• Daun tunggal, bertangkai, helaian agak tenggelam-muncul ke atas permukaan air, pertulangan menjari - menyirip.
• Bunga bisek, beraturan, tangkai panjang, mengapung / muncul di atas permukaan air.
• Tepal 4-12, seperti petal, bebas atau berlekatan.
• Benangsari 3 - banyak, bagian dalam seperti petal/ staminodia; filamen terdiferensiasi dari anter
• Karpel 3 - banyak; syncarpous, kepala putik memanjang tersusun melingkar di tepi dasar bunga.
• Kelenjar madu / kadang-kadang ada pada staminodia.
• Buah agregat nut, berry, atau kapsul
Nymphaeaceae
Sebaran: tersebar luas dari daerah tropik sd. iklim sedang dingin.
Habitat: sungai, kolam, danau, dan tanah basah dengan air tawar.
Contoh genus: Nymphaea (40spp.), Nuphar (15), Victoria
Nymphaea
sp.
Victoria reginae
Austrobaileyales - Illiciaceae
Karakteristik:
Pohon atau semak, ada sel-sel pembuluh kayu, ada sel-sel minyak
ethereal; daun berseling spiral, glabrous; bunga dengan banyak tepal tersusun spiral (outer sepal-like, inner petal-like); benangsari beberapa-banyak, pistil apocarpous; buah agregat dari buah bumbung (folicle) yang tersusun seperti bintang, satu biji per buah.
Sebaran: Asia Tenggara, Amerika Selatan.
Gunus/spesies: 1/37
You are here!
Kompleks Magnoliid
Meliputi 2 kelompok yaitu:
1. Magnoliid berkayu - pohon
Magnoliales :putik apokarp, daun aromatis (Magnoliaceae, Annonaceae, Myristicaceae)
Laurales: Bunga hypogynous-perigynous,
monokarp, apetalous, benangsari terbatas, bebas. tanpa stipula
Canellales
2. Piperales – herba
Aristolochiaceae: benangsari melekat pada tangkai putik, bakal buah tenggelam, kelopak melebar seperti mahkota, bentuk terompet atau lonceng
Piperaceae: bunga umumnya dalam bulir, rapat, tanpa perianth, benang sari 1– 6, monocarp, bakal buah superior, endosperm banyak
Magnolia
MAGNOLIALES - MAGNOLIACEAE
Anggota
: 10 marga 6 marga ada di Flora Malesiana (Aromadendron, Manglietia, Magnolia, Talauma, Pachylarnax, Michelia)Karakteristik
:Pohon/semak, aromatik. Daun tunggal,
stipula besar
melindungi
tunas/kuncup. Bunga, aktinomorf, biseksual, tepal banyak,
beberapa lingkar; benangsari banyak, bebas;
karpel banyak
apocarpous,
tersusun
spiral
pada
sumbu
bunga
yang
memanjang (
torus
).
Buah umumnya buah
agregat bumbung
(follicle)
. Biji berendosperma, embrio kecil.
Contoh jenis yang bernilai ekonomis
:1). Michelia champaca (cempaka kuning), Michelia alba (cempaka putih): bunga untuk minyak wangi, kayu untuk bahan bangunan.
2).Talauma candolii (cempaka gondok) - untuk tanaman hias
•
Fruit
–
an aggregate of follicles
Magnolia grandiflora
Magnolia grandiflora
follicle
Michelia doltsopa
pistil
stamen
Torus
MAGNOLIALES - ANNONACEAE
Anggota: 13 genus di daerah tropis 8 genusdi flora malesiana (Annona, Cananga,Polyalthia,Artabotrys, Varia,Cythocalyx, Xylopia, Disepalum)
Karakteristik:
Pohon, semak, pemanjat (liana). Daun berseling, tanpa stipula. Bunga aktinomorf, perhiasan bunga trimer, sepal satu lingkar, petal dua lingkar., benangsari banyak, tersusun spiral pada dasar bunga melebar; karpel bebas (apokarp). Buah agregat yang terdiri atas buah buni (berry).
Contoh jenis bernilai ekonomis:
1). A. muricata (sirsak); A. squamosa (srikaya); A. reticulata (buah nona);
A. montana (sirsak bali)
2). C. odorata (kenanga) bunga untuk minyak wangi 3). P. longifolia tanaman peneduh tepi jalan
S. burahol P. longifolia
A. reticulata A. muricata
A. squamosa A. squamosa
MAGNOLIALES - MYRISTICACEAE
Karakteristik:Pohon/semak bergetah merah. Daun tunggal, berseling, tanpa stipula. Bunga kecil, soliter / majemuk terbatas / berkas, uniseksual, tidak lengkap; perhiasan bunga berlekuk 2-4 (umumnya 3), sepaloid; benangsari 3-30, monadelphous, filamen bersatu membentuk tugu (androfor); karpel soliter, beruang, berbiji satu.. Buah bumbung (follicle), sering merekah menjadi dua rekahan. Biji besar dan ditutup arilus berwarna merah. Embrio dan endosperma kecil.
Persebaran: Pantropik, habitat hutan basah dataran rendah
Genus/ spesies: 17/370 4 genus di Flora Malesiana (Myristica, Gymnacranthera, Horsfieldia, Knema)
Contoh jenis yang bernilai ekononmis: 1).Myristica fragrans (pala) buah &
biji untuk rempah M. iners (malayu: mendarahan) bahan bangunan 2).Knema glauca (ki mokla) bahan
Myristica
fragrans
Myristica fragrans diagram bunga bunga penampang membujur bunga penampang membujur bunga
+ bakal buah
penampang melintang bunga buah biji arillus endosperm ruminate
embrio penampang membujur bunga
LAURALES
–
LAURACEAE
Karakteristik
:
Pohon/semak aromatik, 1 spesies (
Cassytha filiformis
Linn.)
berupa parasit membelit. Daun tunggal, berseling. Bunga
beraturan, perigynous. Periant 6 tepal dalam 2 lingkar.
Benangsari 6-9, dalam 2-3 lingkar;
anther terbuka dengan 2-4
katup
. Bakal buah beruang-berbiji satu. Buah batu, seringkali
ditutupi dengan hipanthium berdaging. Biji tanpa endosperma.
Persebaran:
tersebar
luas
di
tropik
sd.
Subtropik,
keanekaragaman tinggi di Asia Tenggara dan Amerika
Selatan), khas flora hutan hujan tropik
Genus/Spesies:
50/2500, 15 genus di Flora Malesiana
Contoh jenis bernilai ekonomis:
•
1.
P.ersea americana
(alpukat)
buah enak dimakan,
•
2.
Cinnamomum burmanii
(kayu manis)
•
3.
Cinnamomum camphora
(kamper)
desinfektan,
Cinnamomum iners Persea americana Cinnamomum iners benang sari pada lingkaran terluar
benang sari pada lingkaran ketiga
benang sari
Laurus nobilis
Laurel Lauraceae
PIPERALES- PIPERACEAE
Karakteristik:
Herba dan semak, tegak atau memanjat. Daun tunggal,
berseling, helai daun dengan titik kelenjar wangi; stipula
melekat pada tangkai daun. Bunga kecil, bi/uniseksual, pada
bulir yang rapat,
tanpa periant
, benangsari 2-6, bakal buah
superior, satu biji per ruang, stigma 1-5, pendek. Buah batu.
Endosperma dan perisperma ada.
Persebaran: tropik
–
subtropik
Contoh jenis yang dimanfaatkan:
1. Daun
Piper betle
(sirih) untuk obat,
2. Buah
P. nigrum
(lada) untuk rempah,
3.
Buah
Piper retrofractum
(cabe jawa)
4.
P. aduncum
(sirih liar),
5.
P.cronatum
(sirih merah) untuk
tanaman hias, obat
6.
Peperomia pellucida
Piper nigrum
Piperales: Piperaceae
•
Foliage
–
contains ethereal oils
•
Calyx
•
Corolla
•
Androecium
—
filaments distinct
•
Gynoecium
—
1 ovule per gynoecium
•
Fruit
–
drupe
Piperales: Aristolochiaceae
•
Foliage
–
ethereal oils with pellucid dots and
aristolochic acids, bitter yellow nitrogenous
compounds
•
Calyx
–
connate, showy, dull red, mottled
•
Corolla
–
missing
Aristolochiaceae
The Aristolochiaceae are distinguished from related
families in having an
enlarged,
petaloid
calyx
, a
reduced
to
absent
corolla,
often adnate
stamens
(forming
gynostemium
), and an
inferior to half-inferior,
generally
6-loculed
ovary.
Distribution: tropic-subtropic
Genus/Species: 7/460
Aristolochia californica
Aristolochia californica
septicidal capsul fruit
Aristolochia elegans
(left) &
A. gigantea
(right)
Aristolochia macrophylla
Dutchman’s Pipe Aristolochiaceae
ovary
Aristolochia trilobata
Dutchman’s Pipe Aristolochiaceae
thecae ovary
Aristolochia trilobata
Dutchman’s Pipe Aristolochiaceae
gynostemium x/s
theca
Floral Formulas
Measures number of parts (merosity & cycly):
K = calyx
C = corolla
P = perianth
A = androecium G = gynoecium
( ) = fusion of like parts
[ ] = less common
E.g.,
•
K
(5) [(4)]
C
5 [4]
A
5+5 [4+4]
G
5 [4], superior
Floral Diagrams