• Tidak ada hasil yang ditemukan

tingkat kematangan MANAJEMEN PROYEK INDUSTRI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "tingkat kematangan MANAJEMEN PROYEK INDUSTRI"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

DAUR HIDUP PROYEK

(PROJECT LIFE CYCLE)

Dinamika kegiatan dalam siklus proyek bervariasi mulai dari titik awal kemudian meningkat jenis

dan intensitasnya sampai ke puncak, turun, dan berakhir, dan semuanya ini membutuhkan

sumberdaya antara lain:

Orang – Jam (man – hour). D a n a

(2)

DAUR HIDUP PROYEK

Jenis kegiatan menurut siklus tersebut yaitu :

1. KONSEPTUAL » Sasaran

» Lingkup kerja » Kelayakan

2. PP / DEFENISI

(PP = perencanaan dan pemantapan) » Rencana

» Anggaran » Jadwal

(3)

3. IMPLEMENTASI »Mobilisasi »Engineering »Pengadaan »Konstruksi 4. OPERASI

(4)
(5)
(6)

TAHAP PERKEMBANGAN

1. UNIDO

(United Nation Industrial Development Organization).

a. Tahap persiapan

Identifikasi gagasan (analisa pendahuluan)Pengembangan ide menjadi konsep alternatifFormulasi lingkup proyek

Evaluasi lanjut dan keputusan unit investasi.

b. Tahap Implementasi

Penyiapan rinci desain engineering, jadwal, dan

anggaran

Pengadaan kontrak dan pembelian

(7)

2. M R D C (Mobil Research Development Corporation).

a. Front – End

– Identifikasi ide

– Memikirkan alternatif

– Memilih alternatif dan merumuskan lingkup kerja

– Membuat perkiraan biaya dan jadwal pendahuluan. – Menyiapkan angka anggaran biaya tahap

berikutnya. b. Tahap 1

– Memperjelas defenisi lingkup kerja

– Menyusun anggaran proyek dan jadwal induk – Menyiapkan dokumen tender, rancangan

(8)

b. Tahap 1

– Memperjelas defenisi lingkup kerja

– Menyusun anggaran proyek dan jadwal induk – Menyiapkan dokumen tender, rancangan

kontrak,dan memilih calon pelaksana (kontraktor)

c. Tahap 2

– Membuat desain engineering terinci

– Melakukan pembelian atau kontrak material dan jasa

– Manufaktur peralatan dan konstruksi

(9)

3. TAHAP SIKLUS PROYEK

a. Tahap Konseptual

– Perumusan gagasan, penetapan sasaran – Kerangka acuan dan memformulasikan

lingkup kerja

– Studi kelayakan

(10)

b. Tahap PP / Defenisi

– Pendalaman berbagai aspek persoalan.

– Desain engineering dan pengembanangan – Pembuatan jadwal induk dan anggaran,

menentukan kelanjutan investtasi

– Penyusunan strategi penyelenggaraandan rencana pemakaian sumber daya

– Pembelian dini.

(11)

c. Tahap Implementasi

– Desain engineering rinci,

– Pembuatan spesifikasi dan kriteria.

– Pembelian peralatan dan material (pengadaan) – Pabrikasi dan konstruksi

– Inspeksi mutu

– Uji coba kemampuan

– Star-up, demobilisasi,dan laporan penutupan proyek.

d. Tahap Operasi atau Utilisasi

– Operasi rutin

(12)
(13)

Referensi

Dokumen terkait

1. Adanya hubungan biaya, mutu, waktu sebagai tolok ukur suksesnya suatu proyek. Pemborosan biaya dan tambahan waktu biasanya disebabkan kesalahan dalam

Pada dasarnya, tujuan dari model tingkat kematangan ini adalah. menyediakan kerangka untuk meningkatkan hasil dari

Dalam era globalisasi yang sangat kompetitif ini, perusahaan konstruksi perlu berkinerja tinggi agar dapat mencapai kesuksesan. Kinerja tinggi dicapai bila

Dari hasil analisis regresi pada Tabel 16 diperoleh model regresi tingkat kematangan manajemen proyek terhadap usia perusahaan, pengalaman perusahaan, dan kualifikasi

Penyusunan jadwal yang baik akan menghasilkan waktu penyelesaian proyek yang singkat. Penentuan waktu pelaksanaan kegiatan menjadi penting dalam menyusun jadwal kegiatan. Perbedaan