All Rights Reserved by Asriman Akhiruddin Tanjung | www.asriman.com 2
E-Book Ini Tidak Membahas Tentang Pengertian Property,
Langsung Saja Membahas Tentang Developer Property
Karena Pengertian-Pengertian Tentang Property Dapat
Anda Peroleh Dengan Sangat Mudah Di Internet Dan
Buku-Buku Tentang Property
Sekarang Waktunya Untuk Mengupas Tuntas
Rahasia TERBESAR Seorang Developer Property Tanpa
Modal
All Rights Reserved by Asriman Akhiruddin Tanjung | www.asriman.com 3
PERNYATAAN DISCLAIMER
MERAIH SUKSES DALAM BERBISNIS SEBAGAI DEVELOPER PROPERTY BUKANLAH SKEMA CEPAT KAYA DENGAN TANPA USAHA SAMA SEKALI. INI BISA TERJADI KARENA ADANYA PENGETAHUAN, PERSIAPAN DAN STRATEGI YANG AKAN ANDA PELAJARI DIDALAM E-BOOK INI.
POTENSI KEBERHASILAN MENDAPATKAN KEKAYAAN MELALUI BISNIS PROPERTY YANG CEPAT SEPENUHNYA TERGANTUNG PADA KEMAMPUAN SETIAP ORANG YANG MENERAPKAN APA YANG ADA DALAM E-BOOK INI, KREATIVITAS DAN USAHA YANG DILAKUKAN SECARA KONSISTEN, HARI DEMI HARI. ANDA HARUS MENCURAHKAN WAKTU UNTUK BELAJAR DARI IDE-IDE DAN TEKNIK-TEKNIK DAN STRATEGI DALAM E-BOOK INI.
All Rights Reserved by Asriman Akhiruddin Tanjung | www.asriman.com 4
TERMS OF USE
ANDA BEBAS MENDISTRIBUSIKAN EBOOK INI KEPADA SIAPAPUN
SEBEBAS-BEBASNYA. SEMOGA BERMANFAAT BAGI ANDA DAN
All Rights Reserved by Asriman Akhiruddin Tanjung | www.asriman.com 5
CHAPTER I: SEGERALAH MENJADI DEVELOPER PROPERTY… ACTION NOW!
CHAPTER II: MEMAHAMI SEBELUM ACTION…
Bisnis Properti Perlu Badan Hukum
Perlu Kesiapan Mentalitas Matang Untuk Berbisnis Developer Property
Perlu Menguasai Metodologi Kelola Untuk Berbisnis
Perlu Mentor Berpengalaman Bagi Pebisnis Developer
Developer Property adalah Bisnis Jangka Panjang
Tidak Semua Orang Bisa Menjadi Developer Properti
CHAPTER III: DEVELOPER PROPERTY, SEBUAH PROFESI YANG PANTAS
DIPERJUANGKAN
All Rights Reserved by Asriman Akhiruddin Tanjung | www.asriman.com 6
CHAPTER IV: BAGAIMANA MEMULAI BISNIS DEVELOPER PROPERTI?
CHAPTER VI: RAHASIA MENILAI TANAH YANG LAYAK UNTUK DIJADIKAN PROYEK
All Rights Reserved by Asriman Akhiruddin Tanjung | www.asriman.com 7 UMUM
Beli Putus Beli Bertahap
CHAPTER VIII: STRATEGI MENGAKUISISI LAHAN
DAN MEMBANGUN PROYEK PROPERTY TANPA MODAL
I. Kerjasama Lahan Dengan Pemilik Tanah Kerjasama Lahan Tanpa Down
Payment (DP)
Cara Pembayaran Harga Tanah dalam Kerjasama Tanpa DP Kerjasama Lahan Dengan Down Payment (DP) 10%
Cara Pembayaran Harga Tanah dalam Kerjasama Dengan DP 10% II. Mengundang Investor
CHAPTER IX: TIPS DAHSYAT MENJADI INVESTOR PROPERTY
CHAPTER AKHIR: PENUTUP
USEFUL RESOURCE
All Rights Reserved by Asriman Akhiruddin Tanjung | www.asriman.com 8
CHAPTER I
SEGERALAH MENJADI DEVELOPER
PROPERTY
…
ACTION NOW!
ACTION, ya itulah kata kunci untuk mendapatkan keuntungan dari semua
yang Anda pelajari baik secara formal maupun non formal, tak terkecuali
ACTION di bisnis Property. Di bisnis Property, semua yang kita pelajari
tidak akan ada artinya jika Anda tidak ACTION. Yang saya maksudkan
action disini adalah memulai bisnis Property. Apapun pilihan jenis bisnis
Property yang Anda pilih tidak jadi soal, apakah sebagai Developer,
Flipper, Professional Broker atau Investor.
Memang kita tidak bisa mengharapkan hasil yang diinginkan pada tahap
memulai. Tapi tindakan berani ACTION ini mengandung kejeniusan di
dalamnya. Tindakan memulai memberikan dampak positif terhadap hasrat
kita selanjutnya. Sekurangnya itulah yang saya percayai!!.
Adalah hal yang wajar jika tekad untuk bertindak ini kadang dihalangi oleh
All Rights Reserved by Asriman Akhiruddin Tanjung | www.asriman.com 9
tertipu, takut tidak ditanggapi dan perasaan takut lainnya. Contohnya adalah ketika kita belajar mengendarai mobil.
Coba ingat-ingat lagi pada saat kita belajar mengemudi, khususnya saya
sendiri. Waktu itu, bahkan ketika saya duduk di belakang kemudi untuk
pertama kalinya saya sudah keringatan padahal mesin mobil belum
dinyalakan (hehehe.. buka rahasia). Jantung rasanya berpacu lebih cepat ketika mesin mobil dinyalakan, rasanya semua orang memperhatikan kita.
Tapi karena tekad yang sangat kuat untuk bisa mengemudi mobil, saya
berusaha menghilangkan kegugupan-kegugupan saya waktu itu.
Perlahan-lahan saya menghirup udara dalam-dalam lewat hidung dan mengatur
pernafasan sepelan mungkin untuk menenangkan diri.
Kemudian saya mulai menjalankan mobil dengan tergesa-gesa dan masih
dalam keadaan gugup, jalan mobilpun sangat pelan dan agak kasar. Tanpa
terasa tangan saya memegang setir dengan sangat kencang dan
berkeringat. Ketika mobil berjalan lebih kencang kekhawatiran dan
kegugupan makin memuncak, khawatir kalau-kalau kaki salah tekan antara
gas atau rem atau kopling.
Awalnya saya hanya berani memakai gigi satu, belum berani memasukkan
All Rights Reserved by Asriman Akhiruddin Tanjung | www.asriman.com 10
menghilangkan kegugupan walaupun masih dengan tingkat kehati-hatian
yang sangat tinggi.
PAndangan terus lurus ke depan, kedua tangan tidak pernah lepas dari
kemudi dan selalu mencengkram dengan kuatnya.
Hari selanjutnya berjalan lebih mudah, sudah berani memakai gigi tiga dan
empat dengan kecepatan lebih tinggi dari hari pertama. Pendek cerita,
karena sering mengendarai mobil lama kelamaan saya menjadi terbiasa.
Saya yang dulunya saat belajar mengemudi, bahkan untuk menengok dan
bicara dengan teman sebelahpun tidak berani, sekarang sudah sangat
biasa mengendarai mobil dengan kecepatan di atas seratus kilometer
perjam bahkan dengan hanya sebelah tangan memegang kemudi dan
sebelah tangan lagi memegang rokok (yang ini jangan ditiru!), dan sambil
bercanda dengan teman pula.
Begitulah jika kita melakukan sesuatu untuk pertamakali, kita selalu
disergap ketidakbiasaan, kegugupan, kekhawatiran dan keragu-raguan.
Kondisi itu sangat biasa dalam berproses karena begitulah alam
mengaturnya. Tidak mungkin kita akan langsung lihai pada saat pertama
kali melakukan sesuatu. Namun, seiring berjalannya waktu kita akan
terbiasa, kegugupan dan keraguan perlahan akan hilang dengan
All Rights Reserved by Asriman Akhiruddin Tanjung | www.asriman.com 11
diingat yang sering diucapkan guru-guru di kampung saya dulu, “Repetition is The Mother of Skill“ sebenarnya guru saya juga mengutip Anthony
Robbins, The world’s Authority on Peak Performance and Achievement.
Begitu juga di bidang Property sebagai Developer...
Keberanian action sebagai Developer dimulai dengan mencari lahan yang bisa dijadikan Proyek. Banyak cara yang bisa dilakukan untuk mencari
lahan misalnya, dari iklan tanah dijual di koran, internet atau pakai jasa
perantara untuk mendapatkan lahan. Selanjutnya, telponlah mereka dan
ajukan tawaran Anda jika lahan cocok.
Jangan lupa Anda juga harus dibekali kemampuan analisa terhadap lahan
yang sedang diincar. Analisa diperlukan agar kita dapat mengetahui bahwa
lahan tersebut bisa dijadikan Proyek atau tidak. Untuk analisa ini Anda juga
bisa menggunakan jasa konsultan Property, tentu saja dengan sejumlah
biaya jasa.
Berbisnis sebagai Developer Property merupakan salah satu jalan untuk
menjadi kaya raya, sehingga akhir-akhir ini banyak sekali pebisnis lintas
sektoral yang berniat bahkan sudah terjun ke bisnis Property.
Sudah jelaslah bahwa ada dua hal penting yang perlu diperhatikan pada
All Rights Reserved by Asriman Akhiruddin Tanjung | www.asriman.com 12
pertama Anda harus sangat hati-hati mengenai legalitas. Jika tanah sudah
sertifikat harus diperiksa sertifikat tersebut terlebih dahulu ke kantor
pertanahan setempat. Ingat.. jangan ada pembayaran terhadap pemilik
lahan sebelum sertifikat tanah tersebut dinyatakan bersih.
Tetapi jika tanah tersebut belum sertifikat atau yang sering dikenal sebagai
tanah girik maka pengecekannya cukup ke kantor desa.
Hal yang penting selanjutnya adalah harga tanah. Harga tanah berkaitan
dengan kesanggupan produk kita bersaing dengan kompetitor. Jika kita
mengakuisisi lahan dengan harga yang lebih tinggi dibanding pesaing
maka harga jual produk kita menjadi lebih tinggi juga. Hal ini
mengakibatkan penjualan Proyek lamban atau Proyek berhenti sama
All Rights Reserved by Asriman Akhiruddin Tanjung | www.asriman.com 13
CHAPTER II
…
MEMAHAMI SEBELUM ACTION
Bisnis Properti Perlu Badan Hukum
Untuk bisnis Property dengan skala kecil tidak perlu badan hukum. Skala
kecil yang dimaksud adalah jika hanya menjalani bisnis Developer dengan
membangun satu atau dua unit rumah kemudian dijual. Dan menurut
hemat saya orang yang berbisnis dengan pola seperti ini belum bisa
dikatakan sebagai Developer, lebih tepat kalau disebut sebagai pedagang
rumah.
Namun untuk skala besar dan rencana pengembangan bisnis diperlukan
badan hukum. Ada daerah tertentu yang mensyaratkan bahwa Proyek
dengan luasan tertentu diwajibkan badan hukum.
Dengan dibuatnya badan hukum untuk menjalani bisnis sebagai Developer
ada beberapa keuntungan yang kita dapatkan, salah satunya:
All Rights Reserved by Asriman Akhiruddin Tanjung | www.asriman.com 14
menjadi kekuatan dahsyat untuk membentuk opini publik tentang eksistensi
bisnis pelakunya.
Disamping itu kelembagaan bisnis menyebabkan kita mudah mendapatkan
pembiayaan dari lembaga perbankan maupun Investor lainnya. Dan yang
tidak kalah pentingnya adalah terbentuknya kepercayaan konsumen.
Tidak seperti dibayangkan oleh sebagian masyarakat bahwa pembentukan
badan hukum sulit dan memakan waktu lama, sekarang ini pengurusan
badan hukum lebih mudah dan cepat. Cukup datang ke kantor Notaris dan
PT Andapun jadi.
Perlu Kesiapan Mentalitas Matang Untuk Berbisnis
Developer Property
Menjadi Pengembang membutuhkan mental yang kuat. Mental yang kuat
tidak hanya dibutuhkan pada saat bisnis mengalami hambatan, tetapi juga
dibutuhkan pada saat bisnis di pintu sukses. Tanpa mental yang kuat Sang
Pengembang mudah menyerah jika menghadapi hambatan.
Begitupun sebaliknya tanpa mental yang kuat Sang Pengembang akan
All Rights Reserved by Asriman Akhiruddin Tanjung | www.asriman.com 15
Proyek yang sukses menjamin Sang Pengembang menjadi kaya raya.
Memiliki uang yang banyak jika tidak diiringi dengan mental yang kuat bisa
menyebabkan Sang Pengembang tergelincir kepada dunia yang tidak
seharusnya. Ya, dibutuhkan mental yang kuat disaat sukses maupun
terkendala!!!
Beberapa sikap mental yang harus ada pada diri Sang Pengembang:
Berorientasi pada kepuasan konsumen.
Sebagai Pengembang, kepuasan konsumen harus diletakkan di atas
segalanya. Akan berkurang nilainya apabila product sold out tetapi banyak
komplain dari konsumen baik dari segi mutu bangunan yang tidak sesuai
dengan specs yang dijanjikan maupun dari segi waktu penyelesaian yang
tidak sesuai jadwal.
Sanggup memberikan melebihi yang diharapkan konsumen.
Memberikan lebih daripada yang diharapkan konsumen menjadikan Sang
Pengembang memiliki nilai positif di hadapan konsumen. Konsumen yang
puas akan merekomendasikan si Pengembang ke pada orang lain.
Contohnya adalah Sang Pengembang menjanjikan penyerahan rumah
adalah 5 bulan setelah akad kredit, tapi Sang Pengembang Sanggup
All Rights Reserved by Asriman Akhiruddin Tanjung | www.asriman.com 16
dipastikan konsumen akan merasa Sangat puas atas kondisi ini.
Selalu menyediakan produk-produk yang kreatif dan inovatif.
Produk yang kreatif dan inovatif diperlukan untuk menjadi differensiation
antara satu Pengembang dengan Pengembang lain. Pengembang yang
selalu berkreasi dan berinovasi akan memenangkan persaingan. Kreatif
bisa dilihat dari segi disain produk, cara pembayaran atau metode
marketing yang digunakan.
Selalu proaktif dalam mencari peluang.
Untuk mengembangkan bisnis diperlukan sikap yang proaktif. Dunia
Property adalah dunia yang dinamis, bersikap reaktif akan menyebabkan
kita tertinggal dari pesaing. Proaktif dibutuhkan dalam menjalin kerjasama
dengan stake holder Property lainnya dan menjajaki setiap peluang yang
ada untuk selalu melangkah maju.
Bertanggungjawab 100% atas apa yang dikerjakan.
Bertanggungjawab atas apa yang dilakukan adalah wajib hukumnya. Jika
ada halangan dalam menjalankan bisnis Sang Pengembang harus siap
All Rights Reserved by Asriman Akhiruddin Tanjung | www.asriman.com 17
yang membuat kesalahan. Sang Pengembang harus mampun berucap
“Segala sesuatu yang terjadi di Proyek adalah tanggungjawab saya”
Cintailah dunia Developer.
Dunia Developer adalah dunia yang kompleks. Satu Proyek yang sedang
berjalan akan bersinggungan dengan seratus lebih orang dengan berbagai
profesi. Untuk me-manage itu semua dibutuhkan kecintaan kepada dunia
Developer. Tanpa cinta Sang Pengembang akan menyerah pada saat
menemui tantangan. Ya, butuh cinta untuk menjadi Sang Pengembang
tangguh.Developer nomor 1
Mempunyai integritas.
Integritas dibutuhkan untuk menjaga nama baik Sang Pengembang. Tanpa
adanya integritas Sang Pengembang akan tergoda mencari keuntungan
sesaat dengan menghalalkan segala cara.
Berani menghadapi rintangan.
Sang Pengembang harus berani menghadapi tantangan. Tantangan
dibutuhkan supaya Sang Pengembang terasah secara mental. Mental yang
kuat dibutuhkan untuk menjaga kontinuitas bisnis. Bisnis yang terus
All Rights Reserved by Asriman Akhiruddin Tanjung | www.asriman.com 18
menampung tenaga kerja. Banyak orang yang akan terhidupi jika roda
Proyek terus berputar.
Jika Anda meresapi dan memiliki sikap-sikap ini Anda akan menjadi Sang
Pengembang tangguh.
Perlu Menguasai Metodologi Kelola Untuk Berbisnis
Developer Property
Penguasaan metodologi kelola adalah wajib hukumnya bagi seorang
Developer Property karena pengelolaan sebuah Proyek berhubungan
dengan banyak sekali faktor di sekelilingnya. Metodologi kelola yang rumit
bisa menjadi sangat sederhana jika Anda tahu strateginya.
Strategi dalam mengelola sebuah Proyek itu didapat dari belajar, bisa
belajar dengan membaca buku-buku tentang Property bisa juga belajar
langsung kepada guru-guru Property secara langsung.
Untuk menemukan orang-orang yang bersedia mengajari tentang bisnis
Developer Property biasanya bisa didapatkan setelah mengikuti
All Rights Reserved by Asriman Akhiruddin Tanjung | www.asriman.com 19
Setelah mengikuti Workshop maka para alumni akan dibimbing untuk
menjadi Developer Property supaya dapat mengambil
keputusan-keputusan yang tepat. Para alumni akan dimentori untuk mengelola Proyek
karena peran mentor sangat vital dalam suatu bisnis.
Mentor yang sukes akan menghasilkan pebisnis yang sukses, hal ini
berlaku secara umum tidak hanya di bidang Developer Property.
Perlu Mentor Berpengalaman Bagi Pebisnis Developer
Properti Pemula
Secara etimologis mentor adalah penasihat, penasihat dalam segala hal.
Khusus di bidang Property mentor diperlukan sebagai tempat belajar dan
berkonsultasi dalam menjalankan bisnis di bidang Property.
Para mentor bisnis yang sukses pada umumnya telah melalui perjalanan
bisnis yang panjang, banyak hal yang telah dialami, baik yang manis
maupun yang pahit. Kegagalan dan keberhasilan bisnis adalah dua sisi
mata uang yang tidak bisa dipisahkan. Adalah konyol kalau kita hanya
berharap sukses tanpa siap untuk gagal. Kegagalan bisnis menyebabkan
All Rights Reserved by Asriman Akhiruddin Tanjung | www.asriman.com 20
untuk menjalankan bisnisnya setelah mengalami kegagalan. Begitulah
yang dilakukan oleh pebisnis sebenarnya dan layak untuk dijadikan
mentor.
Dengan memiliki mentor kita bisa berkonsultasi dalam pengambilan
keputusan, baik di awal pada tahap studi kelayakan maupun pada saat
pelaksanaan Proyek, dan yang lebih penting adalah nasehat mentor pada
saat situasi tidak sesuai dengan perencanaan. Diperlukan pengambilan
keputusan atau bahkan exit plan yang tepat pada saat darurat.
Jika kita sudah menemukan mentor yang baik maka prosentase
keberhasilan kita menjadi lebih besar, karena pada kenyataannya mentor
yang sukses juga menghasilkan orang yang sukses. Sekurangnya inilah
yang dikatakan oleh Prof. Yohanes Surya (seorang fisikawan Indonesia)
yang menganalogikan dengan para peraih hadiah Nobel.
Menarik untuk dicermati bahwa sejak tahun 1961 statistik mencatat bahwa
peraih Nobel adalah murid dari peraih Nobel juga. Hal ini dimungkinkan
karena dalam kehidupan sehari-hari dan dalam penelitian-penelitian
mereka selalu berinteraksi dengan cara berfikir dan pengambilan
All Rights Reserved by Asriman Akhiruddin Tanjung | www.asriman.com 21
Oleh karenanya memiliki mentor yang sukses bisa menjadi daya ungkit
terhadap kesuksesan yang kita inginkan. Bisa saja kita menerjuni bisnis
Developer dengan tanpa mentor, tetapi Anda akan mengalami banyak
kesulitan karena karakter bisnis Developer Property yang sangat kompleks.
Pengambilan keputusan-keputusan bisnis seharusnyalah setelah melalui
analisa komprehensif, yang mana analisa ini bisa didapatkan dari pebisnis
yang telah lebih dahulu menerjuninya.
Pebisnis yang terlebih dahulu menekuni menjadi Developer jamaknya telah
menemui situasi yang mungkin dihadapi dan kita belajar dari pengalaman
empiris mereka.
Cara yang bisa Anda lakukan untuk belajar bisnis Property adalah dengan
menemui pebisnis Property yang sudah sukses dan belajar langsung pada
mereka. Cara ini cenderung nekad karena belum tentu mereka mau
mengajari Anda tentang bisnis Developer Property. Anda bisa mencari
daftar pebisnis Property sukses di Indonesa dan temui mereka. Tapi kita
harus menghadapi kenyataan bahwa tidak semua orang senang mengajari
orang lain, pebisnis Property sukses di Indonesia seperti menara gading
yang berdiri megah nun jauh disana. (sekurangnya begitulah yang saya
All Rights Reserved by Asriman Akhiruddin Tanjung | www.asriman.com 22
Cara yang lebih elegan bisa saja Anda melamar kerja di perusahaan
Property besar sambil menyerap ilmunya, tidak saja ilmu praktis tetapi juga
nilai-nilai filosofis mereka sehingga bisa menjadi sukses. Dengan begitu
Anda bisa menerapkan di bisnis Anda sendiri nantinya.
Cara lain yang sangat gampang dijalani adalah dengan mengikuti program
Workshop yang diadakan oleh komunitas tertentu, Anda bisa mencari
informasinya di internet. Dengan bergabung mengikuti Workshop bisnis
Property otomatis Anda akan menjadi anggota komunitas tersebut
sehingga Anda memiliki networking sesama pebisnis Property dan memiliki
akses kepada pelaku bisnis sebenarnya.
Dengan mengikuti Workshop tersebut Anda nantinya akan bergabung
dengan komunitas yang bisa dijadikan ajang untuk saling belajar dan
berbagi.
Developer Property adalah Bisnis Jangka Panjang
Sebuah Proyek Property dengan ukuran sedang yang mengelola lahan
seluas sekitar 1 ha, sekurangnya waktu yang dibutuhkan untuk
All Rights Reserved by Asriman Akhiruddin Tanjung | www.asriman.com 23
perlu tahapan-tahapan. Jangka waktu 24 bulanpun bisa saja terlewati
tergantung performa penjualan. Karena yang paling penting dalam sebuah
Proyek Property itu adalah penjualan.
Jika penjualan bagus, maka Proyek cepat selesai begitu sebaliknya
penjualan Proyek yang tidak sesuai dengan keinginan menyebabkan
Proyek lambat selesainya, bahkan mangkrak.
Tahapan-tahapan tersebut ada yang berhubungan dengan instansi
pemerintah yang berhubungan dengan kebijakan pemerintah, seperti
perijinan. Perijinan diurus pada tahap awal pengerjaan Proyek dan
membutuhkan waktu untuk mengerjakannya.
Setelah perijinan selesai Proyek sudah bisa dipasarkan sambil Developer
mengerjakan pembangunan fisik Proyek. Pembangunan fasilitas umum
dan fasilitas sosial bisa dibangun secara paralel dengan pembangunan unit
rumah. Dengan catatan rumah yang dibangun harus sudah terjual. Kembali
lagi ke prinsip di atas bahwa penjualan Proyek memiliki peranan vital
dalam kesuksesan suatu Proyek.
All Rights Reserved by Asriman Akhiruddin Tanjung | www.asriman.com 24
Kalimat diatas mungkin saja membuat semangat kita yang baru akan
melangkahkan kaki sebagai Developer menjadi berkurang. Saya hanya
mencoba untuk mengajak kita melihat situasi sebenarnya bisnis Property.
Disamping itu kalimat di atas juga mengandung pengertian bahwa ada
yang akan sukses sebagai Developer dan ada yang tidak akan sanggup
menjadi Developer.
Sudah menjadi hukum alam bahwa dalam setiap bidang usaha selalu ada
yang sukses dan ada yang kurang sukses. Dengan usaha dan ketekunan
belajar dan bekerja resiko gagal bagi kita bisa diminimalisir.
Oleh karena itu diperlukan kemampuan kita untuk mengenali diri sendiri
terlebih dahulu, tahu kelebihan dan kekurangan kita. Dengan mengetahui
kelebihan kita, kita bisa mengeksplor lebih jauh, sebaliknya jika kita
mengetahui kelemahan kita, kita harus mampu memperbaiki kelemahan
All Rights Reserved by Asriman Akhiruddin Tanjung | www.asriman.com 25
CHAPTER III
DEVELOPER PROPERTY, SEBUAH
PROFESI YANG PANTAS DIPERJUANGKAN
Karena Properti adalah Sektor Riil
Properti adalah salah satu sektor riil yang mampu menyerap banyak tenaga kerja, sehingga menggerakkan perekonomian suatu Negara.
Pembangunan Proyek Property langsung berhubungan dengan
masyarakat, mulai dari kalangan bawah sektor non formal sampai ke
sektor formal.
Maka, jika Anda ingin berbisnis yang mampu membangun negeri dari
keterpurukan, berbisnislah yang menyerap tenaga kerja yang banyak.
All Rights Reserved by Asriman Akhiruddin Tanjung | www.asriman.com 26
Karena Proyek Property Berhubungan Dengan Banyak
Bisnis Di Dalamnya
Sebuah Proyek yang dikelola oleh Developer Property berhubungan
secara langsung dan secara tidak langsung dengan seratusan lebih bisnis
yang ada di sekitarnya. Di dalamnya ada sektor formal dan ada juga sektor
non formal.
Sebuah Proyek perumahan misalnya menyerap banyak tenaga kerja.
Dilihat tidak hanya tenaga kerja dari Developer tapi dilihat dari sektor yang
berhubungan dengan Developer tersebut.
Berikut beberapa sektor yang berhubungan dengan Proyek Property:
Notaris/PPAT
Appraisal (penilai)
Arsitek
Konsultan
Insinyur Sipil
Asuransi
Perbankan
All Rights Reserved by Asriman Akhiruddin Tanjung | www.asriman.com 27
Kontraktor
Broker Property
Disain grafis
Konsultan marketing
Manejer Property
- Non formal
Tukang
Mandor
Security
Tukang kebersihan
Suplier
Event Organizer
Tenaga pemasar tradisional
Penduduk setempat
Pedagang makanan sekitar lokasi
Ormas
Dan masih banyak lagi profesi yang berhubungan dengan sebuah Proyek
All Rights Reserved by Asriman Akhiruddin Tanjung | www.asriman.com 28
Karena Modal Besar, Tapi Bisa Disiasati
Modal yang dibutuhkan untuk membangun sebuah Proyek Property sudah
barang tentu besar. Bayangkan jika kita akan membangun sebuah Proyek
di lahan seluas 1 Ha (10.000 m2), yang harga lahannya 500.000,-
rupiah/m2. Untuk membeli lahan saja kita harus menyediakan uang
sebesar 5 Milyar rupiah. Belum lagi untuk Perijinan, Pekerjaan Persiapan
dan lain-lain.
Tapi modal yang dibutuhkan untuk Proyek ini bisa disiasati, bahkan kita
sebagai Developer bisa Mengerjakan Proyek Tanpa Perlu Uang Sendiri.
Kebutuhan modal ini bisa disiasati dengan metode yang akan dibuka pada
lanjutan e-Book ini. Inilah rahasia Developer yang akan dibahas.
Pembahasan mengenai instrument modal yang bisa dimainkan dan ‘diakali’
akan dibahas tersendiri.
Karena Manajemen yang Sederhana
Sebenarnya mengelola sebuah Proyek Property itu sangat kompleks
karena berhubungan dengan banyak sekali bidang lain di dalamnya. Tapi
All Rights Reserved by Asriman Akhiruddin Tanjung | www.asriman.com 29
untuk perencanaan gambar kerja, Anda dapat menggunakan jasa
Konsultan Perencanaan. Untuk pekerjaan pembangunan, Anda dapat
menggunakan jasa Konstraktor. Bahkan untuk kegiatan pemasaran dapat
menggunakan jasa Property Marketing Agent.
Jika dilihat dari format di atas, maka yang dibutuhkan dari seorang
Developer hanyalah kecakapan manajemen karena akan memenej banyak
sektor. Manajemen inipun bisa dilakukan oleh professional yang kita sewa.
Developer berposisi tak ubahnya seperti sebuah Event Organizer (EO)
yang mengelola suatu acara. Pola yang akan diterapkan bisa dipilih antara
meng-hire pihak lain atau kerjakan sendiri. Tetapi bisa menjadi rumit kalau ingin dikerjakan sendiri, dan menjadi sederhana kalau kita ingin sederhana.
Ada kelebihan dan kekurangan dalam memilih pola pengerjaan prpyek,
dengan dikerjakan sendiri atau swakelola komponen biaya bisa ditekan,
tetapi Kita harus mampu membentuk tim yang kuat. Sedangkan jika kita
memilih untuk menyerahkan pengerjaan proyek kepada pihak lain,
resikonya kita harus menyediakan biaya lebih untuk keuntungan partner
pelaksana. Kelebihan cara ini kita bisa menggunakan waktu lebih untuk
All Rights Reserved by Asriman Akhiruddin Tanjung | www.asriman.com 30
Manajemen Developer berfungsi sebagai pengatur atau pengelola saja.
Mengelola beberapa bagian yang semuanya dikerjakan oleh tenaga ahli di
bidang masing-masing. Anda tidak perlu memiliki organisasi yang komplek
dengan Standar Operasional Prosedur yang rumit. Anda tinggal mengelola penyedia jasa. Order dan bayarkan. Simple!
Mudah, semua orang mampu melakukannya dari latar belakang apa saja.
Sesuatu yang berhubungan dengan sederhana, cenderung semua orang
mampu mengerjakan. Dan ilmu manajemen yang simple sebenarnya sudah Anda jalankan setiap hari.
Itulah mengapa, saya sampaikan bahwa bisnis ini mudah. Mudah dan
semua orang dari latar belakang manapun mampu melakukan. Syaratnya
harus dapat bermanajemen yang baik.
Karena Putaran Omsetnya Besar
Bisnis sebagai Developer Property adalah memainkan jumlah uang yang
besar. Ambil contoh sebuah Proyek Property dengan luas tanah 800 m2.
All Rights Reserved by Asriman Akhiruddin Tanjung | www.asriman.com 31
masing-masing rumah 400 juta. Maka omset Proyek yang sangat
sederhana ini adalah 2 Milyar.
Dalam skala Proyek Property, luasan 800 m2 adalah termasuk skala kecil
kalau tidak mau dibilang Developer Pribadi. Tetapi jika dibandingkan
dengan bisnis lainnya, Proyek Property yang hanya 5 unit di atas lahan 800
meter masih lebih besar omsetnya.
Bisa dibayangkan jika seorang Developer membangun Proyek dengan luas
lahan 1 ha. Jika harga beli tanah mentahnya 500.000,-/m2 maka bisa
dipastikan harga jual produknya per-unit tak kurang 300 juta untuk rumah
dengan tipe 36.
Jumlah unit yang bisa dibangun mencapai 80 unit dengan luasan tanah
antara 70-80 m2. Omset untuk Proyek ini jika dihitung secara kasar 80 x
300 Juta = 24 Milyar.
Karena Sangat Menguntungkan
Berbisnis sebagai Developer Property sangat menguntungkan karena bisa
All Rights Reserved by Asriman Akhiruddin Tanjung | www.asriman.com 32
Property. Karena membangun sebuah Proyek Property sangat
menguntungkan maka banyak sekali pebisnis lintas sektoral yang terjun
sebagai pebisnis Property.
Faktor-faktor penyebab Property sangat menguntungkan diantaranya
adalah karena Property merupakan kebutuhan primer. Semua orang
membutuhkan hunian. Melihat data statistik di Indonesia saat ini kebutuhan
rumah mencapai 15 Juta unit.
Karena Mudah Mendapatkan Pembiayaan Dari Bank
Bisnis dengan aset berupa Property mudah mendapatkan pembiayaan dari
lembaga keuangan karena asetnya berupa benda tetap dan nilainya
cenderung naik. Semua bank sangat menyukai jaminan berupa aset
Property.
Karena Developer Bebas Menentukan Harga Jual
All Rights Reserved by Asriman Akhiruddin Tanjung | www.asriman.com 33
Developer bebas menentukan harga jual dari produknya. Harga jual produk
hanya dibatasi oleh kewajaran dan daya beli masyarakat untuk tipe produk
yang dipasarkan. selain itu Developer dalam menetapkan harga juga harus
memperhatikan harga yang ditetapkan oleh kompetitor.
Ada banyak strategi Developer dalam menetapkan harga. Salah satunya
adalah penetapan harga progresif. Penetapan harga progresif diterapkan apabila Developer menginginkan perputaran cash-flow yang cepat. Aplikasi strategi penetapan harga ini adalah dengan memberikan harga yang
sangat murah pada unit-unit awal dan harga meningkat seiring dengan
banyaknya unit terjual.
Misalnya untuk memasarkan sebuah Proyek dengan luas 1 ha yang
memasarkan perumahan tipe 45.
Setelah dihitung harga wajar produk adalah 400 Juta per-unit. Tetapi untuk
memacu penjualan di tahap-tahap awal rumah dijual dengan harga 330
Juta untuk 3 unit pertama, dengan syarat pembelian tertentu.
Untuk selanjutnya harga meningkat seiring dengan jumlah penjualan.
Misalnya 5 unit selanjutnya dijual dengan harga 360 Juta, kemudian harga
All Rights Reserved by Asriman Akhiruddin Tanjung | www.asriman.com 34
Penetapan harga ini bebas dilakukan oleh Developer, tentu saja setelah
melakukan analisa.
Karena Bebas Menerapkan Konsep Disain
Konsep disain merupakan salah satu faktor untuk menarik pembeli.
Konsep disain yang nyaman akan membuat Proyek banyak diminat.
Kenyamanan selalu dibutuhkan oleh siapapun untuk beristirahat.
Its not a house but a home. Sebuah tagline pemasaran produk yang mengerti arti sebuah rumah. Rumah bukan hanya tempat tinggal tapi akan
menjadi pusat seluruh kegiatan penghuninya. Sekarang sedang
berkembang konsep disain rumah yang bisa menjadikan rumah juga
sebagai tempat berbisnis dan bekerja. Konsep ini terinspirasi dari kondisi
yang sudah semakin macetnya kondisi jalanan terutama kota yang berlabel
kota besar apalagi metropolitan.
Disain yang mengakomodasi trend disain terkini juga harus selalu diperhatikan oleh Developer. Jangan sampai produk yang dijual terlihat
All Rights Reserved by Asriman Akhiruddin Tanjung | www.asriman.com 35
melihat disain produk yang tidak sesuai dengan trend disain
ujung-ujungnya rumah sulit sekali terjual.
Walaupun mengikuti trend disain kenyamanan ruang harus tetap diperhatikan. Tidak pada tempatnya pula jika mengakomodir trend disain tetapi meyebabkan penghuni tidak nyaman di dalam rumah.
Karena Bebas Menerapkan Strategi Marketing
Tak dipungkiri bahwa marketing adalah faktor penentu suksesnya suatu
bisnis, sebaik apapun produk tetapi tidak ditunjang oleh tim marketing yang
bagus maka produk tersebut akan sulit terjual. Setali tiga uang dengan
pemasaran Proyek Property, ada banyak metode marketing yang bisa
diterapkan.
Developer bebas memilih strategi pemasaran apakah menjualkan sendiri
atau dengan cara melakukan kerjasama dengan Professional Property Agent. Jika penjualan Proyek diserahkan ke Agen Property Developer harus mengontrol program marketing yang mereka dikerjakan. Fungsi
All Rights Reserved by Asriman Akhiruddin Tanjung | www.asriman.com 36
telah dilaksanakan dengan sebaik-baiknya sehingga target penjualan yang
ditetapkan bisa tercapai.
Selain penjualan dengan menyerahkan kepada Agent Property, cara yang
sangat umum dilakukan adalah dengan membentuk tim pemasaran sendiri
yang dikelola marketing manejer yang ditunjuk.
Pemasaran yang umum dilakukan adalah dengan cara memasang
marketing tools di berbagai tempat strategis, penyebaran brosur kepada sebanyak mungkin calon konsumen, pemasaran dengan direct selling dan mengikuti event-event marketing atau membuat event sendiri.
Pemasaran dengan menggunakan jasa Agen Property dan membentuk tim
marketing sendiri memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.
Lebih simple dan melokalisir konsentrasi Developer merupakan
keuntungan jika kita menggunakan jasa Agen Property. Developer tidak
memikirkan hal-hal teknis tentang pemasaran produk, termasuk marketing tools bisa dikerjakan seluruhnya oleh Agen Property. Resikonya adalah kita mengeluarkan cost tambahan untuk fee Agent tersebut, yang berpengaruh terhadap harga jual dan keuntungan Developer.
Lain halnya jika marketing dilakukan secara mandiri dengan membentuk
All Rights Reserved by Asriman Akhiruddin Tanjung | www.asriman.com 37
tenaga untuk pengerjaan sendiri terhadap hal-hal teknis dan strategi
All Rights Reserved by Asriman Akhiruddin Tanjung | www.asriman.com 38
CHAPTER IV
BAGAIMANA MEMULAI BISNIS DEVELOPER
PROPERTI?
Inilah pertanyaan dasar yang sering timbul dalam benak pemula yang ingin
menjadi Developer Property. Dari mana kita harus memulai? Dan
pertanyaan ini wajar karena bagi mereka Property adalah bidang baru
sementara kita banyak dijejali oleh informasi yang keliru tentang Developer
Property. Berikut langkah-langkah yang bisa dilakukan jika kita ingin
menjadi Developer Property.
1. Mencari lahan yang layak
Tidak semua lahan layak untuk dijadikan Proyek Property karena banyak
faktor yang harus diperhatikan dalam mencari lahan yang layak untuk
dijadikan Proyek Property, diantaranya lokasi, harga dasar, bentuk lahan,
All Rights Reserved by Asriman Akhiruddin Tanjung | www.asriman.com 39
Lokasi dan harga dasar akan mempengaruhi segmentasi pasar. Bentuk
lahan akan mempengaruhi efektifitas lahan komersil. Status lahan akan
mempengaruhi percepatan proses perijinan yang berakibat biaya. Cara
pembayaran mempengaruhi besaran modal yang musti digelontorkan. Sisi
kelayakan lainnya adalah apakah lahan tersebut dapat dibangun
perumahan. Perihal ini dapat Anda survey di dinas terkait (Bappeda atau
BPN) untuk melihat Rencana Umum Tata Ruang (RUTR). Jangan sampai
lahan yang akan Anda beli adalah lahan untuk daerah industri yang tidak
mungkin Anda kembangkan menjadi perumahan, atau peruntukan untuk
penghijauan, daerah resapan, atau banjir kanal.
Berikut Beberapa Lokasi yang Kurang Bagus untuk Dibangun Perumahan
Anda mungkin sering mendengar mantra sakti Developer, yaitu hanya ada
tiga syarat agar Proyek yang kita bangun sukses, yaitu satu: lokasi, lokasi
dan lokasi.
Kita harus jeli dalam memilih lokasi karena ada lokasi bagus ada yang
kurang bagus untuk dikembangkan untuk jadi perumahan.
Lokasi bagus adalah jaminan Proyek sukses dan terjual cepat sedangkan
All Rights Reserved by Asriman Akhiruddin Tanjung | www.asriman.com 40
Berikut adalah beberapa lokasi yang kurang bagus untuk dijadikan Proyek
perumahan:
Dekat rumah sakit, rentan terhadap penyakit menular dari pasien
Dekat sungai, ada kemungkinan abrasi dan banjir
Dekat pom bensin, khawatir terhadap bahaya kebakaran
Dekat turunan dan tanjakan, rentan terhadap kecelakaan lalu lintas,
karena di turunan laju kendaraan lebih kencang dan lokasi tanjakan
dibutuhkan konsentrasi pengemudi
Dekat sutet, khawatir terhadap radiasi dan bahaya robohnya menara
sutet
Dekat pabrik, khawatir terhadap polusi
Pemakaman, khawatir terhadap air tanah dan aura pemakaman
Lebih rendah dari jalan, gampang terjadi banjir
Akses jalan masuk kecil, khawatir terjadi kesulitan masuk dan keluar
lokasi dan macet
Akses jalan masuk jalan tanah, rentan terhadap banjir dan terkesan
kotor dan becek
Tanah sawah, diperlukan waktu tambahan untuk pengeringan fisik
All Rights Reserved by Asriman Akhiruddin Tanjung | www.asriman.com 41
Lokasi setelah perumahan lain, jika berbarengan dalam pemasaran
maka konsumen lebih memilih lokasi yang lebih dekat
Dekat komplek militer, sering latihan militer dan suara tembakan
Dekat lembaga pemasyarakatan, berbahaya jika ada napi yang kabur
Dekat pembuangan sampah, polusi udara dan bau yang kurang
sedap
Dekat lokasi peternakan, khawatir terjangkit wabah dari hewan
ternak, seperti flu burung, dll
Dekat lokalisasi, kesan lokasi sangat buruk dan berpengaruh
terhadap perkembangan anak
Jalan satu arah, kesulitan akses dari dan keluar lokasi
Di pinggir jalan tol, jalan berisik terhadap suara kendaraan sepanjang
hari
Banyak preman nongkrong, khawatir terhadap keamanan
Dekat menara BTS, khawatir robohnya menara jika terjadi
kecelakaan atau bencana alam
Daerah banjir, jangan deh
All Rights Reserved by Asriman Akhiruddin Tanjung | www.asriman.com 42
Perencanaan lahan yang harus dilakukan pada tahap awal adalah siteplan
atau gambar kawasan yang terdiri dari berapa kapling komersil, berapa
besaran fasilitas umum, gambar jalan, lebar jalan, lebar kapling dan
sebagainya. Anda dapat gunakan jasa konsultan perencanaan untuk
melakukan pekerjaan ini.
3. Modal
Modal Sendiri
Menggunakan uang yang sudah dimiliki
Menjaminkan aset yang dimiki untuk mendapatkan pinjaman modal
Menjaminkan deposito sendiri atau orang lain untuk mendapatkan
modal
Modal Keluarga Dekat
Keluarga merupakan orang yang memiliki hubungan yang paling dekat
dengan kita. Keluarga akan mempercayai apabila kita mengajukan
kerjasama untuk suatu bisnis. Apalagi bisnis yang akan dilakukan bisnis
Developer Property yang merupakan sektor ril. Barangnya ada yang akan
All Rights Reserved by Asriman Akhiruddin Tanjung | www.asriman.com 43
pembagian keuntungan yang akan dilakukan juga transparan bisa
dibuatkan perjanjian tertulis.
Modal Teman
Begitu pula halnya dengan teman yang akan diajak untuk bekerjasama
untuk membangun sebuah Proyek Property. Teman adalah orang yang
paling dekat dengan kita selain keluarga. Jika perhitungannya jelas dan
menurut teman itu kita adalah orang yang bisa dipercaya, maka tidak ada
kendala kalau kita mengajukan kerjasama bisnis dengan teman. Biasanya
yang jadi masalah adalah kita memiliki track record yang kurang bagus di
mata teman-temen tentu saja tidak akan ada teman yang bersedia menjalin
kerjasama bisnis dengan kita. Karena bagaimanapun juga kunci dalam
mendapatkan modal kerja ini adalah adanya trust dari rekan bisnis
terhadap kita. Sekali nama cacat jangan harap nama kita akan pulih.
Oleh karena itu adalah sangat penting bagi kita untuk menjaga nama baik
dan reputasi bisnis kita, apalagi jika berhubungan dengan mengajukan
kerjasama untuk membangun Proyek Property yang memiliki nominal yang
besar dan jangka waktu pengelolaan yang panjang sekali. Saling
mempercayai merupakan faktor yang sangat penting.
All Rights Reserved by Asriman Akhiruddin Tanjung | www.asriman.com 44
Untuk membangun sebuah Proyek Property diperlukan modal yang tidak
sedikit. Tetapi kita tidak perlu menggunakan uang sendiri, kita bisa
memakai modal dari Investor. Developer bisa mendapatkan Investor jika
bisa memberikan jaminan keamanan dan keuntungan terhadap uang yang
diinvestasikan oleh Investor.
Modal Perbankan
Kredit Modal Kerja (KMK)
Kredit Yasa Griya (KYG)
Kredit Pemilikan Rumah (KPR)
Kredit Kepemilikan Lahan (KPL)
4. Perijinan
Berikut Langkah-langkah Perijinan Perumahan
Langkah 1
Pastikan tanah yang akan dikelola sebagai perumahan berada pada jalur
yang sesuai dengan Rencana Tata Ruang Kota (RTRK) agar tidak
kesulitan untuk ijin Pemanfaatan Tanahnya. Misal jika kita rencana lokasi
All Rights Reserved by Asriman Akhiruddin Tanjung | www.asriman.com 45
selalu RTRK di tempat tersebut akan jadi daerah Persawahan atau
Daerah Peresapan (Jalur Hijau).
Kita cek saja RTRK daerah tersebut nantinya untuk apa, untuk
Pemukiman, Industri atau memang Jalur Hijau. Apabila ternyata daerah
tersebut direncanakan sebagai pemukiman maka kita bisa lanjutkan untuk
rencana mengembangkan perumahan.
Langkah 2
Lanjut ke langkah berikutnya, adalah mengurus perijinan pada Dinas
Pekerjaan Umum (DPU) dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah
(Bappeda). Pertama-tama kita mengurus ijin untuk Advice Planning, nama
ijin ini di tiap tempat berbeda-beda tapi pada intinya adalah untuk
kesesuaian antara Siteplan pengembangan Perumahan dan Tata Ruang di
daerah tersebut.
Syarat yang wajib disiapkan antara lain Proposal Ijin Pemanfaatan Ruang,
yang berisi segala sesuatu yang berkaitan dengan perencanaan lokasi
tersebut, juga dilampiri sertifikat tanah, apabila tanah itu masih atas nama
orang lain dilampiri Surat Kuasa bermeterai cukup untuk mengurus
perijinan tersebut, dan tentunya gambar perencanaan lahan (Siteplan)
All Rights Reserved by Asriman Akhiruddin Tanjung | www.asriman.com 46
Produk dari ijin ini adalah gambar rekomendasi Advice Planning yang berisi garis besar aturan untuk pembangunan, misal garis pagar harus berapa
meter dari jalan, garis muka bangunan harus berapa meter dari jalan dan
masih banyak yang lainnya. Produk perijinan lainnya yang dihasilkan dari
langkah ini adalah Ijin Prinsip atau Surat Keputusan yang disetujui oleh
kepala daerah Bupati atau Walikota.
Di sebagian daerah Ijin Prinsip ini hanya berlaku untuk lahan dengan
luasan > 1 Ha, tapi ada juga daerah yang tidak memiliki batasan luasan
untuk ijin ini, biasanya lebih dari 5 rumah sudah dianggap sebagai sebuah
perumahan.
Langkah 3
Langkah ini dilakukan di Badan Pertanahan Negara (BPN), kalo dulu
namanya Kantor Agraria sekarang berada di bawah Kementrian Agraria
dan Tata Ruang. Pertama kita cek sertifikat apakah sudah sesuai dengan
fisiknya, minta pada petugas untuk cek ulang patok pembatasnya apakah
sudah sesuai dengan luasan yang ada pada sertifikat.
Setelah itu sesuaikan sertifikat dengan syarat dan kebutuhan yang akan
digunakan untuk pengembangan perumahan, misal apakah tanah itu harus
All Rights Reserved by Asriman Akhiruddin Tanjung | www.asriman.com 47
hak milik. Pastikan status yang dipersyaratkan untuk lahan tersebut, harus
Hak Guna Bangunan (HGB) yang berarti tanah tersebut atas nama PT
(Perusahaan) atau mungkin boleh langsung dipecah kavling atas nama
Pribadi.
SeAndainya memang diperbolehkan dipecah kavling atas nama Pribadi,
hal tersebut sangat memudahkan pengurusan dan menghemat anggaran
untuk Retribusi Pajak dan Perijinan. Kalaupun memang harus berstatus
HGB langkah awalnya adalah penurunan status dari SHM ke HGB tetapi
masih atas nama Pribadi, kemudian dari HGB atas nama Pribadi dibalik
nama ke HGB atas nama PT (Perusahaan).
Perlu diperhatikan bahwa di tiap proses tersebut selalu muncul Pajak dan
Retribusi Perijinan. Namun proses tersebut mungkin tidak sama di setiap
daerah, jadi sebelum mengajukan mohon ditanyakan pada Kantor
Pertanahan setempat untuk detail tiap prosesnya sampai proses selesai.
Masih di Kantor Pertanahan, setelah segala macam tentang proses
legalitas sertifikat tadi, kita masih harus mencari Ijin Perubahan
Penggunaan Tanah. lni sebagai syarat nanti kita melangkah untuk
pengajuan Ijin Mendirikan Bangunan (IMB).
All Rights Reserved by Asriman Akhiruddin Tanjung | www.asriman.com 48
AMDAL = Analisa Mengenai Dampak Lingkungan. Biasanya untuk suatu
daerah tertentu Ijin Analisa AMDAL berlaku untuk luasan > 1 Ha, jika
luasannya dibawah itu sebagai penggantinya cukup dengan ijin UKL/UPL
(Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup/Upaya Pemanfaatan Lingkungan
Hidup).
Proses ini awalnya kita diharuskan cek kadar air tanah pada lokasi. Setelah
itu kita membuat proposal tentang plus minus dan dampak yang akan
terjadi pada Proyek yang akan kita kembangkan. Produk perijinan ini
adalah Surat Rekomendasi dari Kantor Lingkungan Hidup yang nantinya
dilampirkan juga sebagai pengajuan Ijin Mendirikan Bangunan (IMB).
Langkah 5
Kita masuk ke kantor Perijinan Terpadu atau Kantor Perijinan Satu Atap
atau apapun namanya untuk mengurus IMB. Bersamaan dengan
pengajuan IMB, kita mengurus pengesahan Siteplan Perumahan yang
istilah kerennya ZONING.
IMB INDUK
IMB Induk adalah Ijin Mendirikan Bangunan yang terbit atas nama PT
Developer. IMB ini memuat secara keseluruhan satu kawasan lokasi
All Rights Reserved by Asriman Akhiruddin Tanjung | www.asriman.com 49
dilakukan pemecahan IMB per-kavling maka perlu dilakukan pengajuan
IMB induk yang nanti nya IMB Induk ini akan secara keseluruhan memuat
seluruh lokasi kavling yang direncanakan sesuai dengan siteplan yang
telah disepakati dan disetujui.
IMB induk ini diajukan oleh Developer dengan mencantumkan lokasi
Bangunan dan memperhatikan status tanah yang dimiliki yang akan
dijadikan pembangunan perumahan.
IMB Induk ditetapkan oleh Bupati atau Walikotamadya melalui Dinas Tata
Bangunan dan Pemukiman.
IMB Per-kavling/Pecahan
IMB kaveling adalah IMB yang sudah dipecah dari IMB Induk berdasarkan
ukuran luas type rumah yang sudah ditentukan dan terdaftar dalam IMB
Induk, proses pemecahannya bisa sebelum terjadinya transaksi sebelum
rumah dibangun harus sudah dilakukan pemecahan IMB kaveling dari IMB
Induk.
All Rights Reserved by Asriman Akhiruddin Tanjung | www.asriman.com 50
Pemasaran dilakukan setelah perijinan perumahan diperoleh. Banyak
metode pemasaran yang bisa dipilih, bisa secara online atau offline.
Jika diperhatikan akhir-akhir ini jumlah pemakai internet di Indonesia
meningkat pesat, pada tahun 2015 jumlahnya sudah mendekati 100 Juta
orang. Jumlah ini merupakan potensi pasar yang besar untuk memasarkan
produk apapun, termasuk Property.
Ada beberapa keuntungan jika kita memasarkan produk lewat internet,
diantaranya:
Jangkauan yang luas. Internet bisa diakses dimana saja, bahkan dari
belahan „dunia lain‟ sekalipun produk kita bisa dilihat oleh calon pelanggan.
Artinya jutaan bahkan milyaran orang yang mengakses internet bisa
menemukan produk Anda.
Biaya yang murah. Jika Anda mengetahui caranya maka Anda bisa
memasarkan produk Anda dengan biaya yang sangat murah bahkan
seratus persen gratis. Anda tinggal memasang produk Anda di situs-situs
penyedia jasa periklanan gratis yang belakangan ini banyak bermunculan.
Atau jika Anda punya keterampilan sedikit mengenai blogging Anda tinggal
All Rights Reserved by Asriman Akhiruddin Tanjung | www.asriman.com 51
didapatkan di internet untuk membuat blog Anda mudah ditemukan di
Search Engine (SE) seperti Google, Yahoo, Bing dan lain-lain.
Hemat Waktu. Jika Anda sudah men-setting produk Anda secara online
maka Anda tinggal menunggu respon dari pelanggan, tergantung model
setting-an yang Anda buat. Jika Anda menginginkan pelanggan
menghubungi Anda via telepon maka Anda tidak harus online sapanjang
hari. Setelah Anda mencantumkan nomor kontak Anda di iklan, tunggu saja
telepon dari pelanggan.
Online 24/7 Non Stop!. Internet adalah satu-satunya media yang terus bisa
diakses 24 jam sehari dan 7 hari seminggu. Selama server tempat Anda
memasang iklan tidak terganggu atau down, maka iklan Anda akan terus bisa diakses sepanjang waktu.
Nah, bagaimana dengan pemasaran Property di Indonesia? Ada beberapa
situs web yang bisa Anda gunakan untuk memasarkan Property Anda,
diantaranya:
Rumah.Com
Situs web ini merupakan tempat beriklan khusus Property. Untuk
All Rights Reserved by Asriman Akhiruddin Tanjung | www.asriman.com 52
Proses beriklan disini sangat mudah, tinggal ikuti beberapa langkah dan
iklan Anda akan langsung online.
Berbeda dengan dua situs web diatas, rumah.com memperbolehkan kita
mengiklankan produk indent. Untuk lebih memudahkan pengunjung
menemukan Property kita rumah.com menerapkan kebijakan membership
berbayar. Dengan menjadi member maka kita bisa memasarkan sejumlah
produk dalam waktu bersamaan. Jumlah yang diijinkan tergantung paket
keanggotaan yang kita pilih.
Untuk Anda yang bermodal cekak bisa memanfaatkan akun member
percobaan selama sebulan tanpa biaya, dimana dengan adanya akun
percobaan ini Anda bisa mengiklankan maksimal 10 produk sekaligus.
Tetapi produk Anda akan berada pada posisi terbawah pada spec dan
kategori yang sama jika dibandingkan dengan produk dari member tetap.
Selain akun percobaan selama sebulan rumah.com juga menyediakan
fasilitas untuk non member mengiklankan produknya, tetapi hanya terbatas
untuk 2 listing saja.
Rumah123.com
Situs web ini hanya untuk Agen Property karena untuk memasarkan
All Rights Reserved by Asriman Akhiruddin Tanjung | www.asriman.com 53
jangan khawatir bagi Anda yang bukan tergabung dengan Property Agent
tertentu bisa mencantumkan label Independent Property Agent atau bikin
merk sendiri.
Anda bisa memilih paket keanggotaan yang kira-kira sesuai dengan
kebutuhan Anda. Dalam aktifasi member baru mereka masih
menggunakan cara manual yaitu dengan cara dihubungi oleh marketingnya
dan transfer bank, jadul memang hehe.
Urbanindo.com
Situs web ini sangat flexible dalam meng-approve iklan yang kita masukkan. Kita bisa memasang iklan sesuai dengan kemauan kita dan
langsung online, just by clicks!
Anda hanya tinggal mengisi beberapa form isian yang sangat friendly user.
Dari pengalaman saya beriklan di urbanindo.com juga menghasilkan
respon yang sangat bagus.
Dan masih banyak lagi yang lain, silahkan dicari sendiri di kotak pencarian
Google…
Demikian beberapa situs web yang saya gunakan untuk beriklan Property
All Rights Reserved by Asriman Akhiruddin Tanjung | www.asriman.com 54
Selain di situs web iklan diatas Anda juga bisa membuat blog gratisan di
blogspot.com, wordpress.com, web.id, tumblr.com, blogdetik.com,
kompasiana.com dan lain-lain. Kunjungi alamat situs mereka
masing-masing dan ikuti langkah mendaftar dan membuat blog.
Jika Anda bisa membaca dan mengetik dan terhubung ke internet, maka
Anda berkesempatan memasarkan produk Anda ke jutaan orang
All Rights Reserved by Asriman Akhiruddin Tanjung | www.asriman.com 55
CHAPTER V
MODAL UNTUK MENJADI DEVELOPER
PROPERTY
1. Modal Sendiri
Modal sendiri adalah modal pribadi yang digunakan untuk menjalankan
bisnis Developer. Kondisi ini merupakan kondisi yang ideal karena Anda
dapat mengatur Proyek sesuai dengan keinginan sendiri. Beda halnya jika
Anda menggunakan uang orang lain, dalam pengelolaan bisnis Anda tidak
seluwes modal milik sendiri.
Dengan modal sendiri, keuntungan Proyek juga akan menjadi milik sendiri,
tanpa harus bebagi dengan orang lain. Anda bisa menjalankan bisnis
Developer Property dengan membentuk manajemen sendiri.
Sesungguhnya jika Anda memiliki modal sendiri pelajaran-pelajaran dalam
All Rights Reserved by Asriman Akhiruddin Tanjung | www.asriman.com 56
Dengan uang yang Anda miliki Anda bisa menyewa para professional di bidang Property untuk menjalankan bisnis Anda. Segala kegiatan bisa
Anda serahkan kepada professional. Untuk disain serahkan ke Arsitek atau ke Konsultan Perencana dengan membayar uang jasa, untuk membangun
Proyek serahkan kepada Kontraktor, untuk pemasaran serahkan ke Agent
Property.
2. Investor
Apabila Anda tidak mampu menyediakan modal sendiri, Anda dapat
mendatangkan Investor untuk memodali Anda. Namun Anda wajib berbagi
keuntungan yang menarik untuk sang Investor. Besaran bagi hasil dengan
Investor bergantung dengan kesepakatan Anda dan Investor yang
dituangkan dalam Perjanjian Kerjasama.
Beberapa pola bagi hasil untuk Investor dapat berupa prosentase atas
keuntungan bersih atau berdasarkan kelipatan atas modal yang disetorkan
Investor. Tidak ada angka pasti yang menjadi dasar pengembalian
investasi sang Investor. Namun Investor sebenarnya memegang resiko
All Rights Reserved by Asriman Akhiruddin Tanjung | www.asriman.com 57
Contoh Tingkat Pengembalian Investasi Prosentase atas Keuntungan
Bersih:
Modal Investor : Rp. 500.000.000,00
Keuntungan Bersih : Rp. 2.000.000.000,00
Hak Investor 50% : Rp. 1.000.000.000,00
Hak Pengelola 50% : Rp. 1.000.000.000,00
Jangka Waktu : 18 Bulan
Contoh Tingkat Pengembalian Investasi Berdasarkan Kelipatan Modal
disetor:
Modal Investor : Rp. 500.000.000,00
Keuntungan Bersih : Rp. 2.000.000.000,00
Hak Investor 2x Modal : Rp. 1.000.000.000,00
Hak Pengelola : Rp. 1.000.000.000,00
Jangka Waktu : 18 Bulan
Apapun pola tingkat pengembalian investasi harus lebih baik dibandingkan
dengan bunga perbankan, perdagangan saham atau obligasi. Melihat
contoh tersebut di atas, pengembalian investasi lebih dari 2 kali modal.
All Rights Reserved by Asriman Akhiruddin Tanjung | www.asriman.com 58
pengembalian di atas bisa lebih baik daripada bunga perbankan bila
Proyek berjalan 1 tahun atau 2 tahun. Namun bila lebih, belum tentu
menarik bagi Investor.
3. Pemilik Tanah
Pemilik tanah dapat diberdayakan untuk menjadi sumber modal dalam
sebuah Proyek Property. Pemilik tanah menyumbangkan modal bukan
dalam bentuk uang tapi berupa tanahnya dengan tidak meminta
pembayaran di depan atas tanahnya. Pembayaran tanah dilakukan setelah
Proyek sudah menghasilkan penjualan, maka saat itu tanahnya mulai
dibayar. Inilah konsep dasar Menjadi Developer Tanpa Modal.
Tingkat bagi hasil keuntungan untuk pemilik tanah karena modalnya
sebagai pemilik tanah seharusnya lebih kecil dari pengelola karena karena
resiko pemilik tanah terhadap bisnis ini mendekati nol.
Selama tidak tersangkut hutang bank, lahan tidak akan hilang akibat
kegagalan menjalankan bisnis. Lahan juga tidak dibaliknama kepada
siapapun, hubungan dengan Developer hanya sebagai Kuasa
All Rights Reserved by Asriman Akhiruddin Tanjung | www.asriman.com 59
harga naik. Detail dari kerjasama dengan pemilik tanah dapat Anda baca di
bagian lain dari e-Book ini.
Modal sendiri, Investor dan Pemilik Tanah adalah modal yang
dikategorikan dalam modal sebelum menjalankan bisnis Developer.
Ketiganya sebaiknya dipastikan tersedia sampai dengan Anda siap
me-launching produk Anda.
Kemudian darimana lagi modal untuk memutar bisnis ini setelah launching
produk? Beberapa hal berikut adalah intrumen lain yang Anda akan
”main”kan nada-nadanya.
4. Kontraktor
Kontraktor adalah mitra yang bisa dimanfaatkan untuk menjalankan
Proyek. Pembayaran kontraktor bisa dinegosiasikan jika Anda ingin
mendapatkan kemudahan dalam pembiayaan. Kontraktor bisa diserahkan
pembangunan Proyek dengan sistem pembayaran lunak, dalam istilah
Proyek dikenal dengan istilah pembayaran turn-key.
All Rights Reserved by Asriman Akhiruddin Tanjung | www.asriman.com 60
mendapatkan keuntungan lebih jika pekerjaan dilakukan dengan sistem
yan gumum yaitu pembayaran dengan Termin.
Dengan sistem turn-key project ini pekerjaan kita sebagai Developer menjadi lebih mudah, karena kita cukup memberikan Surat Perintah Kerja
kepada Kontraktor maka kontraktorlah yang akan melaksanakan Proyek
sampai selesai, Developer cukup melakukan controlling supaya pekerjaan
sesuai dengan spec yang disepakati.
Dengan sistem turn-key ini biasanya kontraktor meminta harga yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan pola pembayaran termin karena kontraktor
juga mengeluarkan uang untuk memulai Proyek. Sementara dengan sistem
termin kontraktor tidak membutuhkan uang besar, bahkan bisa tanpa
modal.
Jadikan kontraktor sebagai instrument modal.
5. Konsumen
Konsumen bisa diposisikan sebagai instrument modal dalam menjalankan Proyek Property. Sudah jamak dilakukan oleh Developer bahwa
All Rights Reserved by Asriman Akhiruddin Tanjung | www.asriman.com 61
sekali. Proyek masih 0% tapi pemasaran sudah dilakukan dan
konsumenpun sudah mulai membayar. Tergantung program pemasaran
yang ditawarkan oleh tim marketing, supaya konsumen tertarik.
Penerimaan konsumen diperoleh dari penerimaan uang muka dan
pelunasan baik bertahap maupun pelunasan melalui KPR. Harga yang
dibayarkan konsumen mengandung biaya-biaya selain keuntungan atas
hasil penjualan. Penerimaan konsumen tentunya di-post-kan ke
biaya-biaya pula. Akan lebih bijak, sebelum penerimaan konsumen lunas, Anda
memprioritaskan untuk pos-pos biaya. Bukan mengambil keuntungan di
depan.
6. Perbankan
Perbankan di Indonesia memberikan fasilitas pembiayaan untuk konsumen
maupun Developer. Untuk konsumen lebih dikenal dengan Kredit
Pemilikan Rumah (KPR), sedangkan untuk Developer dikenal dengan
Kredi Konstruksi.
All Rights Reserved by Asriman Akhiruddin Tanjung | www.asriman.com 62
KPR sendiri terdapat 2 jenis. KPR Umum (dicairkan ketika bangunan 100%
selesai) dan KPR INDEN (dicairkan bertahap). KPR adalah bentuk
pelunasan dari konsumen melalui pembiayaan perbankan.
- Kredit Konstruksi
Pembiayaan bank kepada Developer sementara ini hanya Kredit
Konstruksi. Sejenis Kredit Modal Kerja yang pencairan berdasarkan
progres pembangunan. Plafon kredit tidak serta merta dapat digunakan
untuk membiayai Proyek. Fungsi kredit konstruksi adalah untuk
me-leverage modal Anda untuk pembiayaan pembangunan.
Untuk memperoleh kredit ini, dibutuhkan basis konsumen yang jelas. Bank
tidak akan serta merta memberikan kredit tanpa kejelasan bagaimana cara
Anda mengembalikannya.
All Rights Reserved by Asriman Akhiruddin Tanjung | www.asriman.com 63
CHAPTER VI
RAHASIA MENILAI TANAH YANG LAYAK
UNTUK DIJADIKAN PROYEK
Kemampuan menilai tanah yang layak untuk dijadikan Proyek Property
mutlak dimiliki oleh Developer Property. Jamaknya kemampuan ini juga
sangat dibutuhkan oleh orang yang berniat ingin jadi Developer Property.
Kemampuan ini bisa dipelajari melalui buku-buku yang bertajuk Studi
Kelayakan Proyek.
Dalam pembahasan Studi Kelayakan Proyek dibahas segala sesuatu
tentang rencana Proyek mulai dari Aspek Pasar, Teknis, Konstruksi sampai
ke Manajemen Proyek.
Kelayakan lahan untuk dijadikan Proyek Property dipengaruhi oleh
beberapa faktor, seperti Lingkungan Sekitar, Harga Dasar Tanah, Harga
Kesepakatan, Harga Pasar, Dukungan Perbankan, Bentuk Lahan, Status
All Rights Reserved by Asriman Akhiruddin Tanjung | www.asriman.com 64
1. Faktor Lingkungan Sekitar
Kita harus memiliki kemampuan untuk menilai lokasi yang akan dibangun
Proyek. Lokasi yang berada di lokasi yang sudah ramai cenderung memiliki
keberhasilan lebih tinggi kalau dibangun Proyek perumahan. Hal ini
disebabkan oleh permintaan terhadap hunian sudah pasti tinggi di lokasi
yang sudah ramai. Lokasi yang sudah ramai biasanya sudah terdapat
fasilitas penunjang kebutuhan sehari-hari penduduk.
Dapat pula dilihat dari beberapa Developer yang bermain di lokasi sekitar.
Jika belum ada Developer yang membuka Proyek di sekitar lokasi, Anda
adalah pioneer dengan resiko kegagalan lebih besar. Namun jika sukses,
keuntungan bisa jauh lebih besar.
Faktor lingkungan juga menjadi faktor penentu kita membangun
perumahan dalam hal penentuan segmen masyarakat yang akan disasar.
Jika berada di lokasi yang belum berkembang dan harga tanahnya masih
murah meriah dan jauh dari keramaian maka perumahan yang cocok untuk
dibangun adalah perumahan sederhana, hal ini juga ditunjang oleh
peraturan pemerintah yang akan mensubsidi perumahan sederhana.
Dengan adanya subsidi maka perumahan akan lebih mudah terjual karena
All Rights Reserved by Asriman Akhiruddin Tanjung | www.asriman.com 65
Sebaliknya jika lokasi berada di tengah kota, harga tanah sudah sangat
mahal, maka kita harus bisa menilai segmentasi masyarakat yang akan
disasar sebagai konsumen. Sebagai contoh saat ini di tengah-tengah kota
besar seperti Jakarta, Surabaya, Makassar dan kota-kota besar lainnya
sudah tidak memungkinkan kita membangun perumahan murah.
2. Harga Dasar Tanah
Harga dasar tanah menjadi faktor utama dalam menentukan lanjut tidaknya
proses berikutnya dalam mengembangkan bisnis properti. Karena harga
dasar tanah itulah yang salah satu faktor selain harga bangunan untuk
menentukan niali jual properti Anda. Harga dasar tanah dapat ditinjau dari
beberapa aspek berikut :
- Harga NJOP (Nilai Jual Objek Pajak)
Dapat dilihat dari SPT PBB (Surat Penetapan Pajak Terhutang Pajak Bumi
dan Bangunan). Anda dapat membaca berapa harga NJOP yang tertera.
Di beberapa kota, harga NJOP bisa dijadikan patokan untuk menaksir
harga dasar tanah.