BAB VI
STRATEGI KREATIF
4.1. Konsep Verbal
4.1.1. Tema Kampanye
Tema kampanye untuk membantu anak autis usia 4- 6 tahun dapat memiliki edukasi yang lebih efektif yang mengutamakan kesukaan anak tersebut dan menyesuaikan dengan kebutuhan anak autis ringan – sedang yang memiliki kesulitan berkontak mata, hingga tidak mudah untuk berkonsentrasi dengan pendekatan bentuk dan warna yang bertujuan untuk mengasah dan mengembangkan multisensori autis dan imajinasi anak untuk lebih dapat mudah berkonsentrasi dalam pemahaman sesuatu.
Tema dari kampanye sosial ini juga bertujuan meningkatkan mutu pembelajaran anak autisme melalui media komunikasi visual interaktif yang mengusung 5 metode edukasi mengenai bentuk dan warna, tema ini dipilih setelah melakukan survey yang dimana didapati bahwa sistem pendidikan yang ada dan yang diterapkan di sekolah/ terapi autisme masih tidak efektif dalam segi waktu dan fungsi. Menurut survey studi pustaka pembelajaran pada anak yang memiliki kekurangan atau keterbatasan mental dapat lebih dimaksimalkan apabila menggunakan media yang menarik, sekaligus mampu menanamkan pokok ilmu kepada anak autisme, terlebih lagi untuk anak autisme yang dimana memiliki kesulitan berkonsentrasi dan sulit berkontak mata, media komunikasi visual interaktif ini juga akan membantu melatih kekuatan psikomotorik mereka. Selain itu kampanye ini bertujuan untuk menginformasikan kepada masyarakat luas sebagai target sekunder dan orang tua serta tenaga pengajar sebagai target primer bahwa pendidikan anak autisme sangatlah penting dan tidak dapat dikesampingkan, penanganan dan sistem pendidikan yang tepat akan mampu membantu anak autisme untuk menyerap ilmu pengetahuan khususnya dalam bentuk dan warna dengan baik layaknya anak normal pada umumnya. Peningkatan mutu pendidikan melalui media komunikasi visual interaktif dilakukan dengan mengadakan sosialisasi sebagai media utama pembelajaran yang sekaligus dapat berperan sebagai media permainan untuk autisme, dimana mutu yang dimaksudkan adalah sebuah cara yang tidak biasa, unik, kreatif dan inovatif dalam penyampaian materi. 4.1.2. Konsep dan Judul Kampanye
maka judul kampanye memiliki makna agar orang di sekitar autisme mendukung dalam proses perkembangan autisme bahwa autisme tidak memiliki hak berbeda dengan anak lainnya namun autisme adalah anak yang special yang membutuhkan dukungan khusus dalam perkembangannya khususnya dalam edukasinya yaitu “Autism is Awesome”. Pemahaman “ Autism is Awesome” dalam proses perkembangan autisme bahwa autisme tidak memiliki hak berbeda dengan anak lainnya namun autisme adalah anak yang special yang membutuhkan dukungan khusus dalam perkembangannya khususnya dalam edukasinya.
4.1.3. Konsep Tagline
Penggunaan tagline “ Be Proud, to be Unique ” dari tagline ini menegaskan bahwa autis dapat melakukan yang lebih baik dengan edukasi yang efektif khususnya dari orang tua / orang yang ada disekitarnya, dengan hak edukasi dan perkembangan yang sama dengan anak normal lainnya. Kampanye sosial ini dipertegas dengan tagline “ Be Proud, to be Unique ” bahwa autisme harus bangga dapat memiliki keunikan/ bakat yang bahkan melebihi anak normal pada umumnya. Dengan media dan kampanye sosial yang ada dapat memberikan kesempatan bagi autisme untuk mengasah kemampuannya khususnya dalam edukasi bentuk dan warna, dengan pendekatan metode terapi sulit kontak mata dan berkonsentrasi.
4.1.4. Tone & Manner
Tone and manner media untuk autisme
Perancangan akan bersifat ceria dan menggunakan warna warna yang kontras dan warna warni pastel yang menggambarkan keceriaan. Sifat warna pastel dan gradasi, suasana yang lucu dan menyenangkan, tenang, dengan menggunakan teknik bloking . Teknik bloking digunakan sebagai bentuk “simple” dari sifat apa adanya anak usia 4- 6 tahun dan menyesusaikan dengan kemampuan anak .
Tone and manner untuk kampanye
Namun pada segi kampanye yang ditujukan kepada orang tua lebih terkesan feminim,tenang, simple, vektor yang digunakan akan similar (bentuk yang sama ) dengan tone and manner dari media yang digunakan.
4.1.5. Bahasa yang digunakan
headline, sedangkan bahasa Indonesia digunakan untuk informasi yang ingin disampaikan di dalam desain baik pesan sosial dan informasi lokasi dan waktu kampanye. Penggunaan bahasa Indonesia sebagai bentuk informasi dalam desain poster, iklan dan lain sebagainya digunakan agar lebih mempermudah untuk menjelaskan detil kampaye dan dimaksudkan agar target audiens dapat lebih mengerti mengenai maksud yang disampaikan dalam kampanye. Penggunaa nama atau judul kampanye yang menggunakan bahasa inggris yang sederhana dirasa akan lebih mudah diingat dan menarik target audiens primer yang merupakan para ibu muda dengan SES B - C. Selain itu, penggunaan bahasa inggris sebagai judul kampanye dapat menimbulkan sebuah kesan yang lebih fun dan modern.
4.2. Konsep Visual 4.2.1. Konsep Logo
Arti logo adalah menggambarkan kekreatifan anak khususnya autisme yang memiliki ide yang unik yang terus berkembang seolah pancaran matahari yang terus mencerahkan hasrat dan kemauan anak untuk terus belajar dan bermain dengan
is
CINTA DAN KASIH SAYANG
Perancangan yang melibatkan kasih dari
kasih sayang dari orang – orang yang ada disekitarnya. Logo juga memiliki 3 fondasi utama sebagai tumpuan kampanye : Unique, Brave, Creative
4.2.2. Konsep Pemilihan Warna Logo
Gambar 4.2. warna Logo Kampanye BW Sumber : Data pribadi (2017)
Warna yang digunakan adalah warna pelangi disini bertujuan untuk memberikan kecerahan ide, dan semangat beraneka ragam seperti warna warni pelangi dengan menggunakan warna pastel bertujuan memberikan kelembutan, ketentraman dengan dibantu teknik gradasi mewakili suasana yang lucu dan menyenangkan.
4.2.3. Tipografi logo
Tipografi logo yang dipakai ada 2 jenis .
Mf Hug me Tight
ABCDEFGHIJKLMN
Abcdefghijklmn
1226365735238
Tipografi ini digunakan sebagai headline logo yang memberikan kesan tulisan tangan mewakili kreativitas anak. Jenis huruf ini dapat dikatakan jenis huruf yang fleksibel karna tidak memiliki ketegasan di setiap sudut tipo, menggambarkan anak yang memiliki kemampuan dan ide yang disesuaikan dengan keingan dan kemauannya
Futura
ABCDEFGHIJKLMN
Abcdefghijklmn
1226365735238
menggambarkan kelembutan dari setiap lengkungan dari sudut garis tipografi
4.2.4. Konsep Ikon
Gambar 4.3. maskot Sumber : Data pribadi (2017)
Bentuk karakter untuk media di buat serupa dengan bentuk bentuk dasar : persegi, lingkaran, jajar genjang, segitiga.Agar imajinasi anak mengenai bentuk dan warna akan terbentuk secara perlahan. Dengan bentuk dasar yang secara tidak langsung dilihat dan oleh anak akan membawa memori yang akan diingat oleh anak sehingga akan lebih mudah anak untuk mengingat / berkonsentrasi pada hal – hal / benda yang ada disekitarnya lebih mudah. Penggunaan pendekatan bentuk dasar ini merupakan salah satu metode yang digunakan pada salah 1 terapi yang biasa digunakan untuk membantu pemulihan autisme.
4.2.5. Konsep Pemilihan warna ikon
Warna karakter: warna pastel, dan warna warni : kelembutan dan keceriaan. Penggunaan warna disesuaikan dengan warna yang telah ditetapkan pada warna logo yang menjadi 1 kesatuan sehingga menghasilkan keharmonisan Antara media interaktif dengan media – media kampanye. Membantu anak lebih berimajinasi terhadap warna warna yang telah disuguhkan.
4.2.6. Konsep Pemilihan warna dan tipografi pada media promosi
Konsep pemilihan warna menggunakan warna pastel juga dengan mengusung warna warna pelangi sehingga dapat menjadi kesatuan dengan logo dan tema kampanye yang memerankan keceriaan dan ketenangan untuk autisme.
Mf Hug me Tight
ABCDEFGHIJKLMN
Abcdefghijklmn
1226365735238
Franklin
ABCDEFGHIJKLMN
Abcdefghijklmn
1226365735238
Tipografi yang digunakan mewakili pesan penegasan untuk target primer yaitu orang orang yang ada disekitar autisme, mengaskan pesan- pesan sosial dan informasi yang ditujukan pada target mengenai autisme, sehingga target primer kampanye menyadari bahwa pentingnya edukasi dan pentingnya sosialisasi mengenai perkembangan psikomotorik autisme tidak dapat ditunda dan harus segera dilakukan dengan konsisten.
4.3. Visualisasi desain 4.3.1. Attention
Billboard
Billboard ini dengan tujuan kognisi untuk lebih memberikan informasi awal mengenai kampanye sosial dengan copywrite: “ Autism cant stop us to be CREATIVE” dengan arti bahwa dengan adanya autis pada diri anak,
anak- anak ini tidak boleh terpasung oleh hal yang dideritanya . Tagline : “Be
unique, be creative” menegaskan bahwa anak – anak ini harus membebaskan dirinya sehingga mampu menjadi anak yang unik dan kreatif, tidak dibatasi oleh apa yang dideritanya, tapi bila ada perhatian khusus dari orang yang ada disekitarnya mampu membuat autisme menjadi anak yang justru sangat kreatif. Ukuran : 5x 10 m. yang akan diletakkan di daerah Pamularsih Semarang.
4.3.2. Interest
Iklan majalah / tabloid
Iklan majalah ini bersifat afeksi dan sekaligus memberikan sekilas informasi mengenai autisme. Pada visual desain iklan majalah menunjukkan kasih sayang orang tua pada anaknya, dengan diperkuat dengan copywrite
: “ Autism deserve a better LOVE”. Pernyataan ini mengajak para orang tua juga untuk ikut mendampingi dan ikut memberikan kasih sayang khususnya bagi autisme sehingga mencapai tumbuh kembang yang baik dan bersemangat dalam edukasinya. Menggunakan warna biru dan hijau mengartikan ketenangan , kedamaian dan ketentraman antara ibu dan anak. Pada iklan ini mulai memberikan clue/ ajakan pada audiens bahwa ada aplikasi yang akan dirilis untuk menunjang sosialisasi mengenai autisme pada para orang tua.Ukuran: 1 klm: 50 mm x 65mm
Gambar 4.5. iklan majalah (KOGNISI- AFEKSI) Sumber : Data pribadi (2017)
Poster kognisi
seorang anak khususnya autisme mengenai bentuk dan warna. Tagline dari poster : “Think different, make difference” bahwa kemampuan autisme bila terus diasah akan memberikan perbedaan, yang membuat perbedaan tersebut menjadi kemampuan / bakat yang berbeda/ unik dari yang lainnya. Ukuran A3
Gambar 4.6. POSTER (KOGNISI- AFEKSI) Sumber : Data pribadi (2017)
4.3.3. Search
Media sosial (facebook, Instagram)
Gambar 4.7. POST MEDIA SOSIAL ( AFEKSI) Sumber : Data pribadi (2017)
Poster afeksi
Gambar 4.8. POSTER ( AFEKSI) Sumber : Data pribadi (2017)
Surat Kabar
Media Aplikasi
Media aplikasi ini berupa salah satu bentuk search pada tahap strategi, para orang tua juga akan mendapatkan informasi mengenai acara kampanye melalui media ini.ukuran 1.440 px x 2.560 px
Gambar 4.10. MEDIA SOSIAL ( AFEKSI- CHANGING BEHAVIOR) Sumber : Data pribadi (2017)
Flyer
Gambar 4.11. FLYER Sumber : Data pribadi (2017)
Umbul umbul (ukuran 115x 400 cm)
4.3.4. Action
Booth event
Gambar 4.13. gambar denah tampak atas Sumber : Data pribadi (2017)
B O O K STA N D
P H O T O B O O T H
6 m
4m
0,5m
1 m 1,5m
4,5m
4m
2m
p r ize lo ke t
co u n t e r
3 m
1m
5 m 2,5m
25m
Gambar 4.14. booth counter Gambar .4.15. exit gate Sumber : Data pribadi (2017)
Gambar 4.17. gambar denah panggung Sumber : Data pribadi (2017)
Gambar 4.19. entrance gate Sumber : Data pribadi (2017)
Brosur
Brosur berisi pesan sosial untuk para orang tua bagaimana menghadapi autisme
Gambar 4.23 brosur Sumber : Data pribadi (2017)
Merchandise & stationary
Gambar 4.23 Peralatan tulis dan merchandise
Hadiah yang akan diberikan pada anak yang berhasil menggunakan media yang langsung dipermainkan pada saat acara berlangsung.
Gambar 4.25 prize kit Sumber : Data pribadi (2017)
Gambar 4.26 stationary Sumber : Data pribadi (2017)
NOTE BOOK
NAME :
Autismis
wesome
A
utismis
wesome
Be Proud to be unique Be Proud to be unique
A
utismis
wesome
Be Proud to be unique
082220132903 Jl. Karang Anyar II/51 [email protected]
Gambar 4.27 media interaktif Sumber : Data pribadi (2017)
4.3.5. Share
Media Aplikasi