Nilai Tukar Petani (NTP) Gabungan bulan Maret 2015 Provinsi Kalimantan Barat sebesar 97,50 poin naik 0,02 poin atau berubah 0,01 persen dibanding NTP bulan Februari 2015 yaitu 97,48 poin. Hal ini disebabkan karena Indeks Harga yang Diterima Petani naik sebesar 0,43 persen, sedangkan Indeks Harga yang Dibayar Petani naik sebesar 0,42 persen.
NTP Tanaman Padi dan Palawija (NTPP) Maret 2015 sebesar 100,38 poin mengalami penurunan 1,20 persen dibandingkan NTP bulan Februari 2015, sebesar 101,60 poin.
NTP Hortikultura (NTPH) Maret 2015 sebesar 103,20 poin mengalami penurunan sebesar0,30 persen dibandingkan NTP bulan Februari 2015 yaitu sebesar 103,50 poin.
NTP Tanaman Perkebunan Rakyat (NTPR) Maret 2015 sebesar 94,21 poin naik sebesar 1,29 persen dibandingkan NTP bulan Februari 2015, yaitu sebesar 93,01 poin.
NTP Peternakan (NTPT) Maret 2015 sebesar 94,85 poin mengalami penurunan sebesar 0,25 persen dibandingkan dengan bulan Februari 2015, sebesar 95,08 poin.
NTP Perikanan (NTPN) Maret 2015 sebesar 99,53 poin mengalami kenaikan sebesar 0,42 persen.dibandingkan dengan bulan Februari 2015 yaitu sebesar 99,12 poin.Secara rinci NTP Perikanan dapat dipisahkan menjadi 2 subsektor, yaitu NTP Ikan Tangkap dan NTP Ikan Budidaya.
- NTP Perikanan Tangkap Maret 2015 sebesar 100,11 poin naik sebesar 0,47 persen dibandingkan dengan bulan Februari 2015 yaitu sebesar 99,63 poin.
- NTP Perikanan Budidaya Maret 2015 sebesar 98,64 poin naik sebesar 0,32 persen dibandingkan dengan bulan Februari 2015 yaitu sebesar 98,32 poin.
Dari empat Provinsi di Pulau Kalimantan yang dilaporkan pada bulan Maret 2015, Provinsi Kalimantan Barat naik sebesar 0,01 persen, NTP Kalimantan Tengah turun sebesar 0,18 persen, NTP Kalimantan Selatan naik sebesar 0,25 persen, dan NTP Kalimantan Timur turun sebesar 1,03 persen.
Nilai Tukar Petani (NTP) Nasional bulan Maret 2015 tercatat sebesar 101,53 poin, turun 0,66 poin atau berubah 0,64 persen dibanding NTP Nasional bulan Februari 2015 yaitu
No. 23/04/61/Th.XVIII, 1 April 2015
PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI KALIMANTAN BARAT
BULAN : MARET 2015
Nilai Tukar Petani (NTP) diperoleh dari perbandingan antara Indeks Harga yang Diterima Petani (It) dengan Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) dalam persentase. Pengeluaran konsumsi rumah tangga dan biaya produksi pertanian, merupakan salah satu Indikator Proxy untuk melihat tingkat kesejahteraan petani. NTP juga menunjukkan daya tukar (term of trade) dari produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi. Semakin tinggi NTP, relatif semakin sejahtera tingkat kehidupan petani.
NTP berfluktuasi setiap bulannya selama periode Januari - Maret 2015. Penurunan NTP umumnya terjadi pada saat panen tanaman pangan, tanaman hortikultura (tanaman bahan makanan) maupun tanaman perkebunan rakyat, tetapi naik kembali pada waktu sesudahnya. Penurunan NTP di Kalimantan Barat terjadi pada bulan November 2014 (95,91 poin) karena penurunan harga jual bahan makanan ataupun hasil tanaman bahan makanan ataupun hasil tanaman perkebunan rakyat. Meskipun demikian, fluktuasi harga komoditas konsumsi rumah tangga dan biaya produksi serta penambahan barang modal (BPPBM) juga mempengaruhi tinggi rendahnya NTP.
1.1. Indeks Harga yang Diterima Petani (It)
Indek Harga yang Diterima Petani (It) menunjukkan fluktuasi harga komoditas pertanian yang dihasilkan petani. Pada bulan Maret 2015, It Kalimantan Barat mengalami kenaikan sebesar 0,43 persen dibandingkan It bulan sebelumnya, yaitu dari 113,12 poin pada bulan Februari 2015 menjadi 113,61 poin pada bulan Maret 2015. Kenaikan It tersebut dipengaruhi oleh turunnya indeks Tanaman Pangan sebesar 0,74 persen, kenaikan indeks Hortikultura sebesar 0,26 persen, kenaikan indeks Tanaman Perkebunan Rakyat sebesar 1,62 persen, kenaikan indeks Peternakan sebesar 0,25 persen dan kenaikan indeks Perikanan sebesar 0,76 persen.
1.2. Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib)
Melalui Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) dapat dilihat fluktuasi harga barang dan jasa yang dikonsumsi oleh masyarakat pedesaan, khususnya petani yang merupakan bagian terbesar, serta fluktuasi harga barang dan jasa yang diperlukan untuk memproduksi hasil pertanian.
Pada bulan Maret 2015 Ib Kalimantan Barat mengalami kenaikan sebesar 0,42 persen dibandingkan Ib bulan sebelumnya, yaitu dari 116,04 poin pada bulan Februari 2015 menjadi 116,53 poin pada bulan Maret 2015. Kenaikan Ib dimana komponen pendukungnya yaitu Indeks Konsumsi Rumah Tangga mengalami kenaikan sebesar 0,41 persen, sedangkan Indeks Biaya Produksi dan Penambahan Barang Modal (BPPBM) Pertanian mengalami kenaikan sebesar 0,49 persen.
Naiknya Indeks Konsumsi Rumah Tangga pada bulan Maret 2015 dibandingkan Februari 2015 juga menunjukkan terjadinya Inflasi perdesaan pada bulan Maret 2015, indeks ini mengalami kenaikan sebesar 0,41 persen dibanding Februari 2015, yang disebabkan oleh ketujuh pendukung subkelompok Konsumsi Rumah Tangga, yaitu subkelompok Bahan Makanan naik sebesar 0,18 persen, subkelompok Makanan jadi, Minuman, Rokok dan Tembakau naik sebesar 0,40 persen, subkelompok Perumahan naik sebesar 0,07 persen, subkelompok Sandang naik sebesar 0,25 persen, subkelompok Kesehatan naik sebesar 0,19 persen, subkelompok Pendidikan, Rekreasi & Olah Raga naik sebesar 0,09 persen dan subkelompok Transportasi dan Komunikasi naik sebesar 1,87 persen.
Indeks Biaya Produksi dan Penambahan Barang Modal (BPPBM) Pertanian pada bulan Maret 2015 tercatat sebesar 111.36 poin mengalami kernaikan sebesar 0,49 persen dibandingkan Februari 2015 yaitu sebesar 110,82 poin. Dari keenam komponen pendukung pada subkelompok indeks ini, subkelompok Bibit naik sebesar 0,25 persen, subkelompok Pupuk,Obat-obatan & Pakan naik sebesar 0,33 persen, subkelompok Biaya Sewa & Pengeluaran lain naik sebesar 0,41 persen, subkelompok Transportasi nauik sebesar 1,44 persen, subkelompok Penambahan Barang Modal naik sebesar 0,27 persen, dan subkelompok Upah Buruh Tani naik sebesar 0,36 persen.
2. NTP Subsektor Tanaman Padi dan Pelawija (NTPP)
Pada bulan Maret 2015, Nilai Tukar Petani (NTP) Subsektor Tanaman Padi dan Palawija Provinsi Kalimantan Barat tercatat 100,38 poin, turun 1,32 poin atau berubah 1,20 persen dibanding NTP Februari 2015 yaitu 101,60 poin.
Hal ini disebabkan karena Indeks Harga yang Diterima Petani (It) Tanaman Padi dan Palawija turun sebesar 0,74 persen, dibandingkan It bulan sebelumnya, yaitu dari 118,98 poin pada bulan Februari 2015 menjadi 118,09 poin pada bulan Maret 2015,dan Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) nsaik sebesar 0,46 persen, dibandingkan Ib bulan sebelumnya, yaitu dari 117,11 poin pada bulan Februari 2015 menjadi 117,64 poin pada bulan Maret 2015.
3. NTP Subsektor Hortikultura (NTPH)
Pada bulan Maret 2015, Nilai Tukar Petani (NTP) Subsektor Hortikultura Provinsi Kalimantan Barat tercatat 103,20 poin turun 0,30 poin atau berubah 0,30 persen dibanding NTP Februari 2015 yaitu 103,50 poin.
Hal ini disebabkan karena Indeks Harga yang Diterima Petani (It) Hortikultura naik sebesar 0,26 persen, dibanding It bulan sebelumnya.yaitu dari 120,79 poin pada bulan Februari
naik sebesar 0,56 persen, dibandingkan Ib bulan sebelumnya, yaitu dari 116,70 poin pada bulan Februari 2015 menjadi 117,36 poin pada bulan Mareti 2015
4. NTP Subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat (NTPR)
Pada bulan Maret 2015, Nilai Tukar Petani (NTP) Subsektor Perkebunan Rakyat Provinsi Kalimantan Barat tercatat 94,21 poin naik 1,20 poin atau berubah 1,29 persen dibanding NTP Februari 2015 yaitu 93,01 poin.
Hal ini disebabkan karena Indeks Harga yang diterima Petani (It) Perkebunan Rakyat naik sebesar 1,62 persen, dibandingkan It bulan sebelumnya, yaitu dari 107,57 poin pada bulan Februari 2015 menjadi 109,32 poin pada bulan Maret 2015, dan Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) naik sebesar 0,33 persen, dibandingkan Ib bulan sebelumnya, yaitu dari 115,65 poin pada bulan Februari 2015 menjadi 116,04 poin pada bulan Maret 2015
5. NTP Subsektor Peternakan (NTPT)
Pada bulan Maret 2015, Nilai Tukar Petani (NTP) Subsektor Peternakan Provinsi Kalimantan Barat tercatat 94,85 poin mengalami penurunan sebesar 0,23 poin atau berubah 0,25 persen dibanding NTP Februari 2015 yaitu 95,08 poin.
Hal ini disebabkan karena Indeks Harga yang Diterima Petani (It) Peternakan naik sebesar 0,25 persen, dibandingkan It bulan sebelumnya, yaitu dari 108,15 poin pada bulan Februari 2015 menjadi 108,42 poin pada bulan Maret 2015, dan Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) naik sebesar 0,50 persen, dibandingkan Ib bulan sebelumnya, yaitu dari 113,74 poin pada bulan Februari 2015 menjadi 114,31 poin pada bulan Maret 2015
6.
NTP Subsektor Perikanan (NTPN)Pada bulan Maret 2015, Nilai Tukar Petani (NTP) Subsektor Perikanan Provinsi Kalimantan Barat tercatat 99,53 poin naik 0,41 poin atau berubah 0,42 persen dibanding NTP Februari 2015 yaitu 99,12 poin.
Hal ini disebabkan karena Indeks Harga yang Diterima Petani (It) Perikanan naik sebesar 0,76 persen, dibandingkan It bulan sebelumnya, yaitu dari 116,32 poin pada bulan Februari 2015 menjadi 117,20 poin pada bulan Maret 2015, dan Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) naik sebesar 0,34 persen, dibandingkan Ib bulan sebelumnya, yaitu dari 117,35 poin pada bulan Februari 2015 menjadi 117,75 poin pada bulan Maret 2015
7.
NTP Subsektor Perikanan TangkapPada bulan Maret 2015, Nilai Tukar Petani (NTP) Subsektor Perikanan Tangkap Provinsi Kalimantan Barat tercatat 100,11 poin naik 0,48 poin atau berubah 0,47 persen dibanding Februari 2015 yaitu 99,63 poin.
Hal ini disebabkan karena Indeks Harga yang Diterima Petani (It) Perikanan Tangkap naik sebesar 0,95 persen, dibandingkan It bulan sebelumnya, yaitu dari 118,57 poin pada bulan Februari 2015 menjadi 119,69 poin pada bulan Maret 2015, dan Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) naik sebesar 0,47 persen, dibandingkan Ib bulan sebelumnya, yaitu dari 119,01 poin pada bulan Februari 2015 menjadi 119,57 poin pada bulan Maret 2015
8. NTP Subsektor Perikanan Budidaya
Pada bulan Maret 2015, Nilai Tukar Petani (NTP) Subsektor Perikanan Budidaya Provinsi Kalimantan Barat tercatat 98,64 poin naik 0,32 poin atau berubah 0,32 persen dibanding NTP Februari 2015 yaitu 98,32 poin.
Hal ini disebabkan karena Indeks Harga yang Diterima Petani (It) Perikanan Budidaya naik sebesar 0,46 persen, dibandingkan It bulan sebelumnya, yaitu dari 112,96 poin pada bulan Februari 2015 menjadi 113,48 poin pada bulan Maret 2015, dan Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) naik sebesar 0,14 persen, dibandingkan Ib bulan sebelumnya, yaitu dari 114,89 poin pada bulan Februari 2015 menjadi 115,05 poin pada bulan Maret 2015.
Lebih rinci mengenai perbandingan lt, lb dan NTP bulan Februari 2015 dan Maret 2015 dapat dilihat pada tabel 1.
Tabel 1.
Perubahan Nilai Tukar Petani Provinsi Kalimantan Barat
Bulan Februari - Maret 2015
(2012=100)
SEKTOR, KELOMPOK DAN SUBSEKTOR
GABUNGAN
(NTPP, NTPH, NTPR, NTPT &NTPN)
Indeks
Perubahan
(%)
Februari
2015
Maret
2015
(1)
(2)
(3)
(4)
1. INDEKS HARGA YANG DITERIMA PETANI
113,12
113,61
0,43
2. INDEKS HARGA YANG DIBAYAR PETANI
116,04
116,53
0,42
2.1. KONSUMSI RUMAH TANGGA
117,72
118,21
0,41
2.1.1. Bahan Makanan
122,67
122,89
0,18
2.1.2. Makanan Jadi
114,22
114,67
0,40
2.1.3. Perumahan
111,06
111,14
0,07
2.1.4. Sandang
116,50
116,79
0,25
2.1.5. Kesehatan
115,84
116,06
0,19
2.1.6. Pendidikan, Rekreasi & Olah Raga
104,59
104,68
0,09
2.1.7. Transportasi dan Komunikasi
117,33
119,52
1,87
2.2. INDEKS BIAYA PRODUKSI DAN
110,82
111,36
0,49
PENAMBAHAN BARANG MODAL
(BPPBM)
2.2.1. Bibit
113,46
113,74
0,25
2.2.2. Obat-obatan dan Pupuk
110,42
110,78
0,33
2.2.3. Sewa Lahan, Pajak dan lainnya
105,81
106,25
0,41
2.2.4. Transportasi
118,67
120,38
1,44
2.2.5. Penambahan Barang Modal
109,73
110,03
0,27
2.2.6. Upah Buruh Tani
108,92
109,32
0,36
Tabel 2.
Perubahan Nilai Tukar Petani Provinsi Kalimantan Barat
Dirinci Menurut Sub Sektor
Bulan Februari – Maret 2015
( 2012=100 )
URAIAN SUB SEKTOR
Indeks
Perubahan
Februari
2015
Maret
2015
(%)
(1)
(2)
(3)
(4)
1.INDEKS HARGA YANG DITERIMA PETANI
113,12
113,61
0,43
1.1. Petani Padi Palawija
118,98
118,09
-0,741.2. Petani Hortikultura
120,79
121,11
0,261.3. Petani Perkebunan Rakyat
107,57
109,32
1,621.4. Petani Peternakan
108,15
108,42
0,251.5. Petani Perikanan
116,32
117,20
0,761.5. 1.Petani Perikanan Tangkap
118,57
119,69
0,951.5. 2.Petani Perikanan Budidaya
112,96
113,48
0,462. INDEKS HARGA YANG DIBAYAR PETANI
116,04
116,53
0,42
1.1. Petani Padi Palawija
117,11
117,64
0,461.2. Petani Hortikultura
116,70
117,36
0,561.3. Petani Perkebunan Rakyat
115,65
116,04
0,331.4. Petani Peternakan
113,74
114,31
0,501.5. Petani Perikanan
117,35
117,75
0,341.5. 1.Petani Perikanan Tangkap
119,01
119,57
0,471.5. 2.Petani Perikanan Budidaya
114,89
115,05
0,143. NILAI TUKAR PETANI
97,48 97,50 0,011.1. Petani Padi Palawija (NTPP)
101,60
100,38
-1,201.2. Petani Hortikultura (NTPH)
103,50
103,20
-0,301.3. Petani Perkebunan Rakyat (NTPR)
93,01
94,21
1,291.4. Petani Peternakan (NTPT)
95,08
94,85
- 0,251.5. Petani Perikanan (NTPN)
99,12
99,53
0,421.5. 1.Petani Perikanan Tangkap
99,63
100,11
0,479. Perbandingan Antar Provinsi (Kalimantan) dan Indonesia (Nasional)
Bila dibandingkan Nilai Tukar Petani (NTP) antar Provinsi di pulau Kalimantan dari empat provinsi dan NTP Indonesia (Nasional) yang dilaporkan pada bulan Maret 2015 Provinsi Kalimantan Barat naik sebesar 0,01 persen, Provinsi Kalimantan Tengah turun sebesar 0,18 persen, Provinsi Kalimantan Selatan naik sebesar 0,25 persen, dan Provinsi Kalimantan Timur turun 1,03 persen. Sedangkan NTP Indonesia (Nasional) turun sebesar 0,68 persen.
Perbandingan perubahan NTP untuk Pulau Kalimantandan dan NTP Nasional dapat dilihat pada Tabel 3.
Tabel 3.
Perbandingan Nilai Tukar Petani (NTP)
Januari-Februari dan Februari-Maret 2015
Di Pulau Kalimantan dan Indonesia (2012=100
)No Provinsi
N T P Perubahan ( % )
Januari
2015 Februari 2015 Maret 2015 Februari 2015 Januari- Maret 2015
Februari-(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) 1 Kalimantan Barat 96,79 97,48 97,50 0,71 0,01 2 Kalimantan Tengah 99,30 98,93 98,75 -0,38 -0,18 3 Kalimantan Selatan 99,77 100,80 101,06 1,03 0,25 4 Kalimantan Timur 99,33 100,78 99,73 1,45 -1,03 5 Indonesial (Nasional) 101,86 102,19 101,53 0,33 -0,64
Informasi lebih lanjut hubungi:
Edi Rahman Asmara, SSi, MM Kepala Bidang Statistik Distribusi
Telepon: 0561-735345 E-mail : distribusi [email protected]
Website : http://kalbar.bps.go.id
BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT
VISI BPS : Pelopor Data Statistik Terpercaya Untuk Semua
Informasi lebih lanjut hubungi:
Edi Rahman Asmara, SSi, MM Kepala Bidang Statistik Distribusi
Telepon: 0561-735345 E-mail : distribusi [email protected]