• Tidak ada hasil yang ditemukan

tempat kediaman di Kabupaten Natuna, Selanjutnya disebut "PEMOHON II" ; PEMOHON II, umur 30 tahun, Agama: Islam, Pekerjaan Ibu Rumah Tangga,

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "tempat kediaman di Kabupaten Natuna, Selanjutnya disebut "PEMOHON II" ; PEMOHON II, umur 30 tahun, Agama: Islam, Pekerjaan Ibu Rumah Tangga,"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

P E N E T A P A N Nomor:99/Pdt.P/2013/PA.Ntn BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIEM

DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA

Pengadilan Agama Natuna yang memeriksa dan mengadili perkara tertentu pada tingkat pertama telah menjatuhkan putusan dalam perkara permohonan Pengangkatan anak yang diajukan oleh :

PEMOHON I, umur 39 tahun, Agama Islam, Pendidikan SMA, Pekerjaan PNS, tempat kediaman di Kabupaten Natuna, Selanjutnya disebut "PEMOHON I" ;

PEMOHON II, umur 30 tahun, Agama: Islam, Pekerjaan Ibu Rumah Tangga, tempat kediaman di Kabupaten Natuna, Selanjutnya disebut "PEMOHON II" ;

Dengan ini mengajukan permohonan pengangkatan anak terhadap seorang anak yang bernama :

ANAK ANGKAT, umur 5 bulan, agama Islam, tempat kediaman di Kabupaten Natuna ;

Pengadilan Agama tersebut ;

Setelah membaca dan mempelajari berkas perkara ;

Setelah mendengar keterangan Pemohon I dan Pemohon II, serta memeriksa alat bukti di muka sidang ;

TENTANG DUDUK PERKARANYA

Menimbang, bahwa Pemohon dengan surat permohonannya tertanggal 17 September 2013 yang telah terdaftar di Kepaniteraan Pengadilan Agama Natuna Nomor : 99/Pdt.P/2013/PA.Ntn mengemukakan hal-hal sebagai berikut :

1. Bahwa ANAK ANGKAT, adalah anak kandung dari perkawinan antara AYAH KANDUNG dengan IBU KANDUNG, yang perkawinannya dilaksanakan pada tanggal 30 Oktober 1990 dan dicatat di Kantor Urusan Agama Kecamatan Bunguran Timur, berdasarkan Kutipan Akta Nikah Nomor : tanggal 30 Oktober 1990 ;

2. Bahwa para Pemohon bermaksud menjadikan anak bernama ANAK ANGKAT, sebagai anak angkat para Pemohon dan maksud tersebut telah disetujui oleh kedua orang tua kandung anak tersebut demikian juga oleh keluarga dekat mereka ;

3. Bahwa hubungan para Pemohon dengan orang tua kandung anak tersebut adalah saling kenal saja ;

(2)

4. Bahwa Pemohon I dan Pemohon II mempunyai penghasilan tetap yang tidak kurang dari Rp. 2.000.000,- (dua juta rupiah) untuk setiap bulannya, dan sebagai pasangan suami isteri perkawinan antara Pemohon I dengan Pemohon II belum dikaruniai keturunan ;

5. Bahwa Pemohon I dan Pemohon II mengajukan permohonan pengangkatan anak ini dengan tujuan tidak hanya karena Pemohon I dan Pemohon II belum dikaruniai keturunan, namun juga untuk kepentingan masa depan anak tersebut, terutama dalam hal pendidikan dan masa depannya dengan mengingat kedua orang tua anak tersebut termasuk golongan orang tidak mampu ;

Berdasarkan alasan/dalil-dalil diatas, Pemohon mohon agar Ketua Pengadilan Agama Tangerang segera memeriksa dan mengadili perkara ini, selanjutnya menjatuhkan penetapan yang amarnya berbunyi:

1. Mengabulkan permohonan Pemohon I dan Pemohon II ;

2. Menetapkan, mengangkat Pemohon I dan Pemohon II sebagai orang tua angkat dari anak pasangan suami isteri AYAH KANDUNG dengan IBU KANDUNG bernama : ANAK ANGKAT

3. Menetapkan biaya perkara menurut hukum;

Menimbang, bahwa pada hari persidangan yang telah ditetapkan, Pemohon I dan Pemohon II telah hadir sendiri, kemudian Ketua Majelis memberikan penjelasan dan nasehat sehubungan dengan permohonannya tersebut, lalu maka dibacakanlah permohonan Pemohon, yang isinya tetap dipertahankan oleh Pemohon I dan Pemohon II ;

Menimbang, bahwa orang tua kandung anak bernama ANAK ANGKAT telah hadir di muka sidang yaitu : IBU KANDUNG, umur 35 tahun, Agama Islam, pekerjaan ibu rumah tangga, tempat kediaman di Kabupaten Natuna

Menimbang bahwa orang tua kandung ANAK ANGKAT telah memberikan keterangan yang secara rinci sebagaimana tertuang dalam berita acara perkara ini yang untuk mempersingkat putusan pada pokoknya adalah sebagai berikut :

- Bahwa IBU KANDUNG kenal dengan Pemohon I dan Pemohon II karena bertetangga ;

- Bahwa Pemohon I dan Pemohon II pasangan suami isteri yang hidup rukun dan harmonis ;

- Bahwa Pemohon I dan Pemohon II belum dikaruniai anak ;

- Bahwa sebagai orang tua kandung AYAH KANDUNG dan IBU KANDUNG telah setuju dan ikhlas menyerahkan anak bernama ANAK ANGKAT kepada Pemohon I dan Pemohon II tanpa paksaan dari siapapun ;

- Bahwa AYAH KANDUNG dan IBU KANDUNG menyerahkan anak bernama ANAK ANGKAT kepada Pemohon I dan Pemohon II dikarenakan keluarga AYAH KANDUNG dan IBU KANDUNG tergolong ekonomi kurang mampu untuk

(3)

memelihara dan mendidik anak-anak sampai dewasa, ditambah lagi keadaan AYAH KANDUNG yang sakit strock yang tidak bisa maksimal untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga dengan banyak anak ;

- Bahwa keluarga Pemohon I dan Pemohon II termasuk ekonomi yang mampu, harmonis, berakhlak mulia dan berjiwa sosial, serta taat menjalankan ajaran agama, dan saya yakin anak saya bernama ANAK ANGKAT akan lebih baik pendidikan dan masa depannya jika dipelihara oleh Pemohon I dan Pemohon II, bahkan sejak ANAK ANGKAT dipelihara oleh Pemohon I dan Pemohon II, anak tersebut tumbuh dan besar dengan baik

Menimbang, bahwa untuk memperkuat dalil permohonannya, Pemohon telah mengajukan bukti-bukti surat berupa :

1. 1 (satu) lembar foto copy Kartu Tanda Penduduk Republik Indonesia dengan NIK : 2103072211741004atas nama PEMOHON I tanggal 14 – 12 - 2012, setelah diperiksa oleh Majelis Hakim ternyata sesuai dengan aslinya, telah dinazegelend oleh Pejabat Pos, telah diberi materai yang cukup dan telah dilegalisir oleh Panitera Pengadilan Agama Natuna, selanjutnya dinarasi oleh Ketua Majelis dan diberi kode sebagai bukti P.1 ;

2. 1 (satu) lembar fotocopi Kartu Tanda Penduduk Republik Indonesia dengan NIK : 2103074508831002atas nama PEMOHON II tanggal 21 – 10 - 2010 yang dikeluarkan oleh KADISDUK DAN CAPIL Kabupaten Natuna, setelah diperiksa oleh Majelis Hakim ternyata sesuai dengan aslinya, telah dinazegelend oleh Pejabat Pos, telah diberi materai yang cukup dan telah dilegalisir oleh Panitera Pengadilan Agama Natuna, selanjutnya dinarasi oleh Ketua Majelis dan diberi kode sebagai bukti P.2 ;

3. 1 (satu) lembar fotocopi Kartu Tanda Penduduk Republik Indonesia dengan NIK : 2103070107701053atas nama AYAH KANDUNG tanggal 12 – 11 - 2008 yang dikeluarkan oleh KADISDUK DAN CAPIL Kabupaten Natuna, setelah diperiksa oleh Majelis Hakim ternyata sesuai dengan aslinya, telah dinazegelend oleh Pejabat Pos, telah diberi materai yang cukup dan telah dilegalisir oleh Panitera Pengadilan Agama Natuna, selanjutnya dinarasi oleh Ketua Majelis dan diberi kode sebagai bukti P.3 ;

4. 1 (satu) lembar fotocopi Kartu Tanda Penduduk Republik Indonesia dengan NIK : 2103074107741050atas nama IBU KANDUNG tanggal 12 – 11 - 2008 yang dikeluarkan oleh KADISDUK DAN CAPIL Kabupaten Natuna, setelah diperiksa oleh Majelis Hakim ternyata sesuai dengan aslinya, telah dinazegelend oleh Pejabat Pos, telah diberi materai yang cukup dan telah dilegalisir oleh Panitera Pengadilan Agama Natuna, selanjutnya dinarasi oleh Ketua Majelis dan diberi kode sebagai bukti P.4;

(4)

5. 1 (satu) lembar fotocopi Kartu Keluarga No. 2103072404080002atas nama Kepala Keluarga PEMOHON I yang dikeluarkan tanggal 18 – 07 – 2013oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Natuna, setelah diperiksa oleh Majelis Hakim ternyata sesuai dengan aslinya, telah dinazegelend oleh Pejabat Pos, telah diberi materai yang cukup dan telah dilegalisir oleh Panitera Pengadilan Agama Natuna, selanjutnya dinarasi oleh Ketua Majelis dan diberi kode sebagai bukti P.5 ;

6. 1 (satu) lembar fotocopi Kartu Keluarga No. 2103071211080006atas nama Kepala Keluarga AYAH KANDUNG yang dikeluarkan tanggal 29 – 04 – 2013 oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Natuna, setelah diperiksa oleh Majelis Hakim ternyata sesuai dengan aslinya, telah dinazegelend oleh Pejabat Pos, telah diberi materai yang cukup dan telah dilegalisir oleh Panitera Pengadilan Agama Natuna, selanjutnya dinarasi oleh Ketua Majelis dan diberi kode sebagai bukti P.6 ;

7. 1 (satu) lembar potocopi Kutipan Akta Nikah Nomor : 479/48/IX/2006 atas nama PEMOHON I dan PEMOHON II yang dikeluarkan oleh Pegawai Pencatat Nikah Kantor Urusan Agama Kecamatan Pontianak Selatan, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, setelah diperiksa oleh Majelis Hakim ternyata sesuai dengan aslinya, telah dinazegelend oleh Pejabat Pos, telah diberi materai yang cukup dan telah dilegalisir oleh Panitera Pengadilan Agama Natuna, selanjutnya dinarasi oleh Ketua Majelis dan diberi kode sebagai bukti P.7 ;

8. 1 (satu) lembar potocopi Kutipan Akta Nikah Nomor : 87/1990 atas nama AYAH KANDUNG dan IBU KANDUNG yang dikeluarkan oleh Pegawai Pencatat Nikah Kantor Urusan Agama Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Kepulauan Riau, setelah diperiksa oleh Majelis Hakim ternyata sesuai dengan aslinya, telah dinazegelend oleh Pejabat Pos, telah diberi materai yang cukup dan telah dilegalisir oleh Panitera Pengadilan Agama Natuna, selanjutnya dinarasi oleh Ketua Majelis dan diberi kode sebagai bukti P.8 ;

9. 1 (satu) lembar fotocopi Kutipan Akta Kelahiran Nomor Tujuh Ratus Tujuh Puluh Tujuh/TP/1013 atas nama ANAK ANGKAT yang dikeluarkan pada tanggal Lima Belas Agustus Dua Ribu Tiga Belas oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Natuna setelah diperiksa oleh Majelis Hakim ternyata sesuai dengan aslinya, telah dinazegelend oleh Pejabat Pos, telah diberi materai yang cukup dan telah dilegalisir oleh Panitera Pengadilan Agama Natuna, selanjutnya dinarasi oleh Ketua Majelis dan diberi kode sebagai bukti P.9 ;

10. 1 (satu) lembar fotocopi Surat Pernyataan Pengangkatan Anak bernama ANAK ANGKAT dari AYAH KANDUNG dan IBU KANDUNG sebagai orang tua kandung kepada PEMOHON I dan PEMOHON II sebagai orang tua angkat yang

(5)

dibuat pada tanggal 03 Agustus 2013 dan diketahui oleh Kepala Desa KABUPATEN NATUNA, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, setelah diperiksa oleh Majelis Hakim ternyata sesuai dengan aslinya, telah dinazegelend oleh Pejabat Pos, telah diberi materai yang cukup dan telah dilegalisir oleh Panitera Pengadilan Agama Natuna, selanjutnya dinarasi oleh Ketua Majelis dan diberi kode sebagai bukti P.10 ;

11. 1 (satu) lembar asli Daftar Pembayaran Gaji atas nama PEMOHON I yang dikeluarkan oleh Bendahara Pengeluaran Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadan Kebakaran Kabupaten Natuna, yang bernama BENDAHARA, tertanggal 03 Juli 2013, yang telah dinazegelend oleh Pejabat Pos, telah diberi materai yang cukup, selanjutnya diberi kode sebagai bukti P.110 ;

Menimbang, bahwa selanjutnya Pemohon menyatakan tidak lagi mengajukan sesuatu apapun dan mohon penetapan ;

Menimbang, bahwa untuk mempersingkat uraian penetapan ini, maka ditunjuk segala hal ikhwal sebagaimana tercantum dalam Berita Acara pemeriksaan perkara ini ;

TENTANG HUKUMNYA

Menimbang, bahwa maksud dan tujuan permohonan Pemohon pada pokoknya adalah sebagaimana tersebut di atas ;

Menimbang, bahwa permohonan Pemohon adalah tentang pengangkatan anak, dan Pemohon berdomisili hukum di walayah Pengadilan Agama Natuna, dan karenanya dengan didasarkan kepada ketentuan pasal 49 ayat (2) butir 20 Penjelasan Umum Undang-undang nomor 7 tahun 1989, sejalan dengan pasal 7 ayat (2) dan (3) butir (d) dan (e) Kompilasi Hukum Islam maka secara formal permohonan Pemohon dapat diterima dan dipertimbangkan ;

Menimbang, bahwa berdasarkan posita permohonan Pemohon majelis menilai bahwa Pemohon mengajukan permohonan pengangkatan anak dengan alasan membantu meringankan beban orang tua anak terebut untuk kepentingan masa depan anak terutama dalam hal pendidikan dan masa depannya dengan mengingat kedua orang tua anak tersebut termasuk golongan orang tidak mampu ;

Menimbang bahwa berdasarkan alat bukti P.1, P.2, P.3, dan P.4, telah terbukti bahwa Pemohon I, Pemohon II, AYAH KANDUNG, dan IBU KANDUNG berdomisili di Kabupaten Natuna, oleh karenanya masuk dalam kompetensi relatif Pengadilan Agama Natuna ;

Menimbang bahwa berdasarkan alat bukti P.5, telah terbukti bahwa PEMOHON I dan PEMOHON II adalah pasangan suami isteri yang belum dikaruniai anak. ;

Menimbang bahwa berdasarkan alat bukti P.6, telah terbukti bahwa AYAH KANDUNG dan IBU KANDUNG adalah pasangan suami isteri yang telah memiliki banya anak, yakni 7 (tujuh) orang anak di luar ANAK ANGKAT ;

(6)

Menimbang bahwa berdasarkan bukti P.7, telah terbukti bahwa Pemohon I dan Pemohon II adalah pasangan suami isteri yang sah, yang menikah di Kantor Urusan Agama Kecamatan Pontianak Selatan, Kabupaten Natuna ;

Menimbang bahwa berdasarkan bukti P.8, telah terbukti bahwa AYAH KANDUNG dan IBU KANDUNG adalah pasangan suami isteri yang sah, yang menikah di kantor Urusan Agama Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna ;

Menimbang bahwa berdasarkan bukti P.9, telah terbukti bahwa ANAK ANGKAT adalah anak kandung dari pasangan AYAH KANDUNG dan IBU KANDUNG ;

Menimbang bahwa berdasarkan bukti P.10, telah terbukti bahwa AYAH KANDUNG dan IBU KANDUNG sebagai orang tua kandung dari ANAK ANGKAT, telah menyerahkan ANAK ANGKAT untuk dijadikan anak angkat kepada Pemohon I dan Pemohon II ;

Menimbang bahwa berdasarkan bukti P.11, telah terbukti bahwa Pemohon I mempunyai penghasilan bersih sebesar Rp. 2.092.444,- (dua juta Sembilan puluh dua ribu empat ratus empat puluh empat rupiah) ;

Menimbang, bahwa berdasarkan dalil-dalil Pemohon I dan Pemohon II yang dibenarkan oleh orang tua kandung ANAK ANGKAT yang diperkuat dengan bukti-bukti yang diajukan oleh Pemohon tersebut diatas, majelis telah menemukan fakta dalam persidangan ini yang pada pokoknya sebagai berikut :

a. Bahwa ANAK ANGKAT, adalah anak kandung dari perkawinan antara AYAH KANDUNG dengan IBU KANDUNG ;

b. Bahwa orang tua kandung ANAK ANGKAT merupakan keluarga yang kurang mampu dan karenanya orang tua kandung ANAK ANGKAT tidak keberatan dan ihlas anaknya dijadikan anak angkat oleh Pemohon I dan Pemohon II ;

c. Bahwa Pemohon I dan Pemohon II termasuk keluarga yang mampu dan berkelakuan baik ; d. Bahwa Pemohon I, Pemohon II dan ANAK ANGKAT memeluk agama yang sama yaitu

agama Islam ;

Menimbang, bahwa dengan kesediaan orang tua kandung ANAK ANGKAT menyerahkan anak kandungnya untuk dijadikan anak angkat oleh Pemohon I dan Pemohon II, dengan alasan bahwa Pemohon I dan Pemohon II dipercaya untuk merawat dan membina serta mendidik anak kandungnya semata-mata untuk kepentingan anak dan para Pemohon juga bersedia untuk merawat, membina dan mendidik anak tersebut, maka majelis berpendapat bahwa permohonan Pemohon telah memenuhi ketentuan pasal 39 ayat (1) Undang-undang nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan anak ;

Menimbang, bahwa dengan ditemukannya fakta bahwa para pemohon dan calon anak angkatnya memeluk agama yang sama yaitu Islam, maka permohonan para pemohon juga telah memenuhi ketentuan pasal 39 ayat (3) Undang-undang nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak ;

(7)

Menimbang, bahwa majelis hakim perlu mengetangahkan dalil syar'i berupa Al-Qur'an, Surat An-Nisa, ayat 9 yang artinya :

" Hendaklah hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan di belakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka hawatir terhadap (kesejehateraan) mereka; oleh karena irtu hendaklah mereka bertaqwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar "

Menimbang, berdasarkan pertimbangan-pertimbangan tersebut diatas maka permohonan Pemohon dipandang telah mempunyai cukup alasan dan karenanya permohonan tersebut patut diterima dan dikabulkan ;

Menimbang, bahwa perkara ini termasuk dalam bidang perkawinan, maka berdasarkan pasal 89 ayat (1) Undang-undang Nomor 7 Tahun 1989 tentang Peradilan Agama, biaya yang timbul dalam perkara ini dibebankan kepada Pemohon I dan Pemohon II ;

Mengingat pasal 49 UU No. 7 tahun 1989 serta segala ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan hukum Islam yang bersangkutan ;

MENGADILI

1. Mengabulkan permohonan Pemohon I dan Pemohon II ;

2. Menyatakan sah pengangkatan anak yang dilakukan oleh Pemohon I (PEMOHON I) dan Pemohon II (PEMOHON II) terhadap anak yang bernama ANAK ANGKAT, umur 5 (lima) bulan dipelihara sebagai anak angkat menurut syariat islam ;

3. Menyatakan Pemohon I (PEMOHON I) dan Pemohon II (PEMOHON II) sebagai orang tua angkat dari ANAK ANGKAT ;

4. Membebankan kepada Pemohon I dan Pemohon II membayar biaya perkara ini sebesar Rp 326.000,- ( tiga ratus dua puluh enam ribu rupiah) ;

Demikian dijatuhkan penetapan ini di Natuna, pada hari Senin tanggal 07 Oktober 2013 Masehi bertepatan dengan tanggal 2 Dzulhijjah 1434 H. dalam permusyawaratan Majelis Hakim Pengadilan Agama Natuna yang terdiri dari DRS. H. M. ZAKARIA. MH., sebagai Hakim Ketua Majelis serta SURYA DARMA PANJAITAN. SHI., dan SUDARMAN.S Ag., sebagai hakim-hakim Anggota serta diucapkan oleh Ketua Majelis pada hari itu juga dalam sidang terbuka untuk umum dengan dihadiri oleh para Hakim Anggota serta DRS.ISHAK sebagai Panitera Pengganti dan dihadiri oleh Pemohon I dan Pemohon II.

Ketua Majelis ;

DRS. H. M. ZAKARIA. MH.

(8)

SURYA DARMA PANJAITAN. SHI. SUDARMAN.S Ag.

Panitera Sidang ;

DRS.ISHAK Rincian biaya perkara :

1. Pendaftaran : Rp. 30.000,- 2. Panggilan : Rp 225.000,- 3. Hak redaksi : RP. 5.000,- 4. Materai : Rp. 6.000,- 5. Proses : Rp. 50.000,- 6. Sumpah : Rp. 10.000,-

Referensi

Dokumen terkait

Ketika panel berlubang disisipkan dan rongga udara diperbesar sebagaimana yang dilakukan dengan sampel A3, maka struktur yang terbentuk memiliki koefisien serapan yang jauh lebih

Untuk mengetahui dampak kegiatan Pengelolaan Irigasi Partisipatif (PIP) yang telah dilaksanakan pada tahun-tahun sebelumnya, agar dilakukan pengamatan atau pemantauan dan

Pembangunan pertanian merupakan cara untuk melakukan perubahan dengan inovasi dan teknologi sesuai dengan potensi agroekosistem wilayah untuk meningkatkan pendapatan dan

Pengaruh Kecepatan Potong dan Kecepatan Makan Terhadap Getaran Quil Pada Proses Milling Vertikal Tipe Milko 35; Yuliyus Ispriyadi 071910101065; 2011: 45 halaman;

Pada penyimpanan 3 hingga 6 hari lama hidup imago yang muncul tidak berbeda nyata bila dibandingkan dengan kontrol, hal ini dikarenakan pada penyimpanan selama 3 hingga 6

Agar pelaksanaan kegiatan penyelenggaraan Pemerintahan Desa Adiwarno terselenggara dengan baik dan terarah perlu dicapai dengan rencana Strategis Desa, yaitu telah ditempuh dengan

Tujuan yang ingin dicapai adalah penulisan laporan ini menyediakan sistem informasi khususnya tentang perhitungan potongan penjualan dengan menggunakan metode rabat

Hasil penelitian ini konsisten terhadap hasil penelitian yang dilakukan oleh Timuriana (2015) yang mengemukakan bahwa perpajakan hanya mengakui beban pajak pada periode tersebut dan