• Tidak ada hasil yang ditemukan

JSA Mengoperasikan Sarana

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "JSA Mengoperasikan Sarana"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

Urutan Pekerjaan Urutan Pekerjaan

No.

No. Proses Proses Pekerjaan Pekerjaan Bahaya Bahaya K3LH K3LH PengendalianPengendalian 1.

1. Melakukan Melakukan Pemeriksaan Pemeriksaan Perawatan Perawatan HarianHarian (P2H) pada unit sarana,

(P2H) pada unit sarana,

1.1.

1.1.Unit bergerak saat melakukan P2H,Unit bergerak saat melakukan P2H, 1.1.1.1.1.1. Posisikan unit di permukaan yang datarPosisikan unit di permukaan yang datar 1.1.2.

1.1.2. Aktifkan handbrakeAktifkan handbrake 1.2.

1.2.Anggota badan (kepala, tangan, bahu) tertimpaAnggota badan (kepala, tangan, bahu) tertimpa kap (penutup) mesin,

kap (penutup) mesin,

1.2.1.

1.2.1. Pasang tuas penyangga dengan benar padaPasang tuas penyangga dengan benar pada titik yang tersedia saat membuka kap titik yang tersedia saat membuka kap mesin

mesin 1.3.

1.3.Tangan Terjepit kap mesin mobil,Tangan Terjepit kap mesin mobil, 1.3.1.1.3.1. Pastikan tangan tidak berada di area titikPastikan tangan tidak berada di area titik  jepit

 jepit pada pada bagian bagian kap kap mobil mobil saat saat akanakan menutupnya menutupnya Tanggal Tanggal Pembuatan Pembuatan : 6 Mei 2018

: 6 Mei 2018 Nama Nama Tanda Tanda Tangan Tangan TanggalTanggal

 Nama Pekerjaan

 Nama Pekerjaan : Mengoprasikan Sarana : Mengoprasikan Sarana Disusun OlehDisusun Oleh Lokasi

Lokasi Pekerjaan Pekerjaan : : PT.ADARO PT.ADARO Indonesia Indonesia Dibuat Dibuat oleh oleh (QHSE (QHSE Supertandent) Supertandent) Anas Anas Baharudin Baharudin EE Divisi

Divisi / / Seksi Seksi : : CPBL CPBL / / Project Project Plan Plan Diketahui Diketahui oleh oleh (Site (Site Manager/PJO) Manager/PJO) Adih Adih M.SastraM.Sastra Alat Pelindung Diri (APD) y

(2)

1.4.Tangan terkontak dengan suhu panas. 1.4.1. Hindari kontak bagian mesin yang panas 1.4.2. Pastikan memeriksa ketinggian air radiator

 pada reservoirnya.

2. Menaiki sarana, 2.1. Kepala terantuk kabin, 2.1.1. Posisikan kepala lebih rendah dari frame saat masuk memasuki kabin

2.2. Jari tangan / bagian tubuh lainnya terjepit pintu, 2.2.1. Pegang handle/tuas pintu mobil yang tersedia untuk membuka dan menutup  pintu

2.2.2. Pastikan saat menutup pintu, jari tangan /  bagian tubuh lainnya tidak berada / memegang pada bagian pintu yang menjadi area titik jepit.

3. Menghidupkan mesin, 3.1. Menabrak pekerja/benda disekitar unit, 3.1.1. Lakukan scanning sebelum bergerak 3.1.2. Pastikan transmisi pada posisi netral, 3.1.3. Sebelum menghidupkan mesin aktifkan

handbrake

3.1.4. Selalu membunyikan klakson saat: 1x engine akan dihidupkan 4. Memulai mengoperasikan unit

maju/mundur

4.1. Menabrak pekerja/benda disekitar unit. 4.1.1. Lakukan scanning sebelum bergerak, 4.1.2. Selalu membunyikan klakson saat:

2x saat unit akan bergerak maju dan 3x saat akan mundur

(3)

5. Mengoperasikan unit sarana

a. Mengoperasikan sarana di jalan hauling, 5.1. Sarana menabrak/ditabrak : Unit sarana lain, unit  produksi, unit support.

5.1.1. Pengemudi dalam kondisi bugar / fit untuk  bekerja dan telah mengisi form bugar selamat dengan benar serta harus diketahui oleh pengawas (divalidasi),

5.1.2. Jaga jarak aman (sarana –   sarana 50 m, sarana- unit produksi 100 m) antar unit saat  beriringan,

5.1.3. Jaga kecepatan sesuai dengan rambu-rambu yang di lalui,

5.1.4. Lakukan komunikasi aktif radio antar unit (saat mendahului, melewati maintenance  jalan, unit breakdown),

5.2. Sarana terkena jatuhan batu bara dari trailer, 5.2.1. Kaca unit sarana wajib ditutup saat  berpapasan dengan unit produksi

5.3. Sarana terperosok 5.3.1. Posisikan sarana diarea yang keras dilokasi  bahu jalan

5.4. Pengemudi kelelahan 5.4.1. Pengemudi dalam kondisi bugar / fit untuk  bekerja dan telah mengisi form bugar

(4)

selamat dengan benar serta harus diketahui oleh pengawas (divalidasi),

5.4.2. Jika sudah merasa lelah/mengantuk segera  berhenti diarea parking bay atau area yang

aman untuk istirahat, 5.4.3. Lakukan peregangan ringan.

5.5. Menabrak / ditabrak hewan (kerbau) 5.5.1. Menyesuaikan kecepatan di area lintasan kerbau,

 b. Mengoperasikan sarana di area tambang, 5.1. Sarana menabrak/ditabrak : Unit sarana lain, unit  produksi, unit support.

5.1.1. Pengemudi dalam kondisi bugar / fit untuk  bekerja dan telah mengisi form bugar selamat dengan benar serta harus diketahui oleh pengawas (divalidasi),

5.1.2. Jaga jarak aman (area datar 40 m dan untuk area turunan 80 m) antar unit saat  beriringan,

5.1.3. Jaga kecepatan sesuai dengan rambu-rambu yang di lalui,

5.1.4. Lakukan komunikasi aktif radio antar unit (saat mendahului, melewati maintenance  jalan, unit breakdown),

5.1.5. Saat unit berhenti karena ada halangan di  jalan, aktfifkan

5.1.6. Lakukan komunikasi aktif dua arah antar unit saat over taking,

(5)

5.1.7. Wajib mentaati rambu-rambu di area yang dilalui

5.1.8. Gunakan Buggy whip saat memasuki area wajib buggy whip dengan ketinggian 4,5 m dari tanah,

5.1.9. Gunakan channel radio komunikasi yang disesuaikan dengan berdasarkan area 5.2. Sarana terperosok, 5.2.1. Pastikan sarana telah mengaktifkan double

gardan (4WD),

3.2.1. Gunakan jalur yang kering dan jaga jarak sarana dari tepi sisi jalan,

5.3. Sarana terkena jatuhan material dari DT, 5.3.1. Jaga jarak beriringan sarana dibelakang DT bermuatan (minimal 40 m atau 1x post guide),

5.3.2. Lakukan komunikasi aktif dua arah antar unit dan menginformasikan jika ada  potensi muatan tumpah/ jatuh.

5.4. Sarana amblas, 5.4.1. Pastikan sarana telah mengaktifkan double gardan (4WD),

5.4.2. Gunakan jalur yang kering dan jaga jarak sarana dari tepi sisi jalan

(6)

5.5. Sarana terjatuh dari beda tinggi, 5.5.1. Lakukan pengamatan kondisi sekitar sebelum bergerak,

5.5.2. Posisikan sarana tidak berada/disekitar area beda tinggi,

5.5.3. Mengatur kecepatan maksimal sesuai rambu kecepatan di area tambang, 5.5.4. Mengikuti traffic manajemen dan aturan di

area tambang, c. Mengoperasikan sarana di area kantor 5.1. Sarana menabrak/ditabrak : Unit sarana lain, unit

support,

5.1.1. Pengemudi dalam kondisi bugar / fit untuk  bekerja dan telah mengisi form bugar selamat dengan benar serta harus diketahui oleh pengawas (divalidasi),

5.1.2. Mengatur kecepatan maksimal sesuai rambu kecepatan di area kantor,

5.1.3. Lakukan komunikasi aktif radio antar unit (saat mendahului unit berhenti ),

5.2. Menabrak pekerja/benda di sekitar unit, 5.2.1. Lakukan pengamatan sekeliling unit sebelum bergerak maju, mundur dan  berbelok,

5.2.2. Selalu membunyikan klakson saat: 2x saat unit akan bergerak maju dan 3x saat akan mundur.

Sebagai peringatan kepada orang dan sarana lain disekitar.

(7)

d. Mengoperasikan sarana di area workshop 5.1. Sarana menabrak/ditabrak sarana ,A2B, unit support

5.1.1. Pengemudi dalam kondisi bugar / fit untuk  bekerja dan telah mengisi form bugar selamat dengan benar serta harus diketahui oleh pengawas (divalidasi),

5.1.2. Lakukan pengamatan sekeliling unit sebelum bergerak maju, mundur dan  berbelok,

5.1.3. Mengatur kecepatan maksimal sesuai rambu kecepatan di area workshop, 5.1.4. Lakukan komunikasi aktif radio antar unit

(saat mendahului unit breakdown, unit mobilisasi ),

5.1.5. Mengikuti traffic manajemen dan aturan di area workshop,

5.1.6. Selalu membunyikan klakson saat: 2x saat unit akan bergerak maju dan 3x saat akan mundur

Sebagai peringatan kepada orang dan sarana lain disekitar.

(8)

5.2. Menabrak pekerja, benda di sekitar unit 5.2.1. Lakukan pengamatan sebelum bergerak maju, mundur dan berbelok,

5.2.2. Selalu membunyikan klakson saat: 2x saat unit akan bergerak maju dan 3x saat akan mundur

Sebagai peringatan kepada orang dan sarana lain disekitar.

5.3. Sarana terjatuh dari beda tinggi, 5.3.1. Lakukan pengamatan kondisi sekitar sebelum bergerak,

5.3.2. Posisikan sarana tidak berada/disekitar area beda tinggi,

5.3.3. Mengatur kecepatan maksimal sesuai rambu kecepatan di area workshop, 5.3.4. Mengikuti traffic manajemen dan aturan di

area workshop e. Mengoperasikan sarana di area CPBL

Kelanis

5.1. Sarana menabrak/ditabrak : Unit sarana lain, unit  produksi, unit support,

5.1.1. Pengemudi dalam kondisi bugar / fit untuk  bekerja dan telah mengisi form bugar selamat dengan benar serta harus diketahui oleh pengawas (divalidasi),

5.1.2. Mengatur kecepatan maksimal sesuai rambu kecepatan di area CPBL,

5.1.3. Lakukan komunikasi aktif radio antar unit (saat mendahului unit breakdown, antrian unit),

(9)

5.1.4. Mengikuti traffic manajemen dan aturan di area CPBL,

5.1.5. Selalu membunyikan klakson saat: 2x saat unit akan bergerak maju dan 3x saat akan mundur

Sebagai peringatan kepada orang dan sarana lain disekitar.

5.2. Menabrak pekerja/benda di sekitar unit, 5.2.1. Lakukan pengamatan sebelum bergerak maju, mundur dan berbelok,

5.2.2. Selalu membunyikan klakson saat: 2x saat unit akan bergerak maju dan 3x saat akan mundur

Sebagai peringatan kepada orang dan sarana lain disekitar

5.2.3. Mengatur kecepatan maksimal sesuai rambu kecepatan di area CPBL,

5.2.4. Mematuhi rambu batas unit sarana yang di ijinkan untuk melewati jalur di bawah struktur conveyor,

(10)

5.3. Sarana terkena jatuhan material atau benda dari struktur conveyor,

5.3.1. Lakukan pengamatan sebelum bergerak, 5.3.2. Lakukan komunikasi aktif dua arah dengan

 pengawas operasional yang sedang melakukan perbaikan conveyor.

5.3.3. Mengikuti traffic manajemen dan aturan di area CPBL.

5.4. Sarana terperosok, 5.4.1. Pastikan sarana telah mengaktifkan double gardan (4WD),

5.4.2. Gunakan jalur yang kering dan jaga jarak sarana dari tepi sisi jalan.

5.5. Sarana terjatuh dari beda tinggi, 5.5.1. Lakukan pengamatan kondisi sekitar sebelum bergerak,

5.5.2. Posisikan sarana tidak berada/disekitar area beda tinggi,

5.5.3. Mengatur kecepatan maksimal sesuai rambu kecepatan di area CPBL,

5.5.4. Mengikuti traffic manajemen dan aturan di area CPBL.

6. Memarkir sarana, 6.1. Sarana menabrak pekerja / tertabrak unit  bergerak disekitar unit sarana,

6.1.1. Selalu membunyikan klakson saat: 3x saat akan mundur.

6.1.2. Parkirkan sarana di area parkir yang sudah ditentukan,

6.1.3. Cabut kunci kontak saat meninggalkan sarana.

(11)

7. Turun dari sarana. 7.1. Kepala terantuk kabin, 7.1.1. Posisikan kepala lebih rendah dari frame saat keluar dari kabin,

7.2. Jari tangan / bagian tubuh lainnya terjepit pintu,

7.2.1. Pegang handle/tuas pintu mobil yang tersedia untuk membuka dan menutup  pintu,

7.2.2. Pastikan saat menutup pintu, jari tangan /  bagian tubuh lainnya tidak berada / memegang pada bagian pintu yang menjadi area titik jepit.

(12)

Sosialisasi JSA

No. Nama Pekerja Posisi Perusahaan Pemahaman

JSA (√)

Tanda Tangan

Referensi

Dokumen terkait