KEBIJAKAN PELAYANAN KESEHATAN MATERNAL & NEONATUS.docx

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Teks penuh

(1)

KEPUTUSAN DIREKTUR RSUD KAJEN KABUPATEN PEKALONGAN

NOMOR : 445 / 05.2 / 2015 TENTANG

KEBIJAKAN PELAYANAN OBSTETRI NEONATAL EMERGENSI KOMPREHENSIF (PONEK)

DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KAJEN KABUPATEN PEKALONGAN

DIREKTUR RSUD KAJEN KABUPATEN PEKALONGAN

Menimban g

: a. bahwa dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan RSUD Kajen Kabupaten Pekalongan, maka diperlukan penyelenggaraan pelayanan PONEK yang bermutu tinggi; b. bahwa agar pelayanan PONEK di RSUD Kajen Kabupaten

Pekalongan dapat terlaksana dengan baik, perlu adanya kebijakan Direktur RSUD Kajen Kabupaten Pekalongan sebagai landasan bagi penyelenggaraan pelayanan PONEK di RSUD Kajen Kabupaten Pekalongan;

c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam a dan b, perlu ditetapkan dengan Keputusan Direktur RSUD Kajen Kabupaten Pekalongan; Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktik

Kedokteran (Lembaran Negara Tahun 2004 Nomor 116, tambahan Lembaran Negara nomor 4431);

2. Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 153, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5072);

3. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 129/MENKES/SK/II/2008 Tentang Standar Pelayanan Minimal Rumah Sakit;

4. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 1051/MENKES/SK/XI/2008 Tentang Tentang Pedoman Penyelenggaraan PONEK;

5. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 603 Tahun 2008 Tentang Rumah Sakit Sayang Ibu dan Bayi;

6. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 590 Tahun 2009

PEMERINTAH KABUPATEN PEKALONGAN

RSUD KAJEN

Jln Raya Karangsari Karanganyar Pekalongan 51182 Telp. IGD : (0285). 385231 Fax : (0285) 385229

(2)

Tentang Kerjasama Bidang Kesehatan;

7. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1173/MENKES.PER/X/2004 tentang Standar Akreditasi Rumah Sakit;

8. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 269/MENKES/PER/III/2008 tentang Rekam Medik; 9. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor

290/MENKES/PER/III/2008 tentang Persetujuan Tindakan Kedokteran;

10 .

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 755/MENKES/PER /IV/2011 tentang Penyelenggaraan Komite Medik di Rumah Sakit;

11 .

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1691 tahun 2011 tentang Keselamatan Pasien;

12 .

Peraturan Bupati Pekalongan Nomor 8 Tahun 2005 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Kesehatan di RSUD Kajen Persiapan Kabupaten Pekalongan;

13 .

Peraturan Bupati Pekalongan Nomor 9 Tahun 2005 tentang Operasionalisasi RSUD Kajen Persiapan Kabupaten Pekalongan;

MEMUTUSKAN : Menetapkan :

KESATU : Keputusan Direktur RSUD Kajen Kab. Pekalongan tentang Kebijakan Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif (PONEK) RSUD Kajen Kabupaten Pekalongan.

KEDUA : Kebijakan Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif (PONEK) RSUD Kajen Kabupaten Pekalongan sebagaimana tercantum dalam Lampiran Keputusan ini.

KETIGA : Pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif (PONEK) RSUD Kajen Kabupaten Pekalongan dilaksanakan oleh Kepala Bidang Pelayanan dan Penunjang Medis RSUD Kajen Kabupaten Pekalongan.

KEEMPAT : Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkannya, dan apabila di kemudian hari ternyata terdapat kekeliruan dalam penetapan ini akan diadakan perbaikan sebagaimana mestinya.

Ditetapkan di : Kajen

Pada tanggal : 02 Januari 2015 DIREKTUR RSUD KAJEN

(3)

dr. DWI ARIE GUNAWAN, Sp.B Penata Tk. I

NIP. : 19700429 199903 1 002

Lampiran I : Keputusan Direktur RSUD Kajen Kabupaten Pekalongan

Nomor : 445 / 05.2 / 2015 Tanggal : 02 Januari 2015 KEBIJAKAN PELAYANAN OBSTETRI NEONATAL EMERGENSI

KOMPREHENSIF (PONEK)

RSUD KAJEN KABUPATEN PEKALONGAN

A. KEBIJAKAN UMUM

1. Peralatan di unit PONEK harus selalu dilakukan pemeliharaan dan kalibrasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

2. Pelayanan di unit PONEK harus selalu berorientasi kepada mutu dan keselamatan pasien.

3. Semua petugas unit PONEK wajib memiliki izin sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

4. Dalam melaksanakan tugasnya setiap petugas wajib mematuhi ketentuan dalam K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja).

5. Setiap petugas harus bekerja sesuai dengan standar profesi, standar prosedur opersinal yang berlaku, etika profesi, dan menghormati hak pasien.

6. Pelayanan unit PONEK dilaksanakan dalam 24 jam.

7. Penyediaan tenaga harus mengacu kepada pola ketenagaan.

8. Untuk melaksanakan koordinasi dan evaluasi wajib dilaksanakan rapat rutin bulanan minimal satu bulan sekali.

9. Setiap bulan wajib membuat laporan. B. KEBIJAKAN KHUSUS

1. Pelayanan unit PONEK harus selalu berorientasi kepada mutu dan keselamatan pasien.

2. Pada setiap shift jaga, salah satu Bidan dan perawat yang bertugas harus memilliki memiliki sertifikat pelatihan PONEK.

3. Setiap petugas berupaya untuk menurunkan angka kematian ibu/ bayi dan meningkatkan kesehatan ibu.

(4)

4. Melaksanakan dan menerapkan standar pelayanan perlindungan ibu dan bayi secara terpadu dan paripurna.

5. Lokasi kamar bersalin berdekatan dengan IBS dan Laboratorium. 6. Adanya fasilitas isolasi bagi ibu atau bayi yang terkena infeksi. 7. Obat dan alat kesehatan sesuai standar PONEK yang berlaku.

8. Setiap petugas wajib memiliki kemampuan untuk memberikan penyuluhan kepada ibu hamil dalam masa perawatan antenatal, persalinan dan post natal.

DIREKTUR RSUD KAJEN KABUPATEN PEKALONGAN

dr. DWI ARIE GUNAWAN, Sp.B Penata Tk. I

NIP. : 19700429 199903 1 002

PELAYANAN OBSTETRI NEONATAL EMERGENSI KOMPREHENSIF (PONEK) RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KAJEN KAB. PEKALONGAN

I. Pelayanan kesehatan maternal dan neonatal fisiologis 1. Pelayanan kehamilan

2. Pelayanan persalinan 3. Pelayanan nifas

4. Asuhan Bayi Baru Lahir (Level 1)

5. Imunisasi dan Stimulasi, Deteksi, Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK)

II. Pelayanan kesehatan Maternal dan Neonatal dengan risiko tinggi A. Masa antenatal

1. Perdarahan pada kehamilan muda

2. Nyeri perut dalam kehamilan muda dan lanjut 3. Perdarahan pada masa kehamilan

4. Gerak janin tidak dirasakan

5. Demam dalam kehamilan dan persalinan

6. Kehamilan Ektopik (KE) dan Kehamilan Ektopik Terganggu (KET) 7. Kehamilan dengan nyeri kepala, gangguan penglihatan, kejang

dan/ koma, tekanan darah tinggi B. Masa intranatal

1. Persalinan dengan parut uterus 2. Persalinan dengan distensi uterus

Lampiran II : Keputusan Direktur RSUD Kajen Kabupaten Pekalongan

Nomor : 445/ 05.2 / 2015 Tanggal : 02 Januari 2015

(5)

3. Gawat janin dalam persalinan 4. Pelayanan terhadap syok 5. Ketuban pecah dini

6. Persalinan lama

7. Induksi dan akselerasi persalinan 8. Aspirasi vacum manual

9. Seksio sesarea 10. Episiotomi

11. Kraniotomi dan craniosintesis 12. Malpresentasi dan malposisi 13. Distosia bahu

14. Prolapsus tali pusat 15. Placenta manual

16. Perbaikan robekan cerviks

17. Perbaikan robekan vagina dan perineum 18. Perbaikan robekan dinding uterus

19. Reposisi inversio uteri 20. Histerektomi

21. Sukar bernafas

22. Kompresi bimanual dan aorta 23. Dilatasi dan kuretase

24. Ligase arteri uterina

25. Bayi baru lahir dengan asfiksia 26. BBLR

27. Resusitasi bayi baru lahir

28. Anastesia umum dan lokal untuk seksio sesaria 29. Anestesia spinal, ketamin

30. Blok paraservikal 31. Blok pudendal C. Masa post natal

1. Masa nifas

2. Demam pasca persalinan 3. Perdarahan pasca persalinan 4. Nyeri perut pasca persalinan 5. Keluarga berencana

6. Asuhan bayi baru lahir sakit (Level 2) D. Pelayanan Kesehatan Neonatus

1. Hiperbilirubinemi 2. Asfiksia 3. Trauma kelahiran 4. Hipoglikemi 5. Kejang 6. Sepsis neonatal

(6)

7. Gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit, 8. Gangguan pernapasan

9. Kelainan jantung (payah jantung, payah jantung bawaan, PDA) 10. Gangguan perdarahan

11. Renjatan (shock) 12. Aspirasi meconium 13. Koma

14. Inisiasi dini ASI (Breast Feeding) 15. Kangaroo Mother Care

16. Resusitasi Neonatus 17. Penyakit Membran Hyalin

18. Pemberian minum pada bayi risiko tinggi E. Pelayanan ginekologis

1. Kehamilan ektopik

2. Perdarahan uterus disfungsi 3. Perdarahan menoragia

4. Kista ovarium akut 5. Radang pelvik akut 6. Infeksi saluran genetalia 7. HIV - AIDS

8. Abses pelvik

F. Perawatan khusus/ High Care Unit 1. ICU

2. Perinatal 3. RPK Maternal

G. Pelayanan Penunjang Medik

1. Pelayanan Laboratorium 24 jam 2. Pelayanan Radiologi on call H. Pelayanan IBS 24 jam on call

I. Program Rumah Sakit Sayang Ibu dan Bayi J. Pelaksanaan Sistem Rujukan

1. Pelayanan ambulance 24 jam

2. Pelayanan gawat darurat maternal dan neonatal tanpa uang muka K. Monitoring dan evaluasi Kinerja

1. Audit nearmiss Maternal dan Neonatal 2. Audit Maternal dan Neonatal

(7)

3. Drill Emergensi Maternal dan Neonatal 4. Breafing setiap shif jaga

5. Kelengkapan dokumen Rekam Medik 6. Pertemuan ruangan tiap bulan

7. Penilaian kepatuhan SPO

DIREKTUR RSUD KAJEN KABUPATEN PEKALONGAN

dr. DWI ARIE GUNAWAN, Sp. B Pembina

(8)

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :