• Tidak ada hasil yang ditemukan

MANUAL MUTU FT UPR OKE

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "MANUAL MUTU FT UPR OKE"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

(1)

i

S

I

(2)

ii MANUAL MUTU AKADEMIK

FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS PALANGKA RAYA

Revisi ke :

-Tanggal : 23 Maret 2015 Dikaji ulang oleh : Pembantu Dekan I

Dikendalikan oleh : Tim Penjaminan Mutu Fakultas

Disetujui oleh : Dekan Fakultas Teknik

FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS PALANGKA

RAYA

Manual Mutu Akademik

MMA.FTUNPAR. 2.1

Disetujui oleh

Dekan Revisi ke

(3)
(4)

iv DAFTAR ISI

Judul ... i

Lembar Pengesahan ... ii

Kata Pengantar... ii

Daftar Isi ... iv

Surat Keputusan ... v

I KEBIJAKAN MUTU AKADEMIK FAKULTAS TEKNIK 1.1 Kebijakan Umum ... 1

1.2 Penjaminan Internal Mutu Akademik ... 2

II PENJAMINAN MUTU AKADEMIK FAKULTAS TEKNIK ... 3

2.1 Konsep ... 3

2.2 Penerapan... 4

III ORGANISASI PENJAMINAN MUTU AKADEMIK FAKULTAS TEKNIK ... 5

3.1 Tingkat Fakultas ... 5

‘ 3.2 Tingkat Jurusan / Program Studi ... 7

(5)
(6)
(7)

1 I. KEBIJAKAN MUTU AKADEMIK FAKULTAS TEKNIK

1.1 Kebijakan Umum

1. Fakultas Teknik Universitas Palangka Raya menyelenggarakan proses pendidikan terbaik dan unggul dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.

2. Fakultas Teknik Universitas Palangka Raya menyelenggarakan evaluasi reguler untuk meningkatkan kualitas, otonomi, akuntabilitas, dan akreditasi.

3. Sesuai dengan perubahan-perubahan mendasar yang terjadi dalam tataran daerah, global, regional, nasional yang menyangkut berbagai aspek kehidupan masyarakat, Fakultas Teknik Universitas Palangka Raya dalam menyelenggarakan Tri Dharma Perguruan Tinggi berusaha memberikan kontribusi secara aktif dan signifikan menuju tercapainya masyarakat Indonesia yang cerdas, berbudaya, menguasai Ilmu Pengetahuan dan Teknologi yang berlandaskan ideologi Pancasila menuju tercapainya masyarakat madani.

4. Dalam menyelenggarakan Tri Dharma Perguruan Tinggi Fakultas Teknik Universitas Palangka Raya berpegang teguh pada prinsip

adanya kebebasan akademik, mimbar akademik, dan otonomi keilmuan.

5. Untuk mencapai Tujuan dan Sasaran yang telah ditetapkan, Fakultas Teknik Universitas Palangka Raya harus mengembangkan Sumber Daya Manusia dan Bidang Penelitian sedemikian rupa untuk memenuhi persyaratan sebagai Universitas Pendidikan yang menuju ke Universitas Penelitian. 6. Fakultas Teknik Universitas Palangka Raya berpartisipasi aktif

(8)

2 7. Fakultas Teknik Universitas Palangka Raya perlu mengembangkan program-program yang khas untuk mengatasi

masalah-masalah laten maupun masalah-masalah baru yang timbul dalam masyarakat sebagai akibat perubahan-perubahan mendasar yang sedang terjadi di tingkat daerah, nasional, dan regional.

8. Untuk menjamin mutu Tri Dharma Perguruan Tinggi perlu ditetapkan Standar Mutu yang dapat diterima secara daerah, nasional maupun internasional.

1.2 Penjaminan Mutu Akademik Internal

1. Penjaminan mutu akademik internal di tingkat fakultas, progam studi dan unit-unit pelaksana lainnya dilakukan untuk menjamin :

a. Kepatuhan terhadap kebijakan akademik, standar akademik, peraturan akademik serta manual mutu akademik;

b. Kepastian bahwa lulusan memiliki kompetensi sesuai dengan yang ditetapkan disetiap progam studi;

c. Kepastian bahwa setiap mahasiswa memiliki pengalaman belajar sesuai dengan spesifikasi progam studi;

d. Relevansi progam pendidikan dan penelitian dengan tuntutan masyarakat danstakeholderslainnya.

(9)

3 II. PENJAMINAN MUTU AKADEMIK FAKULTAS TEKNIK

2.1 Konsep

1. Pengertian mutu secara umum adalah kesesuaian dengan standar, kesesuaian dengan harapan stakeholder, atau pemenuhan janji yang telah diberikan. Mutu pendidikan di Fakultas Teknik Universitas Palangka Raya dimengerti sebagai pencapaian tujuan pendidikan dan kompetensi lulusan yang telah ditetapkan sesuai rencana strategis dan standar akademik serta spesifikasi program studi masing-masing. Pencapaian tujuan ini menyangkut aspek masukan, proses, dan keluaran serta nilai dan derajat kebaikan, keutamaan, dan kesempurnaan (degree of excellence).

2. Mutu pendidikan di Fakultas Teknik Universitas Palangka Raya bersifat proaktif dalam arti bahwa lulusan Fakultas Teknik Universitas Palangka Raya mampu secara terus-menerus menyesuaikan diri dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta realitas sosial budaya yang terus berkembang secara dinamis. Mutu pendidikan di Fakultas Teknik Universitas Palangka Raya juga mencakup aspek pelayanan administratif,

sarana/prasarana, organisasi, dan manajemen yang dapat memenuhi harapan sivitas akademika dan masyarakat (baik orang

tua mahasiswa, pengguna lulusan, maupun masyarakat luas). 3. Penjaminan mutu akademik di Fakultas Teknik Universitas

(10)

4 memperoleh pengalaman belajar seperti yang dijanjikan di dalam spesifikasi progam studi.

2.2 Penerapan

1. Fakultas Teknik Universitas Palangka Raya menerapkan penjaminan mutu akademik yang berjenjang. Pada tingkat universitas dirumuskan kebijakan akademik dan standar akademik universitas dan dilakukan audit mutu akademik fakultas. Pada tingkat fakultas dirumuskan kebijakan akademik fakultas serta dilakukan audit mutu akademik jurusan/bagian/progam studi. Pada tingkat progam studi dirumuskan kompetensi lulusan dan spesifikasi progam studi serta dilakukan evaluasi diri berdasarkan pendekatan OBE (Outcome Based Education).

2. Dalam pengembangan dan penerapan sistem penjaminan mutu, Fakultas Teknik Universitas Palangka Raya memilih pendekatan FEE (Facilitating, Empowering dan Enabling, Pedoman Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi – Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi) dan menugaskan Tim Penjaminan Mutu Fakultas (TPMF) untuk melaksanakan peran Fakultas dalam pengembangan dan

penerapan sistem penjaminan mutu di semua Jurusan/Program Studi.

(11)

5 III. ORGANISASI PENJAMINAN MUTU AKADEMIK FAKULTAS

TEKNIK

3.1 Tingkat Fakultas

1. Pemegang kepentingan penjaminan mutu akademik di tingkat fakultas terdiri atas Senat Fakultas, Dekan, Pembantu Dekan Bidang Akademik, dan Tim Penjaminan Mutu Fakultas (TPMF). 2. Senat Fakultas merupakan badan normatif tertinggi di lingkungan

fakultas yang memiliki wewenang untuk menjabarkan kebijakan dan peraturan universitas untuk fakultas. Senat Fakultas terdiri atas guru besar, pimpinan fakultas, dan wakil dosen.

Tugas Senat Fakultas adalah :

a. Merumuskan kebijakan akademik fakultas;

b. Merumuskan kebijakan penilaian prestasi dan etika akademik, kecakapan, serta integrasi kepribadian dosen di lingkungan fakultas;

c. Merumuskan norma dan tolok ukur bagi pelaksanaan penyelenggaraan fakultas dan menilai pelaksanaan tugas Pimpinan Fakultas;

d. Menilai pertanggungjawaban pimpinan fakultas atas

pelaksanaan kebijakan yang ditetapkan; dan

e. Memberikan pertimbangan kepada pimpinan Fakultas Teknik

mengenai calon yang diusulkan untuk diangkat menjadi pimpinan fakultas.

(12)

6 4. Pembantu Dekan Bidang Akademik, bertanggung jawab atas

tersusunnya :

a. Standar Akademik Fakultas;

b. Manual Mutu Akademik Fakultas, dan

c. Manual Prosedur Mutu Akademik Fakultas yang selaras dengan Standar Akademik, Manual Mutu Akademik, dan Manual Prosedur di tingkat universitas.

5. Pembantu Dekan bidang akademik bersama Tim Penjaminan Mutu Fakultas (TPMF) bertugas untuk melaksanakan kegiatan penjaminan mutu akademik di tingkat fakultas. Dalam melaksanakan tugasnya TPMF dibantu oleh Gugus Penjaminan Mutu (GPM) pada tiap jurusan/program studi.

6. TPMF terdiri dari: Pembantu Dekan Bidang Akademik sebagai penanggung jawab dan ketua yang dipilih (oleh Senat Fakultas), dengan anggota perwakilan jurusan/bagian/ program studi.

Tugas rutin TPMF adalah :

a. membahas dan menindaklanjuti laporan dari GPM;

b. melakukan evaluasi terhadap jurusan/ bagian/ program studi; c. memperbaiki dan mengembangkan sistem pembelajaran; d. mengirim hasil evaluasi jurusan/ bagian/ program studi ke

BPM.

7. TPMF pada tiap fakultas dibentuk dengan SK Dekan, dan dalam

pengembangan sistem penjaminan mutu akademik bertugas membantu Pembantu Dekan Bidang Akademik, yang mencakup antara lain:

a. penjabaran Standar Akademik Universitas ke dalam Standar Akademik Fakultas;

b. penjabaran Manual Mutu Akademik Universitas ke dalam Manual Mutu Fakultas;

(13)

7 d. pelatihan dan konsultansi kepada sivitas akademika fakultas

tentang pelaksanaan penjaminan mutu.

8. Setiap tahun Senat Fakultas menerima laporan evaluasi serta laporan audit internal mutu akademik dari Dekan. Senat Fakultas akan mempelajari kedua laporan tersebut dan menentukan kebijakan dan peraturan baru di tingkat fakultas untuk peningkatan mutu akademik.

3.2 Tingkat Jurusan / Program Studi

1. Ketua Jurusan/ Kepala Bagian/ Ketua Program Studi bertanggung jawab atas tersusunnya :

a. Spesifikasi ProgramStudi (SP) b. Manual Prosedur (MP)

c. Instruksi Kerja (IK) yang sesuai dengan Standar Akademik, Manual Mutu, dan Manual Prosedur Tingkat Fakultas.

2. Ketua Jurusan/ Kepala Bagian/ Ketua Program Studi bertanggung jawab atas terlaksananya :

a. proses pembelajaran yang bermutu sesuai dengan SP, MP, IK; b. evaluasi pelaksanaan proses pembelajaran;

c. evaluasi hasil proses pembelajaran;

d. tindakan perbaikan proses pembelajaran;

e. penyempurnaan SP, MP, dan IK secara berkelanjutan.

3. Gugus Penjaminan Mutu (GPM) dibentuk pada tingkat jurusan/bagian/program studi dan terdiri dari :

a. Ketua yang dipilih oleh jurusan/bagian/program studi

b. Anggota-anggota: sekretaris program studi dan staf pengajar. 4. Gugus Penjaminan Mutu (GPM) bertugas untuk :

a. menyusun laporan hasil evaluasi proses pembelajaran; b. melakukan evaluasi proses pembelajaran semester.

(14)

8 Ketua Jurusan/Kepala Bagian/Ketua Program Studi kepada Dekan untuk dibahas dalam TPMF.

Struktur Organisasi

Tim Penjaminan Mutu Fakultas Teknik Universitas Palangka Raya

Dekan

Pembantu Dekan I

Tim Penjaminan Mutu Fakultas Teknik (TPMF)

Gugus Penjaminan Mutu Jurusan/Program Studi

Referensi

Dokumen terkait

Pada Bab IV ini diuraikan secara lebih rinci dari tugas Pemerintah Daerah dalam penjaminan mutu pendidikan, yang meliputi: (1) Pemetaan Mutu Pendidikan, (2) Penyusunan

Dalam menyelenggarakan proses pendidikan, Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya mengusahakan pendidikan yang dapat memenuhi standar mutu pendidikan dan

Pemenuhan standar diperlukan sebagai implementasi Standar SPMI yang telah ditetapkan dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi di tingkat Institut, Fakultas, program

(2018) tentang Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan, bahwa pencapaian standar proses berkorelasi positif secara signifikan terhadap pencapaian Standar Kompetensi Lulusan (SKL). Hal

masukan, proses, keluaran serta nilai derajat kebaikan, keutamaan, dan kesempurnaan (degree of excellence). Pencapaian tujuan ini diutamakan pada tercapainya Mutu lulusan yang

2) Senat Fakultas dan Dekan mengarahkan kepada Jurusan/Program Studi tentang pelaksanaan kebijakan dan standar mutu kurikulum yang telah ditetapkan oleh

Mutu pendidikan nasional yang tercermin dalam kompetensi lulusan satuan- satuan pendidikan dipengaruhi oleh berbagai komponen seperti proses, isi, pendidik dan tenaga

Tercapainya visi, misi, dan tujuan perguruan tinggi yang disesuaikan dengan kompetensi lulusan yang diharapkan, kebijakan mutu, dan standar mutu akademik yang telah ditetapkan, serta