• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Finansial untuk Pemilihan Trayek Bus Dalam Kota (Studi Kasus di PO. Bangkit Mulia) - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Analisis Finansial untuk Pemilihan Trayek Bus Dalam Kota (Studi Kasus di PO. Bangkit Mulia) - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

Analisis Finansial untuk Pemilihan Trayek Bus

Dalam Kota

(Studi Kasus di PO. Bangkit Mulia)

NAMA : Apriliyanto Hernadi

NIM : L2H 304 300

PEMBIMBING I : Ir. Heru Prastawa, DEA

PEMBIMBING II : Sriyanto, ST, MT

ABSTRAK

Perusahaan Otobus (PO) Bangkit Mulia merupakan salah satu perusahaan angkutan umum swasta yang berinvestasi untuk angkutan umum jenis bus dalam kota Semarang. PO. Bangkit Mulia akan melakukan penambahan ataupun pengurangan armada. Untuk saat ini PO. Bangkit Mulia memiliki 4 trayek yang beroperasi, antara lain jurusan Terboyo – Kuasen, Terboyo – Pudak Payung, Terboyo – Cangkiran, dan Mangkang – Terboyo. Setiap trayek tersebut memiliki nilai investasi yang berbeda-beda, maka dari itu perlu untuk melakukan evaluasi investasi pada setiap trayek yang telah dilakukan oleh PO. Bangkit Mulia. Kemudian dari keempat trayek tersebut akan dianalisis dengan mencari kriteria kelayakan investasi yang meliputi Payback Period, NPV, IRR dan Profitability Index.

(2)

Pada situasi tersebut diatas, jika tidak ada persoalan keterbatasan dana pada tingkat biaya modal yang konstan, maka kriteria NPV merupakan kriteria yang terbaik, karena kriteria ini selalu mengarah pada proses maksimalisasi aliran kas masuk perusahaan dengan memperhitungkan faktor tingkat suku bunga untuk meminimalisasi resiko investasi. Trayek yang mempunyai nilai NPV terbesar merupakan trayek yang terbaik.

Referensi

Dokumen terkait

Pengukuran kinerja dalam penelitian ini didukung oleh beberapa metode yaitu pembobotan dengan Analytical Hierachy Process (AHP) untuk mengetahui nilai prioritas

Berdasarkan kondisi ini, faktor- faktor yang menggambarkan karakteristik dari setiap model sistem organisasi (siapa pengamat dari sistem, tujuan sistem, lingkungan

Dengan sampel suara pengucapan beberapa kata dalam bahasa Indonesia dan dibingkai setiap 40 milidetik dihasilkan bahwa voiced mempunyai nilai pitch lebih besar dari

Dan dari pengujian keausan dapat dilihat bahwa material dasar mempunyai ketahanan aus paling tinggi, karena kekerasannya peling tinggi diantar a material temper.. Nilai

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan prioritas jenis pelabuhan yang harus segera dibangun beserta lokasi yang paling sesuai dengan jenis pelabuhan tersebut,

Jika dua titik pada graf yang diwarnai dengan warna yang sama mempunyai jarak yang lebih besar dari warna yang diberikan pada titik tersebut dan warna dari setiap titik

1. Kebudayaan adalah faktor penentu keinginan dan perilaku seseorang yang paling mendasar. Sub-budaya, setiap budaya mempunyai kelmopok-kelompok sub- budaya yang merupakan

Hampir semua informan menempatkan Unika Soegijapranata di urutan pertama sebagai Perguruan Tinggi Swasta paling dikenal, bahkan oleh calon mahasiswa asal SMAN 2 Semarang yang