• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERBEDAAN PENDEKATAN GUIDED INQUIRY DAN PENDEKATAN KETERAMPILAN PROSES DAN HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA ANTARA PENDEKATAN GUIDED INQUIRY DAN PENDEKATAN MODIFIED FREE INQUIRY PADA TEMA “TEKANAN CAIRAN DI DALAM TUBUH MANUSIA' SISWA SMP KELAS VIII.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PERBEDAAN PENDEKATAN GUIDED INQUIRY DAN PENDEKATAN KETERAMPILAN PROSES DAN HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA ANTARA PENDEKATAN GUIDED INQUIRY DAN PENDEKATAN MODIFIED FREE INQUIRY PADA TEMA “TEKANAN CAIRAN DI DALAM TUBUH MANUSIA' SISWA SMP KELAS VIII."

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

PERBEDAAN KETERAMPILAN PROSES DAN HASIL BELAJAR

KOGNITIF SISWA ANTARA PENDEKATAN

GUIDED INQUIRY

DAN

PENDEKATAN

MODIFIED FREE INQUIRY

PADA TEMA “TEKANAN

CAIRAN DI DALAM TUBUH MANUSIA”

DIFFERENT SCIENCE PROCESS SKILL AND COGNITIVE LEARNING OUTCOMES

BETWEEN GUIDED INQUIRY APPROACH AND MODIFIED FREE INQUIRY

APPROACH ON THE THEME " FLUID PRESSURE IN THE HUMAN BODY"

Oleh: Lutfiyatul Fuadah1, Nur Kadarisman,M.Si2 1

Mahasiswi Program Studi Pendidikan IPA FMIPA UNY 2

Dosen Program Studi Fisika FMIPA UNY Email: ([email protected])

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk : 1) mengetahui ada tidaknya perbedaan keterampilan proses dan mengetahui keterampilan proses yang lebih baik antara pendekatan guided inquiry dan pendekatan modified free inquiry 2) mengetahui ada tidaknya perbedaan hasil belajar kognitif dan mengetahui hasil belajar kognitif siswa yang lebih baik antara pendekatan guided inquiry dan pendekatan modified free inquiry. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi experiment. Populasi penelitian diambil dari siswa kelas VIII SMP N 15 Yogyakarta sebanyak 10 kelas. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cara purposive sampling dan didapatkan Kelas VIII F (guided inquiry) dan kelas VIII E (modified free inquiry). Untuk mengetahui perbedaan hasil belajar kognitif digunakan uji beda Independent t test sedangkan untuk mengetahui perbedaan keterampilan proses digunakan uji Mann Whitney. Untuk mengetahui mana yang lebih baik digunakan analisis rata-rata dan gain skor. Hasil analisis Mann-Whitney menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan keterampilan proses yang signifikan dari kedua kelas dengan nilai rata-rata kelas guided dan kelas

modified berturut-turut 84,11 dan 87,73. Sedangkan hasil analisis uji t hasil belajar kognitif menunjukkan bahwa kedua kelas memiliki perbedaan hasil belajar kognitif yang signifikan. Hasil analisis gain skor menunjukkan kelas guided memiliki hasil belajar kognitif lebih baik dibanding kelas modified dengan nilai rata-rata gain skor berturut-turut 0,51 dan 0,29.

Kata Kunci: Hasil belajar kognitif, keterampilan proses, pendekatan GI, pendekatan MFI

Abstract

This research aimed to: 1) determining whether or not differences in process skills and know better process skills of guided inquiry approach and modified free inquiry approach. 2 ) determine whether or not differences cognitive learning outcome and know better cognitive learning outcome between guided inquiry approach and modified free inquiry approach. This type of research is quasi experiment. The study population was taken from the eighth grade students of SMP N 15 Yogyakarta as many as 10 classes. The sampling technique was conducted by purposive sampling and obtained a class VIII F (guided inquiry) and class VIII E (modified free inquiry). To determine differences in cognitive learning outcomes used Independent t tests and to determine differences in process skills used Mann Whitney test. To find out which one is better to use the average analysis and gain scores. Mann-Whitney analysis results showed that there was no significant difference in the skills of the second grade with an average rating class guided and modified classes respectively 84.11 and 87.73. While the results of the t test analysis showed that the cognitive learning both classes have different cognitive learning outcomes significantly. The results of the analysis of the gain scores showed that class guided inquiry has cognitive learning outcomes better than free inquiry modified class with an average value of gain scores respectively 0.51 and 0.29.

Referensi

Dokumen terkait

antara Guided Inquiry nilai -5,554 hal ini berarti Hasil Belajar Ranah Kognitif untuk kelas eksperimen dengan strategi Guided Inquiry lebih baik dari pada kelas

Pada materi pencemaran dan kerusakan lingkungan, pembelajaran berbasis masalah dengan pendekatan Guided Inquiry menghasilkan prestasi belajar kognitif, afektif

pendekatan modified free inquiry, dengan tujuan meningkatkan kreativitas mahasiswa dalam mengembangkan jenis eksperimen serta meningkatkan pemahaman terhadap materi

Penelitian ini dilaksanakan pada tahun ajaran 2016/2017 di kelas IX MTs Nurul Alamiyah Wajok Hilir. Berdasarkan pengambilan sampel secara purposive sampling terpilih

A. Teknik pengambilan sampel ini menggunakan Purposive Sampling. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 26 siswa yaitu kelas VIII B. Data hasil penelitian dari dua

Penelitian lain dilakukan oleh Widowati (2010) tentang pengaruh penerapan modified free inquiry yang merupakan salah satu pembelajaran inkuiri terhadap kemampuan

Skripsi ini membahas tentang perbandingan hasil belajar matematika dengan menggunakan Model Pembelajaran Tipe Modified Free Inquiry Dengan Model Pembelajaran

Kesimpulan Berdasarkan analisis hasil penelitian serta diskusi yang telah diadakan, diperoleh konklusi bahwa model pembelajaran modified free inquiry mempunyai pengaruh positif