• Tidak ada hasil yang ditemukan

14. Modul SAK ETAP bagi Organisasi Nirlaba

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "14. Modul SAK ETAP bagi Organisasi Nirlaba"

Copied!
47
0
0

Teks penuh

(1)

K O N S E P D A S A R

K O N S E P D A S A R

O R G A N I S A S I N I R L A B A

Oleh: Tri Purwan to

Pelatihan Pen yusun an Laporan Keuan gan sesuai PSAK 45 berdasar SAK ETAP Pelatihan Pen yusun an Laporan Keuan gan sesuai PSAK 45 berdasar SAK ETAP

(2)

P EN GERTIAN ORGAN IS AS I N IRLAB A

y

Yayasan adalah badan hukum yan g terdiri atas

kekayaan yang dipisahkan dan diperun tukkan un tuk

y

y

g

p

p

m en capai tujuan terten tu di bidan g sosial,

keagam aan , dan kem an usiaan , yan g tidak

m em pun yai an ggota

m em pun yai an ggota

(3)

ORGAN IS AS I N IRLABA

y

Suatu organ isasi yan g m em pun yai tujuan utam a

un tuk m en dukun g beberapa isu publik atau

un tuk m en dukun g beberapa isu publik atau

kepedulian terhadap kepen tin gan um um yan g tidak

berkaitan den gan aspek kom ersial

y

Men yan gkut m asalah ben can a kem an usiaan

m aupun ben can a alam , pen didikan , sen i, politik,

agam a riset atau hal lain yan g relevan

(4)

D AS AR P EN GELOLAAN

y

FAIRNESS

y

TRANSPARENCY

TRANSPARENCY

y

ACCOUNTABILITY

y

RESPONSIBILITY

RESPONSIBILITY

y

COMMUNITY NEEDS

y

INITIATIVE

INITIATIVE

(5)

D EFIN IS I IS TILAH

y

P EMB ATAS AN P ERMAN EN

adalah pem batasan

pen ggun aan sum ber daya yan g ditetapkan oleh

pen yum ban g agar sum ber daya tersebut dipertahan kan

i

i

i diiji k

k

secara perm an en , tetapi organisasi diijinkan un tuk

m en guran gi sebagian atau sem ua pen ghasilan atau

m an faat ekon om i dari sum ber daya tersebut

y

PEMBATAS AN TEMPORER

adalah pem batasan

pen ggun aan sum ber daya yang ditetapkan oleh

p

gg

y y

g

p

pen yum ban g agar sum ber daya tersebut dipertahan kan

sam pai den gan periode terten tu atau sam pai

(6)

D EFIN IS I IS TILAH

y

S U MB AN GAN TERIKAT

adalah sum ber daya yan g

pen ggun aan n ya dibatasi un tuk tujuan terten tu oleh

pen ggun aan n ya dibatasi un tuk tujuan terten tu oleh

pen yum ban g. Sifat pem batasan n ya dapat perm an en

m aupun tem porer.

(7)

S TAN D AR AKU N TAN S I KEU AN GAN

S TAN D AR AKU N TAN S I KEU AN GAN

ORGAN IS AS I N IRLAB A

Oleh: Tri Purwan to

Pelatihan Pen yusun an Laporan Keuan gan sesuai PSAK 45 berdasar SAK ETAP Pelatihan Pen yusun an Laporan Keuan gan sesuai PSAK 45 berdasar SAK ETAP

(8)

STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN ORGANISASI NIRLABA

OPERASIONAL:

OPERASIONAL:

1. Proposal ke Don or 2. H ibah

3. Budget

AKTIVITAS

ORGAN IS AS I

3. Budget

4. Uan g Muka 5. Biaya Program

6. Biaya Overhead/ Sekretariat

N IRLABA

7. Pertan ggun gjawaban , dll

INVESTASI:

1. Tan ah, Ban gun an

2. Peralatan Kan tor, Kom puter, dll

(9)

STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN ORGANISASI NIRLABA

TRANSAKSI/

KEJ ADIAN

AKTIVITAS

KEJ ADIAN

PUNYA NILAI

EKONOMI

ORGAN IS AS I

N IRLABA

(10)

STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN ORGANISASI NIRLABA

PENGAKUAN

A

N

PENGAKUAN

1. AKTIVA

2. KEWAJ IBAN

3. SUMBANGAN, PENDAPATAN

A

T

A

T

A

4. BIAYA

PENGUKURAN

BERAPA NILAI EKONOMI YANG AKAN

S TAN D AR AKU N TAN S I

P

E

N

C

A

BERAPA NILAI EKONOMI YANG AKAN DICATAT?

“H IS TORICAL COS T”

PELAPORAN

AKU N TAN S I KEU AN GAN

( S AK)

P

PELAPORAN

1. LAP. POSISI KEUANGAN 2. LAP. AKTIVITAS

3. LAP. ARUS KAS 3

(11)

PS AK # 4 5 :

Pe la p o ra n Ke u a n ga n Orga n is a s i N irla ba

H an ya m en gatur

FORMAT

Laporan

Orga n is a s i

N irla ba :

LS M/ N GO

Laporan

Keuan gan

Organ isasi

Nirlaba

LS M/ N GO,

S e ko la h ,

U n ive rs ita s ,

,

Nirlaba

Bagaim an a

Pen yajian

Pen yajian

ITEM-ITEM di LapKeu

???

(12)
(13)

y

PSAK 0 1_ Pen yajian Laporan Keuan gan

y

PSAK 10 _ Tran saksi dalam Mata Uan g Asin g

y

PSAK 16_ Aset Tetap

PSAK Ak

t

i

P

t

y

PSAK 17_ Akun tan si Pen yusutan

y

PSAK 23_ Pen dapatan

y

PSAK 46 Akun tan si Pajak Pen ghasilan

(14)

S TAN D AR AKU N TAN S I

S TAN D AR AKU N TAN S I

(15)

S AK ( s .d Th 2 0 0 7)

y

Revisi Tahun 20 0 7

Revisi Tahun 20 0 7

terdiri dari 59 PSAK

STANDAR

AMERIKA SERIKAT

BUKAN

STANDAR

(FASB)

INTERNASIONAL

(16)

S AK

MEN GAD OP S I

FAS B

TIDAK BISA DIPERLUKAN

TIDAK BISA

LANGSUNG DIKONSUMSI INTERNASIONAL

KOVERGENSI

(TRANSLATE KE IFRS)

(17)
(18)

S AK ETAP

( EN TITAS TAN PA

(

AKU N TAB ILITAS

PU BLIK)

DITETAPKAN

19 MEI 20 0 9

BERLAKU

(19)

S AK ETAP

( EN TITAS TAN P A AKU N TAB ILITAS P U B LIK)

(

)

ETAP:

• Tidak m em iliki akun tabilitas public sign ifikan

• Men erbitkan laporan keuan gan un tuk tujuan um um bagiMen erbitkan laporan keuan gan un tuk tujuan um um bagi pen ggun a ekstern al.

En tita s m e m iliki a ku n ta b ilita s p u b lic s ign ifika n jika :

• En titas telah m en gajukan pern yataan pen daftaran atau dalam

j t d ft d t it

proses pen gajuan pern yataan pen daftaran pada otoritas pasar m odal atau regulator lain un tuk tujuan pen erbitan efek

(20)

S AK ETAP

( EN TITAS TAN P A AKU N TAB ILITAS P U B LIK)

(

)

0 1 J AN U ARI 2 0 11,

J IKA MEMEN U H I KRITERIA ETAP

S AK ETAP

Y

A

S AK U MU M

T

D

K

S AK U MU M S AK ETAP

(21)

SAK ETAP

P E L A T I H A N P E N Y U S U N A N L A P O R A N K E U A N G A N S E S U A I P S A K 4 5 B E R D A S A R S A K E T A P

(22)

ETAP (BAB 1)

TIDAK MEMILIKI AKUNTABILITAS PUBLIC

TIDAK MEMILIKI AKUNTABILITAS PUBLIC

SIGNIFIKAN

MENERBITKAN LAPORAN KEUANGAN

MENERBITKAN LAPORAN KEUANGAN

(23)

BAB 2

KONSEP DAN PRINSIP PERVASIF

• Tujuan laporan keuan gan adalah m en yediakan posisi keuangan , kin erja keuan gan , dan laporan arus kas suatu g j g p en titas yan g berm an faat bagi sejum lah besar pen ggun a dalam pen gam bilan keputusan ekon om i oleh siapapun yan g tidak dalam posisi dapat m em in ta laporan

keuan gan khusus un tuk m em en uhi kebutuhan keuan gan khusus un tuk m em en uhi kebutuhan in form asi terten tu.

• Laporan keuan gan m en un jukkan apa yan g telah Laporan keuan gan m en un jukkan apa yan g telah dilakukan m an ajem en atau pertan ggun gjawaban

(24)

BAB 2

KONSEP DAN PRINSIP PERVASIF

y Karakteristik kualitatif in form asi dalam laporan keuan gan :

1. Dapat dipaham i l

2. Relevan

3. Materialitas

4. Kean dalan

b l b k

5. Substan tan si m en gun gguli ben tuk

6. Pertim ban gan sehat

7. Kelen gkapan

8 . Dapat diban din gkan

9. Tepat waktu

(25)

BAB 3-8

LAPORAN KEUANGAN

1.

Neraca (Lap Posisi Keuan gan )

p

g

2.

Lap laba rugi (Lap aktivitas)

3.

Laporan perubahan ekuitas

4.

Laporan arus kas

(26)

BAB 9

KEBIJ AKAN DAN ESTIMASI AKUNTANSI DAN KESALAH AN

1. Kebijakan akun tan si adalah prin sip , dasar,

kon ven si, aturan dan praktik terten tu yan g

diterapkan oleh suatu en titas dlm m en yusun dan m en yajikan laporan keuan gan n ya

2. Perubahan estim asi akun tan si adalah

pen yesuaian jum lah tercatat aset atau kewajiban atau jum lah kon sum si periodik suatu aset yan g berasal dari pen gujian status sekaran g dari, dan

k kt i f t k i d k jib

ekspektasi m anfaat ekon om i dan kewajiban m asa m en datan g terkait den gan aset dan kewajiban

3. Kesalahan periode lalu adalah kelalaian dan

(27)

BAB 10

INVESTASI PADA EFEK TERTENTU

y Efek adalah surat berharga yaitu surat pen gakuan

utan g, surat berharga kom ersial, saham , obligasi, tan da bukti utan g, un it pen yertaan kon trak dan setiap

d i i d i f k

derivative dari efek.

y Efek utan g adalah efek yan g m en un jukkan hubun gan utan g piutan g an tara kreditor den gan en titas pen erbit

f k efek y

Efek ekuitas adalah efek yan g m en un jukkan hak kepem ilikan atas suatu ekuitas atau hak un tuk m em peroleh atau hak un tuk m en jual kepem ilikan m em peroleh atau hak un tuk m en jual kepem ilikan

(28)

BAB 11

PERSEDIAAN

y

Persediaan adalah aset:

1

Un tuk dijual dalam kegiatan usaha

1.

Un tuk dijual dalam kegiatan usaha

n orm al

2.

Dalam proses produksi un tuk

kem udian dijual

kem udian dijual

3.

Dalam ben tuk bahan atau

perlen gkapan un tuk digun akan

dalam proses produksi atau

(29)

BAB 11

PERSEDIAAN

y En titas harus m en gukur n ilai persediaan pada n ilai m an a yan g lebih ren dah an tara biaya perolehan dan m an a yan g lebih ren dah an tara biaya perolehan dan harga jual dikuran gi biaya un tuk m en yelesaikan dan m en jual.

y Biaya perolehan persediaan m en cakup seluruh biaya y p p p y pem belian , biaya kon versi, dan biaya lain n ya yan g terjadi sam pai persediaan siap digun akan .

y

Biaya kon versi persediaan m eliputi biaya yan g secara

l k i d i di d k i

(30)

BAB 12

INVESTASI PADA ENTITAS ASOSIASI DAN ENTITAS ANAK

y En titas asosiasi adalah suatu en titas term asuk en titas bukan

di i i h i ifik

PT, dim an a in vestor m em pun yai pen garuh yan g sign ifikan dan bukan m erupakan en titas an ak ataupun bagian dalam join t ven ture.

d k k h f k k

y In vestor dikatakan m em pun yai pen garuh sign ifikan jika m em iliki saham 20 %.

y En titas an ak adalah suatu en titas yang diken dalikan oleh y g en titas in duk

y Pen gen dalian diartikan sebagai kem am puan un tuk

m en gatur kebijakan keuangan dan operasion al dari suatu g j g p en titas sehin gga m en dapatkan m an faat dari aktivitas

tersebut.

(31)

BAB 13

INVESTASI PADA J OINT VENTURE

y J oin t ven ture adalah perjan jian kon traktual dim an a dua pihak atau lebih m en jalan kan aktivitas ekon om i yan g m en jadi subyek

pen gen dalian bersam a, dan dapat berben tuk

d li b i d li

pen gen dalian bersam a operasi, pen gen dalian bersam a aset dan pen gen dalian bersam a en titas.

y Pen gen dalian bersam a adalah kesepakatan

k t kt l b b i d li t t

kon traktual berbagi pen gen dalian atas suatu aktiva ekon om i berdasarkan kesepakatan kedua belah pihak.

P d li b i li i

y Pen gen dalian bersam a operasi m eliputi

(32)

BAB 14

PROPERTI INVESTASI

y Properti in vestasi adalah properti ( tan ah, ban gun an atau keduan ya) yan g dikuasai oleh

pem ilik atau lesse m elalui sewa pem biayaan un tuk m en ghasilkan sewa atau un tuk ken aikan n ilai atau m en ghasilkan sewa atau un tuk ken aikan n ilai atau kedua – duan ya dan tidak un tuk digun akan dalam produksi dan dijual dalam kegiatan sehari – hari.

y Pada saat pen gakuan awal properti in vestasi y Pada saat pen gakuan awal, properti in vestasi

diukur pada biaya perolehan n ya

(33)

BAB 15

ASET TETAP

A t t t d l h t b j d di iliki t k

y Aset tetap adalah aset berwujud yan g dim iliki un tuk digun akan dalam produksi atau pen yediaan baran g atau jasa, un tuk disewakan ke pihak lain atau un tuk tujuan adm in istratifdan diharapkan akan digun akan lebih dari satu periode

satu periode.

Tan ah dan ban gun an adalah aset yan g dapat dipisahkan dan harus dicatat terpisah walaupun diperoleh secara bersam aan .

Pada saat pen gakuan awal aset tetap harus diukur sebesar

bi l h

biaya perolehan .

y Pen geluaran setelah pen gakuan awal suatu aset tetap yan g m em perpan jan g um ur m an faat harus ditam bahkan

d j l h b

pada jum lah tercatat aset tetap tersebut.

Pen geluaran setelah pen gakuan awal aset han ya diakui sebagai suatu aset jika pen geluaran m en in gkatkan

(34)

BAB 15

ASET TETAP

y Pen yusutan dim ulai ketika suatu aset tersedia un tuk digun akan .

y En titas harus m em pertim ban gkan faktor berikut dalam m en en tukan um ur m an faat :

1. Perkiraan daya pakai aset

2. Perkiraan tingkat keausan fisik yang tergan tung pada faktorg y g g g p pen goperasian

3. Keusan gan tekn is dan kom ersial yan g diakibatkan oleh

perubahan atau pen in gkatan produksi.

4. Pem batasan hukum

4

(35)

BAB 16

ASET TIDAK BERWUJ UD

y Aset tidak berwujud adalah aset non m on eter yan g dapat diiden tifikasikan dan tidak m em pun yai wujud fisik .

y Suatu aset dapat diiden tifikasikan jika :

1. Dapat dipisahkan , yaitu kem am puan n ya un tuk m en jadi

terpisah atau terbagi dari en titas dan dijual, dialihkan , dilisen sikan disewakan atau ditukarkan m elalui suatu dilisen sikan , disewakan atau ditukarkan m elalui suatu kon trak terkait aset atau kewajiban secara in dividual atau bersam a

2. Mun cul dari hak kon traktual

(36)

BAB 17

SEWA

y Sewa diklasifikasikan sebagai sewa pem biayaan jika sewa m en galihkang p y j g secara substan sial seluruh m an faat dan risiko kepem ilikan aset.

y Diklasifikasikan sebagai sewa operasi jika sewa tidak m en galihkan secara substan tial seluruh m an faat dan resiko kepem ilikan aset.

y Ciri – ciri sewa pem biayaan :

1. Sewa m en galihkan kepem ilikan aset kepada lesse pada akhir m asa sewa

2. Lesse m em pun yai opsi un tuk m em beli aset pada harga yan g cukup

ren dah diban din gkan n ilai wajar pada tan ggal opsi m ulai dapat dilaksan akan .

3. Masa sewa adalah un tuk sebagian besar um ur ekon om i aset m eskipun

h k ilik id k di lihk hak m ilik tidak dialihkan

4. Pada m asa awal sewa n ilai kin i dari jum lah pem bayaran sewa m in im um secara substan sial m en dekati n ilai wajar aset sewaan

5. Aset sewaan bersifat khusus dan dim an a han ya lesse yan g dapat

k difik i i l

(37)

BAB 18

KEWAJ IBAN DIESTIMASI DAN KONTINJ ENSI

y En titas m en gakui kewajiban diestim asi jika :

1. Mem iliki kewajiban kin i sebagai hasil dari peristiwa m asa lalu

Kem un gkin an terjadi bahwa en titas akan disyaratkan un tuk

2. Kem un gkin an terjadi bahwa en titas akan disyaratkan un tuk

m en tran sfer m an faat ekon om i pada saat pen yelesaian

3. J um lah kewajiban dapat diestim asi den gan an dal

y Kewajiban kon tin jen si m erupakan kawajiban poten sial yan g belum pasti atau kewajiban kin i yan g tidak diakui karen a tidak m em en uhi salah satu atau kedua kon disi pada item kewajiban diestim asi a(2) dan a(3) diatas. En titas tidak boleh m en gakui kewajiban kon tin jen si

sebagai kewajiban sebagai kewajiban

(38)

BAB 19

EKUITAS

y Modal saham badan usaha berben tuk PT m eliputi saham preferen saham biasa dan akun tam bahan m odal disetor preferen , saham biasa dan akun tam bahan m odal disetor. Pos m odal lain seperti m odal yan g berasal dari sum ban gan dapat disajikan sebagai bagian dari tam bahan m odal

disetor

y Saldo laba m en un jukkan akum ulasi hasil usaha periodik setelah m em perhitun gkan pem bagian deviden dan koreksi laba rugi periode lalu, serta din yatakan terpisah dari akun m odal saham . Seluruh saldo laba dianggap bebas un tuk gg p dibagikan kecuali jika diberikan in dikasi m en gen ai

(39)

BAB 20

PENDAPATAN

y Pen dapatan diukur berdasarkan n ilai wajar atas

pem bayaran yan g diterim a atau m asih harus diterim a pem bayaran yan g diterim a atau m asih harus diterim a., dan tidak term asuk diskon pen jualan dan poton gan volum e.

y Akibat dari tran saksi atau kejadian : y Akibat dari tran saksi atau kejadian :

1. Pen jualan baran g

2. Pem berian jasa 3. Kon trak kon struksi

(40)

BAB 21

BIAYA PINJ AMAN

y Men cakup :

1. Bun ga un tuk cerukan ban k dan pin jam an jan gka pen dek

dan jan gka pan jan g dan jan gka pan jan g

2. Am ortisasi , diskon to atau prem ium terkait pin jam an 3. Am ortisasi biaya tam bahan yan g tim bul sehubun gan

den gan proses perjan jian pem in jam an .

B b bi i d bi

4. Beban pem biayaan sesuai den gan sewa pem biayaan yan g

diakui

5. Perbedaan n ilai tukar yan g tim bul dari pin jam an dalam

m ata uan g asin g.

(41)

BAB 22

PENURUNAN NILAI ASET

il i i j dib ik d i dib k

y Pen urun an n ilai pin jam an yg diberikan dan piutan g diben tuk sebesar estim asi kerugian yan g tidak dapat ditagih.

y Pen urun an persediaan din ilai berdasarkan harga jual dikuran gi

bi k l i k d j l

biaya un tuk m en yelesaiakan dan m en jual

(42)

BAB 23

IMBALAN KERJ A

y Im balan kerja adalah sem ua ben tuk im balan yan g diberikan oleh en titas sebagai pertukaran atas jasa yan g diberikan oleh pekerja.

y Pen gakuan um um im balan kerja :

1. Sebagai kewajiban , setelah dikuran g jum lah yan g telah

dibayar baik secara lan gsun g kepada pekerja atau sebagai kon tribusi kepada dan a im balan kerja

kon tribusi kepada dan a im balan kerja.

2. Sebagai beban .

y Im balan kerja jan gka pen dek m eliputi :

(43)

BAB 24

PAJ AK PENGH ASILAN

y Pajak pen ghasian term asuk seluruh pajak dom estik dan luar n egeri sebagai dasar pen ghasilan ken a pajak. g g p g p j

y En titas harus m en gakui kewajiban atas seluruh pajak

(44)

BAB 25

MATA UANG PELAPORAN

y Mata uan g fun gsion al adalah m ata uan g utam a dalam arti substan si ekon om i yaitu m ata uan g utam a yan g dicerm in kan dalam kegiatan ekon om i yaitu m ata uan g utam a yan g dicerm in kan dalam kegiatan operasi en titas.

y Mata uan g pelaporan adalah m ata uan g yan g digun akan oleh en titas un tuk m em bukukan tran saksi

un tuk m em bukukan tran saksi

y Mata uan g pen catatan harus sam a den gan m ata uan g pelaporan .

y J ika en titas m en ggun akan m ata uan g selain m ata uan g lokal, m aka m ata uan g pelaporan tersebut harus m erupakan m ata uan g

(45)

BAB 26

TRANSAKSI DALAM MATA UANG ASING

y Tran saksi yan g diden om in asi atau harus diselesaikan dalam m ata uang asing.g g

(46)

BAB 27

PERISTIWA SETELAH AKH IR PERIODE PELAPORAN

y Peristiwa-peristiwa, baik yan g m en gun tun gkan atau tidak

m en gun tun gkan , yan g terjadi setelah tan ggal periode pelaporan s d tan ggal pen yelesaian pelaporan

(47)

BAB 28

Referensi

Dokumen terkait