• Tidak ada hasil yang ditemukan

SAMBUTAN_BUPATI 4 koto

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "SAMBUTAN_BUPATI 4 koto"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

SAMBUTAN BUPATI AGAM

Pada acara : Pelayanan Terpadu Sidang Keliling Pengadilan Agama Maninjau bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Agam

Hari / Tanggal : Selasa / 25 Maret 2014 Jam : 09.00 WIB.

Tempat : Kantor Camat IV Koto

Assalamu’alaikum ww.wb

Yth. 1..Sdr Ketua Pengadilan Tinggi Agama Padang. 2.Sdr.,Ketua Pengadilan Agama Maninjau,

3.Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Agam 4.Sdr. Camat IV Koto.

5..Sdr………

Puji Syukur kita persembahkan kepada Allah SWT, selawat beserta salam kapada Nabi basar Muhammad SAW semoga kita mendapat syafa’at dari beliau Amin Ya Rabbal ’Alamin.

Ucapan terima kasih saya ucapkan kepada Sdr Ketua Pengadilan Tinggi Agama Padang yang telah berkenan menghadiri acara kita pada hari ini, Sdr. Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Agam dan Camat IV Koto.

(2)

Kabupaten Agam terdiri dari : Luas 42.229,04 km2, 16 Kecamatan, 82 Nagari dan 467 jorong dengan jumlah penduduk : sampai 2014 sebanyak 525.418 jiwa yang terdiri dari penduduk Laki-laki 264.803 jiwa, Perempuan 260.615 jiwa dengan jumlah Kepala keluarga 134.636 KK.

Mengingat begitu luasnya wilayah, Pemerintah Kabupaten

Agam terus berupaya mencari solusi dengan program inovatif

sebagai aplikasi dari penerapan kepemerintahan yang baik (good

governance) dapat dilihat dari pelayanan Pemerintah kepada

masyarakat, berbagai inovatif dengan maksud untuk

memudahkan dan memperlancar serta mendekatkan pelayanan

kepada masyarakat, adapun program inovatif adalah sebagai

berikut berikut :

a. Membangun tempat pelayanan antara lain :

1. Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten

Agam di Lubuk Basung

2. Pusat Pelayanan Terpadu di Belakang Balok Bukittinggi

3. Diberbagai tempat antara lain melalui Nagari dan

Kecamatan se Kabupaten Agam melaui kegiatan Unit

Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil Keliling (UP3SK )

(3)

b. Memberikan kemudahan Pelayanan kepada masyarakat dengan membebaskan biaya

Sampai dengan tahun 2005 dikenakan biaya pengurusan

berdasarkan Perda Kabupaten Agam No 16 Tahun 1988 tentang

retribusi penggantian biaya cetak KTP dan Catatan Sipil

sebesar Rp. 2.500,- (dua ribu lima ratus Rupiah). Berdasarkan

Peraturan Daerah Kabupaten Agam Nomor 2 Tahun 2006,

Pelayanan Akta Kelahiran Gratis sampai sekarang sesuai

dengan tuntutan Undang-Undang No. 23 Tahun 2002 tentang

Perlindungan Anak.

c. Kerjasama pelayanan dengan Pengadilan Agama Lubuk Basung, Maninjau dan Bukittinggi untuk pelayanan siding itsbat nikah

d. Membuat tempat pelayanan secara online di Belakang Balok

Bukittinggi, yang meliputi pelayanan masyarakat yang ada

pada 10 kecamatan yang berada di Kabupaten Agam wilayah

bagian Timur yang meliputi jenis pelayanan Kartu Keluarga,

Akta kelahiran, Surat Pindah dan legalisir dokumen terkait.

e. Kerja sama dengan Pengadilan Negeri ,untuk Sidang Penetapan

Pengadilan bagi pelaporan kelahiran terlambat lebih 1 (satu)

tahun, hal ini dilaksanakan sejak Januari 2012 sampai dengan

(4)

karena adanya keputusan Mahkamah Kunstitusi Nomor

18/PUU-XI/2013 tanggal 30 April 2013 yang menyatakan bahwa pasal

32 ayat (2) Undang–Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang

Administrasi Kependudukan tidak mempunyai kekuatan hukum

mengikat, berarti pelaporan pencatatan kelahiran terlambat

lebih 1 (satu) tahun tidak lagi melalui Penetapan Pengadilan

Negeri tetapi langsung pengurusannya pada Dinas

Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

f. Membuka pelayanan penerbitan lansung Akta Kelahiran

ditempat melalui kegiatan UP3SK di kecamatan pada hari Sabtu

terutama kecamatan yang jaraknya jauh dari sentra pelayanan

kabupaten dan pelayanan kaki lima di lapangan terbuka pakai tenda pada tempat keramaian.

Sebagai wujud nyata dari upaya peningkatan pelayanan, telah diterbitkan Akta Kelahiran sampai 31 Desember 2014 sebanyak 200.864 akta kelahiran

atau 48,23% dari jumlah penduduk Kabupaten Agam.

Hadirin yang mulia,

Dengan demikian sangat tepat sekali kegiatan Pelayanan

terpadu siding keliling bersama Dinas Kependudukan dan

Pencatatan sipil dengan penerbitan lansung Penetapan Isbat

(5)

Kelahiran, semoga saja kegitan yang baik ini dapat dilanjutkan

dimasa datang dan benilai ibadah disisi Allah SWT, Amin

Wabillahi Taufiq wal Hidayah, Assalamu’alaikum Wr.Wb.

BUPATI AGAM,

IR.H.INDRA CATRI MSP DT. MALAKO NAN PUTIAH

I Dasar Hukum

1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan

2. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan

3. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 tahun 2013 tentang Perubahan atas Undang-Undang nomor 23 tahun 2006 tentang administrasi kependudukan

4. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2008 tentang Persyaratan Dan Tata Cara Pendaftaran Penduduk Dan Pencatatan Sipil

I. Gambaran Umum Kabupaten Agam

Luas : 42.229,04 km2, 16 Kecamatan, 82 Nagari dan 467 jorong Penduduk : sampai 2014 sebanyak 525.418 jiwa terdiri dari :

- Laki-laki 264.803 jiwa

- Perempuan 260.615 jiwa

(6)

- Akta Kelahiran adalah suatu akta yang dikeluarkan oleh pejabat yang berwenang, yang berkaitan dengan adanya kelahiran dalam rangka memperoleh atau mendapat kepastian terhadap kedudukan hukum seseorang.

- Akta Kelahiran adalah dokumen resmi yang diterbitkan oleh instansi pelaksana pencatatan sipil yang berisikan catatan resmi tentang tempat dan waktu kelahiran anak, nama anak dan nama orang tua anak, serta status kewarganegaraan anak (Peraturan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Republik Indonesia Nomor 06 tahun 2012)

III. Tempat Pelayanan

4. Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten

Agam di Lubuk Basung

5. Pusat Pelayanan Terpadu di Belakang Balok Bukittinggi

6. Diberbagai tempat antara lain melalui Nagari dan

Kecamatan se Kabupaten Agam melaui kegiatan Unit

Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil Keliling (UP3SK )

secara terpadu.

IV. Biaya

1. Sampai dengan tahun 2005 dikenakan biaya pengurusan

berdasarkan Perda Kabupaten Agam No 16 Tahun 1988,

tentang retribusi penggantian biaya cetak KTP dan Catatan

(7)

2. Berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Agam Nomor 2

Tahun 2006, Pelayanan Akta Kelahiran Gratis sampai

sekarang sesuai dengan tuntutan Undang-Undang No. 23

Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

V. Penerbitan Akta Kelahiran

Jumlah penerbitan akta kelahiran sampai saat ini telah tercatat

sebanyak 200.864 akta kelahiran atau 48,23 % dari jumlah

penduduk.

VI. Program inovatif

Sebagai aplikasi dari penerapan kepemerintahan yang baik

( good governance) dapat dilihat dari pelayanan Pemerintah

kepada masyarakat, berkenaan dengan hal tersebut,

pemerintah Kabupaten Agam selalu berupaya meningkatkan

pelayanan dengan berbagai inovatif dengan maksud untuk

memudahkan dan memperlancar serta mendekatkan

pelayanan kepada masyarakat, adapun program Kebijakan

inovatif adalah sebagai berikut :

(8)

2. Membuat tempat pelayanan secara online di Pusyanmas di

Jirek dan saat ini berada di Belakang Balok Bukittinggi, yang

meliputi pelayanan masyarakat yang ada pada 10

kecamatan yang berada di kabupaten Agam wilayah bagian

Timur yang meliputi jenis pelayanan Kartu Keluarga, Akta

kelahiran, Surat Pindah dan legalisir dokumen terkait.

3. Kerja sama dengan Pengadilan Negeri untuk Sidang

Penetapan Pengadilan bagi pelaporan kelahiran terlambat

lebih 1 (satu) tahun, hal ini dilaksanakan sejak Januari 2012

sampai dengan 30 April 2013 dan berakhir sejak 1 Mei 2013

sampai sekarang, karena adanya keputusan Mahkamah

Kunstitusi Nomor 18/PUU-XI/2013 tanggal 30 April 2013 yang

menyatakan bahwa pasal 32 ayat (2) Undang–Undang

Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan

tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat, berarti

pelaporan pencatatan kelahiran terlambat lebih 1 (satu)

tahun tidak lagi melalui Penetapan Pengadilan Negeri tetapi

langsung pengurusannya pada Dinas Kependudukan dan

Pencatatan Sipil.

4. Membuka pelayanan penerbitan lansung Akta Kelahiran

(9)

Sabtu terutama kecamatan yang jaraknya jauh dari sentra

pelayanan kabupaten

Referensi

Dokumen terkait

Pasal 43 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1974 Nomor 1, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor

37 ƒ Pasal 43 ayat 1 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1974 Nomor 1, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor

Pasal 43 ayat (1) Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1974 Nomor 1, Tambahan Lembaran Negara Republik

Beberapa ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1974 Nomor 1, Tambahan Lembaran Negara

Pasal 43 Ayat (1) Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1974 Nomor 1, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor

22 Presiden Republik Indonesia, “Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 3 Undang- Undang Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas

Republik Indonesia, Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan, Pasal

Pasal 29 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang perkawinan (lembar negara Republik Indonesia tahun 1974 Nomor 1, tambahan lembaran negara Republik