48
DAFTAR PUSTAKA
Afina, R. 2013. Pengaruh Pemberian Vinase dan Sumber Nitrogen terhadap Pertumbuhan dan Hasil Wijen (Sesamum indicum L.) di Tanah Pasir. Fakultas Pertanian. Universitas Gadjah Mada. Skripsi.
Alam, T. 2012. Tanggapan Jagung (Zea Mays L.) Terhadap Sistem Parit Berbahan Organik dan Dosis Kalium Di Lahan Kering Pada Tanah Bersifat Vertic. Jurusan Budidaya Pertanian. Fakultas Pertanian. Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Skripsi.
Andriyani, L. Y. 2001. Pengaruh waktu penyiangan dan populasi tanaman terhadap hasil kacang hijau (Vigna radiata L.) pada kondisi tanpa olah tanah. Jurnal Agronomi 10 : 27-31.
Anonim. 2010. SalinitasLaut.
<http://dhamadharma.wordpress.com/2010/02/11/salinitas-laut/>. Diakses pada tanggal 15 April 2013.
Ashraf, M., M. Muuen-Ud-Din, dan N. H Warraich. 2003. Production efficiency of mungbean (Vignaradiata L.) as affected by seed inoculation and NPK application. International Journal of Agrculture and Biology 5: 179-180.
Atman. 2007. Teknologi budidaya kacang hijau (Vigna radiateL.) di lahan sawah. Jurnal Ilmiah Tambua VI : 89-95.
Badan Pusat Statistik. 2002. Statistik Konsumsi dan Produksi. Badan Pusat Statistik, Jakarta.
Balai Penelitian Kacang-Kacangan dan Umbi-Umbian. 2009. Konstribusi Penelitian. <http://balitkabi.litbang.deptan.go.id/profil/kontribusi-penelitian.html>. Diakses
pada tanggal21 Mei 2013.
Balai Penelitian Kacang-Kacangan dan Umbi-Umbian.2010. Kultivar Unggul Baru
Kacang Hijau Genjah dan Tahan Embun
Tepung.<http://balitkabi.litbang.deptan.go.id/hasil- penelitian/kacanghijau/599-perbaikangenetikkacanghijau.html>.Diakses pada tanggal 20 Mei 2013.
Balai Penelitian Kacang-Kacangan dan Umbi-Umbian. 2013. Deskripsi Kultivar. <http://balitkabi.litbang.deptan.go.id/profil/kontribusi-penelitian.html>.Diakses
pada tanggal 25 Agustus 2013.
Balai Pengkajian Teknologi Pertanian. 2013. Hasil Analisis tanah akhir. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian, Yogyakarta.
49
Beringer, H. 1980. The role of potassium in crop production. in: proceeding of the international seminar the role of pottasium in crop production. FSS Publication: 25-32.
Budiastuti, Mth, S. 2000. Penggunaan Triakontanol dan Jarak Tanam Pada Tanaman Kacang Hijau (Phaseolus radiatus L.). Agrosains Vol 2 (2000). Universitas 11 Maret, Surakarta
Cahyandaru, N. 2010. Kajian penanganan dampak erupsi merapi di candi Borobudur. Seminar Nasional Pengembangan Kawasan Merapi: Aspek Kebencanaan dan Pengembangan Masyarakat Pasca Bencana. <http://dppm.uii.ac.id>. Diakses tanggal 25 Agustus 2013.
Djafar dan Anton Muhajlr. 2008. Mengubah Lahan Pasir Menjadi Produktif. <http://www.agriculturesnetwork.org/magazines/indonesia/24-tanah
yanghidup/mengubah-lahan-pasir-lebih-produktif/at_download/article_pdf>.Diakses pada tanggal 19 Mei 2013.
Fauzi, E. dan A. A. Muda.Ketersediaan Teknologi dalam Meningkatkan Produksi Kacang Hijau.<http://nad.litbang.deptan.go.id.>.Diakses pada tanggal 22 Mei 2013.
Fitter, A.H. dan Hay, R.K.H., 1991. Plants and Environment (Fisiologi Lingkungan Tanaman alih bahasa: S. Andani dan E.D Purbayanti). Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.
Fitrisiana, N. 2013. Pengaruh Macam Pupuk Kandang terhadap Pertumbuhan dan Hasil Wijen Hitam dan Wijen Putih (Sesamum indicum L.). Fakultas Pertanian. Universitas Gadjah Mada. Skripsi.
Gardner, F.P; R.B. Pearce, R.L. Mitchel. 1985. Fisiologi Tanaman Budidaya. UI Press. Jakarta.
Gardner, F.P., R.B. Pearce, dan R.L. Mitchell. 1991. Physiology of Crop Plants (Fisiologi Tanaman Budidaya, alih bahasa oleh Susilo, H.). Universitas Indonesia Press, Jakarta.
Gardner, F.P; R.B. Pearce, R.L. Mitchel. 2008. Fisiologi Tanaman Budidaya. UI Press. Jakarta.
Goldsworthy, P. R. dan N. M. Fisher. 1984. The Physiology of Tropical Field Crops (Fisiologi Tanaman Budidaya Tropik, alih bahasa Tohari) Universitas Gadjah Mada Press. Yogyakarta.
Gunadi, S. 2002. Teknologi pemanfaatan lahan marginal kawasan pesisir. Jurnal Teknologi Lingkungan 3: 232-236.
50
Hajadi, S.S. 1991. Pengantar Agronomi, Gramedia, Jakarta.
Hanafiah, K.A. 2005. Dasar-dasar Ilmu Tanah. Rajawali Press, Jakarta. Hardjowigeno, S. 1987. Ilmu Tanah. Mediatama, Jakarta.
Hardjowigeno, S. 1992. Ilmu Tanah. PT. Mediatama Sarana Perkasa, Jakarta.
Hartatik, W. dan L.R., Widowati. 2006. Pupuk Kandang, hal 59-82. Dalam R. D. M. Simanungkalit, D. A. Suriadikarta, R. Saraswati, D. Setyorini, dan W. Hartatik (Eds). Pupuk Kandang. Pupuk Organik dan Pupuk Hayati (Organic Fertilizer and Biofertilizer). Balai Besar Litbang Sumberdaya Lahan Pertanian Badan Penelitian dan pengembangan pertanian, Bogor.
Hendriyani, I. S dan N. Setiari. 2009. Kandungan Klorofil dan Pertumbuhan Kacang Panjang (Vigna sinensis) pada Tingkat Penyediaan Air yang Berbeda. J. Sains & Mat. 17: 145- 150.
Kastono, D., Hermien S., dan Siswandono. 2005. Pengaruh nomor ruas setek dan dosis pupuk urea terhadap pertumbuhan dan hasil kumis kucing. Ilmu Pertanian 12: 56 – 64.
Kasno, A., 2007. Kacang Hijau, Alternatif yang Menguntungkan Ditanam di Lahan kering. Sinar Tani. Edisi 23-29 Mei2007, Balitkabi, Malang.
Laboratorium Mix Pratama. 2013. Hasil Analisis tanah akhir. Laboratorium Chem-Mix Pratama, Yogyakarta.
Lakitan, B. 1993. Dasar-dasar Fisiologi Tumbuhan. Rajawali Press, Jakarta. Lakitan, B. 2011. Dasar-dasar Fisiologi Tumbuhan. Rajawali Press, Jakarta.
Leopold, A. C. and P. E Kriedemann. 1975. Plant Growth and Development. Tata Mc Grow Hill Pub. Co. Ltd., New Delhi.
Li, R., P. Guo, M. Baum, S. Grando, S. Ceccarelli. 2006. Evaluation of Chlorophyll Content and Fluorescence Parameters as Indicators of Drought Tolerance in Barley. Agricultural Sciences in China 5 : 751-757.
Maas, A. 1996. Imu Tanah dan Pupuk. Bahan Kuliah Akademi Penyuluh Pertanian (APP) Yogyakarta, Yogyakarta.
Mathius, W. 2010. Kotoran Kambing-Domba pun Bisa Bernilai Ekonomis. <http://www.pustaka-deptan.go.id/publikasi/wr255039.pdf.>. Diakses pada tanggal 30 Mei 2013.
51
Novizan.2001. Petunjuk Pemupukan yang Efektif. Agro Media Pustaka, Jakarta.
Novizan.2002. Petunjuk Pemupukan yang Efektif. Agro Media Pustaka, Jakarta.
Purnamawati, H., dan Purwono. 2007. Budidaya 8 Jenis Tanaman Pangan Unggulan. Penebar Swadaya, Depok.
Pinus Lingga. 1991. Jenis dan Kandungan Hara pada Beberapa Kotoran Ternak. Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) ANTANAN. Bogor
Purwono dan R. Hartono. 2005. Kacang Hijau. Penebar Swadaya, Depok.
Rosmarkam, Afandi, dan N. W. Yuwono 2005. Ilmu Kesuburan Tanah. Kanisius, Yogyakarta.
Saifuddin, Sarief. 1993. Kesuburan dan Pemupukan Tanah Pertanian. CV. Pustaka Buana, Bandung.
Salisbury, F.B. and C.V. Ross. 1992. Plant physiology (Fisiologi Tumbuhan, alih bahasa: D. R. Lukman dan Sumaryono). Institut Pertanian Bandung, Bandung.
Siradz, S. A. dan Siti Kabirun.2003.Pengembangan Lahan Marginal dengan
Bioteknologi Masukan
Rendah.<http://soil.Faperta.ugm.ac.id/sas/pengembangan%20lahan%20pasiran. pdf>. Diakses pada tanggal 27 April 2013.
Soepardi, G. 1979. Sifat dan Ciri Tanah.Departemen Ilmu tanah Fakultas Pertanian IPB, Bogor.
Sosrosoedirjo, S. dan B. Rifai. 1979. Ilmu memupuk. CV Yasaguna, Jakarta.
Sosrosoedirjo, S. dan B. Rifai. 1998. Ilmu memupuk. CV Yasaguna II, Jakarta.
Sudihardjo, A. M. 2000. Teknologi Perbaikan Sifat Tanah Subordo Psaments dalam Upaya Rekayasa Budidaya Tanaman Sayuran di Lahan Beting Pasir.Prosiding Seminar Teknologi Pertanian untuk Mendukung Agribisnis dalam Pengembangan Ekonomi Wilayah dan Ketahanan Pangan, Yogyakarta.
Suhardjo, M., Supriyadi, dan Sudihardjo. 2000. Efektifitas Pupuk Alternatif Organik, Pupuk Mikroba Cair dan Pembenah Tanah Terhadap Tanaman Bawang Merah di Wilayah Pesisir Pantai Selatan DIY. Prosiding Seminar Teknologi Pertanian untuk Mendukung Agribisnis dalam Pengembangan Ekonomi Wilayah dan Ketahanan Pangan, Yogyakarta.
Sukresno, Mashudi, A. B., Supangat, Sunaryo, dan D. Subaktini. 2000. Pengembangan Potensi Lahan Pantai Berpasir dengan Budidaya Tanaman Semusim di Pantai Selatan Yogyakarta.Prosiding Seminar Nasional.Pengelolaan Ekosistem Pantai dan Pulau-Pulau Kecil dalam Konteks Negara Kepulauan.Fak. Geografi UGM, Yogyakarta.
52
Susanto, R. 1999. Pertanian Organik : Penerapan, Pemasyarakatan dan Pengembanganya. Fakutas Pertanian. Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.
Sutanto, R. 2002. Penerapan Pertanian Organik. Kanisius, Yogyakarta.
Syukur, A. dan Harsono, E. S. 2008. Pengaruh pemberian pupuk kandang dan NPK terhadap beberapa sifat kimia dan fisika tanah pasir pantai Samas Bantul. Jurnal Ilmu Tanah dan Lingkungan 8: 138-145.
Ume, Humaedah. 2014. Syarat Tumbuh dan Budidaya Kacang Hijau. <http://cybex.deptan.go.id/penyuluhan/syarat-tumbuh-dan-budidaya-kacang-hijau>. Diakses pada tanggal 28 Juni, 2014.
Welch dan Nelson. 1950. Kesuburan dan Pemupukan Tanah Pertanian. CV. Pustaka Buana, Bandung.
Widowati, L.R., Sri Widati, U. Jaenudin, dan W. Hartatik. 2005. Pengaruh Kompos Pupuk Organik yang Diperkaya dengan Bahan Mineral dan Pupuk Hayati terhadap sifat sifat tanah, Serapan Hara dan Produksi Sayuran Organik. Laporan Proyek Penelitian Program Pengembangan Agribisnis, Balai Penelitian Tanah. 2005.
Wigati, E. S., A. Syukur, dan B. D. Kertonegoro. 2006. Pengaruh Takaran Bahan Organik dan Tingkat Kelengasan Tanah Terhadap Serapan Fosfor Oleh
Tanaman.<http://Soil.Faperta.ugm.ac.id/jitl/6.1%2052-58%20wigati.pdf>.Diakses pada tanggal 27 April 2013.
Wiwara Sunghening, Tohari, Dja’far Shiddieq. 2012. Pengaruh Mulsa Organik Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tiga Kultivar Kacang Hijau (Vigna radiata L. Wilczek) di Lahan Pasir Pantai Bugel, Kulon Progo. Jurusan Budidaya Pertanian. Fakultas Pertanian. Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.
Yuwono, N.W. 2009. Membangun kesuburan tanah di lahan marginal. Jurnal Ilmu Tanah dan Lingkungan 9 : 137-141.