• Tidak ada hasil yang ditemukan

PT Girder Indonesia. PT Citra Wassphutowa

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PT Girder Indonesia. PT Citra Wassphutowa"

Copied!
22
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

Perjanjian Bagi Hasil Pendapatan

PT Jasa Marga Tbk PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk

JIUT

Perjanjian

Pengusahaan Jalan Tol

Jasa Marga menerima 45% dari pendapatan NSL, HBR& SWA CMNP menerima 55% dari pendapatan NSL, HBR& SWA

Sekilas tentang JIUT

• Jakarta Inter Urban Tollway (“JIUT”) didirikan untuk mengelola infrastruktur transportasi di Jakarta.

• CMNP selesai membangun dan mengoperasikan Jalur Utara – Selatan (“NSL”) pada tahun 1990 sedangkan untuk seksi Tj. Priok – Jembatan III/ Pluit (“HBR”) pada tahun 1996, seluruhnya sepanjang 34,04 km.

• PT Jasa Marga selesai membangun dan

mengoperasikan Jalur Selatan – Barat (“SWA”) pada tahun 1987, sepanjang 23.55 Km.

• JIUT dioperasikan secara terintegrasi berdasarkan bagi hasil antara Jasa Marga dan CMNP. Setiap seksi dikelola secara terpisah dengan pembagian 45% pendapatan untuk Jasa Marga dan 55% untuk CMNP.

CMNP

JASA MARGA

(3)

PT Citra Persada Servis (99,95%) Tidak Beroparsi

PT Citra Margatama

Surabaya PT Citra Persada Infrastruktur

PT Citra

Wassphutowa PT Jasa Sarana PT Marga

Sarana Jabar Nusantara Propertindo PT Citra Marga

(4)

48,95 %

25,27 15,86 %

9,91 %

MASYARAKAT

MERAH PUTIH LIMITED

UBS AG SINGAPORE NON-TREATY OMNIBUS ACCOUNT

(5)
(6)

Ruas 2011 2012 2013 2014 Sept Proforma 2014 JIUT 743.075 820.070 838.965 616.423 946.384 Waru-Juanda 57.964 73.633 89.846 65.919 94.302 Total Pendapatan 801.039 893.703 928.811 682.342 1.040.686 Miliar Rupiah Keterangan 2011 2012 2013 2014 Sept Proforma 2014 Pendapatan Tol 801.039 893.073 928.811 682.342 1.040.686 Pendapatan Sewa 2.406 5.647 7.495 4.099 3.637 Pendapatan OM & Konstruksi - 4.117 26.256 59.559 161.940 Total Pendapatan Usaha 803.445 903.468 962.564 827.030 1.206.263 Dalam juta Rp Dalam juta Rp

(7)

1.206.263 Proyeksi 2014 803.445 903.468 962.564 827.030 700.000 750.000 800.000 850.000 900.000 950.000 1.000.000 2011 2012 2013 2014 Sept

(8)

8.271 9.927 11.997 14.170 12.262 22.462 27.227 32.762 38.822 36.713 5.000 10.000 15.000 20.000 25.000 30.000 35.000 40.000 45.000 2.000 4.000 6.000 8.000 10.000 12.000 14.000 16.000 2010 2011 2012 2013 2014 Nov Traffic CMS Rata-Rata HarianCMS

Juta Kendaraan Ribu Kendaraan

Juta Kendaraan Ribu Kendaraan

Proyeksi Traffic JIUT 2014 sebesar 206.462.347 kendaraan

Proyeksi Traffic CMS 2014 sebesar 16.518.894 kendaraan

189.215 197.657 206.685 208.739 188.200 226.481 235.236 241.302 242.736 241.295 518.398 541.528 564.884 572.141 563.670 400.000 425.000 450.000 475.000 500.000 525.000 550.000 575.000 600.000 50.000 100.000 150.000 200.000 250.000 300.000 350.000 400.000 2010 2011 2012 2013 2014 Nov

(9)

 Volume lalu lintas melebihi kapasitas jalan

 Jenis kendaraan Gol. II-V rata-rata overload dan tidak pada lajur yg disyaratkan

Operasi Penertiban Kendaraan Overload Di Jalan Tol Ir. Wiyoto Wiyono, MSc

(10)

SPM merupakan ukuran kinerja pelayanan yang harus dipenuhi oleh Perusahaan Jalan Tol, namun bagi Perseroan pelayanan kepada pengguna jalan tol merupakan suatu kewajiban dan pengguna jalan tol berhak untuk mendapatkan pelayanan terbaik. Oleh karena itu Perseroan akan selalu meningkatkan pemenuhan SPM menjadi lebih baik.

Indikator SPM meliputi : 1. Kondisi jalan

2. Kecepatan tempuh rata-rata 3. Aksesibilitas

4. Mobilitas 5. Keselamatan

6. Unit pertolongan/penyelamatan dan bantuan pelayanan

Hasil penilaian SPM pada tahun 2014 yang dilakukan oleh Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) telah menyatakan bahwa Perseroan Lulus dalam pemenuhan SPM

(11)

Perseroan senantiasa meningkatkan pelayanan kepada pengguna jalan, salah satunya dengan memberikan kemudahan informasi baik secara on-line maupun kerjasama dengan pihak Radio, melalui :  mobile phone di www.infojalantol.com

 akses internet di www.citramarga.com

 dengan akun @senkomcmnp  dengan akun @radioelshinta  sms ke no 0811806543

(12)
(13)

Financial Position 2011 2012 2013 2014 (Sept) Proforma 2014 Proyeksi 2015

Total Assets 3.198.594 3.759.108 4.783.202 4.992.576 5.044.639 10.806.047 Total Liabilities 1.037.853 1.247.774 1.529.632 1.542.004 1.478.099 6.306.401 Total Equity 2.160.741 2.511.334 3.253.570 3.451.572 3.566.541 4.499.646

Income Statement 2011 2012 2013 2014 (Sept)

Proforma 2014 Proyeksi 2015 Pendapatan 803.445 903.468 962.564 827.030 1.206.263 1.478.358 Laba Bersih 352.941 385.521 402.426 319.438 426.157 336.208 EBITDA 539.606 647.883 638.770 454.172 666.989 673.033 Beban Usaha 251.818 220.724 297.744 308.736 450.461 681.482

RATIO 2011 2012 2013 2014 (Sept) Proforma 2014

Proyeksi 2015

Current Ratio 6,12 9,12 3,82 4,34 17,65 14,07

Dalam juta Rp

(14)

Target Perseroan tahun 2014 adalah sebagai berikut

Kinerja Keuangan dan Operasional

Proforma 2014 2013 (YoY)

Capex/Belanja Modal 205.333 125.266 80.067

Pendapatan Usaha 1.206.263 962.564 243.699

Kekuatan Finansial Proforma 2014 2013 (YoY)

Total Aset 5.284.981 4.783.203 501.778

Debt to Equity Ratio 36,19% 43,16% -6,97%

(15)

Target Perseroan tahun 2015 adalah sebagai berikut

Kinerja Keuangan dan Operasional

Proforma 2014 Proyeksi 2015 (YoY)

Capex/Belanja Modal 205.333 4.984.684 4.779.351

Pendapatan Usaha 1.206.263 1.478.358 272.095

Kekuatan Finansial Proforma 2014 Proyeksi 2015 (YoY)

Total Aset 5.284.981 10.806.047 5.521.066

Debt to Equity Ratio 36,19% 136,61% 100,42%

(16)

1.037.853 1.247.774 1.529.632 1.542.004 1.521.542 200.000 400.000 600.000 800.000 1.000.000 1.200.000 1.400.000 1.600.000 1.800.000 2.160.741 2.511.334 3.253.570 3.566.541 3.763.439 16,33% 15,35% 12,37% 8,96% 11,32% 500.000 1.000.000 1.500.000 2.000.000 2.500.000 3.000.000 3.500.000 4.000.000 0,00% 2,00% 4,00% 6,00% 8,00% 10,00% 12,00% 14,00% 16,00% 18,00% 2011 2012 2013 2014 (Sept) 2014 Proforma Equity ROE 3.198.594 3.759.108 4.783.202 5.044.639 5.284.981 11,03% 10,26% 8,41% 6,33% 8,06% 1.000.000 2.000.000 3.000.000 4.000.000 5.000.000 6.000.000 0,00% 2,00% 4,00% 6,00% 8,00% 10,00% 12,00% 2011 2012 2013 2014 (Sept) 2014 Proforma Aset ROA

(17)

3.000 NILA I S A HA M 3.500 2.500 4.000 2.000

Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agt Sep Okt Nop Des

Bulan 4.500 3.310 3.385 3.465 3.450 3.455 3.930 4.050 3.155 3.120 3.135 3.125 3.120

• Selama tahun 2014, pergerakan harga saham Perseroan mencapai nilai tertinggi sejak 3 tahun terakhir yaitu di

Harga Penutupan 10 Desember 2014

(18)
(19)

Bominci Antasari Sawangan Bojong Gede Brigif Lahan Seksi-1 44,9Ha Bebas 66% Konstruksi Paket-1 6,9 km 18 Bulan Lahan Seksi-2 72,5Ha Bebas 18% Konstruksi Paket-2 6,3 km 15 Bulan D R AM AG A CMNP 62,5% WK-PP-HK @12,5% Konsultan PM Pusat Lender

(20)

PT Citra Waspphutowa (CMNP 62,5% dan WK-PP-HK @12,5%) adalah pemegangkonsesi JalanTol Depok-Antasari dari Depok-Antasari sd Bojong Gede 22km. Bagian yang akan dibangun dahulu adalah Tahap I Depok-

Antasari-Sawangan 13,2km terdiri Seksi-1 Antasari-Andara-Brigif 6,9km dan Seksi-2 Brigif-Krukut-Antasari-Sawangan 6,3 km dengan nilai investasi Rp 3,292 Triliun.

Pengadaan Tanah pada akhir 2014 untuk Seksi-1 diharapkan mencapai 70% atau 31ha dari 45ha sedangkan Seksi-2 diharapkan mencapai 30% atau 22ha dari 73ha. Harga 53ha dari kebutuhan 117ha tersebut ± Rp 2,1 Triliun mencakup Rp 580 Miliar di antaranya Hutang BLU yang menjadi tanggung-jawab PT Citra Waspphutowa, dan sisanya Government Support dari APBN hingga mencapai 100% atau diperkirakan Rp 3,590 Triliun pada bulan Juni 2015.

Kredit Investasi perbankan selanjutnya bisa drawdown sejak Juli 2015 sebesar total Rp 2,202 Triliun. Porsi dana ekuitas sekitar Rp 1,025 Triliun dengan DER sekitar 68% : 32%. Periode Oktober 2014 sd Juni 2015 dengan demikian membutuhkan fasilitas Dana Talangan hingga sebesar Rp 601 Miliar untuk Biaya Konstruksi Paket-1 dan Paket-2.

Perjanjian Konstruksi dengan JO Waskita-PP-Hutama ditandatangani 23 September 2014 mencakup Paket-1 (Antasari-Andara-Brigif) senilai Rp 1.345 Miliar selama 18 bulan sejak November 2014 dan Paket-2

(Brigif-Krukut-Sawangan) senilai Rp 705 Miliar selama 15 bulan sejak Februari 2015. Konstruksi diharapkan selesai tuntas pada bulan Juni 2016, sehingga ruas Tahap-I Antasari-Sawangan bisa mulai beroperasi secara serentak pada bulan Juli 2016. Andara Sawangan Bojong Gede Antasari T egar B er iman Margonda S aw angan Krukut Brigif Konstruksi Paket-1 -01+12105+775 : 6,896km Rp1.345M Konstruksi Paket-2 05+77512+041 : 6,266km Rp705M

(21)

4 08 52 2 54 9 580580 74 4 83 9 904 918 9 59 1.0 23 1.0 23 1.0 54 1.0 74 1.14 2 1.19 2 1.2 36 1.3 4 7 1.4 50 1.53 3 1.6171.617 1.84 3 2.0 70 2.2 9 6 2.52 3 2.7 4 9 2.9 76 3.2 02 3.4 29 1.3 59 1.4 75 1.59 0 1.7 05 1.82 1 1.9 36 2.0 52 2.16 7 2.2 83 Konstr Paket-1 Konstr Paket-2 9 7 4 27 510 6 01 6 85 87 2 1.0 51 1.2 57 1.4 08 1.513 1.59 4 1.6 57 1.7 18 1.770 1.86 4 700 1050 1400 1750 2100 2450 2800 3150 3500 700 1.050 1.400 1.750 2.100 2.450 2.800 3.150 3.500 Tanah Seksi-2 Clearing BRI Clearing Clearing

(22)

Referensi

Dokumen terkait

Sebaliknya dalam melangsungkan perkawinan nyentana, keluarga perempuan relatif lebih sibuk karena berbagai hal yang harus disiapkan dan dilaksanakan terkait dengan

3.3.3 Menggunakan kolom sedimentasi (variasi konsentrasi) Membuat suspensi dengan konsentrasi 75 gr/L pada gelas kimia dan gelas ukur,dengan ketinggian yang sama..

Introduksi tehnologi pengemasan yang marketable dapat meningkatkan image suatu produk, yang hal ini terjadi pada produk UKM Alif Danan untuk produk Ampyang Jawa dan UKM Heni

Telkom Akses (PTTA) Jabar Tengah Divisi Provisioning dipengaruhi oleh gaya kepemimpinan, yang membuat setiap karyawan dapat menyesuaikan diri dengan kondisi yang

Untuk memberikan jaminan atas keamanan dan keselamatan masyarakat dalam penggunaan, pemakaian dan pemanfaatan barang dan/ atau jasa yang dikonsumsi atau digunakan, pada

Pertumbuhan antar populasi lele Sangkuriang, Mesir, Kenya dan Thailand tidak berbeda nyata namun pada keseragaman ukuran populasi lele Sangkuriang masih lebih rendah sedangkan

Sebagai fluida primer pada ejektor digunakan air yang dialirkan menggunakan pompa.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik sistem refrigerasi dengan air

Seperti (umur, jumlah produksi, jumlah pengrajin kopra, jumlah pengepul kopra, harga, dan besar margin ). Data kualitatif adalah data yang berupa kalimat atau