HALAMAN JUDUL LEMBAR PENGESAHAN PERNYATAAN KATA PENGANTAR DAFTAR ISI DAFTAR TABEL DAFTAR GAMBAR DAFTAR LAMPIRAN INTISARI ABSTRAK BAB I.

Teks penuh

(1)

v

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ... i LEMBAR PENGESAHAN ... ii PERNYATAAN ... iii KATA PENGANTAR ... iv DAFTAR ISI ... vi

DAFTAR TABEL ... viii

DAFTAR GAMBAR ... ix DAFTAR LAMPIRAN ... x INTISARI ... xi ABSTRAK ... xii BAB I. PENDAHULUAN ... 1 1.1.Latar Belakang ... 1 1.2.Rumusan Masalah ... 4 1.3.Tujuan Penelitian ... 5 1.4.Manfaat Penelitian ... 5 1.5.Pembatasan Penelitian ... 6

BAB II. TINJAUAN PUSTAKA ... 7

2.1.Pemanasan Global ... 7

2.2.Protokol Kyoto (CDM) dan REDD ... 10

2.2.1. Protokol Kyoto (CDM) ... 10

2.2.2. REDD (Reducing Emissions From Deforestation And Forest Degradation) ... 14

2.3.Biomassa dan Karbon Hutan ... 15

2.3.1. Biomassa ... 15

2.3.2. Karbon Hutan ... 20

(2)

vi

2.4.1. Pengukuran Tidak Langsung (Metode Konversi Biomassa) ... 23

2.4.2. Pengukuran Langsung ... 23

2.5.Allometrik ... 27

2.6.Hutan Rakyat ... 30

2.7.Deskripsi Bambu Secara Umum ... 33

2.8.Bambu Pagar (Bambusa glaucescens) ... 36

BAB III. METODE PENELITIAN ... 38

3.1.Lokasi Penelitian ... 38

3.2.Bahan dan Alat Penelitian ... 38

3.3.Metode Penelitian ... 40

3.3.1. Tahap I : Inventore bambu pagar di lahan hutan rakyat Desa Panggrungan ... 40

3.3.2. Tahap 1I : Penentuan Kandungan Biomassa, Karbon Dan Volume Bambu Pagar ... 40

3.3.3. Tahap III : Penyusunan Persamaan Allometrik ... 47

BAB IV. GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN ... 50

4.1.Letak dan Luas Wilayah ... 50

4.2.Topografi, Jenis Tanah, dan Iklim ... 51

4.3.Jumlah Penduduk dan Mata Pencaharian ... 52

BAB V. HASIL DAN PEMBAHASAN ... 53

5.1.Kuantifikasi Kandungan Biomassa dan Karbon Sampel ... 53

5.1.1. Kandungan Biomassa ... 53

5.1.2. Kandungan Karbon Sampel ... 57

5.2.Model Penduga Kandungan Biomassa Dan Karbon Sampel ... 63

5.2.1. Model Penduga Kandungan Biomassa Bambu Pagar ... 64

5.2.2. Model Penduga Kandungan Karbon Bambu Pagar ... 66

5.3.Figur Potensi Bambu Pagar di Hutan Rakyat Desa Panggrungan ... 68

5.4.Estimasi Potensi Biomassa, Karbon Serta Besarnya CO2 yang Dapat Diserap Oleh Bambu Pagar di Lahan Hutan Rakyat Desa Panggrungan .. 71

(3)

vii 5.4.1. Potensi Biomassa, Karbon dan Besarnya Gas CO2 yang Dapat

Diserap Oleh Bambu Pagar (Bambusa glaucescens) ... 74

5.4.2. Tingkat Keakuratan Estimasi Potensi Biomassa, Karbon, Serta Besarnya Serapan Gas CO2 ... 76

5.5.Pemanfaatan Bambu Pagar ... 78

BAB VI. KESIMPULAN DAN SARAN... 79

6.1.Kesimpulan ... 79

6.2.Saran ... 81

DAFTAR PUSTAKA ... 82

(4)

viii

DAFTAR TABEL

Tabel 4.1. Perhitungan Biomassa Bambu Pagar ... 50 Tabel 5.1. Hasil Perhitungan Kadar Karbon serta kandungan karbon bambu pagar 54 Tabel 5.2. Estimasi Biomassa, Karbon, serta Besarnya CO2 yang dapat diserap oleh

Bambu Pagar pada Luasan 500 m2... 56

Tabel 5.3.Estimasi Biomassa, Karbon, serta Besarnya CO2 yang dapat diserap oleh

Bambu Pagar ... 58

Tabel 5.4.Nilai Koefisien Variasi, Standar Error, dan Presisi Potensi Biomassa,

Karbon, dan Gas CO2 ... 60 Tabel 5.5. Model Penduga Kandungan Karbon Bambu Pagar ... 62 Tabel 5.6. Data Inventarisasi Bambu Pagar di Lahan Rakyat Desa Andongsili ... 62 Tabel 5.7. Estimasi Potensi Biomassa, Karbon, serta Serapan Gas CO2 Bambu

Pagar ... 67

Tabel 5.8. Nilai Koefisien Variasi, Standar Error, dan Presisi Potensi Biomassa,

Karbon, dan Gas CO2 ... 68

(5)

ix

DAFTAR GAMBAR

Gambar 3.2. Langkah-Langkah Menghitung Kadar Karbon Dengan Metode Walkley

And Black (1934)... 46

Gambar 5.1. Diagram lingkaran prosentase kandungan biomassa pada berbagai

organ bambu pagar ... 56

Gambar 5.2. Diagram lingkaran prosentase kadar karbon pada berbagai organ bambu

pagar ... 58

Gambar 5.3. Diagram lingkaran prosentase kandungan karbon pada berbagai organ

(6)

x

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1. Convident interval (CI) dan Presisi Biomassa Total Bambu Pagar ... 78 Lampiran 2. Convident interval (CI) dan Presisi Karbon Total Bambu Pagar ... 80 Lampiran 3. Convident interval (CI) dan Presisi Serapan CO2 Total Bambu Pagar 82 Lampiran 4. Model Penduga Biomassa Bambu Pagar ... 84 Lampiran 5. Model Model Penduga Kandungan Karbon Bambu Pagar ... 86

(7)

xi POTENSI BIOMASSA DAN KARBON ABOVE GROUND BAMBU PAGAR

(Bambusa glaucescens) PADA SISTEM AGROFORESTRI DI HUTAN RAKYAT DESA ANDONGSILI, KAB. WONOSOBO, JAWA TENGAH

Yonky Adryanto1, Ris Hadi Purwanto2 INTISARI

Salah satu jenis bambu yang biasanya digunakan sebagai tanaman pagar adalah Bambusa glaucescens dan belum pernah dijadikan objek penelitian dalam kemampuannya menyerap gas karbon dioksida. Penelitian ini bertujuan : (1) menghitung kandungan biomassa dan karbon sampel bambu pagar, (2) membuat model penduga untuk menaksir kandungan biomassa dan karbon, (3) menaksir potensi biomassa, dan karbon serta besarnya serapan gas CO2 oleh bambu pagar pada

sistem agroforestri di hutan rakyat Desa Andongsili, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.

Delapan belas batang bambu pagar dengan ukuran tinggi dan diameter bervariasi digunakan sebagai sampel untuk membuat model penduga biomassa, dan karbon. Kandungan biomassa diperoleh dengan cara mengeringkan sampel pada suhu 103±2o C sampai tercapai berat kering konstan. Sedangkan kandungan karbon diperoleh melalui pendekatan metode walkley and black.

Hasil penelitian diperoleh rerata kandungan biomassa pada dbh 1,61 cm untuk organ batang sebesar 192,67 g , organ ranting 142,22 g , organ daun 115,9 g. Rerata kandungan karbon pada dbh 1,61 cm untuk organ batang sebesar 77,52 g, organ ranting 53,72 g, organ daun 36,33 g. Model penduga yang dihasilkan yaitu hubungan antara dbh dan tinggi dengan biomassa (Bt), dan kandungan karbon (Ct) adalah Bt = 112,9(D2H)0,613 (r2 = 0,685), Ct = 41,83(D2H)0,618 (r2 = 0,721). Hasil inventarisasi per hektar untuk jumlah batang bambu pagar adalah 75500 batang, potensi biomassa total 28,483 ± 0.02746 ton/ha dengan presisi 2,3%. Potensi karbon total 10,670 ± 0,01034 ton/ha dengan presisi 2,4%. Total gas CO2 yang dapat diserap oleh bambu pagar

39,157 ± 0,3749 ton/ha dengan presisi 2,4%.

Kata Kunci : bambu pagar, biomassa, karbon, Desa Andongsili 1

Mahasiswa Fakultas Kehutanan Universitas Gajah Mada Jurusan Manajemen Hutan

(8)

xii Biomass and Carbon Potential of Hedgerows Bamboo (Bambusa glaucescens)

Above Ground in Agroforestry System at Community Forest of Andongsili Village, Wonosobo, Central Java

Yonky Adryanto1, Ris Hadi Purwanto2 ABSTRACT

Bamboo species commonly used as hedgerows, such as Bambusa glaucescens, capability in carbon sequestration were rarely researched. The research objectives are (1) To calculate biomass and carbon contents of hedgerows bamboo (Bambusa glaucescens) samples, (2) To make a prediction model of biomass and carbon contents. (3) To assess potential biomass and carbon contents along with the amount of carbon dioxide (CO2) uptake of hedgerows bamboo in agroforetry system

in community forest of Andongsili, Wonosobo, Central Java.

Samples were taken from 18 stalks of hedgerows with various heights and diameters in order to be used in making the predictive models for biomass and carbon. Biomass contents were measured by drying the samples in 103 oC until constant dry weight is reached. Carbon contents were measured by using Walkley and Black method.

The result has shown the average of biomass contents at dbh 1,61 cm for stalks were 192,67 g, branches were 142,22 g, leaves were 115,9 g. While the average of carbon contents at dbh 1,61 cm for stalks were 77,52 g, branches were 53,72 g, leaves were 36,33 g. Prediction models were made by using the interactions among dbh and height with biomass and carbon contents, which is Bt = 112,9(D2H)0,613 (r2 = 0,685), Ct = 41,83(D2H)0,618 (r2 = 0,721). The inventory results has shown 75500 stalks of hedgerows bamboos per hectare, total potential biomass 28,483 ± 0.02746 ton/ha with 2,3% precision. Total potential carbon 10,670 ± 0,01034 ton/ha with 2,4% precision and CO2 gas sequestration capability total 39,157 ± 0,3749 ton/ha

with 2,4% precision.

Keywords : hedgerows bamboo, biomass, carbon, Andongsili Village 1

Student of Forestry Faculty, Universitas Gadjah Mada, Forest Management Department 2Lecturer of Forestry Faculty, Universitas Gadjah Mada

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...