HIDROGEOLOGI UMUM (GL
HIDROGEOLOGI UMUM (GL 30813081))
Materi kuliah dapat didownload di www.fiktm.itb.ac.id/kk-geologi_terapan
HIDROGEOLOGI UMUM (GL
HIDROGEOLOGI UMUM (GL--30813081)) MINGGU KE
MINGGU KE--1313
SIFAT FISIK DAN KIMIA AIR TANAH SIFAT FISIK DAN KIMIA AIR TANAH SIFAT FISIK DAN KIMIA AIR TANAH SIFAT FISIK DAN KIMIA AIR TANAH
Oleh Oleh:: Prof.Dr.Ir
Prof.Dr.Ir. Deny . Deny JuandaJuanda PuradimajaPuradimaja, DEA, DEA Asisten
Asisten:: Dr. D. Erwin
Dr. D. Erwin IrawanIrawan
1 Couse note for ITB student. Permission for other uses to Prof. Deny Juanda Puradimaja
1 1
Couse note for ITB student. Couse note for ITB student. Permission for other uses to Permission for other uses to Prof. Deny Juanda Puradimaja Prof. Deny Juanda Puradimaja
PROPERTI FISIKA AIRTANAH
PROPERTI FISIKA AIRTANAH
PROPERTI FISIKA AIRTANAH
PROPERTI FISIKA AIRTANAH
Airtanah cenderung untuk mencapai Airtanah cenderung untuk mencapai
Airtanah cenderung untuk mencapai Airtanah cenderung untuk mencapai
kesetimbangan kimia
kesetimbangan kimia--fisika dan hal ini fisika dan hal ini akan dicapai setelah terjadi proses
akan dicapai setelah terjadi proses--proses proses akan dicapai setelah terjadi proses
akan dicapai setelah terjadi proses proses proses di dalam airtanah yang berlangsung dari di dalam airtanah yang berlangsung dari waktu ke waktu.
waktu ke waktu. waktu ke waktu. waktu ke waktu.
Properti Kimia/Fisika airtanah yang dapat Properti Kimia/Fisika airtanah yang dapat
dikenali di lapangan antara lain : dikenali di lapangan antara lain : dikenali di lapangan antara lain : dikenali di lapangan antara lain : Temperatur (
Temperatur (ooC), Derajat Keasaman (pH), C), Derajat Keasaman (pH),
Potensial Redoks (Eh) dan Daya Hantar Potensial Redoks (Eh) dan Daya Hantar
2 Couse note for ITB student. Permission for other uses to Prof. Deny Juanda Puradimaja
Potensial Redoks (Eh) dan Daya Hantar Potensial Redoks (Eh) dan Daya Hantar Listrik (DHL).
TEMPERATUR (
TEMPERATUR (
OOC)
C)
Temperatur airtanah pada tempat dan Temperatur airtanah pada tempat dan
kt t t t k h il d i kt t t t k h il d i waktu tertentu merupakan hasil dari waktu tertentu merupakan hasil dari
bermacam proses pemanasan yang terjadi bermacam proses pemanasan yang terjadi di bawah dan/atau di permukaan bumi di bawah dan/atau di permukaan bumi di bawah dan/atau di permukaan bumi di bawah dan/atau di permukaan bumi (Matthess, 1982)
(Matthess, 1982)
Dari perbandingan antara temperatur air Dari perbandingan antara temperatur air
Dari perbandingan antara temperatur air Dari perbandingan antara temperatur air
pada tubuh air dengan temperatur pada tubuh air dengan temperatur rata
rata--rata udara lokal saat pengukuran rata udara lokal saat pengukuran rata
rata rata udara lokal saat pengukuran rata udara lokal saat pengukuran
akan diketahui adanya zonasi hipertermal, akan diketahui adanya zonasi hipertermal, mesotermal, dan hipotermal.
mesotermal, dan hipotermal.
3 Couse note for ITB student. Permission for other uses to Prof. Deny Juanda Puradimaja
p p
TEMPERATUR (
TEMPERATUR (
OOC)
C)
Zonasi Hipertermal : Zona dimana Zonasi Hipertermal : Zona dimana
temperatur air pada tubuh air tersebut temperatur air pada tubuh air tersebut temperatur air pada tubuh air tersebut temperatur air pada tubuh air tersebut lebih tinggi dari temperatur rata
lebih tinggi dari temperatur rata--rata rata udara lokal.
udara lokal.
Zonasi Mesotermal : Zona dimana Zonasi Mesotermal : Zona dimana
temperatur air pada tubuh air sama temperatur air pada tubuh air sama pp pp dengan temperatur rata
dengan temperatur rata--rata udara lokal.rata udara lokal.
Zonasi Hipotermal : Zona dimana Zonasi Hipotermal : Zona dimana pp
temperatur air pada tubuh air lebih temperatur air pada tubuh air lebih rendah dari temperatur rata
rendah dari temperatur rata--rata udara rata udara l k l
l k l lokal. lokal.
Grafik Zonasi Temperatur Mataair
Grafik Zonasi Temperatur Mataair
5 Couse note for ITB student. Permission for other uses to Prof. Deny Juanda Puradimaja
pH
pH
pp
Karena kadar ion HKarena kadar ion H++ sangat kecil, maka sangat kecil, maka gg
nilai konsentrasinya ditampilkan dalam nilai konsentrasinya ditampilkan dalam bentuk pH yang mewakili nilai
bentuk pH yang mewakili nilai --log log 9 9 k t i i hid
k t i i hid
konsentrasi ion hidrogen konsentrasi ion hidrogen
Pada temperatur Pada temperatur 25 25 ooCC keaktifan ion Hkeaktifan ion H++
d i OH
d i OH d i d l h d i d l h 44 hi hi
dan ion OH
dan ion OH-- pada air adalah pada air adalah 99--44, sehingga , sehingga
dengan asumsi konsentrasi H
dengan asumsi konsentrasi H++ = OH= OH-- ((1 1 X X
99--77 mol/liter) maka nilai pH air murni = mol/liter) maka nilai pH air murni = 77
99 77 mol/liter) maka nilai pH air murni = mol/liter) maka nilai pH air murni = 77. .
Faktor utama penentu keaktifan ion Faktor utama penentu keaktifan ion
adalah jumlah reaksi kimia yang adalah jumlah reaksi kimia yang
6 Couse note for ITB student. Permission for other uses to Prof. Deny Juanda Puradimaja
adalah jumlah reaksi kimia yang adalah jumlah reaksi kimia yang melibatkan ion hidrogen.
pH
pH
pp
Reaksi kimia akan meningkat seiring Reaksi kimia akan meningkat seiring
dengan perubahan temperatur air. dengan perubahan temperatur air.
Perubahan temperatur menyebabkan pH Perubahan temperatur menyebabkan pH air berubah dan perubahan pH air
air berubah dan perubahan pH air
tersebut bergantung pada jenis endapan tersebut bergantung pada jenis endapan
k f k f
akifernya. akifernya.
Metode paling sederhana untuk Metode paling sederhana untuk pp gg
mengetahui nilai pH adalah menggunakan mengetahui nilai pH adalah menggunakan kertas indikator pH dengan kesalahan
kertas indikator pH dengan kesalahan ±±
7 Couse note for ITB student. Permission for other uses to Prof. Deny Juanda Puradimaja
0
0,,9 9 unit.unit.
pH
pH
Air yang bersifat asam (pH < Air yang bersifat asam (pH < 77) terdapat ) terdapat
pada daerah
pada daerah--daerah dengan endapan daerah dengan endapan pada daerah
pada daerah daerah dengan endapan daerah dengan endapan
vulkanik, sedangkan air yang bersifat basa vulkanik, sedangkan air yang bersifat basa (pH >
(pH > 77) terdapat pada daerah) terdapat pada daerah--daerah daerah (p
(p 77)) p pp p
dengan batuan Ultramafik (Hem,
dengan batuan Ultramafik (Hem, 19851985). ).
Reaksi antara air dengan batuan Reaksi antara air dengan batuan gg
ultramafik membentuk serpentinit. Reaksi ultramafik membentuk serpentinit. Reaksi ini mengikat ion H
ini mengikat ion H++ lebih besar daripada lebih besar daripada
k d d l
k d d l
konsentrasi yang ada dalam sistem. konsentrasi yang ada dalam sistem.
Sedangkan pada kasus air panas, pH lebih Sedangkan pada kasus air panas, pH lebih
d h k k t i i H
d h k k t i i H++ di di
rendah karena konsentrasi ion H
rendah karena konsentrasi ion H++ yang di yang di
dalam sistem lebih besar dari yang diikat. dalam sistem lebih besar dari yang diikat.
POTENSIAL REDOKS (Eh)
POTENSIAL REDOKS (Eh)
Potensial redoks adalah ukuran kecenderungan Potensial redoks adalah ukuran kecenderungan
(agresivitas) air untuk mengoksidasi atau (agresivitas) air untuk mengoksidasi atau (agresivitas) air untuk mengoksidasi atau (agresivitas) air untuk mengoksidasi atau mereduksi unsur yang terlarut dalam larutan. mereduksi unsur yang terlarut dalam larutan.
Di dalam reaksi kimia hal ini terlihat dalam Di dalam reaksi kimia hal ini terlihat dalam da a ea s da a ea s a a a a te te at da a at da a
jumlah elektron yang dilepas dan elektron yang jumlah elektron yang dilepas dan elektron yang diikat.
diikat.
Potensial redoks dinyatakan dalam satuan Potensial redoks dinyatakan dalam satuan
milivolt (mV). Besarnya Eh dapat diukur dan milivolt (mV). Besarnya Eh dapat diukur dan
b d i l l k d l
b d i l l k d l
perbedaan potensial antara elektroda logam perbedaan potensial antara elektroda logam
inert
inert yang terbuat dari emas atau platinum yang terbuat dari emas atau platinum dengan sebuah elektroda lain yang mempunyai dengan sebuah elektroda lain yang mempunyai
9 Couse note for ITB student. Permission for other uses to Prof. Deny Juanda Puradimaja
dengan sebuah elektroda lain yang mempunyai dengan sebuah elektroda lain yang mempunyai nilai potensial konstan.
nilai potensial konstan.
POTENSIAL REDOKS (Eh)
POTENSIAL REDOKS (Eh)
POTENSIAL REDOKS (Eh)
POTENSIAL REDOKS (Eh)
Nilai potensial hidrogen dianggap sebagai Nilai potensial hidrogen dianggap sebagai
nilai nol (
nilai nol (baseline((baseline), sehingga jika nilai Eh ), sehingga jika nilai Eh ),), gg jgg j air lebih besar dari nilai Eh hidrogen,
air lebih besar dari nilai Eh hidrogen, maka potensial redoksnya positif.
maka potensial redoksnya positif. pp y py p
Potensial redoks yang positif Potensial redoks yang positif
menunjukkan kondisi oksidasi sedangkan menunjukkan kondisi oksidasi sedangkan menunjukkan kondisi oksidasi, sedangkan menunjukkan kondisi oksidasi, sedangkan nilai negatif menunjukkan kondisi reduksi. nilai negatif menunjukkan kondisi reduksi.
10 Couse note for ITB student. Permission for other uses to Prof. Deny Juanda Puradimaja
Diagram Eh
Diagram Eh –– pH
pH
(Fetter
(Fetter 1982
1982))
(Fetter,
(Fetter, 1982
1982))
11 Couse note for ITB student. Permission for other uses to Prof. Deny Juanda PuradimajaDAYA HANTAR LISTRIK (DHL)
DAYA HANTAR LISTRIK (DHL)
Daya hantar listrik (Daya hantar listrik (spesific spesific
conductivity
conductivity/konduktivitas) adalah ukuran /konduktivitas) adalah ukuran
conductivity
conductivity/konduktivitas) adalah ukuran /konduktivitas) adalah ukuran kemampuan suatu zat menghantarkan arus kemampuan suatu zat menghantarkan arus listrik dalam temperatur tertentu yang
listrik dalam temperatur tertentu yang pp y gy g
dinyatakan dalam micromohs per centimeter dinyatakan dalam micromohs per centimeter ooCC..
Satuan yang lebih umum digunakan adalah Satuan yang lebih umum digunakan adalah
mikroSiemens (
mikroSiemens (μμS). Untuk menghantarkan arus S). Untuk menghantarkan arus listrik, ion
listrik, ion--ion bergerak dalam larutan ion bergerak dalam larutan i d hk t li t ik (
i d hk t li t ik (i i biliti i bilit ) ) memindahkan muatan listriknya (
memindahkan muatan listriknya (ionic mobilityionic mobility) ) yang bergantung pada ukuran dan interaksi
yang bergantung pada ukuran dan interaksi antar ion dalam larutan
antar ion dalam larutan antar ion dalam larutan. antar ion dalam larutan.
DAYA HANTAR LISTRIK (DHL)
DAYA HANTAR LISTRIK (DHL)
Nilai daya hantar listrik untuk berbagai jenis air Nilai daya hantar listrik untuk berbagai jenis air
adalah sebagai berikut (Mandel,
adalah sebagai berikut (Mandel, 19811981) :) : Air destilasi (aquades)
Air destilasi (aquades) 00 5 5 50 50 SS -- Air destilasi (aquades) Air destilasi (aquades) : : 00,,5 5 –– 50 50 μμSS -- Air hujanAir hujan : : 55,,0 0 –– 30 30 μμSS
-- Airtanah segarAirtanah segarAirtanah segarAirtanah segar : : 30 : : 30 30 –30 22..000 – 22 000 000 μ000 μμSSμSS -- Air lautAir laut : : 4545..000 000 –– 5555..000 000 μμSS -- Air garam (Brine)Air garam (Brine)gg : > : > 9090..000 99 000 μμSSμμ
Nilai konduktivitas merupakan fungsi antara Nilai konduktivitas merupakan fungsi antara
temperatur, jenis ion
temperatur, jenis ion--ion terlarut, dan ion terlarut, dan konsentrasi ion terlarut Peningkatan ion
konsentrasi ion terlarut Peningkatan ion--ion ion konsentrasi ion terlarut. Peningkatan ion
konsentrasi ion terlarut. Peningkatan ion ion ion yang terlarut menyebabkan nilai konduktivitas yang terlarut menyebabkan nilai konduktivitas air juga meningkat. Sehingga dapat dikatakan air juga meningkat. Sehingga dapat dikatakan nilai konduktivitas yang terukur merefleksikan nilai konduktivitas yang terukur merefleksikan
13 Couse note for ITB student. Permission for other uses to Prof. Deny Juanda Puradimaja
nilai konduktivitas yang terukur merefleksikan nilai konduktivitas yang terukur merefleksikan konsentrasi ion yang terlarut pada air.
konsentrasi ion yang terlarut pada air.
PROPERTI KIMIA AIRTANAH
PROPERTI KIMIA AIRTANAH
UnsurUnsur--unsur kimiawi yang terkandung unsur kimiawi yang terkandung
dalam airtanah dapat dibagi menjadi dalam airtanah dapat dibagi menjadi dalam airtanah dapat dibagi menjadi dalam airtanah dapat dibagi menjadi
unsur mayor
unsur mayor, , unsur minorunsur minor, dan , dan unsur unsur jarang
jarang jarang jarang..
Unsur utama (unsur mayor) terdiri dari Unsur utama (unsur mayor) terdiri dari
ion
ion ion Mgion Mg++ Ca Ca22++ Na Na++ K K++ Cl Cl-- SO SO 22-- dan dan
ion
ion--ion Mgion Mg++, Ca, Ca22++, Na, Na++, K, K++, Cl, Cl , SO, SO
4422 , dan , dan
HCO
HCO33--. Unsur utama ini selalu digunakan . Unsur utama ini selalu digunakan
dalam penyajian data kimia airtanah dalam penyajian data kimia airtanah dalam penyajian data kimia airtanah, dalam penyajian data kimia airtanah,
sedangkan unsur minor dan unsur jarang sedangkan unsur minor dan unsur jarang tidak selalu digunakan dan tergantung tidak selalu digunakan dan tergantung
14 Couse note for ITB student. Permission for other uses to Prof. Deny Juanda Puradimaja
tidak selalu digunakan dan tergantung tidak selalu digunakan dan tergantung kepada aspek hidrogeologi apa yang akan kepada aspek hidrogeologi apa yang akan dipelajari
PROPERTI KIMIA AIRTANAH
PROPERTI KIMIA AIRTANAH
PROPERTI KIMIA AIRTANAH
PROPERTI KIMIA AIRTANAH
Penyajian Data Kimia
Penyajian Data Kimia
S
l Ai
h
S
l Ai
h
Sampel Airtanah :
Sampel Airtanah :
P
ji
S
N
ik
P
ji
S
N
ik
Penyajian Secara Numerik
Penyajian Secara Numerik
Penyajian Secara Grafis
Penyajian Secara Grafis
Penyajian Secara Grafis
Penyajian Secara Grafis
15 Couse note for ITB student. Permission for other uses to Prof. Deny Juanda Puradimaja
Penyajian Secara Numerik
Penyajian Secara Numerik
Data disiapkan dalam bentuk tabel dan Data disiapkan dalam bentuk tabel dan
dengan satuan konsentrasi mg/l. dengan satuan konsentrasi mg/l.
Untuk mengetahui perbandingan jumlah Untuk mengetahui perbandingan jumlah Untuk mengetahui perbandingan jumlah Untuk mengetahui perbandingan jumlah
masing
masing--masing ion dalam larutan, maka masing ion dalam larutan, maka satuan mg/l dikonversi ke dalam satuan satuan mg/l dikonversi ke dalam satuan satuan mg/l dikonversi ke dalam satuan satuan mg/l dikonversi ke dalam satuan meq/l.
meq/l.
Konversi satuan dilakukan dengan Konversi satuan dilakukan dengan
Konversi satuan dilakukan dengan Konversi satuan dilakukan dengan
membagi konsentrasi ion dalam mg/l membagi konsentrasi ion dalam mg/l dengan konsentrasi ion
dengan konsentrasi ion dengan konsentrasi ion. dengan konsentrasi ion.
Penyajian Secara Numerik
Penyajian Secara Numerik
Konsentrasi ion dapat diketahui dengan membagi Konsentrasi ion dapat diketahui dengan membagi berat atom atau berat molekul dengan valensi ion. berat atom atau berat molekul dengan valensi ion. Prosedur perhitungan tersebut dapat dilihat dalam Prosedur perhitungan tersebut dapat dilihat dalam Prosedur perhitungan tersebut dapat dilihat dalam Prosedur perhitungan tersebut dapat dilihat dalam contoh berikut :
contoh berikut : a. Konversi
a. Konversi 57 57 mg Ca/l ke dalam meq/l. Berat atom Ca mg Ca/l ke dalam meq/l. Berat atom Ca =
= 4040 0808 Valensi + Valensi +22 Jumlah ekivalen: Jumlah ekivalen: 4040 08 08 / / 2 2 =
= 4040,,0808. Valensi +. Valensi +22. Jumlah ekivalen: . Jumlah ekivalen: 4040,,08 08 / / 2 2 =
= 2020,,04 04 , maka : Ca = , maka : Ca = 5757//2020,,04 04 = = 22,,84 84 meq/l.meq/l. b. Konversi
b. Konversi 154 154 mg HCOmg HCO33--/l ke dalam meq/l/l ke dalam meq/l
B t t H B t t H
-- Berat atom H ~ Berat atom H ~ 11,,0000 -- Berat atom C Berat atom C -- 1212,,011011 -- Berat atom Berat atom 0 0 -- 1515,,999455 999499949994
-- Berat molekul HCBerat molekul HC0033 = = 6161,,017017 -- valensi = valensi = 11
-- Jumlah ekivalen = Jumlah ekivalen = 6161 017017
17 Couse note for ITB student. Permission for other uses to Prof. Deny Juanda Puradimaja
-- Jumlah ekivalen = Jumlah ekivalen = 6161,,017017
-- Maka HCOMaka HCO33--= = 154154//6161,,017 017 = = 22,,52 52 meq/lmeq/l
Pen ajian Seca a N me ik
Pen ajian Seca a N me ik
Penyajian Secara Numerik
Penyajian Secara Numerik
Nilai Konversi untuk beberapa kation/anion yang Nilai Konversi untuk beberapa kation/anion yang
penting : penting : 62,005 NO3 -27,9235 Fe2+ 22,9898 Na+ 48,031 SO4 2-27,469 Mn2+ 39,92 K+ 61,017 HCO3 -12,156 Mg2+ 35,453 Cl -30,005 CO3 2-20,04 Ca2+ 18 Couse note for ITB student. Permission for other uses to Prof. Deny Juanda Puradimaja
,
3
,
Pen ajian Seca a G afis
Pen ajian Seca a G afis
Penyajian Secara Grafis
Penyajian Secara Grafis
Pictorial DiagramPictorial Diagram
a Diagram Grafik Batang a Diagram Grafik Batang a. Diagram Grafik Batang a. Diagram Grafik Batang b. Diagram Lingkar/Radial b. Diagram Lingkar/Radial M l i i Di
M l i i Di
Multivarian DiagramMultivarian Diagram
a. Trilinier Diagram (Diagram Piper) a. Trilinier Diagram (Diagram Piper)
b. Horizontal Diagram (Diagram Stiff dan b. Horizontal Diagram (Diagram Stiff dan
Diagram Schoeller) Diagram Schoeller)
19 Couse note for ITB student. Permission for other uses to Prof. Deny Juanda Puradimaja
Diagram Schoeller) Diagram Schoeller)
Pictorial Diagram
Pictorial Diagram
(Diagram Lingkar/Radial)
(Diagram Lingkar/Radial)
(Diagram Lingkar/Radial)
(Diagram Lingkar/Radial)
Multivarian Diagram
Multivarian Diagram
(Diagram Piper)
(Diagram Piper)
(Diagram Piper)
(Diagram Piper)
21 Couse note for ITB student. Permission for other uses to Prof. Deny Juanda PuradimajaMultivarian Diagram
Multivarian Diagram
(Diagram Stiff)
(Diagram Stiff)
(Diagram Stiff)
(Diagram Stiff)
22 Couse note for ITB student. Permission for other uses to Prof. Deny Juanda PuradimajaMultivarian Diagram Multivarian Diagram (Diagram Schoeller) (Diagram Schoeller) (Diagram Schoeller) (Diagram Schoeller) 23 Couse note for ITB student. Permission for other uses to Prof. Deny Juanda Puradimaja