SMK BINTARA KEBUMEN
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
Sekolah : SMK BINA NUSANTARA KEBUMEN
Mata Pelajaran : Fisika Kelas / Semester : X / satu
Materi Pokok : Besaran pokok dan besaran turunan Alokasi Waktu : 2 x 3 JP
A. Kompetensi Inti (KI)
KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
KI 2 : Mengembangkan perilaku (jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli, santun, ramah lingkungan, gotong royong, kerjasama, cinta damai, responsif dan pro-aktif) dan menunjukan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan bangsa dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
KI 3 : Memahami dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual, prosedural dalam ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
KI 4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.
B. Kompetensi Dasar dan Indikator
1.1. Menambah keimanan dengan menyadari hubungan keteraturan dan kompleksitas alam terhadap kebesaran Tuhan yang menciptakannya
1.2. Menyadari kebesaran Tuhan yang menciptakan dan mengatur karakteristik fenomena gerak, fluida, dan kalor
2.1. Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu; objektif; jujur; teliti; cermat;
tekun; hati-hati; bertanggung jawab; terbuka; kritis; kreatif; inovatif dan peduli lingkungan) dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud implementasi sikap dalam melakukan percobaan dan diskusi.
2.2. Menghargai kerja individu dan kelompok dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud implementasi melaksanakan percobaan dan melaporkan hasil percobaan.
3.1. Memahami hakikat fisika dan prinsip-prinsip pengukuran (ketepatan, ketelitian, dan aturan angka penting).
4.1. Menyajikan hasil pengukuran besaran fisis dengan menggunakan peralatan dan teknik yang tepat untuk penyelidikan ilmiah
Indikator:
- Membandingkan besaran pokok dan besaran turunan serta dapat memberikan contohnya dalam kehidupan sehari-hari
- Menerapkan satuan besaran pokok dalam Sistem Internasional - Mendefinisikan angka penting dan menerapkannya
- Mampu menyiapkan instrumen secara tepat serta melakukan pengukuran dengan benar berkaitan dengan besaran pokok panjang, massa, waktu.
- Membaca nilai yang ditunjukkan alat ukur secara tepat, serta menuliskan hasil pengukuran sesuai dengan aturan penulisan angka penting.
C. Tujuan Pembelajaran Peserta didik dapat :
1. Menganalisis besaran dan satuan dalam fisika.
2. Membedakan antara besaran pokok dan besaran turunan.
3. Menerapkan konsep besaran dan satuan dalam perhitungan fisika.
4. Mendeskripsikan pengukuran dalam fisika.
5. Melakukan pengukuran secara langsung terhadap besaran panjang, massa, dan waktu.
6. Mengolah data yang telah dikumpulkan dari suatu pengukuran.
D. Materi Pembelajaran 1. Fakta
Gambar/ video pengukuran besaran fisika
Gambar jenis-jenis alat ukur: mistar,jangka sorong, multimeter, dan lain-lain.
2. Konsep - Besaran fisika
Besaran adalah sesuatu yang dapat diukur dan dinyatakan dengan angka serta memiliki satuan
Sedangkan, berdasarkan jenis satuannya, besaran di kelompokkan menjadi dua, yaitu:
a. Besaran Pokok
Besaran pokok adalah besaran yang satuannya telah ditetapkan lebih dahulu dan tidak tersusun atas besaran lain. Besaran pokok terdiri atas tujuh besaran. Tujuh besaran pokok dan satuannya berdasarkan sistem satuan internasional (SI) sebagaimana yang tertera pada tabel berikut:
Tabel Besaran Pokok dan Satuannya
Besaran Pokok Satuan SI
Massa kilogram (kg)
Panjang meter (m)
Waktu sekon (s)
Kuat Arus ampere (A)
Suhu kelvin (K)
Intensitas Cahaya candela (Cd)
Jumlah Zat mole (mol)
Sistem satuan internasional (SI) artinya sistem satuan yang paling banyak digunakan di seluruh dunia, yang berlaku secara internasional.
b. Besaran Turunan
Besaran turunan merupakan kombinasi dari satuan-satuan besaran pokok.
Contoh besaran turunan adalah luas suatu daerah persegi panjang. Luas sama dengan panjang dikali lebar, dimana panjang dan lebar keduanya merupakan satuan panjang.
Perhatikan tabel besaran turunan, satuan dan dimensi di bawah ini.
Tabel Besaran Turunan dan Satuannya
Besaran Turunan Satuan SI
Gaya (F) kg.m.s-2
Massa Jenis (p) kg.m-3
Usaha (W) kg.m2.s-2
Tekanan (P) kg.m-1.s-2
Percepatan m.s-2
Luas (A) m2
Kecepatan (v) m.s-1
Volume (V) m3
- Satuan
Satuan adalah ukuran dari suatu besaran yang digunakan untuk mengukur. Jenis-jenis satuan yaitu:
a. Satuan Baku
Satuan baku adalah satuan yang telah diakui dan disepakati pemakaiannya secara internasional atau disebut dengan satuan internasional (SI).
Contoh: meter, kilogram, dan detik.
Sistem satuan internasional dibagi menjadi dua, yaitu:
1. Sistem MKS (Meter Kilogram Sekon) 2. Sistem CGS (Centimeter Gram Second)
Tabel Satuan Baku
Besaran Pokok
Satuan
MKS Satuan CGS
Massa kilogram
(kg) gram (g)
Panjang meter (m) centimeter
(cm)
Waktu sekon (s) sekon (s)
Kuat Arus ampere (A)
statampere (statA)
Suhu kelvin (K) kelvin (K)
Intensitas Cahaya
candela
(Cd) candela (Cd)
Jumlah Zat kilomole
(mol) Mol
b. Satuan Tidak Baku
Satuan tidak baku adalah satuan yang tidak diakui secara internasional dan hanya digunkan pada .
Contoh: depa, hasta, kaki, lengan, tumbak, bata dan langkah.
- Alat Ukur
Alat Ukur adalah sesuatu yang digunakan untuk mengukur suatu besaran.
Berbagai macam alat ukur memiliki tingkat ketelitian tertentu. Hal ini bergantung pada skala terkecil alat ukur tersebut. Semakin kecil skala yang tertera pada alat ukur maka semakin tinggi ketelitian alat ukur tersebut. Beberapa contoh alat ukur sesuai dengan besarannya, yaitu:
a. Alat Ukur Panjang 1. Mistar (Penggaris)
Mistar adalah ala ukur panjang dengan ketelitian sampai 0,1 cm atau 1 mm. Pada pembacaan skala, kedudukan mata pengamat harus tegak lurus dengan skala mistar yang di baca.
2. Jangka Sorong
Jangka sorong dipakai untuk mengukur suatu benda dengan panjang yang kurang dari 1mm. Skala terkecil atau tingkat ketelitian pengukurannya sampai dengan 0,01 cm atau 0,1 mm.
Umumnya, jangka sorong digunakan untuk mengukur panjang suatu benda, diameter
bola, ebal uang logam, dan diameter bagian dalam tabung.
Jangka sorong memiliki dua skala pembacaan, yaitu:
a). Skala Utama/tetap, yang terdapat pada rahang tetap jangka sorong.
b). Skala Nonius, yaitu skala yang terdapat pada rahang sorong yang dapa bergeser/digerakan.
3. Mikrometer Sekrup
Mikrometer sekrup merupakan alat ukur panjang dengan ingkat ketelitian terkecil yaiu 0,01 mm atau 0,001 cm.
Skala terkecil (skala nonius) pada mikrometer sekrup terdapat pada rahang geser, sedangkan skala utama terdapat pada rahang tetap.
Mikrometer sekrup digunakan untuk mengukur diameter benda bundar dan plat yang sangat tipis.
b. Alat Ukur Massa
Alat ukur yang digunakan untuk mengukur massa suatu benda adalah neraca.
Berdasarkan cara kerjanya dan keelitiannya neraca dibedakan menjadi tiga, yaitu:
1. Neraca digital, yaitu neraca yang bekerja dengan sistem elektronik. Tingkat ketelitiannya hingga 0,001g.
2. Neraca O'Hauss, yaitu neraca dengan tingkat ketelitian hingga 0.01 g.
3. Neraca sama lengan, yaitu neraca dengan tingkat ketelitian mencapai 1 mg atau 0,001 g.
c. Alat Ukur Waktu
Satuan internasional untuk waktu adalah detik atau sekon. Satu sekon standar adalah waktu yang dibutuhkan oleh atom Cesium-133 untuk bergetar sebanyak 9.192.631.770 kali.
Alat yang digunakan untuk mengukur waktu, antara lain jam matahari, jam dinding, arloji (dengan ketelitian 1 sekon), dan stopwatch (ketelitian 0,1 sekon).
3. Prosedur
Langkah – langkah melakukan percobaan pengukuran panjang dengan
menggunakan jangka sorong dan mikrometer sekrup, pengukuran massa dengan menggunakan neraca ohauss dan pengukuran waktu dengan menggunakan stopwatch.
E. Metode Pembelajaran - Eksperimen
- Pengamatan - Ceramah - Diskusi - Tanya jawab - Penugasan
F. Media, Alat dan Sumber Belajar 1. Media
- LKS
- Power point materi besaran dan satuan 2. Alat/Bahan
- LCD Proyektor - Laptop
- Jangka sorong - Mikrometer sekrup - Neraca
- Stopwatch 3. Sumber belajar
- MarteenKanginan. 2012. Buku Fisika kelas X. Jakarta. Penerbit Erlangga.
- Tim MGMP. 2013. Fisika untuk SMK. Kebumen G. Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan 1 (2 x 45 menit)
Kegiatan Deskripsi Alokasi
Waktu
Pendahuluan
Berdoa
10 menit Mengecek kehadiran peserta didik
Apersepsi: Apakah panjang dan kepintaran termasuk besaran fisika?
Menjelaskan Tujuan Pembelajaran
Menyampaikan Materi Pembelajaran yang akan dipelajari
Inti
Mengamati
- Siswa mengamati besaran fisika dalam kehidupan sehari- hari
- Siswa diminta untuk mengukur panjang meja dengan menggunakan jengkal setiap siswa
70 menit Menanya
- Siswa menanyakan pengertian besaran fisika
- Siswa menanyakan perbedaan besaran pokok dan besaran turunan
- Siswa menanyakan satuan standar internasianal untuk setiap besaran
Mengumpulkan Informasi
- Guru membimbing siswa dalam pembentukan kelompok - Siswa mendiskusikan dengan kelompoknya mengenai
pengertian besaran, perbedaan besaran pokok dan
besaran turunan
- Siswa mendiskusikan dengan kelompoknya mengenai satuan standar beserta karakteristiknya
Mengasosiasi
- Siswa menganalisis besaran pokok dan besaran turunan beserta satuannya
- Siswa menganalisis mengenai pentingnya penggunaan satuan Sistem Internasional (SI)
Mengomunikasikan
- Siswa mempresentasikan hasil diskusi kelompok tentang pengertian besaran, perbedaan besaran pokok dan besaran turunan beserta satuan dalam Sistem Internasional
Penutup
Rangkuman
- Bersama siswa menyimpulkan pengertian besaran fisika, besaran pokok dan besaran turunan beserta satuan dalam Sistem Internasional
10 menit Umpan Balik
Pertemuan Kedua (2 x 45 menit)
Kegiatan Deskripsi Alokasi
Waktu
Pendahuluan
Berdoa
10 menit Mengecek kehadiran peserta didik
Apersepsi: Siswa diajak berdiskusi tentang definisi pengukuran Menjelaskan Tujuan Pembelajaran
Menyampaikan Materi Pembelajaran yang akan dipelajari
Inti
Mengamati
- Siswa mengamati hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pengukuran (notasi ilmiah, ketepatan, ketelitian dan aturan angka penting)
70 menit Menanya
- Siswa menanyakan tentang prinsip-prinsip pengukuran (ketepatan, ketelitian, dan aturan angka penting) dalam proses penyelidikan ilmiah
- Siswa menanyakan aspek ketelitian, ketepatan, dan keselamatan kerja, serta alat yang digunakan dalam mengukur
Mengumpulkan Informasi
- Guru membimbing siswa dalam pembentukan kelompok - Siswa mendiskusikan definisi pengukuran
- Siswa mendiskusikan prinsip-prinsip pengukuran (ketepatan, ketelitian, dan aturan angka penting) dalam proses penyelidikan ilmiah
Mengasosiasi
- Siswa menganalisis definisi pengukuran
- Siswa mendiskusikan prinsip-prinsip pengukuran (ketepatan, ketelitian, dan aturan angka penting) dalam proses penyelidikan ilmiah
Mengomunikasikan
- Siswa mempresentasikan hasil diskusi kelompok mengenai definisi pengukuran dan prinsip-prinsip pengukuran (ketepatan, ketelitian, dan aturan angka penting) dalam proses penyelidikan ilmiah
Penutup
Rangkuman
- Bersama siswa menyimpulkan definisi pengukuran dan prinsip-prinsip pengukuran (ketepatan, ketelitian, dan aturan angka penting) dalam proses penyelidikan ilmiah
10 menit Umpan Balik
Pertemuan Ketiga (2 x 45 menit)
Kegiatan Deskripsi Alokasi
Waktu
Pendahuluan
Berdoa
10 menit Mengecek kehadiran peserta didik
Apersepsi: Siswa diajak berdiskusi tentang dapatkah mengukur diameter kelereng dengan menggunakan mistar.
Menjelaskan Tujuan Pembelajaran
Menyampaikan Materi Pembelajaran yang akan dipelajari
Inti
Mengamati
- Siswa mengamati beberapa alat ukur panjang, massa dan waktu yang ada di sekitar(mistar, jangka sorong, mikrometer, neraca lengan, dan stopwatch) dan menemukan cara bagaimana alat tersebut bekerja/digunakan
70 menit Menanya
- Siswa menanyakan alat ukur yang tepat untuk pengukuran panjang, massa dan waktu
- Siswa menanyakan cara menggunakan alat ukur panjang, massa dan waktu
Mengumpulkan Informasi
- Mendiskusikan cara menggunakan alat ukur, cara membaca skala, dan cara menuliskan hasil pengukuran - Mengukur diameter kelereng dengan menggunakan jangka
sorong
- Mengukur ketebalan kertas dengan menggunakan mikrometer sekrup
- Mangukur massa benda dengan menggunakan neraca lengan
- Mengukur waktu dengan menggunakan stopwatch
- Menerapkan aspek ketelitian, ketepatan, dan keselamatan kerja dalam mengukur
Mengasosiasi
- Siswa mengolah data hasil pengukuran berulang (diberikan oleh guru) dalam bentuk penyajian data, membuat grafik, menginterpretasi data dan grafik, dan menghitung
kesalahan, serta menyimpulkan hasil interpretasi data.
Mengomunikasikan
- Siswa membuat laporan tertulis dan mempresentasikan hasil pengukuran
Penutup
Rangkuman
- Bersama siswa menyimpulkan penggunaan dan hasil pengukuran dengan menggunakan jangka sorong, mikrometer sekrup, neraca dan stopwatch
10 menit Umpan Balik
H. Penilaian
1. Jenis / Teknik Penilaian
- Portofolio (Laporan hasil percobaan) - observasi Sikap
- Performance/tes Praktek - Tes Tertulis ( Essay )
- Lembar penilaian antar teman - Penilaian Produk
2. Instrumen penilaian
Instrumen Penilaian Portofolio Instrumen Penilaian Sikap Instrumen Penilaian Diskusi
Instrumen penilaian laporan praktek menggunakan rubrik penilaian Instrumen penilaian produk
Instrumen tes menggunakan tes tertulis uraian
Kebumen, Juli 2021 Mengetahui :
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran,
Drs. Muhajir Tri Wahyuni, S.Pd.
INSTRUMEN TES
NAMA KELOMPOK:
ANGGOTA: 1.
2.
3.
4.
5.
Soal Uji Kompetensi I
1) Isilah tabel di bawah ini pada kotak yang disediakan!
No Besaran Turunan Satuan Besaran Pokok yang
Diturunkan Dimensi 1 Kecepatan ... ... ...
2 Percepatan ... ... ...
3 Gaya ... ... ...
4 Volume ... ... ...
5 Energi ... ... ...
2) Tuliskan bilangan-bilangan berikut ke dalam bentuk notasi ilmiah:
a). 0,000000000748 c). 4,56μ
b). 179.000.000.000 d). 2T
e). 50G
3) Diantara besaran-besaran berikut manakah yang termasuk besaran vektor dan manakah yang termasuk besaran skalar:
a). Kecepatan d). Berat
b). Perlajuan e). Jarak
c). Massa
4) Apa kegunaan mempelajari dimensi?
5) Seorang siswa sedang mengukur panjang sebuah benda menggunakan jangka sorong, dan hasilnya terlihat pada gambar di bawah ini. Berapakah hasil pengukurannya?
6) Berapakah hasil pengukuran menggunakan micrometer sekrup seperti pada gambar di bawah ini?
7) Sebuah mobil melaju dengan kecepatan 5 knot. Nyatakan kecepatan mobil tersebut dalam satuan m/s?
8) Selesaikan operasi matemtika di bawah ini menggunakan aturan angka penting:
a) 2,7 + 35,578 = ...
b) 53,75 – 12,3 = ...
c) 5,78 × 9,5 = ...
d) 5 45 ,
568 = ...
e)
3 , 7
2 = ...f)
196
= ...9) Dalam pengukuran ada dua hal yang penting yaitu presisi dan akurasi. Apakah arti dari presisi dan akurasi tersebut?
Kunci Jawaban
1. Tabel untuk jawaban no. 1
No Besaran Turunan Satuan Besaran Pokok yang
Diturunkan Dimensi
1 Kecepatan ms Panjang dan waktu LT1
2 Percepatan ms2 Panjang dan waktu LT2
3 Gaya 2
s m
kg Panjang, massa dan waktu MLT2
4 Volume m3 Panjang L3
5 Energi
.
2 2s m
kg Panjang, massa dan waktu ML2T2
2. Penulisan notasi ilmiah untuk bilangan-bilangan tersebut adalah:
a). 0,000000000748 = 7,48 × 10
-10b). 179.000.000.000 = 1,79 × 10
9c). 4,56μ = 4,56 × 10
-6d). 2T = 2 × 10
12e). 50G = 5 × 10
103. Besaran-besaran berikut termasuk ke dalam:
a). Kecepatan = Besaran vector c). Massa = Besaran scalar b). Perlajuan = Besaran scalar
d). Berat = Besaran vektor e). Jarak = Besaran skalar4. kegunaan dari dimensi adalah:
a) Mengungkapkan adanya kesamaan atas kesetaraan antara dua besaran yang kelihatannya berbeda
b) Menyatakan benar atau tidaknya suatu persamaan yang ada hubungannya dengan besaran fisika.
5. Diketahui : skala utama menunjukkan = 4,3 cm Skala nonius menunjukkan = 0,05 cm Hasil pengukuran = 4,35 cm Jadi hasil pengukurannya adalah 4,35 cm
6. Diketahui : skala utama menunjukkan = 3 mm Skala nonius menunjukkan = 0,11 mm Hasil pengukuran = 3,11 mm Jadi hasil pengukurannya adalah 3,11 mm
7. Diketahui : v = 5 knot 1 knot = 1,852 km jam Ditanyakan : v (dalam ms ) ... ? Jawab:
ms
s m knot
v
572 , 2
3600 852 1000 , 1 5 5
8. Penyelesaian operasi matematika tersebut adalah:
a) 2,7 + 35,578 = 38,3 b) 53,75 – 12,3 = 41,5 c) 5,78 × 9,5 = 55 d) 5
45 ,
568 = 100
e)
3 , 7
2 = 14 f)196
= 14,09. Ketelitian (presisi) menyatakan derajat kepastian suatu pengukuran, sedangkan ketepatan (akurasi) memperlihatkan seberapa tepat hasil pengukuran.
SMK BINTARA KEBUMEN
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
Sekolah : SMK BINA NUSANTARA KEBUMEN
Mata Pelajaran : Fisika Kelas / Semester : X / satu
Materi Pokok : Hukum Newton Tentang Gerak dan Penerapannya Alokasi Waktu : 2 x 3 JP
A. Kompetensi Inti (KI)
KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
KI 2 : Mengembangkan perilaku (jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli, santun, ramah lingkungan, gotong royong, kerjasama, cinta damai, responsif dan pro-aktif) dan menunjukan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan bangsa dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
KI 3 : Memahami dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual, prosedural dalam ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
KI 4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.
B. Kompetensi Dasar dan Indikator
1.1 Bertambah Keimanannya dengan menyadari hubungan keteraturan dan kompleksitas alam dan jagad raya terhadap kebesaran Tuhan yang menciptakannya.
1.2 Menyadari kebesaran Tuhan yang mengatur karakteristik fenomena gerak, fluida kalor dan optik.
3.4 Menganalisis hubungan antara gaya, massa dan gerakan benda pada gerak lurus Indikator
- Mengidentifikasi pengertian dari 3 hukum newton
- Menerapkan konsep-konsep dasar dalam hukum-hukum newton
- Mendemonstrasikan contoh-contoh hukum-hukum Newton yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari dengan menggunakan media
- Mengaplikasikan hukum Newton 2 dan penerapan konsep mengenai massa dan percepatan benda dalam gerak lurus
4.4 Merencanakan dan melaksanakan percobaan untuk menyelidiki hubungan gaya, massa dan percepatan dalam gerak lurus
Indikator :
- Melakukan percobaan yang berhubungan dengan hukum-hukum Newton
- Menjelaskan pengertian gaya berat dan gaya gesekan serta contoh aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari
- Menjelaskan konsep gaya sentripetal pada gerak melingkar - Melukiskan diagram gaya-gaya yang bekerja pada suatu benda
- Melakukan analisis kuantitatif untuk persoalan-persoalan dinamika sederhana pada bidang tanpa gesekan
C. Tujuan Pembelajaran
Setelah proses mengamati, menanya, berdiskusi, melaksanakan percobaan, mengasosiasi dan mengomunikasikan siswa :
1. Dapat menerapkan hukum Newton sebagai prinsip dasar dinamika untuk gerak lurus, gerak vertikal, dan gerak melingkar beraturan dalam kehidupan sehari-hari
2. Dapat mengembangkan karakter siswa tentang kreatif, teliti, cermat, dan rasa ingin tahu
3. Mampu mengembangkan kedisiplinan, kejujuran, kerja sama, kepedulian dan tanggung jawab
4. Mampu menghargai kebesaran terhadap Tuhan Yang Maha Esa D. Materi Pembelajaran
1. Materi Fakta
- Berbagai gambar/Foto/video berbagai contoh penerapan hukum Newton dalam kehidupan sehari-hari
2. Materi Konsep
- Pengertian hukum Newton
- Hubungan gaya, massa dan percepatan dalam hukum Newton
- Hubungan hukum 2 Newton pada benda yang menghasilkan gaya gesekkan 3. Materi Prinsip
- Hukum I Newton : semua benda yang diam cenderung diam atau bneda yang bergerak akan tetap bergerak dengan kecepatan konstan hingga ada gaya luar yang bekerja pada benda itu.
- Hukum II Newton : gaya yang bekerja pada sebuah benda sebanding dengan percepatan benda
- Hukum III Newton : jika benda pertama mengerjakan gaya pada benda ke dua , maka benda kedua akan memberikan gaya yang sama besar dan berlawanan arah dengan benda pertama
- Gaya gesekkan merupakan gaya yang selalu berlawanan arah dengan gaya dorong atau gaya tarik yang menggerakkan benda
- Koefisien gesekkan statis selalu lebih besar dari koefisien gesekkan kinetik
E. Metode Pembelajaran - Eksperimen - Pengamatan - Ceramah - Diskusi - Tanya jawab - Penugasan
F. Media, Alat dan Sumber Belajar 1. Media
- LKS
- Power point materi gaya dan hukum Newton
- Gambar/foto/video tentang gaya dan hukum Newton 2. Alat/Bahan
- LCD Proyektor - Laptop
- Katrol, Beban gantung, Tikertimer, kertas lembaran, dan bola 3. Sumber belajar
- MarteenKanginan. 2012. Buku Fisika kelas X. Jakarta. Penerbit Erlangga.
- Tim MGMP. 2013. Fisika untuk SMK. Kebumen - Panduan Praktikum Fisika
- Edukasi.net G. Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan 1 (2 x 45 menit)
Kegiatan Deskripsi Alokasi
Waktu
Pendahuluan
Berdoa
10 menit Mengecek kehadiran peserta didik
Pertanyaan: Pada saat berada didalam mobil, tubuh kita akan bergerak kebelakang ketika tiba-tiba mobil bergerak kedepan.
Mengapa demikian? Prinsip apakah yang berperan penting dalam peristiwa tersebut?
Menjelaskan Tujuan Pembelajaran
Menyampaikan Materi Pembelajaran yang akan dipelajari
Inti
Mengamati
- Benda diletakkan diatas kertas kemudian kertas ditarik perlahan dan tiba-tiba ditarik dengan cepat.
- Siswa mengamati dan membuat hipotesis tentang hasil pengamatannya
- Guru menilai keterampilan siswa mengamati
70 menit
Menanya
- Siswa mendiskusikan hasil temuan yang didapat dari
proses mencermati yang didemonstrasikan guru
- Siswa mengidentifikasi besaran-besaran apa saja yang terdapat dalam demonstrasi yang dilakukan oleh guru - Guru menilai keterampilan siswa dalam mengungkap
permasalahan yang disajikan oleh guru Menanya
- Siswa melakukan eksperimen yang di demonstrasikan oleh guru, kemudian siswa mencari tahu apakah posisi benda bergerak atau tidak
- Guru menilai sikap siswa dalam kerja kelompok dan membimbing/ menilai keterampilan mencoba, menggunakan alat, dan mengolah data, serta menilai kemampuan siswa menerapkan konsep dan prinsip dalam pemecahan masalah
Mengasosiasi
- Menganalisis penerapan hukum Newton tentang gerak - Menerapkan konsep hukum ke 2 Newton dalam
pemecahan masalah lewat contoh soal
- Guru membimbing/menilai kemampuan siswa menganalisis dan merumuskan kesimpulan
Mengomunikasikan
- Kelompok mendiskusikan, menyimpulkan dan mengomunikasikan hasil pemecahan masalah tentang percobaan
- Kelompok mendiskusikan dan menjawab soal yang di berikan guru.
- Guru menilai kemampuan siswa berkomunikasi lisan dan tulisan baik perorangan maupun kelompok
Penutup
Rangkuman
- Bersama siswa menyimpulkan besaran-besaran apa saja yang berhubungan dengan hukum Newton
10 menit Umpan Balik
• Memberikan tugas untuk menyelesaikan soal tentang penerapan hukum-hukum Newton
Pertemuan Kedua (2 x 45 menit)
Kegiatan Deskripsi Alokasi
Waktu
Pendahuluan
Berdoa
10 menit Mengecek kehadiran peserta didik
Apersepsi: Sebuah benda di letakkan pada bidang datar, kemudian benda yang satunya lagi di letakkan pada bidang miring, apakah arah gaya berat benda yang dihasilkan oleh kedua benda adalah sama?
Menjelaskan Tujuan Pembelajaran
Menyampaikan Materi Pembelajaran yang akan dipelajari
Inti
Mengamati
- Sebuah benda ditarik atau di dorong untuk menghasilkan gerak
- Benda kemudian diletakkan diatas bidang miring
- Siswa mengamati dan membuat hipotesis tentang hasil pengamatannya
- Guru menilai keterampilan siswa mengamati
70 menit Menanya
- Siswa mendiskusikan hasil temuan yang didapat dari proses mencermati yang didemonstrasikan guru
- Siswa mengidentifikasi apa saja yang mempengaruhi benda bergerak. Apakah ada gaya, percepatan dan massa.
-
Guru menilai keterampilan siswa dalam mengungkap permasalahan yang disajikan oleh guruMencoba
- Siswa melakukan eksperimen tentang penerapan hukum 1 dan hukum 2 Newton
- Siswa mencoba menerapkan hukum 2 Newton yaitu mendiskusikan pengaruh massa dan percepatan terhadap gaya yang dihasilkan benda
- Guru menilai sikap siswa dalam kerja kelompok dan membimbing/ menilai keterampilan mencoba, menggunakan alat, dan mengolah data, serta menilai kemampuan siswa menerapkan konsep dan prinsip dalam pemecahan masalah
Mengasosiasi
- Menganalisis penerapan hukum Newton tentang gerak - Menghitung percepatan benda yang diletakkan pada
bidang miring
- Menghitung percepatan benda yang di letakkan pada bidang miring
- Guru membimbing/menilai kemampuan siswa menganalisis dan merumuskan kesimpulan
Mengomunikasikan
- Kelompok mendiskusikan, menyimpulkan dan mengomunikasikan hasil pemecahan masalah tentang percobaan
- Masing-masing kelompok menggambar diagram gaya berat dan gaya normal pada bidang datar dan pada bidang miring
- Kelompok mendiskusikan dan menjawab soal yang di
berikan guru.
- Guru menilai kemampuan siswa berkomunikasi lisan dan tulisan baik perorangan maupun kelompok
Penutup
Rangkuman
- Bersama siswa menggambarkan diagram gaya pada sebuah benda yang diletakkan pada bidang miring dan bidang datar
10 menit Umpan Balik
- Memberikan tugas untuk menyelesaikan soal tentang penerapan hukum Newton 2 pada benda yang berada pada bidang miring dan pada bidang datar.
Pertemuan Ketiga (2 x 45 menit)
Kegiatan Deskripsi Alokasi
Waktu
Pendahuluan
Berdoa
10 menit Mengecek kehadiran peserta didik
Apersepsi: Apa yang terjadi pada benda yang berada pada lift yang putus?.
Menjelaskan Tujuan Pembelajaran
Menyampaikan Materi Pembelajaran yang akan dipelajari
Inti
Mengamati
- Seorang anak berdiri diatas timbangan, timbangan tersebut diletakkan pada suatu bidang datar
- Seoran supir mengerem mobil di jalan raya
- Siswa mengamati dan membuat hipotesis tentang hasil pengamatannya
- Guru menilai keterampilan siswa mengamati
70 menit Menanya
- Siswa mendiskusikan hasil temuan yang didapat dari proses mencermati yang didemonstrasikan guru
- Siswa mengidentifikasi perbedaan gaya gesekkan statis dan gaya gesekkan kinetik
- Siswa mendiskusikan tentang koefisien gesekkan
- Guru menilai keterampilan siswa dalam mengungkap permasalahan yang disajikan oleh guru
Mencoba
- Siswa melakukan eksperimen untuk menentukan koefisien gesekkan statis antara balok kayu dan permukaan datar dengan menggunakan neraca pegas
- Siswa mencoba menerapkan hukum 1 Newton dan hukum ke 2 Newton dalam eksperimen untuk mencari koefisien gesekkan
- Guru menilai sikap siswa dalam kerja kelompok dan
membimbing/ menilai keterampilan mencoba,
menggunakan alat, dan mengolah data, serta menilai kemampuan siswa menerapkan konsep dan prinsip dalam pemecahan masalah
Mengasosiasi
- Menganalisis penerapan hukum Newton tentang gerak - Menghitung gaya gesekan statis
- Menghitung gaya gesekan kinetik
- Mencari koefisien gesekkan dari eksperimen
- Guru membimbing/menilai kemampuan siswa menganalisis dan merumuskan kesimpulan
Mengomunikasikan
- Kelompok mendiskusikan, menyimpulkan dan
mengomunikasikan hasil pemecahan masalah tentang percobaan
- Menggambar diagram gaya yang bekerja pada benda yang sedang diam atau sedang bergerak
- Kelompok mendiskusikan dan menjawab soal yang di berikan guru.
- Guru menilai kemampuan siswa berkomunikasi lisan dan tulisan baik perorangan maupun kelompok
Penutup
Rangkuman
-
Bersama siswa menyimpulkan pengertian gaya gesekkan statis, gaya gesekkan kinetik dan koefisien gesekkan suatubenda 10 menit
Umpan Balik
- Memberikan tugas kepada sisa tentang gaya tegangan tali melalu konsep yang telah di terapkan
H. Penilaian
1. Jenis / Teknik Penilaian
- Portofolio (Laporan hasil percobaan) - observasi Sikap
- Performance/tes Praktik - Tes Tertulis ( Essay )
- Lembar penilaian antar teman - Penilaian Produk
2. Instrumen penilaian
Instrumen Penilaian Portofolio Instrumen Penilaian Sikap Instrumen Penilaian Diskusi
Instrumen penilaian laporan praktek menggunakan rubrik penilaian Instrumen penilaian produk
Instrumen tes menggunakan tes tertulis uraian
Kebumen, Juli 2021 Mengetahui :
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran,
Drs. Muhajir Tri Wahyuni, S.Pd.
INSTRUMEN TES
NAMA KELOMPOK:
ANGGOTA: 1.
2.
3.
4.
5.
Soal Uji Kompetensi
1. Sebuah benda bermassa 10 kg terletak pada lantai mendatar yang licin. Benda dipengaruhi oleh gaya mendatar ke kanan 50 N dan ke kiri 30 N. Tentukan nilai dan arah percepatannya!
2. Benda bermassa 2 kg dilepaskan dari puncak bidang miring licin yang mempunyai sudut 30°.
Tentukan percepatan benda tersebut jika diketahui g = 10 m/s
2!
3. Massa benda A dan B masing-masing 2 kg dan 8 kg digantungkan pada sebuah katrol (massa tali, massa katrol dan gaya gesek diabaikan). Hitunglah percepatan benda dan tegangan talinya!
4. Dua buah benda dengan massa m
1= 6 kg dan m
2= 2 kg dipasang seperti gambar di bawah.
Hitung percepatan benda dan tegangan tali!
Kunci Jawaban
1. Diketahui:
m = 10 kg F
1= 50 N F
2= -30 N
Ditanyakan : Nilai dan arah percepatan (a) ...?
Jawab:
2
2. 10 30 50
.
s a m
a a m F
Jadi percepatannya adalah 2 m/s
2ke arah F
12. Diketahui:
m1
m2 30o
10 kg F1
F2
50 N 30 N
a = ?
m = 2 kg G = 10 m/s2 Ө = 30°
Jawab:
Benda bergerak ke bawah, maka:
5 2
. 2 10
. 2 5
, 0 10 2
. 2 30
sin .
. 2 30
sin
.
s a m
a a a g
m
a w
a m F
Jadi percepatan benda tersebut adalah 5 m/s
23. Penyelesaian:
Benda A bergerak ke atas, maka:
a T
a m g m
T A A
. 2 20
. .
... (1)
Benda B bergerak ke bawah, maka:
a T
a m T g
mB B
. 8 80
.
... (2)
Persamaan (1) dan (2)
6
2. 10 60
. 8 80
. 2 20
s a m
a a T
a T
N T
a T
32 20 12
. 2 20
Jadi percepatannya adalah 6 m/s
2dan tegangan talinya 32 N
4. Penyelesaian
2
1sin30 w
w
,
maka benda m
1bergerak ke bawah, sehingga:
a m T
w1sin30 1.
a T
a T
6 30
2 6 10 1 6
... (1)
Benda m
2bergerak ke atas, sehingga:
a T
a m w T
2 20
2
.
2
... (2)
Persamaan (1) dan (2):
25
2, 1
8 10
2 20
6 30
s a m
a a T
a T
Sehingga tegangan talinya:
N a T
a T
5 , 22
20 50 , 2
20 2 2 20
Jadi percepatan benda tersebut adalah 1,25 m/s
2dan tegangan talinya 22,5 N
2kg 8 kg
T T
T T a a
m1
m2
30o
W1 sin 30o
W1cos30o W1
N
W2
T T T
T
SMK BINTARA KEBUMEN
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
Sekolah : SMK BINA NUSANTARA KEBUMEN
Mata Pelajaran : Fisika Kelas / Semester : X / satu
Materi Pokok : Hukum Newton Tentang Gerak dan Penerapannya Alokasi Waktu : 2 x 3 JP
I. Kompetensi Inti (KI)
KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
KI 2 : Mengembangkan perilaku (jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli, santun, ramah lingkungan, gotong royong, kerjasama, cinta damai, responsif dan pro-aktif) dan menunjukan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan bangsa dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
KI 3 : Memahami dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual, prosedural dalam ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
KI 4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.
J. Kompetensi Dasar dan Indikator
1.3 Bertambah Keimanannya dengan menyadari hubungan keteraturan dan kompleksitas alam dan jagad raya terhadap kebesaran Tuhan yang menciptakannya.
1.4 Menyadari kebesaran Tuhan yang mengatur karakteristik fenomena gerak, fluida kalor dan optik.
3.5 Menganalisis hubungan antara gaya, massa dan gerakan benda pada gerak lurus Indikator
- Mengidentifikasi pengertian dari 3 hukum newton
- Menerapkan konsep-konsep dasar dalam hukum-hukum newton
- Mendemonstrasikan contoh-contoh hukum-hukum Newton yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari dengan menggunakan media
- Mengaplikasikan hukum Newton 2 dan penerapan konsep mengenai massa dan percepatan benda dalam gerak lurus
4.4 Merencanakan dan melaksanakan percobaan untuk menyelidiki hubungan gaya, massa dan percepatan dalam gerak lurus
Indikator :
- Melakukan percobaan yang berhubungan dengan hukum-hukum Newton
- Menjelaskan pengertian gaya berat dan gaya gesekan serta contoh aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari
- Menjelaskan konsep gaya sentripetal pada gerak melingkar - Melukiskan diagram gaya-gaya yang bekerja pada suatu benda
- Melakukan analisis kuantitatif untuk persoalan-persoalan dinamika sederhana pada bidang tanpa gesekan
K. Tujuan Pembelajaran
Setelah proses mengamati, menanya, berdiskusi, melaksanakan percobaan, mengasosiasi dan mengomunikasikan siswa :
5. Dapat menerapkan hukum Newton sebagai prinsip dasar dinamika untuk gerak lurus, gerak vertikal, dan gerak melingkar beraturan dalam kehidupan sehari-hari
6. Dapat mengembangkan karakter siswa tentang kreatif, teliti, cermat, dan rasa ingin tahu
7. Mampu mengembangkan kedisiplinan, kejujuran, kerja sama, kepedulian dan tanggung jawab
8. Mampu menghargai kebesaran terhadap Tuhan Yang Maha Esa L. Materi Pembelajaran
4. Materi Fakta
- Berbagai gambar/Foto/video berbagai contoh penerapan hukum Newton dalam kehidupan sehari-hari
5. Materi Konsep
- Pengertian hukum Newton
- Hubungan gaya, massa dan percepatan dalam hukum Newton
- Hubungan hukum 2 Newton pada benda yang menghasilkan gaya gesekkan 6. Materi Prinsip
- Hukum I Newton : semua benda yang diam cenderung diam atau bneda yang bergerak akan tetap bergerak dengan kecepatan konstan hingga ada gaya luar yang bekerja pada benda itu.
- Hukum II Newton : gaya yang bekerja pada sebuah benda sebanding dengan percepatan benda
- Hukum III Newton : jika benda pertama mengerjakan gaya pada benda ke dua , maka benda kedua akan memberikan gaya yang sama besar dan berlawanan arah dengan benda pertama
- Gaya gesekkan merupakan gaya yang selalu berlawanan arah dengan gaya dorong atau gaya tarik yang menggerakkan benda
- Koefisien gesekkan statis selalu lebih besar dari koefisien gesekkan kinetik
M. Metode Pembelajaran - Eksperimen - Pengamatan - Ceramah - Diskusi - Tanya jawab - Penugasan
N. Media, Alat dan Sumber Belajar 4. Media
- LKS
- Power point materi gaya dan hukum Newton
- Gambar/foto/video tentang gaya dan hukum Newton 5. Alat/Bahan
- LCD Proyektor - Laptop
- Katrol, Beban gantung, Tikertimer, kertas lembaran, dan bola 6. Sumber belajar
- MarteenKanginan. 2012. Buku Fisika kelas X. Jakarta. Penerbit Erlangga.
- Tim MGMP. 2013. Fisika untuk SMK. Kebumen - Panduan Praktikum Fisika
- Edukasi.net O. Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan 1 (2 x 45 menit)
Kegiatan Deskripsi Alokasi
Waktu
Pendahuluan
Berdoa
10 menit Mengecek kehadiran peserta didik
Pertanyaan: Pada saat berada didalam mobil, tubuh kita akan bergerak kebelakang ketika tiba-tiba mobil bergerak kedepan.
Mengapa demikian? Prinsip apakah yang berperan penting dalam peristiwa tersebut?
Menjelaskan Tujuan Pembelajaran
Menyampaikan Materi Pembelajaran yang akan dipelajari
Inti
Mengamati
- Benda diletakkan diatas kertas kemudian kertas ditarik perlahan dan tiba-tiba ditarik dengan cepat.
- Siswa mengamati dan membuat hipotesis tentang hasil pengamatannya
- Guru menilai keterampilan siswa mengamati 70 menit Menanya
- Siswa mendiskusikan hasil temuan yang didapat dari proses mencermati yang didemonstrasikan guru
- Siswa mengidentifikasi besaran-besaran apa saja yang
terdapat dalam demonstrasi yang dilakukan oleh guru - Guru menilai keterampilan siswa dalam mengungkap
permasalahan yang disajikan oleh guru Menanya
- Siswa melakukan eksperimen yang di demonstrasikan oleh guru, kemudian siswa mencari tahu apakah posisi benda bergerak atau tidak
- Guru menilai sikap siswa dalam kerja kelompok dan membimbing/ menilai keterampilan mencoba, menggunakan alat, dan mengolah data, serta menilai kemampuan siswa menerapkan konsep dan prinsip dalam pemecahan masalah
Mengasosiasi
- Menganalisis penerapan hukum Newton tentang gerak - Menerapkan konsep hukum ke 2 Newton dalam
pemecahan masalah lewat contoh soal
- Guru membimbing/menilai kemampuan siswa menganalisis dan merumuskan kesimpulan
Mengomunikasikan
- Kelompok mendiskusikan, menyimpulkan dan mengomunikasikan hasil pemecahan masalah tentang percobaan
- Kelompok mendiskusikan dan menjawab soal yang di berikan guru.
- Guru menilai kemampuan siswa berkomunikasi lisan dan tulisan baik perorangan maupun kelompok
Penutup
Rangkuman
- Bersama siswa menyimpulkan besaran-besaran apa saja yang berhubungan dengan hukum Newton
10 menit Umpan Balik
• Memberikan tugas untuk menyelesaikan soal tentang penerapan hukum-hukum Newton
Pertemuan Kedua (2 x 45 menit)
Kegiatan Deskripsi Alokasi
Waktu
Pendahuluan
Berdoa
10 menit Mengecek kehadiran peserta didik
Apersepsi: Sebuah benda di letakkan pada bidang datar, kemudian benda yang satunya lagi di letakkan pada bidang miring, apakah arah gaya berat benda yang dihasilkan oleh kedua benda adalah sama?
Menjelaskan Tujuan Pembelajaran
Menyampaikan Materi Pembelajaran yang akan dipelajari
Inti
Mengamati
- Sebuah benda ditarik atau di dorong untuk menghasilkan gerak
- Benda kemudian diletakkan diatas bidang miring
- Siswa mengamati dan membuat hipotesis tentang hasil pengamatannya
70 menit
- Guru menilai keterampilan siswa mengamati Menanya
- Siswa mendiskusikan hasil temuan yang didapat dari proses mencermati yang didemonstrasikan guru
- Siswa mengidentifikasi apa saja yang mempengaruhi benda bergerak. Apakah ada gaya, percepatan dan massa.
-
Guru menilai keterampilan siswa dalam mengungkap permasalahan yang disajikan oleh guruMencoba
- Siswa melakukan eksperimen tentang penerapan hukum 1 dan hukum 2 Newton
- Siswa mencoba menerapkan hukum 2 Newton yaitu mendiskusikan pengaruh massa dan percepatan terhadap gaya yang dihasilkan benda
- Guru menilai sikap siswa dalam kerja kelompok dan membimbing/ menilai keterampilan mencoba, menggunakan alat, dan mengolah data, serta menilai kemampuan siswa menerapkan konsep dan prinsip dalam pemecahan masalah
Mengasosiasi
- Menganalisis penerapan hukum Newton tentang gerak - Menghitung percepatan benda yang diletakkan pada
bidang miring
- Menghitung percepatan benda yang di letakkan pada bidang miring
- Guru membimbing/menilai kemampuan siswa menganalisis dan merumuskan kesimpulan
Mengomunikasikan
- Kelompok mendiskusikan, menyimpulkan dan mengomunikasikan hasil pemecahan masalah tentang percobaan
- Masing-masing kelompok menggambar diagram gaya berat dan gaya normal pada bidang datar dan pada bidang miring
- Kelompok mendiskusikan dan menjawab soal yang di berikan guru.
- Guru menilai kemampuan siswa berkomunikasi lisan dan tulisan baik perorangan maupun kelompok
Penutup
Rangkuman
- Bersama siswa menggambarkan diagram gaya pada sebuah benda yang diletakkan pada bidang miring dan bidang datar
10 menit Umpan Balik
- Memberikan tugas untuk menyelesaikan soal tentang penerapan hukum Newton 2 pada benda yang berada pada bidang miring dan pada bidang datar.
Pertemuan Ketiga (2 x 45 menit)
Kegiatan Deskripsi Alokasi
Waktu
Pendahuluan
Berdoa
10 menit Mengecek kehadiran peserta didik
Apersepsi: Apa yang terjadi pada benda yang berada pada lift yang putus?.
Menjelaskan Tujuan Pembelajaran
Menyampaikan Materi Pembelajaran yang akan dipelajari
Inti
Mengamati
- Seorang anak berdiri diatas timbangan, timbangan tersebut diletakkan pada suatu bidang datar
- Seoran supir mengerem mobil di jalan raya
- Siswa mengamati dan membuat hipotesis tentang hasil pengamatannya
- Guru menilai keterampilan siswa mengamati
70 menit Menanya
- Siswa mendiskusikan hasil temuan yang didapat dari proses mencermati yang didemonstrasikan guru
- Siswa mengidentifikasi perbedaan gaya gesekkan statis dan gaya gesekkan kinetik
- Siswa mendiskusikan tentang koefisien gesekkan
- Guru menilai keterampilan siswa dalam mengungkap permasalahan yang disajikan oleh guru
Mencoba
- Siswa melakukan eksperimen untuk menentukan koefisien gesekkan statis antara balok kayu dan permukaan datar dengan menggunakan neraca pegas
- Siswa mencoba menerapkan hukum 1 Newton dan hukum ke 2 Newton dalam eksperimen untuk mencari koefisien gesekkan
- Guru menilai sikap siswa dalam kerja kelompok dan membimbing/ menilai keterampilan mencoba,
menggunakan alat, dan mengolah data, serta menilai kemampuan siswa menerapkan konsep dan prinsip dalam pemecahan masalah
Mengasosiasi
- Menganalisis penerapan hukum Newton tentang gerak - Menghitung gaya gesekan statis
- Menghitung gaya gesekan kinetik
- Mencari koefisien gesekkan dari eksperimen
- Guru membimbing/menilai kemampuan siswa menganalisis dan merumuskan kesimpulan
Mengomunikasikan
- Kelompok mendiskusikan, menyimpulkan dan
mengomunikasikan hasil pemecahan masalah tentang percobaan
- Menggambar diagram gaya yang bekerja pada benda yang sedang diam atau sedang bergerak
- Kelompok mendiskusikan dan menjawab soal yang di berikan guru.
- Guru menilai kemampuan siswa berkomunikasi lisan dan tulisan baik perorangan maupun kelompok
Penutup
Rangkuman
-
Bersama siswa menyimpulkan pengertian gaya gesekkan statis, gaya gesekkan kinetik dan koefisien gesekkan suatubenda 10 menit
Umpan Balik
- Memberikan tugas kepada sisa tentang gaya tegangan tali melalu konsep yang telah di terapkan
P. Penilaian
3. Jenis / Teknik Penilaian
- Portofolio (Laporan hasil percobaan) - observasi Sikap
- Performance/tes Praktik - Tes Tertulis ( Essay )
- Lembar penilaian antar teman - Penilaian Produk
4. Instrumen penilaian
Instrumen Penilaian Portofolio Instrumen Penilaian Sikap Instrumen Penilaian Diskusi
Instrumen penilaian laporan praktek menggunakan rubrik penilaian Instrumen penilaian produk
Instrumen tes menggunakan tes tertulis uraian
Kebumen, Juli 2021 Mengetahui :
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran,
Drs. Muhajir Tri Wahyuni, S.Pd.
INSTRUMEN TES
NAMA KELOMPOK:
ANGGOTA: 1.
2.
3.
4.
5.
Soal Uji Kompetensi
5. Sebuah benda bermassa 10 kg terletak pada lantai mendatar yang licin. Benda dipengaruhi oleh gaya mendatar ke kanan 50 N dan ke kiri 30 N. Tentukan nilai dan arah percepatannya!
6. Benda bermassa 2 kg dilepaskan dari puncak bidang miring licin yang mempunyai sudut 30°.
Tentukan percepatan benda tersebut jika diketahui g = 10 m/s
2!
7. Massa benda A dan B masing-masing 2 kg dan 8 kg digantungkan pada sebuah katrol (massa tali, massa katrol dan gaya gesek diabaikan). Hitunglah percepatan benda dan tegangan talinya!
8. Dua buah benda dengan massa m
1= 6 kg dan m
2= 2 kg dipasang seperti gambar di bawah.
Hitung percepatan benda dan tegangan tali!
Kunci Jawaban
5. Diketahui:
m = 10 kg F
1= 50 N F
2= -30 N
Ditanyakan : Nilai dan arah percepatan (a) ...?
Jawab:
2
2. 10 30 50
.
s a m
a a m F
Jadi percepatannya adalah 2 m/s
2ke arah F
16. Diketahui:
m1
m2 30o
10 kg F1
F2
50 N 30 N
a = ?
m = 2 kg G = 10 m/s2 Ө = 30°
Jawab:
Benda bergerak ke bawah, maka:
5 2
. 2 10
. 2 5
, 0 10 2
. 2 30
sin .
. 2 30
sin
.
s a m
a a a g
m
a w
a m F
Jadi percepatan benda tersebut adalah 5 m/s
27. Penyelesaian:
Benda A bergerak ke atas, maka:
a T
a m g m
T A A
. 2 20
. .
... (1)
Benda B bergerak ke bawah, maka:
a T
a m T g
mB B
. 8 80
.
... (2)
Persamaan (1) dan (2)
6
2. 10 60
. 8 80
. 2 20
s a m
a a T
a T
N T
a T
32 20 12
. 2 20
Jadi percepatannya adalah 6 m/s
2dan tegangan talinya 32 N
8. Penyelesaian
2
1sin30 w
w
,
maka benda m
1bergerak ke bawah, sehingga:
a m T
w1sin30 1.
a T
a T
6 30
2 6 10 1 6
... (1)
Benda m
2bergerak ke atas, sehingga:
a T
a m w T
2 20
2
.
2
... (2)
Persamaan (1) dan (2):
25
2, 1
8 10
2 20
6 30
s a m
a a T
a T
Sehingga tegangan talinya:
N a T
a T
5 , 22
20 50 , 2
20 2 2 20
Jadi percepatan benda tersebut adalah 1,25 m/s
2dan tegangan talinya 22,5 N
2kg 8 kg
T T
T T a a
m1
m2
30o
W1 sin 30o
W1cos30o W1
N
W2
T T T
T