Implementasi Hak Mengajukan Permohonan Pengujian Peraturan Perundangan Di Bawah Undang-Undang Oleh Kesatuan Masyarakat Hukum Adat
Teks penuh
Dokumen terkait
Dengan adanya TAP MPR Nomor XVII tahun 1998 tentang Hak Asasi Manusia, maka hak pemajuan dan perlindungan keberadaan masyarakat hukum adat termasuk di dalamnya tanah ulayat
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perlindungan kesatuan masyatakat hukum adat atas hak ulayatnya yang dihadapkan dengan hak menguasai tanah oleh
terdapat eksistensi masyarakat adat berikut hak-hak dan kepentingannya yang bertentangan dengan kepentingan negara (kepentingan nasional), ataupun jika ada aturan hukum adat
(1) Pemerintah Daerah dan Sultan sebagai pemangku adat tertinggi mengakui dan melindungi hak atas tanah masyarakat adat Kesultanan Ternate sepanjang tidak bertentangan
Pelaksanaan hak masyarakat hukum adat di hutan adat Ammatoa Kajang dimiliki oleh seluruh suku adat Ammatoa Kajang, namun pelaksanaannya dilakukan dengan izin
Kesatuan masyarakat hukum adat beserta hak-hak tradisionalnya dipandang sesuai dengan perkembangan masyarakat apabila kesatuan masyarakat hukum adat tersebut: 10 (1)
Tesis dengan judul : “Kebijakan Pemerintah Daerah Provinsi Papua Terhadap Perlindungan Hak Ulayat Masyarakat Hukum Adat Berdasarkan Otonomi Khusus Bagi Provinsi Papua”
Masyarakat Adat Matteko menganggap bahwa apapun keputusan yang diambil oleh Pemerintah harus dipatuhi, sehingga hutan adat yang berada di wilayah masyarakat hukum adat Matteko masih