• Tidak ada hasil yang ditemukan

STANDAR 2

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "STANDAR 2"

Copied!
29
0
0

Teks penuh

(1)

STANDAR 2

TATA PAMONG, KEPEMIMPINAN, SISTEM

PENGELOLAAN, DAN PENJAMINAN MUTU

(2)

2.1 Tata Pamong

2.1.1 Sistem Tata Pamong

• Mengikuti perundangan yang berlaku

• Sistem tata pamong tertuang dalam: (1)

Pemendikbud RI Nomor 30 Tahun 2012 (OTK) dan (2) Permendikbud RI Nomor 71 Tahun

2012 (Satuta)

• Pengambilan kebijakan kelembagaan berdasarkan rapat pimpinan (kredibel,

transparan, akuntabel, bertanggung jawab,

dan adil)

(3)

2.1.2 Struktur Organisasi, Koordinasi, dan Cara Kerja Institusi

Berdasar OTK dan Statuta, organ-organ kelembagaan UM meliputi (1)Unsur Pimpinan (Rektor dan Wakil Rektor),

(2)Dewan Pengawas, (3)Senat,

(4)Satuan Pengawasan Internal, (5)Dewan Pertimbangan,

(6)Pelaksana Akademik (Fakultas, Jurusan, dan Program Studi), (7)Pelaksana Administrasi di bawah dua biro, yakni Biro Akademik,

Kemahasiswaan, Perencanaan, Informasi, dan Kerja Sama (BAKPIK) dan Biro Umum dan Keuangan (BUK),

(8)Lembaga Penyelenggara Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M),

(9)Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Pembelajaran (LP3), (10) UPT Satuan Penjaminan Mutu, dan

(10)(11) UPT Pusat Bisnis

(4)

2.1.3 Keberadaan Lembaga, Mutu, SOP, dan Pelaksanaan Kode Etik

• Sesuai Statuta UM penegakan dan pengawasan etika akademik (pendidikan, penelitian, dan karya ilmiah) dilaksanakan oleh Senat (Komisi Etika Akademik)

• Etika dan perilaku mahasiswa (akademik maupun non-akademik) diatur dengan Peraturan Rektor (Pedoman Pendidikan)

• Etika non-akademik ditangani oleh Lembaga Binap sesuai Permendikbud RI Nomor 16 Tahun 2012

tentang Penegakan Disiplin PNS (terkait juga dengan PP 53 Tahun 2011).

(5)

2.1.3 Keberadaan Lembaga, Mutu, SOP, dan Pelaksanaan Kode Etik

UM memiliki SOP (POB):

• POB Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

• POB Penulisan Karya Ilmiah).

Selain POB, UM juga menerbitkan

• PPKI

• Buku Petunjuk Teknis Penulisan Skripsi

• Petunjuk Teknis PPL Non-Kependidikan.

(6)

2.1.3 Keberadaan Lembaga, Mutu, SOP, dan Pelaksanaan Kode Etik

Pelaksanaan Kode Etik

• Promotif,

• Pencegahan, dan

• Pembinaan

(7)

2.1.4 Kepemimpinan

Operasional: artikulasi visi, misi, dan tujuan dituangkan dalam dokumen

(RIP, Renstrabis, Kebijakan UM, Rencana Bisnis dan Anggaran, Peraturan Rektor dan Pimpinan Unit Utama Kelembagaan sesuai dengan keperluan manajemen (unit)

kelembagaan

(8)

2.2 Kepemimpinan

Operasional: artikulasi visi, misi, dan tujuan dituangkan dalam dokumen

(RIP, Renstrabis, Kebijakan UM, Rencana Bisnis dan Anggaran, Peraturan Rektor dan Pimpinan Unit Utama Kelembagaan sesuai dengan keperluan manajemen (unit)

kelembagaan

(9)

2.2 Kepemimpinan Organisasional:

Secara berjenjang, kepemimpinan organisasional itu diaktualisasikan dalam sistem pemberikan hak,

kewajiban, dan akuntabilitas pada

setiap simpul organisasi kelembagaan.

(10)

2.2 Kepemimpinan Publik:

Kepemimpinan publik UM terwujud pada keberadaan UM sebagai lembaga yang

menjadi rujukan sebagaimana tampak pada keberhasilannya memimpin sejumlah

kegiatan yang melibatkan berbagai lembaga,

baik nasional maupun internasional sebagai

berikut

(11)

2.3 Kepemimpinan Publik:

Kepemimpinan publik UM terwujud pada keberadaan UM sebagai lembaga yang

menjadi rujukan sebagaimana tampak pada keberhasilannya memimpin sejumlah

kegiatan yang melibatkan berbagai lembaga,

baik nasional maupun internasional sebagai

berikut

(12)

2.3 Sistem Pengelolaan Perguruan Tinggi

2.3.1 Sistem Pengelolaan Fungsional dan Operasional

Dalam rangka mewujudkan visi, misi, dan tujuan dilakukan pengelolaan terintegrasi agar semua dan setiap unit organ kelembagaan dapat

melaksanakan peran secara maksimal sesuai

dengan posisi, fungsi, dan kewenangannya masing- masing

(13)

2.3 Sistem Pengelolaan Perguruan Tinggi

2.3.2 Analisis Jabatan, Deskripsi Tugas, dan Program Peningkatan Kompetensi Manajerial

Program peningkatan kompetensi manajerial dalam sistem pengelolaan UM meliputi (1) rancangan dan analisis jabatan, (2) uraian tugas unit kelembagaan, (3) prosedur kerja, dan (4) program peningkatan

kompetensi manajerial.

(14)

2.3 Sistem Pengelolaan Perguruan Tinggi 2.3.3 Diseminasi Hasil Kerja UM

Diseminasi hasil kinerja UM berkaitan dengan 3 (tiga) hal:

1)substansi, 2)media, dan

3)perangkat pendukung.

(15)

2.3 Sistem Pengelolaan Perguruan Tinggi

2.3.4 Keberadaan dan Keefektifan Sistem Audit Internal

•Sistem audit internal sebagai bagian dari sistem

pengendalian kualitas pengelolaan di UM dilengkapi dengan mekanisme, kriteria dan instrument

pengukuran dan penilaiannya

•Permendikbud ini mengamanatkan bahwa kegiatan audit internal UM dilakukan oleh 3 (tiga) unsur

kelembagaan: 1) Satuan Penjaminan Mutu (SPM), 2) Satuan Pengawasan Internal (SPI), dan 3) Dewan

Pengawas (Dewas)

(16)

2.3 Sistem Pengelolaan Perguruan Tinggi

2.3.4 Keberadaan dan Keefektifan Sistem Audit Internal

•Sistem audit internal sebagai bagian dari sistem

pengendalian kualitas pengelolaan di UM dilengkapi dengan mekanisme, kriteria dan instrument

pengukuran dan penilaiannya

•Permendikbud tentang OTK dan Statuta UM

mengamanatkan bahwa kegiatan audit internal UM dilakukan oleh 3 (tiga) unsur kelembagaan: 1) Satuan Penjaminan Mutu (SPM), 2) Satuan Pengawasan

Internal (SPI), dan 3) Dewan Pengawas (Dewas)

(17)

2.3 Sistem Pengelolaan Perguruan Tinggi

2.3.4 Keberadaan dan Keefektifan Sistem Audit Eksternal

•Selain dievaluasi oleh SPI sebagai organ internal UM, penggunaan dana UM juga dimonitor dan dievaluasi oleh Inspektorat Jenderal Kemendikbud, Badan

Pemeriksa Keuangan (BPK), Badan Pegawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), serta audit independen/Kantor Akuntan Publik

•ISO•BAN PT

•Piloting Action Research berorientasi AUN QA

(18)

2.4 Sistem Penjaminan Mutu 2.4.1 Manual Mutu

UM memiliki manual mutu yang lengkap dan terintegrasi yang meliputi

•Pernyataan Mutu

•Kebijakan Mutu

•Unit Pelaksana

•Standar Mutu

•Prosedur Mutu

•Instruksi Kerja

•Pentahapan Sasaran Mutu

(19)

2.4 Sistem Penjaminan Mutu 2.4.1 Manual Mutu

UM memiliki manual mutu yang lengkap dan terintegrasi yang meliputi

•Pernyataan Mutu

•Kebijakan Mutu

•Unit Pelaksana

•Standar Mutu

•Prosedur Mutu

•Instruksi Kerja

•Pentahapan Sasaran Mutu

(20)

2.4 Sistem Penjaminan Mutu 2.4.1 Manual Mutu

Pernyataan Mutu

Dalam rangka pencapaian visi, misi, dan tujuannya, UM berkomitmen untuk bekerja berdasarkan

dokumen penjaminan mutu untuk memacu dan meningkatkan kreativitas kinerja sivitas akademika untuk memberi layanan yang bermutu, terukur,

transparan, dan akuntabel.

(21)

2.4 Sistem Penjaminan Mutu 2.4.1 Manual Mutu

Unit Pelaksana Mutu

Dengan adanya sistem berjenjang, unit pelaksana

mutu di UM bukan hanya tanggung jawab universitas melainkan juga tanggung jawab unit kelembagaan

yang terkait

(22)

2.4 Sistem Penjaminan Mutu 2.4.1 Manual Mutu

Prosedur Mutu

Selain pembentukan unit pelaksana, prosedur mutu meliputi (a) penyusunan prosedur operasi baku penjaminan mutu, (b) penyusunan instrumen monitoring dan evaluasi internal

(Monevin),

(c) penyusunan instrument audit internal mutu akademik (AIMA),

(d) pelaksanaan Monevin dan AIMA, (e) pelaporan hasil Monevin dan hasil AIMA, dan

(e) tindak lanjut hasil Monevin dan AIMA.

(23)

2.4 Sistem Penjaminan Mutu

2.4.2 Implementasi Penjaminan Mutu Implementasi penjaminan mutu mencakup siklus perencanaan, pelaksanaan, analisis dan evaluasi

berdasarkan dokumen-dokumen akademik maupun dokumen mutu yang telah ditetapkan. Implementasi penjaminan mutu telah menggunakan instrumen yang berbasis dan berorientasi pada 15 area (standar) yang ditetapkan dalam butir-butir mutu

(24)

2.4 Sistem Penjaminan Mutu

2.4.3 Monitoring Penjaminan Mutu Monitoring dan evaluasi dalam pelaksanaan

pencapaian sasaran penjaminan mutu dilakukan secara periodik dan terdokumentasi, meliputi 6 bidang:

a)Pendidikan b)Penelitian c)Abmas

d)Sarana dan Prasarana e)Keuangan

f)Manajemen

(25)

2.4 Sistem Penjaminan Mutu

2.4.4 Sistem Pembinaan Program Studi

Kegiatan ini meliputi pembinaan Prodi dan penjaminan mutu (termasuk akreditasi), yang meliputi:

a)Pengembangan Program Studi

a)Penyusunan Dokumen Akreditasi

(26)

2.4 Sistem Penjaminan Mutu

2.4.5 Kelengkapan Basis Data Institusi

Seluruh informasi yang terkait dengan tujuh standar akreditasi prodi dan perguruan tinggi tersedia pada sistem basis data dalam bentuk cetak dan elektronik.

Basis data dalam bentuk cetak tersedia di tiap unit kerja dan Universitas. Basis data dalam bentuk elektronik

dikelola oleh UPT Pusat TIK

(27)

2.4 Sistem Penjaminan Mutu

2.4.5 Kelengkapan Basis Data Institusi

• Web UM juga berisi portal statistik yang mencakup data dan informasi tentang (1) program studi dan akreditasi, (2) kepegawaian, (3) mahasiswa, (4) lulusan, (5) penelitian dan pengabdian kepada

masyarakat, (6) pustaka, (7) sarana dan prasarana, (8) keuangan, dan (9) kerjasama.

• Basis Data juga didesain sebagai Decision Support System

(28)

2.4 Sistem Penjaminan Mutu

2.4.6 Status Akreditasi BAN-PT Seluruh Prodi

•Program studi yang ada di UM sebanyak 91 program studi, dengan rincian 10 program studi diploma 3 (D-III), 52 program studi sarjana (S1), 16 program studi magister (S2), dan 13

program studi doktor (S3).

•Akreditasi A sebanyak 30 program studi, Akreditasi B sebanyak 39 program studi, dan Akreditasi C sebanyak 4 program studi.

Sedangkan yang masih dalam proses akreditasi BAN-PT ada 18 program studi.

(29)

THANK YOU 

Referensi

Dokumen terkait

1) Hasil penelitian ini menemukan bahwa dimensi produksi mempunyai penilaian terendah dibandingkan dimensi lainnya. Oleh karena itu, Kantor Kelurahan Sadang

PROGRAM REHABILITASI/ PEMELIHARAAN JALAN & JEMBATAN REHABILITASI/PEMELIHARAAN JALAN Belanja jasa konsultansi pengawasan Belanja Modal Pengadaan Konstruksi Jalan

EFFECT OF SECURITY, PRIVACY, BRAND NAME, WORD OF MOUTH, EXPERIENCE, AND INFORMATION ON WEB SITE TRUST, AND EFFECT OF WEB SITE TRUST ON BRAND COMMITMENT AND RISK PERCEPTION

Harapannya CSR/CD dari perusahaan perkebunan kelapa sawit sebaiknya dalam bentuk usaha ternak sapi potong yang dikelola secara integrasi dengan menyediakan dana dan bahan baku

[r]

Dengan demikian, orang yang memiliki kesejahteraan psikologis lebih baik mereka dapat merasakan senang, bahagia, mampu berinteraksi dengan baik, dan memiliki

Dari data diatas dapat dideskripsikan nilai hasil belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran inside outside circle pada mata pelajaran Fiqih materi sedekah dan infak

Keuntungan dari bakteri ini adalah memiliki protein yang dapat bekerja pada kondisi lingkungan dengan suhu tinggi dimana protein/ enzim lain dapat mengalami denaturasi.. Salah