83 DAFTAR PUSTAKA
Andriani, A., Edison, E., & Gracediani, L. (2013). Implementasi Pelayanan Ibu Hamil (K4) oleh Bidan Berdasarkan Spm di Puskbsmas Silungkang. Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas, 8(1), 21-26.
Barat, K. S. (2017). Profil Kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat Tahun 2017. Sumbawa Barat: Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat.
Creswell, J. W. (2012). Research Design Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif dan Mixed. (Ed-3th-Cet.2 ed.). Yogyakarta : Pustaka Pelajar.
Creswell, J. W. (2015). Penlitian Kualitatif dan Desain Riset Memilih di Antara Lima Pendekatan. (Ed-Indonesia-Cet.1 ed.). Yogyakarta : Pustaka Pelajar.
Damschroder, L. J., Aron, D. C., Keith, R. E., Kirsh, S. R., Alexander, J. A., &
Lowery, J. C. (2009). Fostering implementation of health services research findings into practice: a consolidated framework for advancing implementation science. Implementation science, 4(1), 50.
Dunn, W. N. (2000). Pengantar Analisis Kebijakan Publik (terjemahan) (Ed.2- Cet.3 ed.). Yogyakarta : Gadjah Mada University Press.
Gusna, E., Sulaini, P., & Bachtiar, H. (2016). Analisis cakupan antenatal care K4 program kesehatan ibu dan anak di wilayah kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Padang Pariaman. Jurnal Kesehatan Andalas, 5(1).
Handayani, T., & Nadjib, M. (2017). Analisis Pembiayaan Kesehatan Daerah Bersumber Publik: Studi Kasus di Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor Tahun 2012, 2013 dan 2014. Jurnal Ekonomi Kesehatan Indonesia, 1(2).
Hendarwan, H., Rosita, R., & Suriani, O. (2015). Analisis Implementasi Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan Kabupaten/kota. Indonesian Journal of Health Ecology, 14(4), 367-380.
Indonesia, K. K. R., B, U, Kesehatan (2014). Rencana Aksi Kegiatan Dirktorat Bina Kesehatan Jiwa Tahun 2015-2019
Junardi, J., Keliat, B. A., & Daulima, N. H. C. (2017). ANALISIS FAKTOR–
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEBERHASILAN PELAKSANAAN KEGIATAN COMMUNITY MENTAL HEALTH NURSING DI ACEH. Idea Nursing Journal, 8(1), 1-11.
Kearns, A. D., Caglia, J. M., ten Hoope‐Bender, P., & Langer, A. (2016).
Antenatal and postnatal care: a review of innovative models for improving availability, accessibility, acceptability and quality of services in low‐
resource settings. BJOG: An International Journal of Obstetrics &
Gynaecology, 123(4), 540-548
Khozin, M. (2010). Evaluasi Implementasi Kebijakan Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan di Kabupaten Gunungkidul. Jurnal Studi Pemerintahan:
Journal of Government and Politics, 1(1).
Kurniawan, Y., & Sulistyarini, I. (2017). Komunitas Sehati (Sehat Jiwa dan Hati) Sebagai Intervensi Kesehatan Mental Berbasis Masyarakat. INSAN Jurnal Psikologi dan Kesehatan Mental, 1(2), 112-124.
Laksono, A. D., Astuti, W. D., Waty, E., & Atto'illah, A. I. (2012). Kajian Standar Pelayanan Minimal Penyakit Tuberkulosis Terkait Indikator Millenium Development Goals. Buletin Penelitian Sistem Kesehatan, 15(3 Jul).
Laksono, A. D., & Rachmawati, T. (2013). Akseptabilitas Bidan Terhadap Implementasi Kebijakan Jaminan Persalinan di Kabupaten Mojokerto. Kemenkes RI.
LAN. (2015). Modul Pelatihan Analisis Kebijakan. Jakarta.
Latif, M., Wijaya, A. F., & Domai, T. (2014). Perencanaan Anggaran Belanja Bantuan Sosial Pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah. WACANA, Jurnal Sosial dan Humaniora, 17(2), 78-87.
Lestari, N. N. S. A., Bagia, I. W., & Susila, G. P. A. J. (2015). PENGARUH
ANGGARAN PENDAPATAN BELANJA NEGARA (APBN)
TERHADAP BELANJA LANGSUNG PADA PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN/KOTA. Jurnal Jurusan Manajemen, 3(1).
Marniyati, L., Saleh, I., & Soebyakto, B. B. (2016). Pelayanan Antenatal Berkualitas dalam Meningkatkan Deteksi Risiko Tinggi pada Ibu Hamil oleh Tenaga Kesehatan di Puskesmas Sako, Sosial, Sei Baung dan Sei Selincah di Kota Palembang. Jurnal Kedokteran dan Kesehatan, 3(1), 355- 362.
Mawarpury, M., Sari, K., & Safrina, L. (2017). LAYANAN KESEHATAN MENTAL DI PUSKESMAS: APAKAH DIBUTUHKAN?. Insight: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi, 13(1), 1-10.
Minardo, J. (2014). Analisis Determinan Motivasi Petugas Tuberkulosis Paru dalam Penemuan Kasus di Kabupaten Semarang (Studi Kasus di Beberapa Puskesmas) Tahun 2012. In PROSIDING SEMINAR NASIONAL &
INTERNASIONAL (Vol. 2, No. 1).
Pangestu, N. D., Joebagio, H., & Rahardjo, S. S. (2018). The Role of Community Health Workers in Maternal and Child Health Surveillance to Optimize Maternal and Child Health in Pasuruan District, East Java. Journal of Health Policy and Management, 2(2), 128-136.
Pasaribu, S. H., & Tinangon, J. (2015). Pendapatan Asli Daerah Dan Dana Alokasi Umum Terhadap Anggaran Belanja Modal Di Provinsi Sulawesi Utara. JURNAL RISET AKUNTANSI DAN AUDITING" GOODWILL", 6(1).
Peters, D. H., Tran, N. T., & Adam, T. (2013). Implementation research in health:
a practical guide. World Health Organization.
Proctor, E., Silmere, H., Raghavan, R., Hovmand, P., Aarons, G., Bunger, A., ...
& Hensley, M. (2011). Outcomes for implementation research: conceptual distinctions, measurement challenges, and research agenda. Administration and Policy in Mental Health and Mental Health Services Research, 38(2), 65-76.
Ratminto., Winarsih, A. S. (2016). Manajemen Pelayanan Pengembangan Model Konseptual, Penerapan Citizen’s Charter dan Standar Pelayanan Minimal (Cet.14 ed.). Yogyakarta : Pustaka Pelajar.
Rengga, A. (2012). Studi Impementasi Standar Pelayanan Minimal (Spm) Bidang Kesehatan Dasar di Kota Magelang. In Forum (Vol. 40, No. 1, pp. 12-20).
Rifa, M. (2016). Implementasi Kebijakan Tentang Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan di Puskesmas Garawangi Kabupaten Kuningan Provinsi Jawa Barat. Jurnal Dharma Praja, 9(1), 25-43.
Riskesdas, L. (2013). Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI.
Sekhon, M., Cartwright, M., & Francis, J. J. (2017). Acceptability of healthcare interventions: an overview of reviews and development of a theoretical framework. BMC health services research, 17(1), 88.
Siriyei, I., & Wulandari, R. D. (2013). Faktor Determinan Rendahnya Pencapaian Cakupan Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan di Puskesmas Mojo Kota Surabaya. Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia, 1(3), 244-251.
Tombokan, G. A., Palandeng, H. M., & Sapulete, M. R. (2015). Gambaran Faktor Risiko Pengobatan Tuberkulosis Paru di Kota Manado Tahun 2014. JURNAL KEDOKTERAN KOMUNITAS DAN TROPIK, 3(4).
Tondong, M. A. P., Mahendradhata, Y., & Andono Ahmad, R. (2014). Evaluasi implementasi public private mix pengendalian tuberkulosis di kabupaten Ende provinsi Nusa Tenggara Timur tahun 2012.
Trisnantoro, L (2016a). Chapter 1 Riset Implementasi. Indonesia Implementation Research. Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan UGM. Yogyakarta.
Trisnantoro, L (2016b). Chapter 3 Riset Implementasi. Indonesia Implementation Research. Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan UGM. Yogyakarta.
Trisnantoro, L (2016c). Chapter 4 Riset Implementasi. Indonesia Implementation Research. Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan UGM. Yogyakarta.
Trisnantoro, L (2016d). Chapter 5 Riset Implementasi. Indonesia Implementation Research. Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan UGM. Yogyakarta.
Uplekar, M., & Lönnroth, K. (2006). Engaging all health care providers in TB control. Guidance on implementing public-private mix approaches.
Utarini, A. (2012). Modul Mata Kuliah Metode Penelitian Kualitatif. Yogyakarta : Magister Perilaku dan Promosi Kesehatan Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada.
Widianto, K. P., Trisnantoro, L., & Padmawati, R. S. (2015). Penerapan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum (PPK-BLU) Pada Program Kesehatan Jiwa Masyarakat Puskesmas di Kabupaten Sleman. Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia: JKKI, 4(2), 44-49.
WIJAYA, H. (2010). Analisis pembiayaan kesehatan daerah program kesehatan ibu dan anak (KIA) berdasarkan standar pelayanan minimal (SPM) pada Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas (Doctoral dissertation, Universitas Gadjah Mada).
Winahayu, E., Keliat, B. A., & Wardani, I. Y. (2016). Sustainability Factor Related with the Implementation of Community Mental Health Nursing (CMHN) in South and West Jakarta. Jurnal Ners, 9(2), 305-312.
Winarno, B. (2014). Kebijakan Publik Teori, Proses, dan Studi Kasus (Ed.Revisi- Cet.2 ed.). Yogyakarta : CAPS (Center of Academic Publishing Service).
World Health Organization, & UNICEF. (2014). Implementation research toolkit.
World Health Organization.
Rujukan Peraturan :
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2004 Tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2009 Tentang Pelayanan Publik.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2014 Tentang Kesehatan Jiwa.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintah Daerah.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 96 Tahun 2012 Tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 Tentang Pelayanan Publik.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2018 Tentang Standar Pelayanan Minimal
Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2014 Tentang Pedoman Standar Pelayanan.
Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 75 Tahun 2014 Tentang Pusat Kesehatan Masyarakat.
Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 97 Tahun 2014 Tentang Pelayanan Kesehatan Masa Sebelum Hamil, Masa Hamil, Persalinan dan Masa Sesudah Melahirkan Penyelenggaraan Pelayanan Kontrasepsi serta Pelayanan Kesehatan Seksual.
Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2016 Tentang Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan.
Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 67 Tahun 2016 Tentang Penanggulangan Tuberkulosis.