• Tidak ada hasil yang ditemukan

PROPIL BALAI BESAR POM DI PEKAN BARU

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PROPIL BALAI BESAR POM DI PEKAN BARU"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

PROPIL BALAI BESAR POM DI PEKAN BARU Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan

di Pekanbaru

Drs, Sumaryanta,Apt.MSI

NIP. 19620401 199202 1 001

Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Pekanbaru mempunyai wilayah kerja di Provinsi Riau, yang terdiri dari daerah daratan dan perairan, dengan luas lebih kurang 8.915.015,09 Ha (89.150 Km2), Keberadaannya membentang dari lereng Bukit Barisan sampai dengan Selat Malaka terletak antara 01° 05’ 00” Lintang Selatan - 02° 25’ 00” Lintang Utara atau antara 100° 00’ 00” - 105° 05’ 00” Bujur Timur. Disamping itu sesuai Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 terdapat wilayah lautan sejauh 12 mil dari garis pantai.

(2)

Di daratan terdapat 15 sungai, diantaranya ada 4 sungai besar yang mempunyai arti penting sebagai sarana perhubungan seperti Sungai Siak (300 Km) dengan kedalaman 8 -12 m, Sungai Rokan (400 Km) dengan kedalaman 6-8 m, Sungai Kampar (400 Km) dengan kedalaman lebih kurang 6 m dan Sungai Indragiri (500 Km) dengan kedalaman 6-8 m. Ke 4 sungai yang membelah dari pegunungan daratan tinggi Bukit Barisan Bermuara di Selat Malaka dan Laut Cina Selatan itu dipengaruhi pasang surut laut (www.riau.go.id)

Adapun batas-batas wilayah Provinsi Riau bila dilihat posisinya dengan negara tetangga dan provinsi lainnya adalah sebagai berikut :

• Sebelah Utara : Selat Malaka dan Provinsi Sumatera Utara • Sebelah Selatan : Provinsi Jambi dan Provinsi Sumatera Barat • Sebelah Timur : Provinsi Kepulauan Riau dan Selat Malaka • Sebelah Barat : Provinsi Sumatera Barat dan Sumatera Utara.

Jumlah Kab./Kota

Provinsi Riau terdiri dari 12 Kab./Kota, yang terdiri dari 2 kota dan 10 kabupaten. Nama-nama Kab./Kota yang ada di Provinsi Riau tersebut adalah:

1. Kota Pekanbaru 7. Kota Dumai

2. Kabupaten Kuantan Singingi 8. Kabupaten Siak 3. Kabupaten Indragiri Hulu 9. Kabupaten Bengkalis 4. Kabupaten Indragiri Hilir 10. Kabupaten Kampar 5. Kabupaten Rokan Hulu 11. Kabupaten Pelalawan 6. Kabupaten Rokan Hilir 12. Kabupaten Meranti

Pola Transportasi Balai Besar POM di Wilayah Kerja

a. Melalui darat : 85 % b. Melalui sungai : 15 %

(3)

BIDANG

PEMERIKSAAN & PENYIDIKAN Drs. M. Lumban Gaol, Apt

19570529 198803 1 001

BIDANG

SERTIFIKASI & LAYANAN INFORMASI KONSUMEN (Plh)

Drs. Ibrahim, Apt

19570805 198902 1 001

SUB BAGIAN TATA USAHA Hj. Chairiah Nila Kesuma, SE

19570519 198003 2 001

BIDANG PENGUJIAN PANGAN, BAHAN BERBAHAYA

& MIKROBIOLOGI Dra. Syarnida, Apt 19660418 199303 2 001 BIDANG PENGUJIAN

PRODUK TERAPETIK, NARKOTIKA, OBAT TRADISIONAL, KOSMETIKA

& PRODUK KOMPLIMEN Dra. Sri Martini, M.Si, Apt 19580920 198902 2 001

BALAI BESAR

PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN Drs. Sumaryanta, Apt, M.Si

19620401 199203 1 001

SEKSI PEMERIKSAAN Veramika Ginting, S.Si, Apt

19760502 200212 2 001

SEKSI SERTIFIKASI Dra. Syelviyane Pelle 19671128 199703 2 001

SEKSI

LAYANAN INFORMASI KONSUMEN

Dra. Evi Mardini 19650208 199803 2 001 SEKSI PENYIDIKAN Drs. Adrizal, Apt 19611001 199603 1 001 SEKSI LABORATORIUM PANGAN DAN BAHAN BERBAHAYA

Dra. Linda Yeni, Apt 19610826 199003 2 001 SEKSI LABORATORIUM MIKROBIOLOGI Martarina, S.Si 19710326 199603 2 001 SATUAN KERJA DI PELABUHAN/PERBATASAN/PROVINSI BARU/DAERAH TERPENCIL STRUKTUR ORGANISASI

BALAI BESAR PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN DI PEKANBARU

(4)

Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Pekanbaru berdasarkan Surat Keputusan Kepala Badan POM RI No.HK.00.05.21.42.32 tahun 2004 tentang Perubahan atas Keputusan Kepala Badan POM RI No. 05018/SK/KBPOM tanggal 17 Mei 2001 tentang organisasi dan tata kerja unit pelaksana teknis di lingkungan Badan POM RI adalah melaksanakan kebijakan di bidang pengawasan produk terapetik, narkotika, psikotropika dan zat adiktif, obat tradisional, kosmetika, produk komplemen serta produk pangan dan bahan berbahaya. Dalam melaksanakan tugasnya Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Pekanbaru mempunyai fungsi :

• Penyusunan rencana dan program pengawasan obat dan makanan.

• Pelaksanaan pemeriksaan secara laboratorium, pengujian dan penilaian mutu produk terapetik, narkotik, psiktropika dan zat adiktif lain, obat tradisional, kosmetika, produk komplemen, pangan dan bahan berbahaya. • Pelaksanaan pemeriksaan secara laboratorium, pengujian dan penilaian mutu produk secara mikrobiologi. • Pelaksanaan pemeriksaan setempat, pengambilan contoh dan pemeriksaan pada sarana produksi dan distribusi. • Pelaksanaan penyelidikan dan penyidikan pada kasus pelanggaran hukum.

• Pelaksanaan sertifikasi sarana produksi dan distribusi tertentu yang ditetapkan oleh Kepala Badan POM RI. • Pelaksanaan kegiatan layanan informasi konsumen.

• Evaluasi dan penyusunan laporan pengujian obat dan makanan. • Pelaksanaan urusan tata usaha dan kerumahtanggaan.

• Pelaksanaan tugas lain yang ditetapkan oleh Kepala Badan POM RI.

(5)

Visi dan Misi Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan

Sebagai arah dalam melaksanakan kegiatan, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Pekanbaru mempunyai visi dan misi sebagai berikut sesuai dengan Keputusan Kepala Badan POM RI Nomor HK.00.06.21.0846 tanggal 18 Februari 2008 tentang Pernyataan Visi dan Misi Badan Pengawas Obat dan Makanan;

VISI

Obat dan Makanan Terjamin Aman, Bermutu dan Bermanfaat

MISI

Melindungi Masyarakat dari Obat dan Makanan yang Beresiko terhadap Kesehatan

(6)

Sedangkan Visi dan Misi Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan menurut Rencana Kerja tahun 2010-2014 sbb:

VISI

Menjadi Institusi Pengawas Obat dan Makanan yang Inovatif, Kredibel dan diakui secara Internasional untuk melindungi masyarakat

MISI

1. Melakukan pengawasan pre-market dan post-market yang berstandar Internasional

2. Menerapkan Sistem Manajemen Mutu secara konsisten untuk mewujudkan tata pemerintahanyang baik dan bersih

3. Mengoptimalkan kemitraan dengan pemangku kepentingan

4. Memperdayakan masyarakat agar mampu melindungi diri dari Obat dan Makanan yang berisiko terhadap kesehatan

(7)

Budaya Organisasi

Untuk membangun organisasi yang efektif dan efisien, budaya organisasi Balai Besar POM di Pekanbaru diselaraskan dengan Badan POM RI dengan nilai dasar sebagai berikut :

PROFESSIONALISM

Menegakkan profesionalisme dengan integritas, obyektifitas, ketekunan dan komitmen yang tinggi

CREDIBILITY

Memiliki kredibilitas yang diakui oleh masyarakt luas, nasional dan internasional

SPEED

Tanggap dan cepat dalam bertindak mengatasi masalah TEAMWORK

Mengutamakan kerjasama tim

Kegiatan Utama Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Pekanbaru

Kegiatan utama Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Pekanbaru, antara lain:

• Sampling (pengambilan contoh) • Pengujian laboratorium

• Pemeriksaan sarana produksi dan distribusi. • Penyidikan dan penegakan hukum.

(8)

Kegiatan prioritas Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Pekanbaru, antara lain:

• Pemeriksaan sarana produksi dan distribusi serta sarana pelayanan kesehatan Farmakes dan Napza.

• Penyidikan kasus pemalsuan, peredaran gelap dan pelanggaran yang dilakukan oleh distributor dan produsen Farmakes

• Pengembangan Sistem Deteksi Dini dan Tindak Lanjut (Early Warning System). • Pengambilan contoh dan pengujian secara laboratoris

• Sertifikasi dan layanan informasi konsumen.

LINGKUNGAN INTERNAL

(KAPASITAS BALAI BESAR POM DI PEKANBARU)

• Luas Tanah Kantor

: • 1.760,00 m

2

• Luas Banguan Kantor • 1.280,68 m2

• Status Kepemilikan Tanah • Milik Departemen Kesehatan (Hak Pakai)

• Luas Tanah Rumah Dinas • 300 m2

• Rumah Dinas • 100 m2

• Penerangan

(9)

• Generator • 100 KVA

• Sarana Komunikasi

• Nomor Telpon • 4 line (0761-21496, 26016, 47879, 853010)

• Nomor Fax • 1 line (0761-28755)

• Alamat e-mail [email protected]

• Sumber Air

• PAM • ada (2 meteran)

• Sumur • ada (1 sumur bor)

• Kendaraan (laik pakai)

• Roda - 4 • 4 unit

(10)

Sumber Daya Manusia Pegawai Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Pekanbaru berjumlah 92 orang dan dibantu oleh 8 orang tenaga honorer.

Terdiri dari :

Jumlah total pegawai di Sub. Bag. TU : 21 orang,

Bidang Pemeriksaan dan Penyidikan : 20 orang,

Bidang Pengujian Pangan dan Bahan Berbahaya : 14 orang,

Bidang Pengujian Mikrobiologi : 5 orang,

Bidang Pengujian Produk Terapetik, Narkotik, ,Kosmetik, OT dan Produk Komplemen : 24 orang Bidang Sertifikasi dan Layanan Informasi Konsumen : 8 orang.

Demikianlah profil singkat Balai Besar POM di Pekanbaru agar dapat dipergunakan sebagaimana mestinya, terlebih dahulu kami ucapkan terima kasih .

Badan POM (NA-DFC)

Jl. Percetakan Negara No.23 - Jakarta 10560 Indonesia Telp: (021) 4244691/42883309/42883462, Fax: (021) 4263333

Email: [email protected]

Copyright © 2010 Badan Pengawas Obat dan Makanan - Indonesia.

(11)

Referensi

Dokumen terkait

BALAI PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN DI BENGKULU Jl.. Depati Payung

Pokja ULP Konstruksi Jaringan Hydrant Balai Besar POM di Yogyakarta TA 2017 pada Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Yogyakarta akan melaksanakan Pemilihan Langsung

Pelaksanaan pengawasan terhadap produk makanan impor Oleh Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan Kota Pekanbaru berdasarkan indikator ± indikator, seperti standar

Dalam Laporan Kinerja Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Surabaya Tahun 2020 tertuang perjanjian kinerja dan indikator yang mengacu pada Renstra BBPOM di

Sesuai dengan peran dan kewenangannya, Balai POM di Kendari mempunyai tugas mengawasi peredaran Obat dan Makanan di wilayah Sulawesi Tenggara. Dalam rangka

Rencana Strategis (Renstra) Balai POM di Pangkalpinang Tahun 2020-2024 memuat visi, misi, tujuan, strategi, kebijakan serta program dan kegiatan periode 2020-2024. Kegiatan yang

Laporan Keuangan Semester I Tahun 2019 Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Denpasar yang terdiri dari : Laporan Realisasi Anggaran, Neraca, Laporan

Pada tahun 2012 Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Surabaya telah melaksanakan program dan kegiatan untuk mencapai 1 sasaran strategis yang telah ditetapkan dalam