• Tidak ada hasil yang ditemukan

CItra Ambivalen Perempuan dalam Tiga Novel Jane Austen.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "CItra Ambivalen Perempuan dalam Tiga Novel Jane Austen."

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

DAFTAR ISI

ABSTRAK ……… iii

ABSTRACT ………...…. iv

KATA PENGANTAR……… v

DAFTAR ISI ……… vii

BAB I PENDAHULUAN ………..1

1.1.Latar Belakang ………1

1.2.Identifikasi Masalah……….2

1.3.Tujuan Penelitian ………3

1.4.Kegunaan Penelitian ………...3

1.5.Kerangka Pemikiran ………...3

1.6.Metodologi Penelitian ………4

BAB II TINJAUAN PUSTAKA ………...6

2.1 Kehidupan Perempuan pada Jaman Victorian ……….6

2.2. Biografi Jane Austen ………...8

2.3 Patriarki sebagai Pembentuk Maskulinitas dan Femininitas ………..10

2.4 Teori Identitas dalam Psikoanalisis: Pembentuk Maskulinitas dan Femininitas ………14

(2)

BAB III OBJEK PENELITIAN ………...20

3.1 Pride and Prejudice ………20

3.2 Sense and Sensibility ………..24

3.3 Emma ………...…...28

3.4 Metode Penelitian ………...30

BAB IV PEMBAHASAN ………31

4.1 Citra Ambivalensi Perempuan dalam Pride and Prejudice ………...31

4.2 Citra Ambivalensi Perempuan dalam Sense and Sensibility ……….39

4.3 Citra Ambivalensi Perempuan dalam Emma ………...45

BAB V SIMPULAN ………53

SYNOPSIS ………57

DAFTAR PUSTAKA ………..60

Referensi

Dokumen terkait

Berkaitan dengan identitas budaya dan sosial digunakan teori sosiologi sastra khususnya sastra sebagai cermin masyarakat dan kajian feminisme yang dalam penelitian

Florina Setiani, Nim A 310 060 143, Jurusan Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta. Judul:

Isu tentang dominasi laki-laki terhadap perempuan, lebih khusus dominasi suami terhadap istri, muncul lagi dalam unsur lain dalam novel, yaitu sudut pandang tokoh Annisa

Gagasan feminisme dari sudut pandang pengarang perempuan Angkatan 2000, mereka di dalam karyanya lebih merepresentasikan feminisme yaitu lebih kepada perlawanan

(2) Diri (self) adalah kemampuan untuk merefleksikan diri tiap individu dari penilaian sudut pandang atau pendapat orang lain, dan teori interaksionisme simbolik

Upi bersedia menyediakan banyak waktu dan tenaga untuk membimbing saya dalam teori-teori feminisme yang sangat banyak dan juga sangat kompleks.. (4) Saya mempersembahkan skripsi

Sudut pandang yang digunakan orang pertama pelaku sampingan dan amanat yang terdapat dalam novel Perempuan Di Titik Nol karya Nawal Elsaadawi adalah membentuk

Stereotip Gender dalam Sudut Pandang Malik dan Tokoh Laki-laki lainnya Kesan yang sejak awal dibangun oleh pengarang dalam novel Malik & Elsa adalah pembedaan secara lugas dan