• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS KOMPUTER MENGGUNAKAN ADOBE FLASH PADA KOMPETENSI MEMELIHARA SISTEM KOPLING SISWA KELAS XI BIDANG KEAHLIAN TEKNIK KENDARAAN RINGAN SMK MUHAMMADIYAH 3 YOGYAKARTA.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS KOMPUTER MENGGUNAKAN ADOBE FLASH PADA KOMPETENSI MEMELIHARA SISTEM KOPLING SISWA KELAS XI BIDANG KEAHLIAN TEKNIK KENDARAAN RINGAN SMK MUHAMMADIYAH 3 YOGYAKARTA."

Copied!
172
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 2. Kopling pegas Spiral
Gambar 4. Kontruksi Kopling Gesek
Gambar 5. Cara kerja kopling ketika ditekan penuh
Gambar 6. Cara kerja kopling ketika tidak ditekan
+7

Referensi

Dokumen terkait

Mengetahui kelayakan media pembelajaran KKPI menggunakan adobe flash dengan pendekatan CTL untuk mengatasi belum adanya pengembangan media pembelajaran interaktif yang

Hasil penelitian menunjukkan: (1) media pembelajaran CD Interaktif berbasis Adobe Flash layak untuk digunakan dengan perolehan hasil persentase kelayakan ahli

dalam proses pembelajaran baik bagi siswa maupun guru, serta memiliki keunggulan dibandingkan dengan produk-produk aplikasi yang sejenis; 2) Media pembelajaran

Proses pengembangan media pembelajaran interaktif menggunakan adobe flash pada materi Microsoft excel di SMP 1 Gondang dikembangkan menggunakan model ADDIE yang terdiri

Hasil lainnya menunjukkan bahwa validasi oleh para ahli mendapatkan respon yang baik, karena rata-rata media pembelajaran matematika interaktif berbasis Adobe Flash

Berdasarkan validasi ahli materi, ahli media, hasil angket respon siswa dan guru media pembelajaran interaktif yang dikembangkan menggunakan software adobe flash materi

Media pembelajaran Puzzle pada materi rekonsiliasi bank yang dikembangkan juga telah memenuhi kelayakan dari kualitas instruksionalnya, hal ini ditunjukkan dengan

Hasil penelitian media pembelajaran interaktif adobe flash yaitu: 1 Media pembelajaran interaktif memperoleh presentase 87% dari ahli media dan 94% dari ahli materi yang berarti media