• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISA KAPASITAS LENTUR BALOK BETON BERTULANG DENGAN LUBANG MENGGUNAKAN SOFTWARE ATENA.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "ANALISA KAPASITAS LENTUR BALOK BETON BERTULANG DENGAN LUBANG MENGGUNAKAN SOFTWARE ATENA."

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

ANALISA KAPASITAS LENTUR BALOK BETON

BERTULANG DENGAN LUBANG MENGGUNAKAN

SOFTWARE

ATENA

SKRIPSI

Oleh

AHMAD RONNI

08 109 23 103

JURUSAN TEKNIK SIPIL - FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS ANDALAS

(2)

ABSTRAK

Konstruksi beton bertulang sudah menjadi bahan konstruksi yang banyak digunakan dalam hampir semua struktur baik dalam skala besar maupun kecil. Salah satu komponen utama dari konstruksi bangunan adalah balok. Sekarang banyak ditemukan balok yang dilubangi untuk suatu kepentingan, seperti penempatan saluran utilitas seperti saluran pemipaan, saluran telepon, saluran ac, dan perangkat kelistrikan. Pemberian lubang pada balok ini juga akan memberi dampak pada struktur bangunannya. Penelitian dilakukan terhadap balok beton bertulang yang diberi lubang, dengan menggunakan software Atena 2D v4 Demo kemudian menganalisis pengaruh lubang tersebut terhadap balok tanpa harus menganalisa secara manual.

Analisa kapasitas lentur balok ini dilakukan pada balok beton bertulang dengan penampang I. Analisa ini dilakukan dengan membandingkan balok yang tidak diberi lubang dengan balok yang diberi lubang dengan jumlah lubang yang berbeda-beda. Sedangkan pada

properties beton dan properties tulangan yang digunakan pada keempat benda uji adalah f’c = 50 εPa dan fy = 500 εPa.

Berdasarkan hasil dari analisis menggunakan software Atena 2D

v4 Demo diperoleh nilai kapasitas balok yang tergambar dalam kurva

load vs deformation. Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa lubang pada balok mempengaruhi kapasitas balok itu sendiri, dengan menambah jumlah lubangnya maka akan semakin turun kekuatan balok tersebut dalam menahan beban yang terjadi.

(3)

BAB I

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

Balok merupakan salah satu dari elemen struktur bangunan yang

didisain agar dapat memikul dan menyalurkan beban. Posisi balok itu

sendiri pada struktur bangunan adalah melintang menghubungkan antar

kolom, sehingga balok harus didisain agar dapat tahan dengan gaya tarik

yang ditimbulkan oleh beban diatasnya maupun bebannya sendiri. Oleh

karena itu sekarang ini banyak balok yang didisain menggunakan

konstruksi bangunan beton bertulang. Dengan konstruksi bangunan ini

balok dapat menahan kuat tekan menggunakan beton, sedangkan kuat

tariknya ditahan menggunakan tulangannya.

Namun sekarang ini banyak ditemukan balok yang dilubangi

untuk penempatan saluran utilitas seperti saluran pemipaan, saluran telepon, saluran ac, dan perangkat kelistrikan. Biasanya penempatan

saluran utilitas ini ditempatkan pada langit-langit ruangan, tapi penempatan ini dapat mengurangi tinggi ruangan pada bangunan.

Sehingga solusi satu-satunya adalah melubangi badan balok pada struktur

bangunan yang hasilnya dapat memberikan pengaruh yang berarti dalam

pemanfaatan ruangan sehingga membuat bangunan lebih luas dan

ekonomis. Tapi melubangi balok juga memberikan dampak yang beresiko

karena dapat mengurangi kelenturan dan kekuatan balok itu sendiri.

Maka dari permasalahan ini penulis akan membahas seberapa

besar pengaruh lubang pada balok beton bertulang dengan bantuan

(4)

menganalisanya secara manual atau disebut juga dengan perhitungan

tangan karena akan sulit dilakukan. Maka dengan bantuan software ini perhitungan yang sulit tersebut dapat dilakukan dengan lebih mudah dan

cepat.

Berdasarkan uraian diatas, pada tugas akhir ini akan membahas

tentang efek lubang pada balok beton bertulang dengan menggunakan

software Atena 2D v4.

1.2. Tujuan dan Manfaat

Penulisan tugas akhir ini bertujuan untuk menganalisa efek

lubang terhadap kapasitas lentur balok dan distribusi tegangan pada

balok.

Manfaat dari penulisan tugas akhir ini adalah untuk dapat melihat

efek dari lubang yang dijadikan tempat saluran utilitas tersebut terhadap balok pada struktur bangunan.

1.3. Batasan Masalah

Ruang lingkup dan batasan masalah dari tugas akhir ini adalah

sebagai berikut :

1. Tugas akhir ini membahas analisisa kapasitas lentur balok beton bertulang yang diberi lubang tanpa menggunakan tulangan geser.

2. Penampang balok yang digunakan adalah penampang balok I.

3. Jumlah benda uji balok beton bertulang pada tugas akhir ini adalah sebanyak 4 buah dengan jumlah lubang yang berbeda-beda termasuk

dengan tanpa lubang yang diajadikan sebagai perbandingan.

4. Luas penampang dari masing-masing balok disamakan.

(5)

6. Mutu baja yang digunakan fy 500 MPa.

7. Luas tulangan tarik pada masing-masing balok disamakan.

8. Penyusunan tugas akhir ini berpedoman pada peraturan-peraturan sebagai berikut:

a. Tata Cara Perhitungan Struktur Beton untuk Bangunan Gedung (SNI 03-2847-2002).

b. Peraturan ACI 318M – 08.

9. Dari ke-4 benda uji tersebut dilakukan analisis terhadap kapasitas lentur balok dan distribusi tegangan pada balok menggunakan

software Atena 2D v4 dan RCCSA V4.1.1 sebagai pembanding pada sampel balok beton bertulang tanpa lubang.

1.4. Sistematika Penulisan

Sistematika penulisan tugas akhir terdiri dari beberapa bab, yaitu:

BAB I Pendahuluan

Berisikan tentang latar belakang, tujuan penelitian, manfaat

penelitian, batasan masalah dan sistematika penulisan.

BAB II Tinjauan Pustaka

Berisikan tentang studi pustaka mengenai analisis kapasitas

lentur dan distribusi tegangan pada balok berlubang.

BAB III Metodologi Penelitian

Berisikan tata cara dan tahap dalam analisis kapasitas lentur

dan distribusi balok berlubang.

BAB IV Prosedur dan Hasil Kerja

Berisikan mengenai langkah-langkah penyelesaian tugas

akhir dan hasil kerja, dimana untuk mendapatkan hasil kerja

(6)

BAB V Analisis dan Pembahasan

Menganalisa hasil yang diperoleh dan disajikan dalam bentuk

gambar, grafik dan tabel serta dilakukan pembahasan.

BAB VI Kesimpulan

Berisikan kesimpulan dan saran dari penyusunan tugas akhir

ini.

DAFTAR KEPUSTAKAAN

Referensi

Dokumen terkait

Dalam penelitian ini untuk pengujian lentur dilakukan pada 2 buah balok beton bertulang, yang terdiri atas 1 buah balok beton bertulang normal (dalam satu balok

Ditinjau dari fungsi beton pada balok beton bertulang, dikatakan bahwa pada daerah tarik ditahan oleh tulangan baja dan daerah tekan ditahan oleh beton,pada balok yang sudah

4.2 Hasil Pengujian Kuat Tarik Belah Beton 74 4.3 Data Hasil Pengujian Lendutan Balok Beton Bertulang Homogen 76 4.4 Data Hasil Pengujian Lendutan Balok Beton

Ditinjau dari fungsi beton pada balok beton bertulang, dikatakan bahwa pada daerah tarik ditahan oleh tulangan baja dan daerah tekan ditahan oleh beton,pada balok yang sudah

Dalam penelitian ini untuk pengujian lentur dilakukan pada 2 buah balok beton bertulang, yang terdiri atas 1 buah balok beton bertulang normal (dalam satu balok

Analisa perbandingan kebutuhan tulangan sengkang TV antara balok beton prategang dengan balok beton bertulang : %Tv =volume tulangan beton bertulang-volume tulangan beton prategang

Oleh karena itu, maksud dan tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis perhitungan kemampuan antara balok beton bertulang baja konvensional dan balok beton bertulang baja canai

Dari hasil penelitian didapatkan bahwa pada balok beton bertulang HVFA- SCC memiliki lendutan yang lebih besar dari pada balok beton bertulang normal akan tetapi balok beton bertulang