tugas MPG bu pri

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Teks penuh

(1)

Nama : Roberto Bimantara

Indonesia merupakan negara yang memiliki tatanan tektonik yang sangat kompleks. Tektonik yang terjadi di Indonesia terbentuk akibat pergerakan lempeng-lempeng yang saling bergerak akibat arus konveksi yang terjadi di dalam mantel bumi, sehingga arus panas tersebut membuat lempeng saling bergerak. Lempeng tersebut saling bertumbukan maupun lempeng yang saling memisah dari suatu super continent yang terbentuk pada jaman dahulu. Hal ini membuat Indonesia menjadi negara yang sangat rawan terhadap bencana dengan bencana yang dihasilkan adalah gempa bumi dan aktivitas vulkanik. Indonesia terletak diantara 3 pertemuan lempeng besar yaitu lempeng Eurasia, lempeng samudera India – Australia, dan lempeng samudera pasifik. Lempeng-lempeng tersebut saling bergerak dan saling bertumbukan membuat salah satu lempeng dengan densitas lebih kecil akan masuk kedalam dan mengalami partial melting, proses ini disebut sebagai proses subduksi. Proses subduksi tersebut akan menghasilkan magma dan membuat Indonesia memiliki gunung api yang sangat banyak. Distribusi gunung api di Indonesia terletak diantara batas-batas lempeng penyusunnya, hal ini membuat Indonesia dikenal sebagai negara “Ring of Fire”

Sebaran lokasi gunung api di dunia nampak berserakan secara acak, namun apabila kita mengetahui tentang teori tektonik lempeng ternyata lokasi-lokasi gunung api yang tersebar diseluruh dunia memiliki suatu keteraturan, bahkan lokasi-lokasi terbentuknya gunung api di dunia menjelaskan tentang perbedaan tipe dan sifat kimia dari magma dan batuannya. Secara umum apabila kita melihat tentang distribusi persebaran gunung api di dunia, maka letak-letak gunung api terletak di bagian-bagian tepi dari suatu lempeng. Dimana bagian tepi lempeng ini sangat mudah menghasilkan kegiatan magmatisme karena bagian tepi lempeng tersebut sangat aktif bergerak dan saling bertumbukan antara satu lempeng dengan lempeng lainnya. Secara teori yang dijelaskan, Wilson ( 1989 ) membagi 4 lingkungan sumber magma termasuk sumber gunung api di dunia yaitu pertama di kawasan batas lempeng-lempeng yang saling menjauh ( “

constructive plate margins “ ). Lempeng tersebut bergerak saling menjauh antara 1 lempeng

dengan lainnya membuat magma keluar naik malalui celah besar dari punggungan samudera dan proses tersebut menghasilkan gunung api. Kedua di kawasan batas lempeng yang saling

(2)

Nama : Roberto Bimantara NIM : 14 / 366626 / TK / 42132 Target pembaca : Masyarakat dan mahasiswa

Gambar 1.1 Persebaran gunung api di Indonesia yang berasosiasi dengan aktivitas tektonik yaitu proses subduksi dan lempeng-lempeng yang menyusun Indonesia

Dari penjelasan dan teori yang telah dijelaskan oleh Wilson ( 1989 ) yang menyebutkan bahwa gunung api dapat terbentuk di 4 lingkungan sumber magma maka gunung api yang terdapat di Indonesia secara umum terbentuk oleh lempeng-lempeng yang saling bertumbukan dan mengakibatkan proses subduksi . Proses subduksi berlangsung ketika tumbukan antar lempeng-lempeng yang saling bergerak dan akibat salah satu lempeng-lempeng mempunyai berat jenis yang lebih kecil, maka salah satu lempeng masuk ke dalam, dan akibat pelelehan sebagian dari bagian mantel membuat magma terbentuk dan membentuk gunung api. Terlihat bahwa persebaran gunung api di Indonesia terletak di dekat batas-batas lempeng yaitu lempeng penyusun Indonesia seperti Eurasia, indo-australia, dan pasifik. Dimana pada bagian tepi dari lempeng tersebut merupakan zona aktif sehingga mudah untuk bergerak dan saling bertumbukan. Proses subduksi di Indonesia didominasi di barat Pulau Sumatera dan selatan Pulau Jawa dan selatan Nusa Tenggara, sehingga banyak gunung api yang tersebar di Pulau Sumatera, Pulau Jawa, selatan Nusa Tenggara, maupun utara Sulawesi , hal ini membuat Indonesia dikenal sebagai negara penghasil gunung api terbanyak di

dunia atau sering disebut “Ring Of Fire “

(3)

Nama : Roberto Bimantara NIM : 14 / 366626 / TK / 42132 Target pembaca : Masyarakat dan mahasiswa

KERANGKA TULISAN

Pertanyaan : Mengapa studi tektonik lempeng relevan bagi pemahaman tentang distribusi global gunung api ?

Menentukan jenis essay yang akan ditulis : essay yang dibuat yaitu essay deskriptif, yaitu memberikan informasi deskriptif kepada pembaca akan pandangan koheren dan berimbang tentang sebuah subjek, skema yang digunakan yaitu skema umum dan skema proses.

Langkah dalam pembuatan essay : memberi pengantar singkat, memberi masing-masing karakter utama dari fenomena yang dibicarakan, dan membuat kesimpulan.

Pengantar :

Sebaran lokasi gunung api di dunia nampak berserakan secara acak, namun apabila kita mengetahui tentang teori tektonik lempeng ternyata lokasi-lokasi gunung api yang tersebar diseluruh dunia memiliki suatu keteraturan, bahkan lokasi-lokasi terbentuknya gunung api di dunia menjelaskan tentang perbedaan tipe dan sifat kimia dari magma dan batuannya. Secara umum apabila kita melihat tentang distribusi persebaran gunung api di dunia, maka letak-letak gunung api terletak di bagian-bagian tepi dari suatu lempeng. Dimana bagian tepi lempeng ini sangat mudah menghasilkan kegiatan magmatisme karena bagian tepi lempeng tersebut sangat aktif bergerak dan saling bertumbukan antara satu lempeng dengan lempeng lainnya.

Penjelasan masing-masing karakter :

Indonesia merupakan negara yang memiliki tatanan tektonik yang sangat kompleks. Tektonik yang terjadi di Indonesia terbentuk akibat pergerakan lempeng-lempeng yang saling bergerak akibat arus konveksi yang terjadi di dalam mantel bumi, sehingga arus panas tersebut membuat lempeng saling bergerak. Lempeng-lempeng tersebut bergerak saling menjauh, saling bertumbrukan, pemekaran di samudera, dan pemekaran di benua. Indonesia dipengaruhi oleh lempeng yang saling bertumbukan atau proses subduksi. Proses subduksi terjadi di barat sumatera, selatan jawa-bali, dan selatan nusa tenggara hingga utara Sulawesi.

Kesimpulan :

(4)

Nama : Roberto Bimantara NIM : 14 / 366626 / TK / 42132 Target pembaca : Masyarakat dan mahasiswa

DAFTAR PUSTAKA

Figur

Gambar 1.1 Persebaran gunung api di Indonesia yang berasosiasi dengan aktivitas tektonik yaitu proses subduksi dan lempeng-lempeng yang menyusun Indonesia
Gambar 1 1 Persebaran gunung api di Indonesia yang berasosiasi dengan aktivitas tektonik yaitu proses subduksi dan lempeng lempeng yang menyusun Indonesia . View in document p.2

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :