• Tidak ada hasil yang ditemukan

SISTEM INFORMASI PELACAKAN PENGIRIMAN BARANG BERBASIS WEB.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "SISTEM INFORMASI PELACAKAN PENGIRIMAN BARANG BERBASIS WEB."

Copied!
70
0
0

Teks penuh

I. Pendahuluan

Bab ini memberikan latar belakang pengembangan sistem informasi pelacakan pengiriman barang berbasis web, yang didorong oleh kebutuhan perusahaan ekspedisi untuk meningkatkan pengawasan dan efisiensi pengiriman. Ditegaskan perlunya sistem online untuk menghadapi persaingan dan memberikan layanan maksimal kepada pelanggan. Rumusan masalah mengidentifikasi tantangan dalam membangun sistem yang memudahkan pelacakan barang dan merancang antarmuka yang user-friendly. Batasan masalah mendefinisikan cakupan sistem, termasuk jenis pengiriman, sistem operasi, bahasa pemrograman, dan aspek yang tidak dibahas. Tujuannya adalah untuk membuat sistem pelacakan keberadaan barang selama pengiriman. Manfaatnya meliputi kemudahan pemantauan, pencegahan kehilangan barang, dan percepatan pengecekan status pengiriman. Metodologi penelitian meliputi analisis sistem, studi literatur, perancangan dan implementasi, uji coba, dan evaluasi. Sistematika penulisan diuraikan secara terperinci.

1.1 Latar Belakang

Bagian ini menjelaskan konteks permasalahan yang melatarbelakangi penelitian. Ditekankan pentingnya sistem informasi online bagi perusahaan ekspedisi dalam menghadapi persaingan dan meningkatkan kepuasan pelanggan. Sistem manual dinilai tidak memadai dalam menangani pengiriman barang dengan cakupan yang luas dan kompleks. Kehilangan barang selama pengiriman menjadi masalah yang ingin diatasi. Oleh karena itu, sistem pelacakan berbasis web dianggap sebagai solusi yang tepat untuk meningkatkan efisiensi dan pengawasan pengiriman barang.

1.2 Rumusan Masalah

Bagian ini merumuskan pertanyaan-pertanyaan penelitian yang akan dijawab dalam skripsi. Pertanyaan-pertanyaan ini difokuskan pada bagaimana membangun sistem informasi pelacakan pengiriman barang yang user-friendly dan efektif dalam memberikan informasi kepada pelanggan atau perusahaan tentang keberadaan barang yang dikirim. Rumusan masalah secara eksplisit mengidentifikasi dua tantangan utama: pembangunan sistem pelacakan yang efektif dan perancangan antarmuka yang mudah digunakan.

1.3 Batasan Masalah

Bagian ini mendefinisikan batasan-batasan penelitian untuk membatasi ruang lingkup skripsi. Batasan-batasan tersebut meliputi jenis informasi yang ditangani (hanya pengiriman barang), metode pengecekan barang (menggunakan nomor tiket), sistem operasi (Windows), bahasa pemrograman (PHP dan MySQL), biaya pengiriman, dan jalur pengiriman (hanya darat). Batasan-batasan ini memastikan fokus penelitian tetap terjaga dan terarah pada tujuan utama skripsi.

1.4 Tujuan

Bagian ini menyatakan tujuan utama penelitian, yaitu untuk membangun sistem informasi pelacakan barang yang efektif dan efisien selama proses pengiriman. Tujuan tersebut difokuskan pada pelacakan keberadaan barang menuju alamat tujuan. Tujuan ini menjadi acuan utama dalam seluruh proses penelitian dan pengembangan sistem.

1.5 Manfaat

Bagian ini menjelaskan manfaat yang diharapkan dari penelitian, antara lain mempermudah pemantauan barang selama pengiriman, mencegah kehilangan barang, dan mempermudah pengecekan status pengiriman (transit atau sudah sampai tujuan). Manfaat ini menekankan aspek praktis dan aplikatif dari sistem yang dikembangkan, dengan fokus pada peningkatan efisiensi dan keamanan proses pengiriman.

1.6 Metodologi

Bagian ini menjelaskan langkah-langkah metodologi yang digunakan dalam penelitian, meliputi analisis sistem (mengidentifikasi masalah dan mengumpulkan data), studi literatur (pengumpulan informasi dari berbagai sumber), perancangan dan implementasi (pembuatan sistem), uji coba (pengujian fungsionalitas sistem), dan evaluasi (penilaian kinerja sistem). Metodologi ini memastikan proses penelitian dilakukan secara sistematis dan terstruktur.

1.7 Sistematika Penulisan

Bagian ini menjelaskan struktur dan organisasi laporan skripsi, yang terbagi menjadi enam bab: Pendahuluan, Landasan Teori, Analisis dan Perancangan Sistem, Implementasi Sistem, Uji Coba dan Evaluasi Sistem, dan Penutup. Penjelasan ini memberikan gambaran umum tentang isi setiap bab dan urutan pembahasan dalam skripsi.

II. Landasan Teori

Bab ini membahas konsep-konsep dasar yang relevan dengan penelitian, meliputi pengertian sistem, informasi, dan sistem informasi. Diuraikan pula langkah-langkah pengembangan sistem, serta sistem pelacakan barang pada perusahaan ekspedisi (contoh: TIKI dan Pos Indonesia). Aspek pemrograman meliputi database (MySQL, database terpusat dan terdistribusi), data flow diagram, Entity Relational Model (ER-Model), flowchart, dan bahasa pemrograman PHP. Penjelasan ini memberikan dasar teoritis bagi pengembangan dan implementasi sistem informasi pelacakan pengiriman barang.

2.1 Pengertian Sistem

Sub-bab ini mendefinisikan konsep sistem, menjelaskan karakteristiknya (komponen, batasan, lingkungan, antarmuka, input, proses, output, sasaran), dan elemen-elemen yang membentuknya (tujuan, batasan, kontrol, input, proses, output, umpan balik). Penjelasan ini memberikan pemahaman dasar tentang bagaimana suatu sistem bekerja dan bagaimana elemen-elemen tersebut saling berinteraksi.

2.2 Pengertian Informasi

Sub-bab ini mendefinisikan informasi sebagai data yang telah diolah dan memiliki nilai bagi penerima. Diuraikan ciri-ciri informasi yang baik (akurat, mutakhir, relevan, lengkap, ringkas) dan pentingnya informasi berkualitas tinggi dalam pengambilan keputusan. Penjelasan ini memberikan pemahaman tentang kualitas informasi yang dibutuhkan oleh sistem.

2.3 Pengertian Sistem Informasi

Sub-bab ini mendefinisikan sistem informasi sebagai sistem dalam organisasi yang memenuhi kebutuhan pengolahan transaksi, mendukung operasi, dan menyediakan laporan. Penjelasan ini menggarisbawahi peran sistem informasi dalam mendukung operasional perusahaan dan pengambilan keputusan.

2.4 Langkah dalam Pembuatan Sistem

Sub-bab ini menjelaskan langkah-langkah dalam pengembangan sistem informasi, meliputi sistem planning, sistem analysis, sistem design, sistem implementation, dan sistem operation dan support. Penjelasan ini memberikan kerangka kerja untuk pengembangan sistem informasi yang terstruktur.

2.5 Sistem Pelacakan Barang di Perusahaan Ekspedisi

Sub-bab ini memberikan contoh sistem pelacakan barang yang diterapkan di perusahaan ekspedisi seperti TIKI dan Pos Indonesia. Penjelasan ini memberikan gambaran tentang praktik yang sudah ada dan kebutuhan akan sistem yang lebih baik.

2.6 Aspek-Aspek Pemrograman

Sub-bab ini membahas aspek-aspek pemrograman yang digunakan dalam pengembangan sistem, termasuk database (MySQL, database terpusat dan terdistribusi), data flow diagram, Entity Relational Model (ER-Model), flowchart, dan bahasa pemrograman PHP. Penjelasan ini memberikan dasar teknis bagi implementasi sistem.

III. Analisis dan Perancangan Sistem

Bab ini menjelaskan analisis sistem informasi pelacakan pengiriman barang, termasuk kebutuhan pengguna (admin dan user) dan kebutuhan basis data. Diuraikan pula context diagram, data flow diagram (DFD) level 0 dan 1, Conceptual Data Model (CDM), dan Physical Data Model (PDM). Perancangan antarmuka pengguna (user interface) juga dijelaskan secara detail, meliputi desain untuk admin dan user. Bab ini memberikan gambaran lengkap tentang bagaimana sistem dirancang dan dibangun.

3.1 Analisis

Bagian ini memberikan gambaran umum tentang sistem informasi yang akan dikembangkan, menekankan pada fungsi utama sistem untuk mempermudah pengawasan dan pelacakan pengiriman barang oleh perusahaan ekspedisi. Contoh skenario penggunaan dijelaskan untuk memberikan konteks yang lebih jelas.

3.2 Analisis Sistem

Bagian ini menjelaskan analisis kebutuhan sistem, baik dari sisi pengguna (admin dan user) maupun dari sisi basis data. Kebutuhan pengguna mencakup hak akses dan fungsionalitas yang dibutuhkan oleh masing-masing kelompok pengguna. Kebutuhan basis data mencakup tabel-tabel yang diperlukan untuk menyimpan data yang relevan.

3.3 Context Diagram

Bagian ini menjelaskan context diagram yang menggambarkan interaksi antara sistem dengan entitas eksternal, seperti admin, petugas, dan pelanggan. Diagram ini memberikan gambaran umum tentang bagaimana sistem berinteraksi dengan lingkungannya.

3.3.1 DFD Level 0

Bagian ini menjelaskan Data Flow Diagram (DFD) level 0, yang merupakan representasi tingkat tinggi dari sistem. Diagram ini menunjukkan proses-proses utama dalam sistem dan alur data antar proses. Penjelasan ini memberikan gambaran yang lebih detail tentang bagaimana sistem berfungsi.

3.3.2 DFD Level 1 Proses

Bagian ini menjelaskan DFD level 1, yang memberikan rincian lebih lanjut tentang proses-proses yang ada di DFD level 0. Penjelasan ini memberikan gambaran yang lebih detail tentang alur data dan proses-proses yang terjadi di dalam sistem.

3.4 CDM (Conceptual Data Model) dan PDM (Physical Data Model)

Bagian ini menjelaskan model data konseptual (CDM) dan model data fisik (PDM) yang digunakan dalam perancangan database. CDM menggambarkan struktur logis dari data, sementara PDM menggambarkan struktur fisik dari database. Penjelasan ini memberikan gambaran tentang bagaimana data akan disimpan dan dikelola dalam sistem.

3.5 Diagram Hierarchy Antarmuka

Bagian ini menjelaskan desain hierarki antarmuka pengguna, yang menunjukkan alur navigasi pengguna dalam sistem. Penjelasan ini memberikan gambaran tentang bagaimana pengguna akan berinteraksi dengan sistem.

IV. Implementasi Sistem

Bab ini menjelaskan lingkungan implementasi sistem, termasuk perangkat keras dan perangkat lunak yang digunakan. Implementasi antarmuka pengguna dijelaskan secara detail, meliputi form login, menu utama, dan sub-menu lainnya. Penjelasan ini memberikan gambaran praktis tentang bagaimana sistem dibangun dan diimplementasikan.

4.1 Lingkungan Implementasi

Bagian ini menjelaskan spesifikasi perangkat keras dan perangkat lunak yang dibutuhkan untuk menjalankan sistem. Penjelasan ini penting untuk memastikan sistem dapat berjalan dengan optimal.

4.2 Implementasi Antarmuka

Bagian ini menjelaskan implementasi antarmuka pengguna, yang meliputi form login, menu utama, dan berbagai sub-menu. Penjelasan ini memberikan gambaran detail tentang bagaimana pengguna berinteraksi dengan sistem.

V. Uji Coba dan Evaluasi

Bab ini menjelaskan proses pengujian dan evaluasi sistem, meliputi skenario uji coba (pelacakan, penambahan, dan penghapusan data). Hasil pengujian dan evaluasi dijelaskan untuk menilai kinerja dan fungsionalitas sistem. Penjelasan ini memberikan gambaran tentang validitas dan reliabilitas sistem.

5.1 Lingkungan Uji Coba

Bagian ini menjelaskan lingkungan dan kondisi yang digunakan dalam pengujian sistem. Penjelasan ini memastikan bahwa pengujian dilakukan dengan kondisi yang konsisten dan terkontrol.

5.1.1 Uji Coba Pelacakan

Bagian ini menjelaskan proses dan hasil pengujian fitur pelacakan barang. Penjelasan ini menunjukkan bagaimana sistem dapat melacak keberadaan barang selama proses pengiriman.

5.1.2 Uji Coba Penambahan

Bagian ini menjelaskan proses dan hasil pengujian fitur penambahan data barang baru ke dalam sistem. Penjelasan ini menunjukkan bagaimana sistem dapat menangani penambahan data baru.

5.1.3 Uji Coba Penghapusan

Bagian ini menjelaskan proses dan hasil pengujian fitur penghapusan data barang dari sistem. Penjelasan ini menunjukkan bagaimana sistem dapat menangani penghapusan data.

VI. Penutup

Bab ini menyimpulkan temuan penelitian dan memberikan saran untuk pengembangan lebih lanjut. Kesimpulan merangkum hasil penelitian dan menjawab rumusan masalah. Saran memberikan rekomendasi untuk perbaikan dan pengembangan sistem di masa mendatang. Penjelasan ini memberikan perspektif yang lebih luas tentang implikasi dan potensi pengembangan sistem.

6.1 Kesimpulan

Bagian ini merangkum temuan penelitian dan menjawab rumusan masalah yang diajukan di bab pendahuluan. Kesimpulan ini memberikan gambaran umum tentang keberhasilan dan keterbatasan sistem yang dikembangkan.

6.2 Saran

Bagian ini memberikan saran untuk pengembangan dan peningkatan sistem di masa mendatang. Saran ini dapat berupa peningkatan fitur, perbaikan desain, atau pengembangan teknologi yang digunakan.

Gambar

Tabel 2.1 Simbol Data Flow Diagram (PowerDesigner)
Tabel 2.2 ER-Model
Tabel 2.3 Tabel Flowchart
Gambar 3.1 Mengambarkan Nama-nama Tabel dan Field  Beserta Tipenya
+7

Referensi

Dokumen terkait

Aplikasi sistem pelacakan pengiriman pada truk pengangkut barang berbasis android dibuat untuk memonitor setiap kendaraan yang digunakan oleh para sopir dalam

Belum adanya sistem informasi pelayanan untuk pemesanan jasa secara online untuk memberikan kemudahan dalam melakukan pemesanan jasa pengiriman barang karena bila secara manual

Kesimpulan yang diperoleh dari pembangunan aplikasi sistem informasi pengiriman barang berbasis web di PT.INTI divisi sistem teknologi dan infomasi dapat dilihat

Dengan permasalahan yang ada penulis memiliki ide untuk membuat sistem berbasis web dalam ekspedisi pengiriman barang, Aplikasi web yang dibuat memberikan informasi

Pelacakan barang menjadi hal yang sangat penting dalam bisnis jasa pengiriman barang saat ini, dimana dengan adanya pelacakan barang ini dapat memudahkan pelanggan untuk

Maanfaat dari penelitian ini adalah diperolehnya kemudahan bagi anggota untuk mendapatkan buku-buku yang diperlukan, kemudahan untuk petugas perpustakaan mengolah

dimana saat ini belum menerapkan sistem informasi yang dapat mempermudah dalam pengorderan dan pengiriman buku yang telah diterbitkan, pendataan buku- buku yang akan dikirim

Sistem pendistribusian buku pada Yayasan Cinta Anak Indonesia sudah berjalan dengan baik mulai dari proses pemesanan buku ke supplier, proses pengiriman buku, sampai proses pembuatan