PENGARUH EKSTRAK DAUN TEH (Camellia sinensis,Linn. var. Assamica) TERHADAP MORTALITAS CACING Ascaris suum, Goeze
SKRIPSI
Untuk Memenuhi Persyaratan Memperoleh Gelar Sarjana Kedokteran
AHMAD AFIYYUDDIN G0009008
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET
PENGESAHAN SKRIPSI
Skripsi dengan judul: Pengaruh Ekstrak Daun Teh (Camellia sinensis, Linn. var. Assamica) terhadap Mortalitas Cacing Ascaris suum, Goeze
Ahmad Afiyyuddin N., NIM : G0009008, Tahun : 2013
Telah diuji dan sudah disahkan di hadapan Dewan Penguji Skripsi
Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta
Pada hari Selasa, Tanggal 30 April 2013
Pembimbing Utama
Nama :Cr. Siti Utari, Dra,. M.Kes
NIP : 19540505 198503 2 001 (...)
Pembimbing Pendamping
Nama :Lilik Wijayanti, dr., M.Kes
NIP : 19690305 199802 2 001 (...)
Penguji Utama
Nama :Sri Haryati, Dra., M.Kes
NIP : 19610120 198601 2 001 (...)
Penguji Pendamping
Nama :Ruben Dharmawan, dr., Ir., Sp.ParK., PhD
NIP : 19511120 198601 1 001 (...)
Surakarta,
Ketua Tim Skripsi Dekan FK UNS
PERNYATAAN
Dengan ini menyatakan bahwa skripsi ini tidak terdapat karya yang pernah
diajukan untuk memperoleh gelar kesarjanaan di suatu perguruan tinggi, dan
sepanjang pengetahuan saya juga tidak terdapat karya atau pendapat yang pernah
ditulis atau diterbitkan oleh orang lain, kecuali yang secara tertulis diacu dalam
naskah dan disebutkan dalam daftar pustaka.
Surakarta, 30 April 2013
ABSTRAK
Ahmad Afiyyuddin, G0009008, 2013. Pengaruh Ekstrak Daun Teh (Camellia sinensis, Linn. var. Assamica) terhadap Mortalitas Cacing Ascaris suum, Goeze. Skripsi Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret, Surakarta.
Latar Belakang:Daun teh (Camellia sinensis,Linn. var. Assamica) mengandung tannin yang memiliki efek antihelmintik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari ekstrak daun teh (Camellia sinensis, Linn. var. Assamica) terhadap mortalitas cacing Ascaris suum, Goeze.
Metode Penelitian:Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorik dengan menggunakan rancangan penelitian the post test only controlled group design. Subjek penelitian adalah cacing Ascaris suum, Goeze. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik random purposive sampling. Subjek dibagi menjadi 7 kelompok,dalam setiap kelompok digunakan 4 ekor cacing,replikasi dilakukan sebanyak 5 kali.Kelompok kontrol negatif menggunakan larutan garam fisiologis, kelompok kontrol positif menggunakan pirantel pamoate 5 mg/ml sedangkan kelompok perlakuan terdiri dari ekstrak daun teh (Camellia sinensis, Linn. var. Assamica) konsentrasi 50%, 60%, 70%, 80%, dan 90%. Cacing direndam dalam larutan uji sebanyak 25 ml dan diinkubasi pada suhu 37°C. Pengamatan dilakukan tiap 1 jam dan dihitung waktu kematian semua cacing. Data dianalisis dengan uji regresi linier, dan analisis probit.
Hasil Penelitian: Hasil pengamatan rerata waktu kematian total Ascaris suum, Goeze kontrol negatif selama 48 jam,kontrol positif 1 jam 10 menit, konsentrasi 50%, 60%, 70%, 80%, 90% selama 10 jam 24 menit, 9 jam 12 menit, 7 jam 12 menit, 5 jam 12 menit and 4 jam. Hasil uji regresi linier menunjukkan bahwa variasi nilai konsentrasi mempengaruhi lama kematian cacing. Hasil analisis probit diperoleh LC50 dan LT50 ekstrak daun teh (Camellia sinensis, Linn. var.
Assamica) adalah 67,183% dan 3 jam 46 menit.
Simpulan Penelitian: Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ekstrak daun teh (Camellia sinensis, Linn. var. Assamica) mempengaruhi mortalitas cacing Ascaris suum, Goeze, peningkatan konsentrasi ekstrak berbanding terbalik dengan waktu kematian cacing.
ABSTRACT
Ahmad Afiyyuddin, G0009008, 2013. The Effect ofCamellia sinensis, Linn. var. Assamica Leaves Extract Towards Mortality of Ascaris suum, Goeze Worms. Mini Thesis Faculty of Medicine Sebelas Maret University, Surakarta.
Background: Camellia sinensis, Linn. var. Assamica leaves contain tannin that have been known to have anthelmintic effect. This study aimed to determine the effect of Camellia sinensis, Linn. var. Assamicaleaves extract toward death time of Ascaris suum, Goeze.
Methods: The study was a laboratory experimental research using the the post-test only controlled group design. Subjects were Ascaris suum, Goeze. The sampling technique used was purposive random sampling. Subjects were divided into 7 groups, each group using 4 worms, replication performed 5 times. Saline solution was used in negative control group, pirantel pamoate5 mg/ml was used in positive control group, while the treatment group used Camellia sinensis, Linn. var. Assamica leaves extract concentration of 50%, 60%, 70%, 80%, and 90%. Worms immersed in the test solution at 25 ml and incubated at 37°C. Observations were made every 1 hour and counted dead times of all worms. Data were analyzed with regression linier and probit analysis.
Results: Observations of total deaths mean time Ascaris suum, Goeze negative control for 48 hours, the positive control 1 hours 10 minutes, the concentration of 50%, 60%, 70%, 80%, 90% for 10 hours 24 minutes, 9 hours 12 minutes, 7 hours 12 minutes, 5 hours 12 minutes and 4 hours. Linear regression test results show that the variation of the concentration affects long worm death. Probit analysis results obtained LC50 and LT50 Camellia sinensis, Linn. var. Assamica leaves
extract is 67,183% and 3 hours 46 minutes.
Conclusions: Based on this study, it can be concluded that of Camellia sinensis, Linn. var. Assamica leaves extract affects mortality of Ascaris suum, Goeze, the increasing of extract concentration is inversely proportional with the death time of worms.
PRAKATA
DAFTAR ISI
PRAKATA ... vi
DAFTAR ISI ... vii
DAFTAR TABEL ... ix
DAFTAR GAMBAR ... x
DAFTAR LAMPIRAN ... xi
BAB I. PENDAHULUAN ... 1
A. Latar Belakang ... 1
B. Perumusan Masalah ... 4
C. Tujuan Penelitian ... 4
D. Manfaat Penelitian ... 4
BAB II. LANDASAN TEORI ... 6
A. Tinjauan Pustaka... ... 6
1. Teh (Camellia sinensis,Linn. var. Assamica)... 6
a. Nama Ilmiah... 6
b. Taksonomi... ... 6
c. Nama Daerah... 6
d. Nama Asing... ... 6
e. Morfologi Tumbuhan... ... 7
f. Kandungan Kimia... 8
2.Ascaris Lumbricoides, Linn ... ... 11
a. Taksonomi... 11
b. Morfologi ... 11
c. Habitat dan Daur Hidup ... 13
d. Patologi dan Gambaran Klinis ... 13
e. Penalataksanaan ... 15
3.Ascaris suum, Goeze... 16
a. Taksonomi... 16
b. Deksripsi Cacing... 16
4. Teknik Ekstraksi Maserasi ... 19
B. Kerangka Pemikiran ... 20
C. Hipotesis 1 BAB III. METODE PENELITIAN ... 22
A. Jenis Penelitian ... 22
B. Lokasi Penelitian ... 22
C. Subjek Penelitian ... 22
D. Teknik Sampling ... 22
F. Definisi Operasional Variabel Penelitian ... 24
G. Rancangan Penelitian ... 27
H. Alat dan Bahan Penelitian... 29
I. Cara Kerja 30 J. Teknik Analisis Data Statistik... 34
BAB IV. HASIL PENELITIAN ... 34
A. Data Hasil Penelitian... 35
B. Analisis Data ... 40
BAB V. PEMBAHASAN ... 45
BABVI. PENUTUP ... 50
A. Simpulan 50
B. Saran 50
DAFTAR PUSTAKA 51
DAFTAR TABEL
Tabel 4.1 Hasil Pengamatan Waktu Kematian Cacing Ascaris suum, Goeze pada
Penelitian Pendahuluan... 34
Tabel 4.2 Hasil Pengamatan Waktu Kematian Cacing Ascaris suum, Goeze pada Penelitian Akhir ... 36
Tabel 4.3Presentase Daya Antihelmintik Ekstrak Daun Teh dengan Pirantel Pamoatedengan Rerata Waktu Kematian 1,6 Jam... .. 38
Tabel 4.4Hasil Analisis Probit untuk Mengetahui LC50Ekstrak Daun Teh ... 43
Tabel 4.5Hasil Analisis Probit untuk Mengetahui LT50Ekstrak Daun Teh... 44
DAFTAR GAMBAR
Gambar 4.1Diagram Rerata Waktu Kematian Cacing pada Penelitian Akhir ... 36 Gambar 4.2Diagram Perbandingan Presentase Daya Antihelmintik Ekstrak Daun Teh
dengan Pirantel Pamoate... 39 Gambar 4.3 Grafik Persamaan Regresi Linier Ekstrak Daun Teh dan Waktu Kematian
DAFTAR LAMPIRAN