• Tidak ada hasil yang ditemukan

Makalah Anti Lock Braking System On Moto

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Makalah Anti Lock Braking System On Moto"

Copied!
19
0
0

Teks penuh

(1)

1

“Penerapan Sistem Pengereman Anti-lock Blocking System (ABS) Pada Setiap Sepeda Motor Matic”

Disusun Oleh:

Nama : Gilang M Rahmadi NIM : 16074029

(2)

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang

Penduduk di Indonesia pada tahun 2015 berdasarkan data statistik sensus penduduk Indonesia sebanyak 258,2 juta jiwa. Jumlah penduduk tersebut mengalami kenaikan sekitar 2,9 juta jiwa bila dibandingkan dengan tahun 2016 lalu. Pertumbuhan penduduk berdampak pada pertambahannya kebutuhan transportasi darat, dimana rakyat Indonesia memiliki konsep praktis, efektif, efesien dan murah, maka masyarakat Indonesia lebih memilih kendaraan bermotor. Jumlah kepemilikan kendaraan bermotor di seluruh Indonesia pada tahun 2015 menurut Badan Pusat Statistik sebanyak 92.976.240 juta jiwa maka pastinya setiap tahun akan bertambah. (sumber : www.bps.go.id)

(3)

3

Gambar 1 : statistik kecelakaan (sumber : KORLANTAS POLRI)

KORPS Lalulintas Kepolisian Negara Republik Indonesia mengumumkan bahwa statistik kecelakaan selama triwulan terakhir mengalami penurunan pada 01 Oktober 2016 dan mengalami kenaikan kembali hingga 30 / 06 / 2017. Pada 31 / 12 / 2016 s.d.31 / 03/ 2017 terjadi kecelakaan sekitar 24 ribu jiwa, sekitar 7 ribu jiwa meninggal dan lainnya luka ringan hingga berat. (sumber : KORLANTAS POLRI). Dinas perhubungan dan komunikasi padang, Hasil Riskedas 2013 dan sesuai data yang dihimpun Dinas Perhubungan dan Komunikasi Informasi Sumatera Barat pada tahun 2015 tercatat 2157 kecelakaan lalulintas. (sumber : www.sumbarprov.go.id)

Ditinjau dari banyaknya kecelakaan yang terjadi, dikhususkan pada kencadaraan bermotor yang automatic, tidak bosan kita mendengar keluhan dari masyarakat karena sistem pengerman motor matic sekarang yang bisa dikatakan kurang aman, maka sebab itu sangat penting sistem pengereman ini di telititi kembali dan ditinjau lebih jauh lagi. Kebanyakan dari perusahaan motor ,terutama motor matic di banderol dengan harga murah karena disebabkan sistem keamanan berkendara yang kurang baik dan bisa disebut membahayakan.

(4)

ini terbilang mahal, tetapi ini akan berdampak baik karena pengereman semakin aman, bisa mengurangi angka kecelakaan dan memang harga motor tersebut menjadi naik, ini akan berdampak pengurangan pembelian kendaraan bermotor dan kepadatan lalulintas juga bisa diatasi. Pada makalah ini, penulis merancang sebuah “Pengereman Anti-lock Braking System Terutama Pada Kendaraan Bermotor Matic” sebagai solusi dari permasalahan tersebut. Sistem pengereman ini akan dikendalikan oleh sebuah otak yang bernama Engine Control Unit(ECU), sehingga para rider matic tidak perlu cemas walaupun melakukan pengereman mendadak dalam keadaan kencang.

Dalam perkembangan dunia teknologi kontroller, bahwa ECU dapat mengendalikan sistem apa saja pada kendaraan terutama pada sistem pengereman. Prinsipya sensor yang membaca kedua kondisi roda ini terhubung pada ECU untuk membagi tekanan disalurkan ke kedua roda tersebut, sistem rem ABS ini tidak langsung akan menggigit habis tromol atau cakram pada roda yang mengakibatkan roda mati atau berhenti berputar melainkan hanya menekan berulang dalam kecepatan penuh bahkan setiap 1 detik terjadi 15 kali penekanan sangat cepat prosesnya. Mudahnya, rider yang menekan atau menginjak habis rem tidak akan menyebabkan roda berhenti berputar.

B. Identifikasi Masalah

Berdasarkan permasalahan yang diungkapkan pada latar belakang, maka didapat identifikasi masalah sebagai berikut :

1. Dapat dilihat pertumbuhan penduduk terutama di Indonesia, pertumbuhannya sangat pesat.

2. Semakin meingkatnya pertumbuhan penduduk, maka semakin banyaknya kebutuhan alat transportasi.

3. Jika alat transportasi semakin meningkat maka, angka kecelakaan lalulintas juga akan meningkat juga.

4. Sistem keamanan pengereman pada sepeda motor automatic bisa dibilang tidak aman karena melihat teknologi yang digunakan sekarang adalah CBS (combi brake system).

(5)

5

6. Para mekanik perusahaan hanya mementingkan keuntungan saja tidak mementingkan banyaknya nyawa yang melayang karena sistem tersebut. C. Batasan Masalah

Dalam makalah ini penulis membatasi masalah pada peningkatan angka kecelakaan yang terjadi di Indonesia , pengurangan jumlah kendaraan bermotor.

D. Perumusan Masalah

Berdasarkan identifikasi masalah di atas maka penulis dapat meruuskan beberapa permasalahan :

1. Apa yang disebut dengan sistem pengereman Anti-lock Braking System yang berbasis ECU?

2. Bagaimanakah cara kerja sistem pengereman ABS ini sebagai pengereman otomatis pada sepeda motor?

3. Apa kelebihan dan kelemahan sistem ABS ini pada kendaraan bermotor matic?

E. Tujuan Penulisan

Berdasarkan perumusan masalah diatas maka penulis dapat menulis beberapa tujuan penulisan, sebagai berikut :

1. Merancang sebuah sepeda motor automatic dengan sistem pengereman ABS.

2. Mengetahui cara kerja dari sistem ABS ini pada kendaraan bermotor matic 3. Mengurangi penggunaan kendaraan bermotor yang mulai memadat di

Padang.

F. Manfaat Penulisan

Berdasarkan tujuan penulisan diatas, maka manfaat penulis menulis makalah ini adalah sebagai berikut :

1. Memeberi solusi agar kecelakaan di kota Padang dapat di minimalisir. 2. Memberi wawasan kepada masyarakat kota Padang agar mengetahui

teknologi terbaru yang akan di terapkan.

3. Dapat menjadi bahan referensi bagi penulis yang lain untuk meningkatkan pengetahuan tentang sistem pengereman ini.

(6)

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA A. Landasan Teori

1. Sepeda Motor

Kendaraan beroda duayang digerakkan oleh sebuah mesin. Letak kedua roda sebaris lurus dan pada kecepatan tinggi sepeda motor tetap stabil disebabkan oleh gaya giroskopik. Sedangkan pada kecepatan rendah,

kestabilan atau keseimbangan sepeda motor bergantung kepada pengaturan setang oleh pengendara. ( sumber : https//id.wikipedia.org )

2. Rem

Suatu peranti untuk memperlambat atau menghentikan gerakan roda. Karena gerak roda diperlambat, secara otomatis gerak kendaraan menjadi lambat. ( sumber : https//id.wikipedia.org )

3. ECU (EngineControl Unit )

Alat control elektronik yang berfungsi untuk mengendalikan serangkaian actuator pada mesin pembakaran dalam, seperti: ignition dan injection. Secara singkat, ECU merupakan otak dari suatu kendaraan. ( sumber : www.insinyoer.com)

4. Sensor

Sesuatu yang digunakan untuk mendeteksi adanya perubahan lingkungan fisik atau kimia. Variabel keluaran dari sensor yang diubah menjadi besaran listrik disebut Transduser. ( sumber : https//id.wikipedia.org )

5. Kecelakaan

(7)

7

Ban terkunci Hingga Kendaraan Terjatuh

M

e

(8)

BAB III

METODOLOGI PENULISAN A. Jenis Penulisan

Dalam penulisan ini menggunakan jenis penuisan deskriptif kualitatif yaitu memberikan gambaran secara menyeluruh tentang permasalahan yang timbul dan berkembang dengan suatu gagasan kreatif yang akan dijadikan solusi yang efektif dan efesien.

B. Sumber Data

Sumber pengumpulan data yang digunakan pada makalah ini adalah studi research yaitu pengambilan data dari berbagai sumber bacaan, seperti artikel, jurnal-jurnal para ahli dan website-website yang berkaitan dengan makalah ini.

C. Analisa Data

Analisa data dalam penulisan makalah ini adalah menggunakan metode deskriptif kualitatif. Metode ini adalah suatu metode yang digunakan untuk membuat gambaran mengenai hubungan antara masalah yang dihadapi dan hasilnya tidak dinyatakan dengan angka.

D. Sistematika Penulisan

Penulisa karya tulis ini terdiri dari lima bab dan setiap bab terdiri dari sub-sub pembahasan dengan sistematika penulisan sebagai berikut :

1. Bab pertama pendahuluan, menjelaskan tentang latar belakang, identifikasi masalah, pembatasan masalah, perumusan masalah serta tujuan dan manfaat penulisan.

2. Bab kedua menguraikan tentang landasan teori yang relevan dengan masalah yang dikaji dalam makalah ini.

3. Bab ketiga menguraikan metode penulisan seperti jenis penulisan, sumber data, analisa data, kerangka berfikir serta sistematika penulisan.

4. Bab keempat menguraikan tentang pembahasan yang akan dibahas. Pada bab ini juga mengemukakan rumusan masalah dan tujuan yang akan dicapai berlandaskan teori yang ada.

(9)

9

BAB IV PEMBAHASAN

A. Anti-lock Braking System (sebagai sistem pengereman otomatis berbasis sensor kecepatan dan Electronic Engine Unit)

Anti-lock Braking System adalah sebuah sistem pengereman otomatis berbasis sensor kecepatan dan Engine Control Unit sebagai otaknya yang mengatur dan mengendalikan pengereman sesuai keinginan dan keadaan si pengendara motor. Sensor kecepatan akan mendeteksi kecepatan roda motor yang terletak pada komponen di dekat cakram atau tromol, kemudian sensor akan memberikan informasi ke ECU kecepatan putaran roda, ketika pengendara motor melakukan pengereman mendadak maka sensor memberikan informasi ke ECU bahwa pengendara melakukan pengereman mendadak dengan menekan tuas rem hingga habis, maka ECU akan bekerja dan memastikan jika ban akan terkunci maka ECU akan menghambat aliran minyak rem sehingga tekanan piston pada kaliper rem akan berkurang. Mirip dengan kita melakukan pengereman tanpa ABS yaitu dengan menekan sedikit-sedikit rem, tetapi dengan ABS tanpa menekan rem sedikit-sedikit atau bisa disebut menekan rem dengan dalam maka ABS unit yang akan menekan dan mengendalikan rem tersebut tanpa kita sadari dalam satu detik saja terdapat 15 kali penekanan. Komponen-komponen yang ada pada ABS diantaranya :

1. Master Silinder

Master silinder adalah sebuah komponen pengereman yang berfungsi membangun tekanan hidaulis sesuai dengan gaya tekan pengemudi dan tekanan ini akan di teruskan ke unit tekanan. Komponen ini terdiri dari piston yang berfungsi unutk menekan minyak rem, sehingga tromol atau cakram pada roda dapat berfungsi.

(10)

2. Unit Kontrol Tekanan

Berfungsi mengatur tekanan hidraulis rem untuk setiap roda sesuai dengan perintah computer atau ECU. Kebebasan pengemudi menggunakanya untuk mengontrol tekanan pada rem roda melalui katup dan selenoid. Modulator Hidraulis ini sebagai penghubung hidraulis antara silinder master dan silinder roda. Karena tempatnya ada dibagian motor sehingga penghubung hidraulis kesilinder master dan silinder roda dapat tetap pendek.Unit control hidraulis mempunyai komponen utama, yaitu:

a. Reservoir Fluida

Fluida pada reservoar juga digunakan untuk sistem rem secara keseluruhan. Selain itu untuk unit control hidraulis dan pompa yang dipergunakan untuk mengatur tekanan fluida pada sistem rem.

b. Motor Listrik dan Pompa Pengembali

Motor dan pompa bekerja secara bersama-sama menyediakan tekanan hidraulis tinggi untuk accumulator dan mengembalikan fluida ke reservoar. Bekerjanya pompa pengendali ini berdasarkan besarnya arus yang dibangkitkan oleh sensor kecepatan. Pompa bekerja pada sensor kecepatan kecepatan roda ke unit control electronik sebesar 5A.

Gambar 3 : Unit Kontrol Tekanan. ( sumber : unair.ac.id)

3. ABS Control Unit

(11)

11

Gambar 4 : ABS control unit. ( sumber : unair.ac.id)

4. Engine Control Unit

Pada dasarnya Engine Control Unit atau dalam bahasa Indonesia unit kontrol mesin, dari namanya dapat kita tebak komponen inilah yang mengatur semua kinerja mesin, dan komponen aksesoris lainnya, seperti rem yang sedang kita bahas. Komponen ini adalah komponen terpenting pada sistem pengereman.

ECU bekerja dengan cara memonitoring sinyal-sinyal yang dihasilkan oleh sensor berada di roda yaitu wheel speed sensor. Tidak hanya pada roda, ECU juga menangkap sinyal-sinyal dari sensor yang tersebar di mesin dan komponen aksesoris lainnya. ECU akan menangkap sinyal dari sensor kecepatan yang membawa informasi kecepatan putaran roda. Ketika pengendara melakukan pengereman roda maka sensor kecepatan akan memberikan informasi penurunan putaran roda yang drastis, ECU akan memastikan bahwa roda tidak akan terkunci, kemudian ECU memberi informasi ke ABS control uni seberapa minyak rem yang akan di keluarkan, dan mengontrol besar katup minyak rem terbuka.

(12)

5. Speed Sensor

Komponen ini di dekat cakram roda, tepatnya di dekat cakram atau tromol di kedua roda, speed sensor atau sensor kecepatan secara umum berfungsi untuk mendeteksi kecepatan, karena terletak di roda maka fungsinya mendeteksi kecepatan putaran roda. Cara kerjanya speed sensor yang terpasang pada cakram roda, pada cakram terdapat lingkaran sebagai wadah speed sensor untuk mendeteksi kecepatan putaran roda.

Gambar 6 : Wheel Speed Sensor. ( sumber : unair.ac.id)

Gambar 7 : Posisi Speed Sensor. ( sumber : http://www.otobuku.com)

6. Pedal Rem

(13)

13

7. Cakram Rem

Komponen ini sangat penting pada unit pengereman karena alat ini adalah wadah tempat bergeseknya antara kampas rem, sehingga dapat memperlambat laju kendaraan. Cakram rem terdapat beberapa komponen yaitu :

a. Piston Rem

Alat ini berfungsi untuk membuka dan menutup aliran minyak di bak penampungan minyak, untuk menekan aliran minyak rem ke arah kaliper rem.

b. Selang Rem

Alat ini berfungsi sebagai saluran mengalirnya minyak rem ke berbagai komponen pengereman.

c. Kaliper Rem

Pada kaliper ini juga terdapat piston atau penekan yang berfungsi menekan kampas rem, maka semakin banyak kaliper rem maka pengereman menjadi lebih baik.

d. Kampas Rem

Komponen ini berfungsi untuk menahan putaran cakram pada roda, sehingga putaran roda berkurang.

Gambar 8 : Cakram. ( sumber : https://blognyamitra.wordpress.com)

8. Hidrolik Unit

(14)

tersimpan minyak rem yang bertekanan tinggi , sebelum dikembalikan ke master silinder. Saaat sirkuit penaha terbentuk, saluran kaliper terputus dan tekanan minyak rem dalam kaliper dijaga konsisten, kemudian saat sirkuit peningkatan terbentuk, minyak rem yang bertekanan tinggi pada accumulator diteruskan ke kaliper, bila tekanan minyak rem dalam accumulator belum tinggi,tekanan minyak rem dalamcaliper sama degan tekanan dalm master silinder.

Gambar 9 : Hidrolik Unit

B. Cara Kerja Anti-lock Braking System

(15)

15

Gambar 9 : simulasi penggunaan rem ABS. ( sumber : http://www.ridergalau.com)

Gambar 10 : Prinsip Sederhana Kerja ABS. ( sumber : http://www.ridergalau.com)

C. Kelebihan Dan Kekurangan Anti-lock Braking System Pada Sepeda Motor Matic

Kelebihan dari Anti-lock Braking System Sebagai Sistem Pengereman Yang Aman untuk sepeda motor matic :

i) Keamanan berkendaran menjadi lebih baik.

ii) Pada saat pengereman mendadak ban motor tidak terkunci, sehingga motor berhenti perahan namun pasti.

iii) Motor tidak hilang kendali atau bias disebut stabil walaupun di rem dengan keras.

(16)

Kelemahan dari Anti-lock Braking System Sebagai Sistem Pengereman Yang Aman Untuk Sepeda Motor Matic :

i) Satu unit komponen ABS sangatlah mahal, akan mempengaruhi harga jual motor yang menggunakan teknologi ini.

ii) Jika salah satu komponen ABS rusak, tentu saja menggantinya juga termasuk mahal.

iii) Rem tidak cakram ketika menghadapi jalan berbatuan atau rem basah terkena air.

(17)

17

BAB V PENUTUP

A. Kesimpulan

Alat ini dibuat dengan harapan bahwa segala permasalahan dari kecelakaan lalulintas dapat dikurangi, karena semuanya dapat di selesaikan dengan rancangan teknologi yang semakin berkembang dan sangat mempengaruhi kehidupan manusia. Maka pengguna kendaraan bermotor dihimbau agar memperhatikan fungsi dari berbagai komponen teknologi dari kendaraan tersebut agar tidak awam dalam menangani masalah kecil, seperti suara berdecit pada rem, artinya kampas rem sudah habis.

Anti-lock Braking System adalah sebuah alat yang dirancang untuk keamanan berkendara bagi pengendara motor, terutama pada motor matic, melihat teknologi matic sekarang yaitu dengan menggunakan CBS (combi brake system) yaitu dimana kedua ban akan di rem walau hanya menekan satu pedal rem saja, missal kita hanya menekan pedal rem belakang maka otomatis rem depan juga akan tertekan, ini banyak menyebabkan kecelakaan bagi pengendara yang masih awam dalam berkendara. Maka system ABS ini dirancang bagi pengendara yang awam dalam berkendara, yang bertujuan mampu mengurangi jumlah kecelakaan lalulintas, terutama pada sepeda motor matic yang sangat banyak di jumpai.

B. Saran

a. Dalam sistem pengereman agar dikembangkan lagi pada tiap motor matic.

b. Berhati-hatilah dalam berkendara menggunakan system ABS karena sistem ini kurang berjalan lancer pada medan yang berbatuan, basah, dan tanah yang berumput.

(18)

Daftar Pustaka

Badan Pusat Statistik. 2016. “Statistik Jumlah Penduduk 2016”. www.bps.go.id di akses pada tanggal 02 Oktober 2017.

Kristino Murdhoko. 2011. “Anti-lock Braking System Berbasis ECU dan Sensor Kecepatan”. Universitas Airlangga.

http://www.vedcmalang.com/pppptkboemlg/index.php/menuutama/ototronik/975-sistem-rem-kendali-elektronik. Diakses pada tanggal 13 Oktober 2017.

https://id.wikipedia.org/wiki/Rem. Diakses ada tanggal 6 Oktober 2017.

https://id.wikipedia.org/wiki/Sepeda_motor. Diakses pada tanggal 6 Oktober 2017.

www.insinyoer.com/prinsip-kerja-engine-control-unit-ecu/. Diakses pada tanggal 6 Oktober 2017.

https://id.wikipedia.org/wiki/Kecelakaan. Diakses pada tanggal 6 Oktober 2017.

(19)

19

Lampiran 1

Biographi Name : Gilang M Rahmadi

NIM : 16074029

Faculty : Automotive Engineering University : Padang State University Handphone

Gambar

Gambar 1 : statistik kecelakaan (sumber : KORLANTAS POLRI)
Gambar 2 : Master Silinder Rem ( sumber : https://id.aliexpress.com)
Gambar 3 : Unit Kontrol Tekanan. ( sumber : unair.ac.id)
Gambar 4 : ABS control unit. ( sumber : unair.ac.id)
+5

Referensi

Dokumen terkait

Sensor infrared yang terletak pada corong masuk mesin penghancur akan mendeteksi cangkir plastik kemudian mengaktifkan relay dan motor AC untuk menggerakkan pisau

Hasil akhir adalah alat untuk mendeteksi keberadaan kecepatan sepeda motor yang melebihi batasan kecepatan maksimum, sensor akan mengirim sinyal ke komputer, maka

Pada Gambar (III-1) sistem monitoring dan manajemen baterai pertama akan dibaca kapasitas baterai dan juga kecepatan serta rpm pada as roda oleh sensor pembagi

Dari grafik yang ditunjukkan Gambar 4.4(b) terlihat kamera akan mendeteksi objek yang berada lebih dekat dengan kursi roda cerdas karena objek tesebut mempunyai

Sedangkan Hall Effect sensor diletakkan didekat ban yang sudah diberi magnet sebelumnya, untuk mendeteksi kecepatan yang dihasilkan oleh kendaraan roda dua, dari hasil

Pada Tugas Akhir ini prototype dirancang menggunakan sensor Pasive infra red untuk ditempatkan pada setiap ruangan yang akan mendeteksi adanya pergerakan , lalu data

Metode yang diajukan untuk sistem kontrol adalah fuzzy logic controller. Sensor ultrasonik sebagai input dari sistem yang akan di proses pada mikrokontroller dan

KONTAK RESMI WA: +62 819.3171.8989 HAEKAL SABUK AMPEL KAROMAH MELALUI OLAH SPIRITUAL TINGKAT TINGGI PRAKTIS TINGGAL PAKAI. SEBUAH MAHAKARYA SPEKTAKULER, PERTAMA DAN SATU-SATUNYA DI INDONESIA DALAM DUNIA SPIRITUAL/PARANORMAL, SEBUAH KEILMUAN PILIH TANDING YANG KAMI KEMAS SECARA UNIK, SEHINGGA TERLIHAT SANGAT ANGGUN DAN BERWIBAWA, SERTA TIDAK TERKESAN MISTIK / KLENIK. HAEKAL SABUK AMPEL KAROMAH SATU-SATUNYA SARANA PALING AMPUH DALAM DUNIA SPIRITUAL/SUPRANATURAL, ILMU BATHIN, ILMU HIKMAH, ILMU LADUNI, ILMU GAIB, KEPARANORMALAN, METAFISIKA. SARANA MULTI FUNGSI KEILMUAN DALAM HAEKAL SABUK AMPEL KAROMAH INI BISA ANDA BANDINGKAN DENGAN ILMU-ILMU LAINNYA. TERCIPTA UNTUK SEMUA GOLONGAN, AGAMA DAN SUKU BANGSA. HAEKAL SABUK AMPEL KAROMAH DIDALAMNYA TERKANDUNG INTISARI ILMU HIKMAH TINGGKAT TINGGI, SEHINGGA DENGAN MEDIA INI ANDA BISA MERASAKAN RATUSAN MANFAAT MULTI FUNGSI, YANG BISA MEMBANTU CITA-CITA/ HAJAT/ KEINGINAN/KEPERLUAN DAN KEPENTINGAN ANDA. DIMANA HAEKAL SABUK AMPEL KAROMAH DIPAKAI / DIBAWA / DIPEGANG, DISANA PULA AURA POWER KEKUATANNYA AKAN LANGSUNG MENYATU DENGAN TUBUH ANDA. RATUSAN MANFAAT GHOIBNYA ANTARA LAIN: * KEWIBAWAAN * Ditakuti setiap musuh * Berkharisma * Mudah dalam mengalahkan lawan bicara * Membuka aura gelap jadi terang benderang * Jadi sabar dengan sendirinya * Jarang emosi * Mudah mengambil sikap bijak * Menjadikan sifat kita tidak sombong * Mudah dipercaya oleh siapapun juga * Dipermudah dalam penjualan * Dimanapun kita berada, orang lain akan selalu menghormati * Jadi panutan masyarakat * Jadi tokoh yang disegani * Menjadikan kita mudah terkenal * Menjadikan bersahaja dimata orang lain * Menjadikan tampan/ cantik bagi yang melihatnya * Mengembalikan kepercayaan yang pernah hilang * Membuang sengkolo badan * Apapun kuatnya Pusaka/ Mustika akan tawar disaat kita pegang * Mengurung ilmu orang lain hingga tidak aktif * Kebal dari ilmu santet * Mengusir khodam dari salah satu kerangka pusaka * Membalikkan ilmu santet * Menghilangkan isi khodam jahat * Mengusir jin * Menetralisir rumah angker * Bisa mendeteksi benda gaib saat kita memegangnya * Mementalkan musuh tanpa tersentuh * Pukulan kita menjadi berlipat ganda kekuatannya * Membikin muntah darah lawan * Lampah lumpuh * Energi supranatural badan kita jadi aktif * Menghilangkan ENERGI susuk * Pengobatan SEGALA PENYAKIT MEDIS DAN NON MEDIS * Pengobatan segala masalah * Menetralisir anak bayi dari gangguan sejenis makhluk HALUS * Memudahkan dalam persalinan * Selamat dalam bepergian * Selamat dalam badai topan angin puting beliung atau bencana alam lainnya * Menghipnotis orang yang mau berbuat jahat agar sadar dari perbuatannya * Selamat dari RaZia, Pemalak, Penodongan * SELAMAT DARI SERANGAN SENJATA TAJAM * Pagar gaib yang berguna membentengi diri dari bahaya yang mungkin mengancam keselamatan baik fisik maupun nyawa. * Menjaga diri dari berbagai kejahatan dalam perjalanan hidup, dimusuhi banyak orang, dibuat celaka ataupun lainnya. * Tubuh kuat, kulit besi, tidak terluka oleh hantaman yang keras * Anti racun * Menjadikan kita raja gaib * Menguasai ilmu bathin dengan sendirinya * Dekat dengan bangsa gaib sekitar rumah * Banyak mengenal dunia gaib setelah MEMILIKI haekal SABUK AMPEL KAROMAH * Sering dapat petunjuk * Menguasai ilmu kegaiban * Bisa merasakan kehadiran bangsa gaib yang datang * Bisa mengetahui tempat yang dihuni bangsa jin dan lainnya * Merusak sel ilmu hitam sehingga menjadi tidak bertuah * Me non aktifkan isi Pusaka, Jimat RAJAHAN * Banyak yang akan membimbing kita seputar dunia bathin * Jadi peka dalam hal kegaiban * Sering mimpi didatangi para KHODAM MALAIKAT * Sering ditengok LELUHUR * Bisa meramal dengan keakuratan 90% * Memindahkan hujan * Memindahkan badai ketempat yang di inginkan * Menurunkan hujan/ memberhentikannya * Pawang hujan * MANCING * DIMUDAHKAN DALAM TRANSAKSI JUAL BELI RPROPERTY, JUAL BELI RUMAH, JUAL BELI MOBIL, JUAL BELI BARANG MEWAH * Memindahkan penyakit ke telor ayam * Mudah dikasihani oleh lawan jenis, majikan atau atasan * Pengasihan * Mengirim mimpi kepada orang yang dituju * Menjadikan kita banyak disenangi kawan * Membantu perdagangan orang lain agar sukses dan lancar * Mudah menang dalam PEMILUKADA DAN JADI BENTENG DALAM PERSAINGAN PEMILIHAN * SERING BERUNTUNG * PENGLARISAN * SERING DIBERI uang oleh atasan atau orang lain * Mudah dipercaya dalam hal pekerjaan * Mudah menang dalam kupon berhadiah * SERING MENANG dalam lomba mancing * Mudah dalam menagih hutang * Mudah dalam transaksi perdagangan * Mudah Jual Rumah * Selalu dicari orang banyak karena banyak membawa rejeki * Jadi senang beramal * Suka membantu sesama teman * Menaklukkan binatang buas * Menghentikan kecepatan mobil/ motor, dengan telunjuk jari * Menghipnotis binatang buas lewat tatapan mata * Pelet jarak dekat * Pelet jarak jauh * MENYATUKAN DUA HATI * Ilmu bungkem * Tidak bisa terlihat saat kondisi mengancam kita * Membangkitkan sedulur papat * Membangkitkan indra ke enam * aura yang pernah hilang * Membangkitkan tenaga prana * Membangkitkan daya ingat * Membangkitkan ketajaman pendengaran * Bisa membaca pikiran orang lain * Bisa menembus alam astral lewat mimpi * DIJAUHKAN DARI SEGALA NIAT JAHAT ORANG LAIN * Doa kita banyak di ijabah. * Dll Semua tata cara penggunaan dipaparkan secara JELAS DAN TERPERINCI dalam lembar penjelasan yang akan di sertakan pada pengiriman. Hubungi Ust. Habib ALAMAT: Yogyakarta 55000 Indonesia. Kontak Resmi WA. +62 819.3171.8989