1 .Kedua orang tua kami yang
sudahmendidikdanmembimbing kami sampaisaatini. 2 .Walikelas XI IPS 1 Ibu Karolina Elnusantari.SPd. 3 .Teman-temankelas XI IPS 1 yang selalu
memberimotivasidalampenyelesaiankaryatulisini.
LEMBARAN PERSETUJUAN
Nama : 1. AnnisaNuraini
2. AsriNafisah .H.
3. Hafiz Nurfauzi
4. IdhamMinaldi
5. RediRahadianBagaskara
Kelas :XI IPS 1
Judul : Pengaruh IQ dan EQ
TerhadapPendidikandanPrestasiSiswa.
Karyatulisinitelahdibacadandisetujuioleh :
Guru Bahasa Indonesia
Karolina Elnusantari.SPd
NIP 19780917200604202
Tanggal Disetujui : April 2014
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang
Maha Esa yang senantiasa melimpahkan
rahmat-Nyakepada kami untuk dapat menyelesaikan karya
tulis yang berjudul “ Pengaruh IQ dan EQ Terhadap
Pendidikandan Prestasi Siswa”.
Kami mengucapkan terimakasih kepada
pembimbing kami ,Ibu Karolina Elnusantari.SPd yang
telah membantu dalam proses pembuatan karya tulis
ini . Kami juga mengucapkan terimakasih kepada
terdapat kekurangan oleh karena itu , kami
menerimakritikdan saran yang membangun demi
kesempurnaan karya tulis ini.
4
Besar harapan karya tulis ini dapat bermanfaat
bagi siapapun yang membacanya.
Depok, April 2014
Penulis ,
KATA PENGANTAR iii
maka kemajuan teknologi pun semakin
meningkat untuk mengelola teknologi. Sumber
daya manusia yang baik dapat mengikuti
perkembangan zaman sehingga pendidikan yang
baik sangat dibutuhkan untuk melatih kerja otak
dan keterampilan manusia .Pada saat ini, dunia
pendidikan telah memberi kemudahan bagi para
guru untuk dapat mengetahui seberapa cepat
kemampuan para siswa yang memiliki
kemampuan otak yang berbeda-beda.Demi lebih
mengoptimalkan kerja otak maka diperlukan tes
untuk mengetahui kemampuan kerja otak para
siswa sehingga dapat membedakan perlakuan
dalam mendidik para siswa sesuai dengan
kemampuan dalam menangkap materi pelajaran
yang telah diberikan oleh para guru.
Kemampuan kerja otak dibedakan menjadi dua
bagian yang berbeda namun saling berkaitan yaitu, IQ
(Intelegence Quotient) dan EQ (Emotional Quotient).
IQ tidak dapat berkembang. Jika seseorang telah
dilahirkan dengan IQ sedang maka IQ-nya tidak akan
bisa bertambah lagi ataupun berkurang.
EQ dapat tumbuh seiring pertumbuhan
seseorang sejak lahir hingga meninggal
dunia.Pertumbuhan EQ dipengaruhi oleh lingkungan
keluarga, dan contoh-contoh yang didapat seseorang
sejak lahir dari orang tuanya.
Banyaknya perbedaan kemampuan kerja otak
setiap siswa, maka kami ingin mengkaji pengaruh IQ
(Intelegent Qoutient) dan EQ (Emotional Quotient)
prestasi belajar siswa.
4
Adapun identifikasi masalah dari uraian latar
belakang diatas adalah sebagai berikut :
1. Bagaimana pengaruh tingkat IQ dan EQ
terhadap prestasi siswa ?
2. Mengapa tingkat IQ dan EQ diperlukan bagi
para pelajar ?
3. Bagaimana cara agar dapat menstabilkan
tingkat IQ dan EQ?
4. Siapa sajakah yang perlu diketahui tingkatan IQ
dan EQ?
5. Kapan diperlukannya tingkat IQ dan EQ
tersebut?
6. Bagaimana perbedaan antara IQ dan EQ ?
Berdasarkan identifikasi masalah di atas,
penulismerumuskanya yaitu Bagaimana Pengaruh IQ
dan EQ terhadap Prestasi Siswa ?
D. Pembatasan Masalah
Berdasarkan perumusan masalah tersebut,
penulis merumuskanmasalah yaitu Pengaruh IQ dan
EQ terhadap Prestasi Siswa di SMAN 4 Depok .
E. Kegunaan penelitian
Kegunaan dari penelitian yang dilakukan adalah
sebagai berikut :
1. Sebagai bahan informasi kepada para siswa
dalam menstabilkan tingkat IQ dan EQ
2. Menambah pengetahuan bagi siswatentang
menstabilkan tingkat IQ dan EQ
3. Dapat memberi pemahaman kepada siswa
6
D. Sistematika Penulisan
Penulisan karya tulis ini memiliki sistematika
yang terdiri atas :
BAB I PENDAHULUAN
Meliputi latar belakang, identifikasi masalah,
perumusan masalah, pembatasan masalah, kegunaan
penelitian, dan sistematika penulisan.
BAB II DESKRIPSI TEORI DAN KERANGKA
BERPIKIR
Deskripsi teori meliputi hakikat IQ, dan kerangka
berpikir.
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
Meliputi tujuan penelitian, metode penelitian,
waktudan tempat penelitian, teknik pengambilan
sampel, objek penelitian, instrumen penelitian, teknik
BAB IV PEMBAHASAN
Meliputi hasil penelitian dan Analisis hasil
penelitian.
BAB V PENUTUP
BAB II
DESKRIPSI TEORI DAN KERANGKA BERPIKIR
A. Deskripsi Teori
1. Hakikat IQ
IQ Ialah istilah kecerdasan manusia dalam
kemampuan untuk menalar, perencanaan sesuatu,
kemampuan memecahkan masalah, belajar,
pemahaman gagasan, berpikir, penggunaan bahasa
dan lainnya.1
IQ (intelligence quotient) adalah istilah umum yang digunakan untuk menjelaskan
sifat pikiran yang mencakup sejumlah kemampuan,
seperti
kemampuanmenalar,merencanakan,memecahkanmas
alah, berpikir abstrak, memahami gagasan,
menggunakan bahasa, dan belajar.2
8
1. http:/fadhlyashary.blogspot.com/2012/04/pengertian-iq-eq-sq-dan-esq-html,diunduh pada 19 Februari 2014, pukul 15.43 WIB
Kecerdasan Intelektual (IQ) adalah ukuran
kemampuan intelektual, analisis, logika, dan rasio
seseorang. IQ merupakan kecerdasan otak untuk
menerima, menyimpan, dan mengolah informasi
menjadi fakta.3
10
2. Hakikat Teori EQ
Kecerdasan emosional (EQ ) adalah
kemampuan pengendalian diri sendiri,semangat,
dan ketekunan, serta kemampuan untuk
memotivasi diri sendiri dan bertahan menghadapi
frustrasi, kesanggupan untuk mengendalikan
dorongan hati dan emosi, tidak melebih-lebihkan
kesenangan, mengatur suasana hati dan
menjaga agar beban stress tidak melumpuhkan
kemampuan berpikir, untuk membaca perasaan
terdalam orang lain (empati) dan berdoa, untuk
memelihara hubungan dengan sebaik-baiknya,
kemampuan untuk menyelesaikan konflik, serta
untuk memimpin diri dan lingkungan sekitarnya.4
EQ (EmotionalQuotient) adalahkemampuanseseorang
untukmenerima, menilai, mengelola, serta
mengontrol emosi dirinya dan oranglain di
sekitarnya.5
Kecerdasan Emosional (EQ) adalah kemampuan
mengenali perasaan sendiri dan perasaan orang lain,
kemampuan memotivasi diri sendiri, serta kemampuan
mengolah emosi dengan baik pada diri sendiri dan
orang lain.6
3. Hakikat Teori Prestasi
Menurut Kamus Umum Bahasa Indonesia
“Prestasi adalah hasil yang telah dicapai
(dilakukan, dikerjakan dan sebagainya)”.
Sedangkan menurut W.S Winkel (1996:165)
“Prestasi adalah bukti usaha yang telah dicapai.7
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia,
prestasi diartikan sebagai hasil usaha yang
dicapai dari apa yang dikerjakan atau yang
diusahakan. Seseorang dianggap berprestasi,
jika dia telah meraih sesuatu
6. http://birohmah.unila.ac.id/mahasiswa-harus-cerdas-secara-emosional-intelektual-dan-spiritual/, diunduh pada 19 Februari 2014, pukul 16.03 WIB
Menurut Purwodaminta prestasi adalah standart test
untuk mengukur kecakapan atau pengetahuan bagi
seseorang didalam satu atau lebih dari garis-garis
pekerjaan atau belajar. Dalam kamus populer prestasi
ialah hasil sesuatu yang telah dicapai.9
Menurut Drs. H. Abu Ahmadi
menjelaskan Pengertian Prestasi Belajar sebagai
berikut: Secara teori bila sesuatu kegiatan dapat
memuaskan suatu kebutuhan, maka ada
kecenderungan besar untuk mengulanginya.
Sumber penguat belajar dapat secara ekstrinsik
(nilai, pengakuan, penghargaan) dan dapat
secara ekstrinsik (kegairahan untuk menyelidiki,
mengartikan situasi).10
8. http://belajarpsikologi.com/pengertian-prestasi-belajar/, diunduh pada 19 Februari 2014, pukul 16.15 WIB
Kata prestasi berasal dari bahasa Belanda yaitu
”Presesatie” yang kemudian dalam bahasa Indonesia
menjadi ”Prestasi” yang berarti hasil usaha.11
Sedangkan menurut Mas’ud Hasan Abdul Qohar
berpendapat prestasi adalah apa yang telah
diciptakan, hasil yang menyenangkan hati yang
diperoleh dengan jalan keuletan kerja.12
Sementara itu Widodo dalam Kamus Ilmiah
Populer berpendapat, bahwa prestasi adalah hasil
yang telah dicapai.Pada umumnya prestasi ini
digunakan untuk menunjukkan suatu pencapaian
tingkat keberhasilan tentang suatu tujuan atau bukti
suatu keberhasilan.13
Menurut Sardiman A.M “Prestasi adalah
kemampuan nyata yang merupakan hasil interaksi
antara berbagai faktor yang mempengaruhi baik dari
dalam maupun dari luar individu dalam belajar”.14
Sedangkan pengertian prestasi menurut A.
.
10.
16
B. Kerangka Berpikir
IQ adalah suatu ukuran kemampuan pada
seseorang untuk melakukan aktifitas seperti menalar,
memecahkan permasalahan, dan lainnya yang
menggunakan fungsi kinerja otak.
EQ adalah suatu ukuran kemampuan pada
seseorang untuk melakukan hal-hal seperti
pengendalian emosi dan pengendalian diri yang
menggunakan hati nurani dan perasaan.
Prestasi adalah hasil yang telah dicapai dari
semua usaha yang telah dilakukan seseorang dalam
hal-hal tertentu.
Tingkat IQ dan tingkat EQ berperan sangat besar
pada prestasi siswa, terutama prestasi belajar.Karna
IQ erat kaitan nya dengan fungsi otak yang digunakan
untuk mengerjakan semua kegiatan untuk mencapai
menyeimbangankan diri lewat tingkat emosi pada
setiap orang. Tingkat emosi berperan dalam cara pola
fikir seseorang terhadap hal apapun, baik pada orang
lain maupun pada diri nya sendiri. Jika tingkat IQ dan
tingkat EQ seimbang maka prestasi yang akan dicapai
BAB III
METODOLOGI PENELITIAN
A. Tujuan Penelitian
Tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut :
1. Mengetahui bagaimana pengaruh tingkat IQ dan
tingkat EQ terhadap prestasi belajar siswa.
2. Memberikan informasi tentang pentingnya IQ dan
EQ pada para pembaca.
B. Metode Penelitian
Penelitian tentang pengaruh tingkat IQ dan
tingkat EQ ini menggunakan metode kuantitatif, atau
biasadisebut juga dengan metode survai.
C. Waktu dan Tempat Penelitian.
Waktu :25 Maret 2014
Tempat :SMAN 4 DEPOK
D. Teknik Pengambilan Sampel
Teknik pengambilan sampel yang digunakan
didalam penelitian ini dengan cara random acak yaitu
dari beberapa kelas , kami hanya mengambil 20
Instrumen penelitian yang digunakan didalam
penilitian ini adalah berupa angket, computer dan
internet .
G. Teknik Pengumpulan Data
Adapun teknik pengumpulan data adalah
menggunakan survai, dimana data dikumpuulkan
dengan cara menyebarkan angket yang berisi
pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan
20
untuk para siswa siswi SMAN 4 DEPOK sebagai
sampel.
H .Teknik Analisis Data
Semua data yang diperoleh dari angket yang
sudah disebarkan dan sudah di jawab oleh para
sampel kemudian kami menggunakan teknik analisis
kuantitatif lalu kami masukan ke dalam laporan berupa
tabel yang didalam nya terdapat jumlah orang yang
memilih setiap option yang sudah di sediakan.
Penelitian kuantitatif adalah penelitian yang
menekankan pada jumlah data yang diperoleh,
sehingga data yang digunakan untuk mengisi laporan
adalah berupa angka-angka. Selanjutnya kami tarik
kesimpulan dengan cermat dan hati-hati berdasarkan
jumlah data yang sudah diperoleh dari angket yang
sudah disebarkan sebelumnya.
Analisis data ini dilakukan setelah semua angket
telah tersebar dan sudah terjawab oleh para siswa dan
kesimpulan. Analisis data ini melalui tiga tahap utama,
yaitu: penyebaran angket, pengumpulan data,
BAB IV PEMBAHASAN A. Tabel Penelitian
HASIL LAPORAN
1. Apakah Anda mengetahui tentang IQ dan EQ?
Option A. Ya B. Tidak C. Jawaban
Lain
1. Jumlah Sampel 17 2 1
2. Presentase 85% 10% 5%
2. Menurut Anda, pentingkah IQ dan EQ?
Option A. Ya B. Tidak C. Jawaban
Lain
1. Jumlah Sampel 20 0 0
2. Presentase 100% 0% 0%
3. Apakah tes IQ dan EQ berguna bagi Anda?
Option A. Ya B. Tidak C. Jawaban
Lain
1. Jumlah Sampel 20 0 0
2. Presentase 100% 0% 0%
4. Apakah IQ dan EQ dapat menentukan
kesuksesan prestasi akademik Anda?
Option A. Ya B. Tidak C. Jawaban
Lain
1. Jumlah Sampel 10 10 0
2. Presentase 50% 50% 0%
5. Bagaimana sikap Anda ketika mengetahui teman
Anda mempunyai IQ dan EQ rendah?
Option A.
Men-2. Presentase 0% 15% 85%
6. Apakah Anda sudah melakukan tes IQ
sebelumnya ?
24
1. Jumlah Sampel 19 0 1
2. Presentase 95% 0% 5%
7. Apakah Anda megetahui tentang batas waktu
perkembangan IQ dan EQ pada seseorang?
Option A. Ya B. Tidak C. Mungkin
1. Jumlah Sampel 4 16 0
2. Presentase 20% 80% 0%
8. Apakah IQ Anda tinggi ?
Option A. Ya B. Tidak C. Mungkin
1. Jumlah Sampel 11 4 5
2. Presentase 55% 20% 25%
9. Menurut Anda lebih penting mana IQ atau EQ ?
Option A. IQ B. EQ C. Keduanya
1. Jumlah Sampel 5 2 13
2. Presentase 25% 10% 65%
10. Tahukah Anda cara meningkatkan IQ dan EQ ?
Option A. Ya B. Tidak C. Mungkin
1. Jumlah Sampel 8 9 3
2. Presentase 40% 45% 15%
11. Apa yang Anda lakukan untuk meningkatkan IQ
Option A. Lebih
2. Presentase 85% 5% 10%
12. Dapatkah IQ yang sudah tinggi menjadi rendah ?
Option A. Bisa B. Tidak
Bisa
C. Mungkin
1. Jumlah Sampel 12 0 7
2. Presentase 60% 0% 35%
13. Apakah IQ orang desa dan orang kota itu
berbeda ?
2. Presentase 10% 20% 70%
14. Bagaimana prestasi Anda ketika Anda tahu tingat
IQ dan EQ Anda ?
Option A.
Meni-ngkat
B. Menurun C. Biasa Saja
1. Jumlah Sampel 8 1 11
26
15. Bagaimana reaksi Anda ketika anda tahu tingkat
IQ dan EQ Anda?
Option A.
Sena-ng
B. Sedih C. Biasa Saja
1. Jumlah Sampel 9 1 10
2. Presentase 45% 5% 50%
16. Apa yang Anda lakukan jika IQ dan EQ Anda
rendah ?
2. Presentase 85% 5% 10%
17. Apa yang Anda lakukan jika teman Anda tahu IQ
dan EQ Anda rendah?
Option A. Senang B. Sedih C. Biasa Saja
1. Jumlah Sampel 0 2 18
2. Presentase 0% 10% 90%
18. Apakah Anda merasa malu mempunyai IQ dan
Option A. Ya B. Tidak C. Biasa
Saja
1. Jumlah Sampel 2 9 9
2. Presentase 10% 45% 45%
19. Apakah yang Anda lakukan jika IQ dan EQ anda
tinggi ?
Option A. Bangga B. Tidak
Bangga
C. Biasa
Saja
1. Jumlah Sampel 10 1 9
2. Presentase 50% 5% 45%
20. Apa yang Anda lakukan jika teman Anda tahu IQ
dan EQ anda Tinggi?
Option A. Bangga B. Tidak
Bangga
C. Biasa
Saja
1. Jumlah Sampel 4 0 16
28
B. Analisis Hasil Penelitian
Dari 20 orang yang sudah menjawab
beberapa pertanyaan, pada pertanyaan pertama
yaitu apakah mereka mengetahui tentang IQ Dan
EQ , ada 17 orang dengan presentase 85%
yang memilih jawaban ya , sedangkan 2 orang
dengan presentase 10% yang memilih jawaban
tidak dan 1 orang lain dengan presentase 5%
yang menjawab dengan jawaban lain.
Pada pertanyaan yang kedua yaitu
menurut mereka pentingkah IQ dan EQ .dari 20
orang yang sudah menjawab semua nya
menjawab jawaban iya dengan presentase 100%
sedangkan jawaban tidak dan jawaban lain tidak
ada yang memilih .
Pada pertanyaan ke tiga yaitu apakah tes
yang menjawab jawaban iya dengan presentase
Pada pertanyaan ke lima yaitu bagaimana
sikap mereka ketika mngetahui teman mereka
mempunyai IQ dan EQ yang rendah sebanyak 3
orang dengan presentase 15% memilih jawaban
mendekat dan sisa nya sebanyak 17 orang
dengan presentase 85% memilih jawaban biasa
30
Pada pertanyaan ke enam yaitu apakah
mereka sudah melakukan tes IQ sebelumnya
sebanyak 19 orang dengan presentase 95%
memilih jawaban sudah dan sisanya yaitu 1
orang dengan presentase 5% memilih jawaban
mungkin.
dengan presentase 80% memilih jawaban tidak.
Pada pertanyaan ke delapan yaitu
pertanyaan yang menanyakan apakah IQ
mereka tinggi sebanyak 11 orang dengan
presentase 55% menjawab iya, 4 orang dengan
sebanyak 5 orang dengan presentase 25%
menjawab mungkin.
Pada pertanyaan ke Sembilan yaitu
menurut mereka lebih penting mana antara IQ
dan EQ, sebanyak 5 orang dengan presentase
25% menjawab IQ dan 2 orang dengan
presentase 10% menjawab EQ, sisa nya
sebanyak 13 orang dengan presentase 65%
menjawab kedua nya.
Pada pertanyaan ke sepuluh yaitu tahukah
mereka cara untuk meningkatkan IQ dan EQ,
sebanyak 8 orang dengan presentase 40%
memilih jawaban ya dan 9 orang dengan
presentase 45% memilih jawaban 45%
sedangkan yang lainnya yaitu sebanyak 3 orang
32
Pada pertanyaan ke sebelas yaitu apa
yang mereka lakukan untuk meningkatkan IQ
mereka sebanyak 17 orang dengan presentase
85% memilih jawaban lebih tekun belajar, 1
orang dengan presentase 5% memilih jawaban
biasa saja dan sisa nya sebanyak 2 orang
dengan presentase 10% memilih jawaban
berdoa.
Pada pertanyaan ke dua belas yaitu
dapatkah IQ yang sudah tinggi menjadi rendah,
sebanyak 12 orang dengan presentase 60%
memilih jawaban bisa, dan 7 orang dengan
presentase 35% memilih jawaban mungkin.
Pada pertanyaan ke tiga belas yaitu
apakah IQ antara orang kota dan orang desa
berbeda, sebanyak 2 orang dengan presentase
10% memilih jawaban berbeda, 4 orang dengan
dan sisanya memilih mungkin yaitu sebanyak 14
orang dengan presentase 70%.
Pada pertanyaan ke empat belas yaitu
bagaimana prestasi mereka ketika mereka telah
mengetahui tingkat IQ dan EQ mereka, sebanyak
8 orang dengan presentase 40% memilih
jawaban meningkat, dan 1 orang dengan
presentase 5% memilih jawaban menurun sisa
nya sebanyak 11 orang dengan presentase 55%
memilih jawaban biasa saja.
34
Pada pertanyaan ke enam belas yaitu apa
yang akan mereka lakukan ketika IQ dan EQ
mereka rendah, sebanyak 17 orang dengan
presentase 85% memilih jawaban lebih tekun
belajar, 1 orang dengan presentase 5% memilih
jawaban diam saja dan sisanya sebanyak 2
orang dengan presentase 10% memilih jawaban
berdoa.
Pada pertanyaan ke tujuh belas yaitu apa
yang mereka lakukan jika teman mereka tahu IQ
dan EQ mereka rendah, sebanyak 2 orang
dengan presentase 10% memilih jawaban sedih
dan 18 orang dengan presentase 90% memilih
jawaban biasa saja.
Pada pertanyaan ke delapan belas dengan
pertanyaan apakah mereka merasa malu
mempunyai IQ dan EQ rendah, sebanyak 2
ya, 9 orang dengan presentase 45% memilih
jawaban tidak dan sisa nya sebanyak 9 orang
dengan presentase 45% memilih jawaban biasa
saja.
Pada pertanyaan ke Sembilan belas yaitu
apakah yang mereka lakukan jika IQ dan EQ
mereka tinggi, sebanyak 10 orang dengan
presentase 50% memilih jawaban bangga, 1
orang dengan presentase 5% memilih jawaban
tidak bangga dan sisa nya memilih jawaban
biasa saja sebanyak 9 orang dengan presentase
45%.
Pada pertanyaan ke dua puluh yaitu apa
yang mereka lakukan jika teman mereka tahu IQ
dan EQ mereka tinggi, sebanyak 4 orang dengan
presentase 20% memilih jawaban bangga dan 16
orang dengan presentase 80% memilih jawaban
Prestasi yang baik dapat diperoleh dari usaha
dan kerja keras, selain itu diperlukan pula IQ dan
EQ yang berimbang. Jika IQ dan EQ sudah
seimbang maka dalam proses belajar mengakar
pun akan lebih mudah untuk menyerap pelajaran
yang telah dipelajari.
Selain itu, berdoa juga dibutuhkan untuk
mendapatkan prestasi yang lebih baik lagi. Selain
itu tingkat IQ dan EQ juga harus diasah setiap saat
karna jika hanya di biarkan begitu saja tingkat IQ
dan EQ itu akan menurun.
38
B. Saran
Untuk mendapatkan Prestasi yang baik,
kita perlu untuk terus meningkatkan tingkat IQ
dan EQ kita hingga mencapai tingkat yang
berimbang dan tinggi.Maka diperlukan
usaha-usaha lebih dalam meningkatkan tingkat IQ dan
EQ, seperti lebih rajin belajar dan lebih sering
http://birohmah.unila.ac.id/ mahasiswa-harus-cerdas-secara-emosional-intelektual-dan-spiritual/. http://www.hmministry.com/2011/03/1355/EQ_vsIQ.
GBI.
http://belajarpsikologi.com/pengertian-prestasi-belajar/.
LAMPIRAN
ANGKET
1. ApakahAndamengetahuitentang IQ dan EQ?
A. Ya
B. Tidak
C. Jawaban Lain
2. MenurutAnda, pentingkah IQ dan EQ?
A. Ya
B. Tidak
C. Jawaban Lain
3. Apakahtes IQ dan EQ bergunabagiAnda?
A. Ya
B. Tidak
C. Jawaban Lain
5. BagaimanasikapAndaketikamengetahuitemanAnda
mempunyai IQ dan EQ rendah?
A. Menjauh
B. Mendekat
C. BiasaSaja
6. ApakahAndasudahmelakukantes IQ sebelumnya ?
A. Sudah
B. Belum
7. ApakahAndamegetahuitentangbataswaktuperkemba
ngan IQ dan EQ padaseseorang?
A. Ya
B. Tidak
C. Mungkin
8. ApakahmenurutAnda IQ andatinggi ?
A. Ya
B. Tidak
C. Mungkin
9. MenurutAndalebihpentingmana IQ atauEQ ?
A. IQ
B. EQ
C. Keduanya
10. TahukahAndacarameningkatkan IQ danEQ ?
?
A. Lebihtekunbelajar
B. Diamsaja
C. Berdoa
12. Dapatkah IQ yang sudahtinggimenjadirendah ?
A. Bisa
B. TidakBisa
C. Mungkin
13. Apakah IQ orang desadan orang kotaituberbeda ?
A. Berbeda
B. TidakBerbeda
14. BagaimanaprestasiAndaketikaAndatahutingat IQ
dan EQ Anda ?
A. Meningkat
B. Menurun
C. BiasaSaja
15. BagaimanareaksiAndaketikaandatahutingkat IQ
dan EQ Anda?
A. Senang
B. Sedih
C. BiasaSaja
16. Apa yang Andalakukanjika IQ dan EQ
Andarendah ?
A. BelajarLebihTekun
B. DiamSaja
C. BiasaSaja
18. Apakahandamerasamalumempunyai IQ dan EQ
rendah?
A. Ya
B. Tidak
C. BiasaSaja
19. Apakah yang Andalakukanjika IQ dan EQ
andatinggi ?
A. Bangga
B. TidakBangga
20. Apa yang AndalakukanjikatemanAndatahu IQ dan
EQ andaTinggi?
A. Bangga
B. TidakBangga