• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGARUH IQ DAN EQ TERHADAP PENDIDIKAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "PENGARUH IQ DAN EQ TERHADAP PENDIDIKAN "

Copied!
52
0
0

Teks penuh

(1)

1 .Kedua orang tua kami yang

sudahmendidikdanmembimbing kami sampaisaatini. 2 .Walikelas XI IPS 1 Ibu Karolina Elnusantari.SPd. 3 .Teman-temankelas XI IPS 1 yang selalu

memberimotivasidalampenyelesaiankaryatulisini.

LEMBARAN PERSETUJUAN

Nama : 1. AnnisaNuraini

2. AsriNafisah .H.

3. Hafiz Nurfauzi

4. IdhamMinaldi

5. RediRahadianBagaskara

Kelas :XI IPS 1

Judul : Pengaruh IQ dan EQ

TerhadapPendidikandanPrestasiSiswa.

(2)

Karyatulisinitelahdibacadandisetujuioleh :

Guru Bahasa Indonesia

Karolina Elnusantari.SPd

NIP 19780917200604202

Tanggal Disetujui : April 2014

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang

Maha Esa yang senantiasa melimpahkan

rahmat-Nyakepada kami untuk dapat menyelesaikan karya

tulis yang berjudul “ Pengaruh IQ dan EQ Terhadap

Pendidikandan Prestasi Siswa”.

Kami mengucapkan terimakasih kepada

pembimbing kami ,Ibu Karolina Elnusantari.SPd yang

telah membantu dalam proses pembuatan karya tulis

ini . Kami juga mengucapkan terimakasih kepada

(3)

terdapat kekurangan oleh karena itu , kami

menerimakritikdan saran yang membangun demi

kesempurnaan karya tulis ini.

(4)

4

Besar harapan karya tulis ini dapat bermanfaat

bagi siapapun yang membacanya.

Depok, April 2014

Penulis ,

(5)

KATA PENGANTAR iii

(6)
(7)

maka kemajuan teknologi pun semakin

meningkat untuk mengelola teknologi. Sumber

daya manusia yang baik dapat mengikuti

perkembangan zaman sehingga pendidikan yang

baik sangat dibutuhkan untuk melatih kerja otak

dan keterampilan manusia .Pada saat ini, dunia

pendidikan telah memberi kemudahan bagi para

guru untuk dapat mengetahui seberapa cepat

kemampuan para siswa yang memiliki

kemampuan otak yang berbeda-beda.Demi lebih

mengoptimalkan kerja otak maka diperlukan tes

untuk mengetahui kemampuan kerja otak para

siswa sehingga dapat membedakan perlakuan

dalam mendidik para siswa sesuai dengan

(8)

kemampuan dalam menangkap materi pelajaran

yang telah diberikan oleh para guru.

(9)

Kemampuan kerja otak dibedakan menjadi dua

bagian yang berbeda namun saling berkaitan yaitu, IQ

(Intelegence Quotient) dan EQ (Emotional Quotient).

IQ tidak dapat berkembang. Jika seseorang telah

dilahirkan dengan IQ sedang maka IQ-nya tidak akan

bisa bertambah lagi ataupun berkurang.

EQ dapat tumbuh seiring pertumbuhan

seseorang sejak lahir hingga meninggal

dunia.Pertumbuhan EQ dipengaruhi oleh lingkungan

keluarga, dan contoh-contoh yang didapat seseorang

sejak lahir dari orang tuanya.

Banyaknya perbedaan kemampuan kerja otak

setiap siswa, maka kami ingin mengkaji pengaruh IQ

(Intelegent Qoutient) dan EQ (Emotional Quotient)

prestasi belajar siswa.

(10)

4

Adapun identifikasi masalah dari uraian latar

belakang diatas adalah sebagai berikut :

1. Bagaimana pengaruh tingkat IQ dan EQ

terhadap prestasi siswa ?

2. Mengapa tingkat IQ dan EQ diperlukan bagi

para pelajar ?

3. Bagaimana cara agar dapat menstabilkan

tingkat IQ dan EQ?

4. Siapa sajakah yang perlu diketahui tingkatan IQ

dan EQ?

5. Kapan diperlukannya tingkat IQ dan EQ

tersebut?

6. Bagaimana perbedaan antara IQ dan EQ ?

(11)

Berdasarkan identifikasi masalah di atas,

penulismerumuskanya yaitu Bagaimana Pengaruh IQ

dan EQ terhadap Prestasi Siswa ?

D. Pembatasan Masalah

Berdasarkan perumusan masalah tersebut,

penulis merumuskanmasalah yaitu Pengaruh IQ dan

EQ terhadap Prestasi Siswa di SMAN 4 Depok .

E. Kegunaan penelitian

Kegunaan dari penelitian yang dilakukan adalah

sebagai berikut :

1. Sebagai bahan informasi kepada para siswa

dalam menstabilkan tingkat IQ dan EQ

2. Menambah pengetahuan bagi siswatentang

menstabilkan tingkat IQ dan EQ

3. Dapat memberi pemahaman kepada siswa

(12)

6

D. Sistematika Penulisan

Penulisan karya tulis ini memiliki sistematika

yang terdiri atas :

BAB I PENDAHULUAN

Meliputi latar belakang, identifikasi masalah,

perumusan masalah, pembatasan masalah, kegunaan

penelitian, dan sistematika penulisan.

BAB II DESKRIPSI TEORI DAN KERANGKA

BERPIKIR

Deskripsi teori meliputi hakikat IQ, dan kerangka

berpikir.

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

Meliputi tujuan penelitian, metode penelitian,

waktudan tempat penelitian, teknik pengambilan

sampel, objek penelitian, instrumen penelitian, teknik

(13)

BAB IV PEMBAHASAN

Meliputi hasil penelitian dan Analisis hasil

penelitian.

BAB V PENUTUP

(14)

BAB II

DESKRIPSI TEORI DAN KERANGKA BERPIKIR

A. Deskripsi Teori

1. Hakikat IQ

IQ Ialah istilah kecerdasan manusia dalam

kemampuan untuk menalar, perencanaan sesuatu,

kemampuan memecahkan masalah, belajar,

pemahaman gagasan, berpikir, penggunaan bahasa

dan lainnya.1

IQ (intelligence quotient) adalah istilah umum yang digunakan untuk menjelaskan

sifat pikiran yang mencakup sejumlah kemampuan,

seperti

kemampuanmenalar,merencanakan,memecahkanmas

alah, berpikir abstrak, memahami gagasan,

menggunakan bahasa, dan belajar.2

8

1. http:/fadhlyashary.blogspot.com/2012/04/pengertian-iq-eq-sq-dan-esq-html,diunduh pada 19 Februari 2014, pukul 15.43 WIB

(15)

Kecerdasan Intelektual (IQ) adalah ukuran

kemampuan intelektual, analisis, logika, dan rasio

seseorang. IQ merupakan kecerdasan otak untuk

menerima, menyimpan, dan mengolah informasi

menjadi fakta.3

(16)

10

2. Hakikat Teori EQ

Kecerdasan emosional (EQ ) adalah

kemampuan pengendalian diri sendiri,semangat,

dan ketekunan, serta kemampuan untuk

memotivasi diri sendiri dan bertahan menghadapi

frustrasi, kesanggupan untuk mengendalikan

dorongan hati dan emosi, tidak melebih-lebihkan

kesenangan, mengatur suasana hati dan

menjaga agar beban stress tidak melumpuhkan

kemampuan berpikir, untuk membaca perasaan

terdalam orang lain (empati) dan berdoa, untuk

memelihara hubungan dengan sebaik-baiknya,

kemampuan untuk menyelesaikan konflik, serta

untuk memimpin diri dan lingkungan sekitarnya.4

EQ (EmotionalQuotient) adalahkemampuanseseorang

untukmenerima, menilai, mengelola, serta

(17)

mengontrol emosi dirinya dan oranglain di

sekitarnya.5

(18)

Kecerdasan Emosional (EQ) adalah kemampuan

mengenali perasaan sendiri dan perasaan orang lain,

kemampuan memotivasi diri sendiri, serta kemampuan

mengolah emosi dengan baik pada diri sendiri dan

orang lain.6

3. Hakikat Teori Prestasi

Menurut Kamus Umum Bahasa Indonesia

“Prestasi adalah hasil yang telah dicapai

(dilakukan, dikerjakan dan sebagainya)”.

Sedangkan menurut W.S Winkel (1996:165)

“Prestasi adalah bukti usaha yang telah dicapai.7

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia,

prestasi diartikan sebagai hasil usaha yang

dicapai dari apa yang dikerjakan atau yang

diusahakan. Seseorang dianggap berprestasi,

jika dia telah meraih sesuatu

6. http://birohmah.unila.ac.id/mahasiswa-harus-cerdas-secara-emosional-intelektual-dan-spiritual/, diunduh pada 19 Februari 2014, pukul 16.03 WIB

(19)

Menurut Purwodaminta prestasi adalah standart test

untuk mengukur kecakapan atau pengetahuan bagi

seseorang didalam satu atau lebih dari garis-garis

pekerjaan atau belajar. Dalam kamus populer prestasi

ialah hasil sesuatu yang telah dicapai.9

Menurut Drs. H. Abu Ahmadi

menjelaskan Pengertian Prestasi Belajar sebagai

berikut: Secara teori bila sesuatu kegiatan dapat

memuaskan suatu kebutuhan, maka ada

kecenderungan besar untuk mengulanginya.

Sumber penguat belajar dapat secara ekstrinsik

(nilai, pengakuan, penghargaan) dan dapat

secara ekstrinsik (kegairahan untuk menyelidiki,

mengartikan situasi).10

8. http://belajarpsikologi.com/pengertian-prestasi-belajar/, diunduh pada 19 Februari 2014, pukul 16.15 WIB

(20)

Kata prestasi berasal dari bahasa Belanda yaitu

”Presesatie” yang kemudian dalam bahasa Indonesia

menjadi ”Prestasi” yang berarti hasil usaha.11

Sedangkan menurut Mas’ud Hasan Abdul Qohar

berpendapat prestasi adalah apa yang telah

diciptakan, hasil yang menyenangkan hati yang

diperoleh dengan jalan keuletan kerja.12

Sementara itu Widodo dalam Kamus Ilmiah

Populer berpendapat, bahwa prestasi adalah hasil

yang telah dicapai.Pada umumnya prestasi ini

digunakan untuk menunjukkan suatu pencapaian

tingkat keberhasilan tentang suatu tujuan atau bukti

suatu keberhasilan.13

Menurut Sardiman A.M “Prestasi adalah

kemampuan nyata yang merupakan hasil interaksi

antara berbagai faktor yang mempengaruhi baik dari

dalam maupun dari luar individu dalam belajar”.14

Sedangkan pengertian prestasi menurut A.

(21)

.

10.

(22)

16

B. Kerangka Berpikir

IQ adalah suatu ukuran kemampuan pada

seseorang untuk melakukan aktifitas seperti menalar,

memecahkan permasalahan, dan lainnya yang

menggunakan fungsi kinerja otak.

EQ adalah suatu ukuran kemampuan pada

seseorang untuk melakukan hal-hal seperti

pengendalian emosi dan pengendalian diri yang

menggunakan hati nurani dan perasaan.

Prestasi adalah hasil yang telah dicapai dari

semua usaha yang telah dilakukan seseorang dalam

hal-hal tertentu.

Tingkat IQ dan tingkat EQ berperan sangat besar

pada prestasi siswa, terutama prestasi belajar.Karna

IQ erat kaitan nya dengan fungsi otak yang digunakan

untuk mengerjakan semua kegiatan untuk mencapai

(23)

menyeimbangankan diri lewat tingkat emosi pada

setiap orang. Tingkat emosi berperan dalam cara pola

fikir seseorang terhadap hal apapun, baik pada orang

lain maupun pada diri nya sendiri. Jika tingkat IQ dan

tingkat EQ seimbang maka prestasi yang akan dicapai

(24)

BAB III

METODOLOGI PENELITIAN

A. Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut :

1. Mengetahui bagaimana pengaruh tingkat IQ dan

tingkat EQ terhadap prestasi belajar siswa.

2. Memberikan informasi tentang pentingnya IQ dan

EQ pada para pembaca.

B. Metode Penelitian

Penelitian tentang pengaruh tingkat IQ dan

tingkat EQ ini menggunakan metode kuantitatif, atau

biasadisebut juga dengan metode survai.

C. Waktu dan Tempat Penelitian.

Waktu :25 Maret 2014

Tempat :SMAN 4 DEPOK

(25)

D. Teknik Pengambilan Sampel

Teknik pengambilan sampel yang digunakan

didalam penelitian ini dengan cara random acak yaitu

dari beberapa kelas , kami hanya mengambil 20

Instrumen penelitian yang digunakan didalam

penilitian ini adalah berupa angket, computer dan

internet .

G. Teknik Pengumpulan Data

Adapun teknik pengumpulan data adalah

menggunakan survai, dimana data dikumpuulkan

dengan cara menyebarkan angket yang berisi

pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan

(26)

20

untuk para siswa siswi SMAN 4 DEPOK sebagai

sampel.

H .Teknik Analisis Data

Semua data yang diperoleh dari angket yang

sudah disebarkan dan sudah di jawab oleh para

sampel kemudian kami menggunakan teknik analisis

kuantitatif lalu kami masukan ke dalam laporan berupa

tabel yang didalam nya terdapat jumlah orang yang

memilih setiap option yang sudah di sediakan.

Penelitian kuantitatif adalah penelitian yang

menekankan pada jumlah data yang diperoleh,

sehingga data yang digunakan untuk mengisi laporan

adalah berupa angka-angka. Selanjutnya kami tarik

kesimpulan dengan cermat dan hati-hati berdasarkan

jumlah data yang sudah diperoleh dari angket yang

sudah disebarkan sebelumnya.

Analisis data ini dilakukan setelah semua angket

telah tersebar dan sudah terjawab oleh para siswa dan

(27)

kesimpulan. Analisis data ini melalui tiga tahap utama,

yaitu: penyebaran angket, pengumpulan data,

(28)

BAB IV PEMBAHASAN A. Tabel Penelitian

HASIL LAPORAN

1. Apakah Anda mengetahui tentang IQ dan EQ?

Option A. Ya B. Tidak C. Jawaban

Lain

1. Jumlah Sampel 17 2 1

2. Presentase 85% 10% 5%

2. Menurut Anda, pentingkah IQ dan EQ?

Option A. Ya B. Tidak C. Jawaban

Lain

(29)

1. Jumlah Sampel 20 0 0

2. Presentase 100% 0% 0%

3. Apakah tes IQ dan EQ berguna bagi Anda?

Option A. Ya B. Tidak C. Jawaban

Lain

1. Jumlah Sampel 20 0 0

2. Presentase 100% 0% 0%

4. Apakah IQ dan EQ dapat menentukan

kesuksesan prestasi akademik Anda?

Option A. Ya B. Tidak C. Jawaban

Lain

1. Jumlah Sampel 10 10 0

2. Presentase 50% 50% 0%

5. Bagaimana sikap Anda ketika mengetahui teman

Anda mempunyai IQ dan EQ rendah?

Option A.

Men-2. Presentase 0% 15% 85%

6. Apakah Anda sudah melakukan tes IQ

sebelumnya ?

(30)

24

1. Jumlah Sampel 19 0 1

2. Presentase 95% 0% 5%

7. Apakah Anda megetahui tentang batas waktu

perkembangan IQ dan EQ pada seseorang?

Option A. Ya B. Tidak C. Mungkin

1. Jumlah Sampel 4 16 0

2. Presentase 20% 80% 0%

8. Apakah IQ Anda tinggi ?

Option A. Ya B. Tidak C. Mungkin

1. Jumlah Sampel 11 4 5

2. Presentase 55% 20% 25%

9. Menurut Anda lebih penting mana IQ atau EQ ?

Option A. IQ B. EQ C. Keduanya

1. Jumlah Sampel 5 2 13

2. Presentase 25% 10% 65%

10. Tahukah Anda cara meningkatkan IQ dan EQ ?

Option A. Ya B. Tidak C. Mungkin

1. Jumlah Sampel 8 9 3

2. Presentase 40% 45% 15%

11. Apa yang Anda lakukan untuk meningkatkan IQ

(31)

Option A. Lebih

2. Presentase 85% 5% 10%

12. Dapatkah IQ yang sudah tinggi menjadi rendah ?

Option A. Bisa B. Tidak

Bisa

C. Mungkin

1. Jumlah Sampel 12 0 7

2. Presentase 60% 0% 35%

13. Apakah IQ orang desa dan orang kota itu

berbeda ?

2. Presentase 10% 20% 70%

14. Bagaimana prestasi Anda ketika Anda tahu tingat

IQ dan EQ Anda ?

Option A.

Meni-ngkat

B. Menurun C. Biasa Saja

1. Jumlah Sampel 8 1 11

(32)

26

15. Bagaimana reaksi Anda ketika anda tahu tingkat

IQ dan EQ Anda?

Option A.

Sena-ng

B. Sedih C. Biasa Saja

1. Jumlah Sampel 9 1 10

2. Presentase 45% 5% 50%

16. Apa yang Anda lakukan jika IQ dan EQ Anda

rendah ?

2. Presentase 85% 5% 10%

17. Apa yang Anda lakukan jika teman Anda tahu IQ

dan EQ Anda rendah?

Option A. Senang B. Sedih C. Biasa Saja

1. Jumlah Sampel 0 2 18

2. Presentase 0% 10% 90%

18. Apakah Anda merasa malu mempunyai IQ dan

(33)

Option A. Ya B. Tidak C. Biasa

Saja

1. Jumlah Sampel 2 9 9

2. Presentase 10% 45% 45%

19. Apakah yang Anda lakukan jika IQ dan EQ anda

tinggi ?

Option A. Bangga B. Tidak

Bangga

C. Biasa

Saja

1. Jumlah Sampel 10 1 9

2. Presentase 50% 5% 45%

20. Apa yang Anda lakukan jika teman Anda tahu IQ

dan EQ anda Tinggi?

Option A. Bangga B. Tidak

Bangga

C. Biasa

Saja

1. Jumlah Sampel 4 0 16

(34)

28

B. Analisis Hasil Penelitian

Dari 20 orang yang sudah menjawab

beberapa pertanyaan, pada pertanyaan pertama

yaitu apakah mereka mengetahui tentang IQ Dan

EQ , ada 17 orang dengan presentase 85%

yang memilih jawaban ya , sedangkan 2 orang

dengan presentase 10% yang memilih jawaban

tidak dan 1 orang lain dengan presentase 5%

yang menjawab dengan jawaban lain.

Pada pertanyaan yang kedua yaitu

menurut mereka pentingkah IQ dan EQ .dari 20

orang yang sudah menjawab semua nya

menjawab jawaban iya dengan presentase 100%

sedangkan jawaban tidak dan jawaban lain tidak

ada yang memilih .

Pada pertanyaan ke tiga yaitu apakah tes

(35)

yang menjawab jawaban iya dengan presentase

Pada pertanyaan ke lima yaitu bagaimana

sikap mereka ketika mngetahui teman mereka

mempunyai IQ dan EQ yang rendah sebanyak 3

orang dengan presentase 15% memilih jawaban

mendekat dan sisa nya sebanyak 17 orang

dengan presentase 85% memilih jawaban biasa

(36)

30

Pada pertanyaan ke enam yaitu apakah

mereka sudah melakukan tes IQ sebelumnya

sebanyak 19 orang dengan presentase 95%

memilih jawaban sudah dan sisanya yaitu 1

orang dengan presentase 5% memilih jawaban

mungkin.

dengan presentase 80% memilih jawaban tidak.

Pada pertanyaan ke delapan yaitu

pertanyaan yang menanyakan apakah IQ

mereka tinggi sebanyak 11 orang dengan

presentase 55% menjawab iya, 4 orang dengan

(37)

sebanyak 5 orang dengan presentase 25%

menjawab mungkin.

Pada pertanyaan ke Sembilan yaitu

menurut mereka lebih penting mana antara IQ

dan EQ, sebanyak 5 orang dengan presentase

25% menjawab IQ dan 2 orang dengan

presentase 10% menjawab EQ, sisa nya

sebanyak 13 orang dengan presentase 65%

menjawab kedua nya.

Pada pertanyaan ke sepuluh yaitu tahukah

mereka cara untuk meningkatkan IQ dan EQ,

sebanyak 8 orang dengan presentase 40%

memilih jawaban ya dan 9 orang dengan

presentase 45% memilih jawaban 45%

sedangkan yang lainnya yaitu sebanyak 3 orang

(38)

32

Pada pertanyaan ke sebelas yaitu apa

yang mereka lakukan untuk meningkatkan IQ

mereka sebanyak 17 orang dengan presentase

85% memilih jawaban lebih tekun belajar, 1

orang dengan presentase 5% memilih jawaban

biasa saja dan sisa nya sebanyak 2 orang

dengan presentase 10% memilih jawaban

berdoa.

Pada pertanyaan ke dua belas yaitu

dapatkah IQ yang sudah tinggi menjadi rendah,

sebanyak 12 orang dengan presentase 60%

memilih jawaban bisa, dan 7 orang dengan

presentase 35% memilih jawaban mungkin.

Pada pertanyaan ke tiga belas yaitu

apakah IQ antara orang kota dan orang desa

berbeda, sebanyak 2 orang dengan presentase

10% memilih jawaban berbeda, 4 orang dengan

(39)

dan sisanya memilih mungkin yaitu sebanyak 14

orang dengan presentase 70%.

Pada pertanyaan ke empat belas yaitu

bagaimana prestasi mereka ketika mereka telah

mengetahui tingkat IQ dan EQ mereka, sebanyak

8 orang dengan presentase 40% memilih

jawaban meningkat, dan 1 orang dengan

presentase 5% memilih jawaban menurun sisa

nya sebanyak 11 orang dengan presentase 55%

memilih jawaban biasa saja.

(40)

34

Pada pertanyaan ke enam belas yaitu apa

yang akan mereka lakukan ketika IQ dan EQ

mereka rendah, sebanyak 17 orang dengan

presentase 85% memilih jawaban lebih tekun

belajar, 1 orang dengan presentase 5% memilih

jawaban diam saja dan sisanya sebanyak 2

orang dengan presentase 10% memilih jawaban

berdoa.

Pada pertanyaan ke tujuh belas yaitu apa

yang mereka lakukan jika teman mereka tahu IQ

dan EQ mereka rendah, sebanyak 2 orang

dengan presentase 10% memilih jawaban sedih

dan 18 orang dengan presentase 90% memilih

jawaban biasa saja.

Pada pertanyaan ke delapan belas dengan

pertanyaan apakah mereka merasa malu

mempunyai IQ dan EQ rendah, sebanyak 2

(41)

ya, 9 orang dengan presentase 45% memilih

jawaban tidak dan sisa nya sebanyak 9 orang

dengan presentase 45% memilih jawaban biasa

saja.

Pada pertanyaan ke Sembilan belas yaitu

apakah yang mereka lakukan jika IQ dan EQ

mereka tinggi, sebanyak 10 orang dengan

presentase 50% memilih jawaban bangga, 1

orang dengan presentase 5% memilih jawaban

tidak bangga dan sisa nya memilih jawaban

biasa saja sebanyak 9 orang dengan presentase

45%.

Pada pertanyaan ke dua puluh yaitu apa

yang mereka lakukan jika teman mereka tahu IQ

dan EQ mereka tinggi, sebanyak 4 orang dengan

presentase 20% memilih jawaban bangga dan 16

orang dengan presentase 80% memilih jawaban

(42)
(43)

Prestasi yang baik dapat diperoleh dari usaha

dan kerja keras, selain itu diperlukan pula IQ dan

EQ yang berimbang. Jika IQ dan EQ sudah

seimbang maka dalam proses belajar mengakar

pun akan lebih mudah untuk menyerap pelajaran

yang telah dipelajari.

Selain itu, berdoa juga dibutuhkan untuk

mendapatkan prestasi yang lebih baik lagi. Selain

itu tingkat IQ dan EQ juga harus diasah setiap saat

karna jika hanya di biarkan begitu saja tingkat IQ

dan EQ itu akan menurun.

(44)

38

B. Saran

Untuk mendapatkan Prestasi yang baik,

kita perlu untuk terus meningkatkan tingkat IQ

dan EQ kita hingga mencapai tingkat yang

berimbang dan tinggi.Maka diperlukan

usaha-usaha lebih dalam meningkatkan tingkat IQ dan

EQ, seperti lebih rajin belajar dan lebih sering

(45)

http://birohmah.unila.ac.id/ mahasiswa-harus-cerdas-secara-emosional-intelektual-dan-spiritual/. http://www.hmministry.com/2011/03/1355/EQ_vsIQ.

GBI.

http://belajarpsikologi.com/pengertian-prestasi-belajar/.

(46)

LAMPIRAN

ANGKET

1. ApakahAndamengetahuitentang IQ dan EQ?

A. Ya

B. Tidak

C. Jawaban Lain

2. MenurutAnda, pentingkah IQ dan EQ?

A. Ya

B. Tidak

C. Jawaban Lain

3. Apakahtes IQ dan EQ bergunabagiAnda?

A. Ya

B. Tidak

(47)

C. Jawaban Lain

5. BagaimanasikapAndaketikamengetahuitemanAnda

mempunyai IQ dan EQ rendah?

A. Menjauh

B. Mendekat

C. BiasaSaja

6. ApakahAndasudahmelakukantes IQ sebelumnya ?

A. Sudah

B. Belum

(48)

7. ApakahAndamegetahuitentangbataswaktuperkemba

ngan IQ dan EQ padaseseorang?

A. Ya

B. Tidak

C. Mungkin

8. ApakahmenurutAnda IQ andatinggi ?

A. Ya

B. Tidak

C. Mungkin

9. MenurutAndalebihpentingmana IQ atauEQ ?

A. IQ

B. EQ

C. Keduanya

10. TahukahAndacarameningkatkan IQ danEQ ?

(49)

?

A. Lebihtekunbelajar

B. Diamsaja

C. Berdoa

12. Dapatkah IQ yang sudahtinggimenjadirendah ?

A. Bisa

B. TidakBisa

C. Mungkin

13. Apakah IQ orang desadan orang kotaituberbeda ?

A. Berbeda

B. TidakBerbeda

(50)

14. BagaimanaprestasiAndaketikaAndatahutingat IQ

dan EQ Anda ?

A. Meningkat

B. Menurun

C. BiasaSaja

15. BagaimanareaksiAndaketikaandatahutingkat IQ

dan EQ Anda?

A. Senang

B. Sedih

C. BiasaSaja

16. Apa yang Andalakukanjika IQ dan EQ

Andarendah ?

A. BelajarLebihTekun

B. DiamSaja

(51)

C. BiasaSaja

18. Apakahandamerasamalumempunyai IQ dan EQ

rendah?

A. Ya

B. Tidak

C. BiasaSaja

19. Apakah yang Andalakukanjika IQ dan EQ

andatinggi ?

A. Bangga

B. TidakBangga

(52)

20. Apa yang AndalakukanjikatemanAndatahu IQ dan

EQ andaTinggi?

A. Bangga

B. TidakBangga

Referensi

Dokumen terkait

didalam suatu interaksi dengan lingkungannya. Prestasi belajar pada hakekatnya merupakan cerminan dari usaha belajar. Semakin baik usaha belajar siswa, semakin baik

Agar usaha tersebut berhasil, selain bekerja keras wirausaha harus mampu mengembangkan hubungan dengan pelanggan dan distributor, selain itu yang merupakan tujuan yang kritis

konsumsi yang rasional diperlukan peran keluarga yang baik, selain itu diperlukan literasi ekonomi yang baik pula. Sehingga dalam penelitian ini literasi sebagai variabel

Berdasarkan hasil analisis penelitian pengaruh tingkat kecerdasan intelektual dan kecerdasan emosional terhadap prestasi belajar penjasorkes siswa di SMP Negeri 15

Selain itu, perusahaan harus memperhatikan sampai sejauh mana pengaruh disiplin kerja dan peranan komunikasi terhadap prestasi kerja karyawan, sehingga akan

Peneliti tertarik untuk melaksanakan penelitian dengan judul “ pengaruh Intellegence Quotien (IQ), Emotional Quotien (EQ), dan Spiritual Quotien (SQ) Terhadap

Selain itu diperoleh pula hasil bahwa pendekatan metakognitif lebih efektif dibanding pendekatan konvensional ditinjau dari prestasi belajar siswa dan kemampuan berpikir kritis,

Untuk pencapaian tujuan tersebut, selain diperlukan perencanaan yang baik tentunya tergantung pula pada kompensasi yang memadai, tingkat pendidikan yang sesuai dengan tugas dan fungsi