Informasi Dokumen
- Sekolah: Kementerian Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat
- Mata Pelajaran: Prosedur Perizinan
- Topik: Prosedur Perizinan Pemanfaatan Bagian-Bagian Jalan Nasional
- Tipe: surat edaran
- Tahun: 2017
- Kota: Jakarta
Ringkasan Dokumen
I. UMUM
Surat Edaran ini disusun untuk menetapkan prosedur perizinan pemanfaatan bagian-bagian jalan nasional, termasuk jalan tol. Tujuannya adalah untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan perizinan, serta untuk memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat. Prosedur ini juga bertujuan untuk memastikan bahwa semua pihak yang terlibat dalam pemanfaatan jalan nasional memahami proses dan persyaratan yang diperlukan.
II. DASAR PEMBENTUKAN
Dasar pembentukan prosedur ini merujuk kepada beberapa peraturan perundang-undangan yang relevan, termasuk Peraturan Pemerintah tentang Jalan Tol dan Jalan. Peraturan ini memberikan kerangka hukum yang jelas untuk pengaturan dan pemanfaatan jalan nasional, serta mendukung implementasi prinsip good governance dalam pengelolaan infrastruktur jalan.
III. MAKSUD DAN TUJUAN
Maksud dari penetapan Surat Edaran ini adalah untuk menjadi panduan dalam pelaksanaan pelayanan perizinan pemanfaatan bagian-bagian jalan nasional. Tujuan utamanya adalah untuk memastikan bahwa proses perizinan dilakukan secara efektif, efisien, dan transparan, serta memenuhi kebutuhan masyarakat sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
IV. RUANG LINGKUP
Ruang lingkup prosedur ini mencakup izin pemanfaatan ruang milik jalan untuk jalan nasional non tol dan jalan tol. Ini termasuk izin pemanfaatan ruang milik jalan tol, rekomendasi pemanfaatan ruang pengawasan jalan tol, dan dispensasi penggunaan ruang manfaat jalan tol untuk kendaraan berat. Setiap jenis perizinan memiliki prosedur dan persyaratan yang berbeda.
V. PROSEDUR PERIZINAN PEMANFAATAN BAGIAN-BAGIAN JALAN NASIONAL (NON TOL)
Prosedur perizinan untuk bagian-bagian jalan nasional non tol dilakukan oleh Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional. Dalam hal jalan nasional berada di DKI Jakarta, izin ditetapkan oleh Gubernur setelah mendapatkan rekomendasi teknis. Prosedur rinci dan langkah-langkah yang harus diikuti tercantum dalam Lampiran I surat edaran ini.
VI. PROSEDUR PERIZINAN PEMANFAATAN BAGIAN-BAGIAN JALAN TOL
Pihak yang berwenang mengeluarkan izin pemanfaatan ruang milik jalan tol termasuk Direktur Jenderal Bina Marga dan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol. Prosedur ini mencakup berbagai jenis izin, seperti izin pemanfaatan ruang milik jalan tol dan izin pembangunan infrastruktur yang melintas jalan tol. Rincian lebih lanjut terdapat dalam Lampiran II.
VII. SARANA, PRASARANA, DAN/ATAU PELAYANAN
Untuk melaksanakan pelayanan izin, setiap unit kerja harus menyiapkan tenaga yang kompeten, sarana prasarana, serta sistem informasi perizinan yang dapat diakses secara online. Monitoring dan evaluasi juga diperlukan untuk memastikan pelayanan perizinan berjalan dengan baik dan sesuai dengan standar yang ditetapkan.