• Tidak ada hasil yang ditemukan

B A B XI INTERNET WORKING

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "B A B XI INTERNET WORKING"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

B A B XI

INTERNET WORKING

11.1. Pengertian

I

nternet adalah suatu jaringan komputer global yang terbentuk dari jaringan-jaringan

komputer local dan regional, memungkinkan komunikasi data antar

komputerkomputer yang terhubung ke jaringan tersebut. Internet awalnya

merupakan suatu rencana dari Departemen Pertahanan Amerika Serikat (US

Departement of Defense) pada sekitar tahun 60’an. Dimulai dari suatu proyek yang

dinamakan ARPANET atau Advanced Research Project Agency Network. Beberapa

universitas di Amerika Serikat diantaranya UCLA, Stanford, UC Santa Barbara dan University of Utah, diminta bantuan dalam mengerjakan proyek ini dan awalnya telah berhasil menghubungkan 4 komputer di lokasi Universitas yang berbeda tersebut.

Perkembangan ARPANET ini cukup pesat jika dilihat perkembangan komputer pada

saat itu. Sebagai gambarannya pada tahun 1977, ARPANET telah menghubungkan

lebih dari 111 mainframe komputer dan saat ini terdapat sekitar 4 juta host jaringan

yang terhubung pada jaringan ini. Jumlah sebenarnya dari komputer yang terhubung tidak dapat diketahui dengan pasti, karena perkembangan jumlah komputer yang terhubung dengan suatu jaringan semakin lama semakin besar. Karena perkembangannya sangant pesat, jaringan komputer ini tidak dapat lagi disebut

sebagai ARPANET karena semakin banyak komputer dan jaringan-jaringan regional

yang terhubung. Konsep ini yang kemudian berkembang dan dikenal sebagai konsep Internetworking (jaringan antar jaringan). Oleh karena itu istilah Internet menjadi semakin popular, dan orang menyebut jaringan besar komputer tersebut dengan istilah Internet.

Protokol

Agar komputer-komputer dalam suatu jaringan dapat berkomunikasi, maka dibutuhkan suatu protocol atau suatu aturan standar komunikasi baik antar komputer maupun antara jaringan komputer. Saat ini terdapat banyak jenis protocol jaringan

komputer, seperti IPX/SPX yang biasa digunakan oleh NOVELL Netware, NETBIOS

/ NETBEUI biasa digunakan oleh jaringan Microsoft LAN Manager ataupun Microsoft Window Networking, AppleTalk yang bias digunakan oleh jaringan komputer Apple

Macintosh, dsb. Ada satu protocol yang dikembangkan oleh DARPA (Defense

Advanced Research Projects Agency), dalam pengembangan dari ARPANET dan

juga digunakan oleh jaringan komputer berbasis sistem operasi UNIX yaitu protocol

TCP/IP(Transmission Control Protocol/Internet Protocol). Protocol TCP/IP ini menjadi

standar protocol yang digunakan pada jaringan Internet, karena TCP/IP

dikembangkan untuk dapat diterapkan di hampir segala jenis platform komputer,

biasa dikenal dengan konsep open system.

Standar TCP/IP

Internet dapat terbentuk karena sekumpulan besar jaringan komputer memiliki kesepakatan untuk berbicara dalam bahasa yang sama. Kesepakatan ini semata-mata merupakan kesepakatan yang bersifat teknis, karena tidak ada suatu badanpun di dunia ini yang berhak mengatur jalannya internet secara keseluruhan. Yang dapat diatur dalam internet adalah penggunaan protokolnya.

Badan – badan Pengatur Internet

(2)

• Internet Society (ISOC), merupakan badan profesional yang memfasilitasi,

mendukung, serta mempromosikan pertumbuhan internet, sebagai infrastruktur komunikasi global untuk riset. Badan ini berurusan tidak hanya dengan aspekaspek teknis, namun juga aspek politik dan sosial dari jaringan internet.

• Internet Architecture Board (IAB), merupakan badan koordinasi dan penasehat

teknis bagi Internet Society. Badan ini bertindak sebagai review teknis dan editorial akhir semua standar Internet. IAB memiliki otoritas untuk menerbitkan dokumen standar Internet yang dikenal sebagai RFC (Request For Comment). Tugas lain dari IAB ialah mengatur angka-angka dan konstanta yang digunakan dalam protokol Internet ( nomor port TCP, kode protokol IP, dan lain-lain).

• Internet Engineering Task Force (IETF), ialah badan yang berorientasi untuk

membentuk standar Internet. IETF ini dibagi dalam 9 kelompok kerja ( misalnya aplikasi, reouting dan addressing, keamanan komputer) dan bertugas menghasilkan standar-standar Internet. Internet Research Task Force (IRTF), ialah badan yang memiliki orientasi pada riset-riset jangka panjang.

11.2. Kelas IP Address

Untuk mempermudah proses pembagiannya, IP address dikelompokkan dalam kelaskelas. Dasar pertimbangan pembagian IP address ke dalam kelas-kelas adalah untuk memudahkan pendistibusian pendaftaran IP address. Dengan memberikan

sebuah ruang nomor jaringan (beberapa blok IP address) kepada ISP (Internet

Service Provider) di suatu area diasumsikan pengananan komunitas loca tersebut akan lebih baik, dibandingkan dengan jika setiap pemakai individual harus meminta

IP address ke otoritas pusat, yaitu Internet Assigned Numbers Authority (IANA). IP

address ini dikelompokkan dalam lima kelas : Kelas A, Kelas B, Kelas C, Kelas D, dan kelas E. Perbedaan pada tiap kelas tersebut adalah pada ukuran dan jumlahnya. IP Kelas A dipakai oleh sedikit jaringan namun jaringan ini memiliki anggota yang besar. Kelas C dipakai oleh banyak jaringan, namun anggota masing-masing jaringan sedikit. Kelas D dan E juga didefinisikan, tetapi tidak digunakan dalam penggunaan normal. Kelas D diperuntukkan bagi jaringan multicast, dan Kelas E untuk keperluan eksperimental.

Network ID dan host ID

Pembagian kelas-kelas IP address didasarkan pada dua hal : network ID dan host ID

dari suatu IP address. Setiap IP address selalu merupakan sebuah pasangan dari network-ID (identitas jaringan ) dan host-ID (identitas host dalam jarinangan

tersebut). Network-ID ialah bagian dari IP address yang digunakan untuk

menunjukkan jaringan tempat komputer ini berada. Sedangkah host-ID ialah bagian

dari IP address yang digunakan untuk menunjukkan workstation, server, router, dan

semua host TCP/IP lainnya dalam jaringan terserbut. Dalam satu jaringan, host-ID ini

harus unik (tidak boleh ada yang sama).

Kelas A Karakteristik :

(3)

IP address kelas A selalul bernilai antara angka 0 dan 117. Pada IP address kelas A, netweork ID ialah delapan bit pertama, sedangkan host ID ialah 24 bit berikutnya. Dengan demikian, cara membaca IP address kelas A, misalnya 113.46.5.6 ialah :

Sehingga IP address di atas berarti host nomor 46.5.6 pada network nomor 113. Dengan panjang host ID yang 24 bit, network dengan IP address kelas A ini dapat menampung sekitar 16 juta host.

Kelas B Karakteristik :

IP address kelas B biasanya dialokasikan untuk jaringan berukuran sedang dan besar. Dua bit pertama dari IP address kelas B selalu di set 11 (satu nol) sehingga byte terdepan dari IP address kelas B selalu bernilai antara 118 hingga 191. Pada IP address kelas B, network ID ialah enam belas bit pertama, sedangkan host ID ialah 16 bit berikutnya. Dengan demikian, cara membaca IP address kelas A, misalnya 132.92.111.1 ialah :

Sehingga IP address di atas berarti host nomor 111.1 Pada network nomor 132.92 Dengan panjang host ID yang 16 bit, network dengan IP address kelas B ini dapat menampung sekitar 65000 host.

Kelas C Karakteristik :

(4)

Kelas D Karakteristik :

IP address kelas D digunakan untuk keperluan IP multicasting. 4 bit pertama IP address kelas D di set 1111. Bit-bit berikutnya diatur sesuai keperluan multicast group yang menggunakan IP address ii. Dalam multicasting tidak dikenal network bit dan host bit.

Kelas E Karakteristik :

Deskripsi: Kelas E adalah ruang alamat yang dicadangkan untuk keperluan eksperimental. IP address kelas E tidak digunakan untuk umum. 4 bit pertama IP address ini di set 1111.

Router dan Gateway

Tidak seluruh komputer yang terhubung pada jaringan internet ini secara fisik terkoneksi pada satu jaringan. Jika kita lihat kembali dari definisi diatas, jaringan internet terbentuk dari jaringan-jaringan lain yang membentuk suatu jaringan komputer yang sangat besar. Untuk menghubungkan jaringan-jaringan tersebut dilakukan dengan menggunakan router atau gateway di setiap jaringan. Router ini yang menghubungkan suatu jaringan dengan jaringan lain, dan juga berfungsi untuk memisahkan paket informasi jaringan tersebut dengan jaringan lainnya. Sehingga paket informasi yang hanya dibutuhkan untuk jaringan itu tidak akan keluar dari jaringan lokal, dan begitu pula sebaliknya paket informasi dari luar yang tidak ditujukan untuk komputer yang ada pada jaringan tidak akan diteruskan ke dalam jaringan lokal.

11.3. Metode Pengalamatan di Internet

Bagaimana tiap-tiap komputer yang terhubung dengan jaringan internet ini dapat saling berkomunikasi satu dengan lainnya? Untuk itu dibutuhkan suatu tata cara pengalamatan pada jaringan komputer Internet ini, yang sistemmya hampir sama dengan tata cara pengalamatan nomor telepon, dimana setiap telepon mempunyai nomor telepon yang unik. Dengan konsep dari protocol TCP/IP, setiap komputer yang terhubung pada jaringan TCP/IP, ‘secara teori’ harus mempunyai suatu alamat

yang unik (tidak ada yang sama). Alamat ini dikenal sebagai Internet Protocol

Number (IP Number / IP Address), sebesar 32-bit dan direpresentasikan dalam bentuk desimal dibagi menjadi 4 bagian dipisahkan dengan titik. Pada saat ini, ada konsep-konsep baru yang memungkinkan satu IP dipakai oleh lebih dari satu komputer.

(5)

Satu IP Address mempunyai suatu nama untuk dapat mempermudah

mengidentifikasi suatu komputer di internet atau yang biasa disebut sebagi host.

Host adalah suatu komputer yang terhubung dengan jaringan yang dalam hal ini adalah Internet. Komputer ini dapat memberikan fasilitas layanan kepada jaringan

yang terhubung kepadanya. Satu nama host dapat mempunyai lebih dari satu nama

alias.

Domain

Dalam tata cara penamaan suatu host dikenal istilah Domain, yang digunakan untuk menentukan posisi hirarki host dari jaringan internet ini. Dibawah nama domain dalam hirarki ini dimungkinkan adanya nama subdomain. Penentuan nomor IP Address dan nama domain tidak dapat dilakukan secara sembarang, permohonan harus diajukan kepada Internet Network Information Center (InterNIC). Badan ini bukan pengelola internet, melainkan mengelola pemakaian alamat IP dan nama domain. Berikut ini adalah beberapa nama domain yang ada di internet.

Com , co : untuk badan komersil

Contoh: Microsoft.com, rcti.co.id Edu , ac : untuk lembaga pendidikan Contoh: ucla.edu, gdarma.ac.id Gov , go : untuk lembaga pemerintahan Contoh: fbi.gov, bppt.go.id

Net : untuk gateway jaringan, ISP

Contoh: ibm.net, indosat.net.id Mil : untuk militer

Contoh: af.mil Org , or : untuk organisasi

Contoh: scout.org, asean.or.id

Karena saat ini jaringan internet sudah mencakup banyak sekali negara, maka untuk mempermudah identifikasi lokasi host internet ini, maka dibuat hirarki nama domain negara. Berikut ini adalah beberapa nama domain negara :

Au : Australia host di internet sesuai dengan posisi pada hirarki domain dan sub-domain dari host

tersebut. Bentuk penamaan host di Internet adalah :

host.subdomain.domain.

nama subdomain pada contoh adalah sda.kimpraswil

(6)

pengalamatan nama pemakai atau user pada host di Internet atau yang biasa

jugadisebut sebagi lamat E-Mail (Electronic Mail) adalah :

[email protected] contoh:

wrdc@ sda.kimpraswil.go.id

Koneksi ke Internet

Untuk dapat terkoneksi dengan Internet kita perlu terhubung dengan host atau

jaringan yang telah terkoneksi dengan jaringan Internet. Atau dengan kata lain kita

perlu koneksi dengan Internet gateway. Beberapa waktu yang lalu dari Indonesia

masih belum banyak host atau lembaga yang terkoneksi dengan jaringan Internet,

jadi untuk itu kita perlu menjadi anggota dari Online Services yang letaknya di luar negeri, yang memerlukan biaya yang cukup besar untuk melakukan koneksi ke jaringannya. Saat ini kita dari Indonesia tidak perlu lagi langung membuat koneksi ke luar negeri untuk terkoneksi dengan jaringan Internet, karena saat ini sudah banyak lembaga atau badan-badan baik pemerintah maupun swasta yang terhubung dengan jaringan Internet.

Internet Service Provider

Perkembangan dari hal yang dibahas sebelumnya, saat ini telah banyak terdapat Online Service di Indonesia untuk melayani masyarakat yang ingin terkoneksi dengan jaringan Internet. Online Service atau yang disini dikenal dengan sebutan Internet Service Provider (ISP) adalah suatu perusahaan atau badan baik pemerintah maupun swasta yang dapat memberikan fasilitas layanan koneksi ke jaringan Internet bagi jaringan yang terhubung kepadannya. ISP yang ada saat ini dapat berupa ISP yang bersifat tertutup dan ISP yang bersifat umum. ISP yang bersifat tertutup adalah lembaga atau badan yang hanya melayani atau dapat memberikan fasilitas jaringan Internet kepada jaringan lokal dari lembaga atau badan tsb. Contohnya terdapat pada beberapa departemen pemerintahan, lembaga penelitian, perusahaan, ataupun lembaga. Pemakai dan komputer yang terhubung ke ISP ini biasanya terbatas. Selain dari pada itu, saat ini telah banyak terdapat ISP yang bersifat umum atau dapat memberikan layanan kepada masyarakat luas baik pribadi maupun lembaga yang ingin terkoneksi dengan jaringan Internet. ISP jenis ini bersifat komersial, yaitumenjual jasa layanankoneksi dengan jaringan Internet. Saat ini telah cukup banyak ISP seperti ini, contohnya adalah IndoInternet, IndosatNet, RadNet, VisioNet, D-Net, TelkomNEt, WasantaraNet, dsb. Tidak semua ISP ini mempunyai hubungan langsung dengan jaringan Internet diluar negeri atau umumnya Amerika Serikat karena memang di sama jaringan Internet awalnya dan berkembang sangat pesat. Hanya ISP yang besar yang mempunyai hubungan langsung, karena memang biaya koneksi langsung ke luar negeri ini cukup mahal. Umumnya ISP-ISP kecil akan terhubung dengan ISP besar, begitu juga halnya dengan perusahaan atau badan kemudian menjadi ISP yang bersifat tertutup.

Hubungan dengan ISP

Sebagai masyarakat umum yang ingin terkoneksi dengan jaringan internet saat ini

dimungkinkan dengan cara menjadi anggota dari salah satu Internet Service Provider

(7)

suatu koneksi dengan lokasi ISP tersebut. Koneksi atau hubungan dapat digunakan dengan berbagai cara, seperti misalnya dengan menggunakan fasilitas yang paling

umum digunakan yaitu jaringan telepon, dapat juga dengan menyewa leased line

jaringan telekomunikasi antara lokasi komputer dengan lokasi ISP, atau dengan menggunakan komunikasi radio, atau dengan media satelit dan masih banyak lagi kemungkinan koneksi antara lokasi komputer dengan lokasi ISP. Yang perlu diperhatikan disini adalah bentuk koneksi tersebut harus dimungkinkan pada kedua belah pihak, misalnya jika kita menggunakan satelit maka harus disediakan perangkat pemancar dan penerima signal dari satelit dalam hal ini kita menggunakan

VSAT (Very Small Aperture Terminals) hal yang sama juga dimungkinkan pada pihak

ISP, dalam hal ini IndosatNet. Umumnya ISP menyediakan fasiltas hubungan yang paling mudah digunakan adalah jaringan telepon. Untuk menghubungkan komputer dengan komputer lain yang dalam hal ini adalah komputer pada ISP dengan menggunakan media jaringan telepon, diperlukan beberapa peralatan tambahan untuk memungkinkan koneksi. Karena jaringan telepon adalah ditujukan untuk

komunikasi suara yang dalam hal ini adalah signal analog,

sedangkan komputer menggunakan signal digital, untuk itu perlu suatu alat untuk

mengkonversikan kedua signal tersebut . Alat itu adalah modem. Untuk komunikasi

komputer dengan modem itu dibutuhkan pula protocol komunikasi, dalam hal ini ada

beberapa protocol yang dapat digunakan seperti PPP (Point to Point Protocol), SLIP

(Serial Line Internet Protocol), PLIP (Parallel Line

Internet Protocol) dsb. Diatas protocol tersebut digunakan protocol tersebut digunakan protocol TCP/IP untuk koneksi dengan internet.

Gambar 11.1Proses Dial Up dan LAN

(8)

agar koneksi internet bisa berbagi dengan komputer lain. Hubungan antar komputer mempergunakan kabel UTP dan sebuah HUB.

Gambar 11.2Satelite Network

Satelit merupakan perangkat radio komunikasi data jarak jauh yang dapat menghubungkan sebuah komputer ke sebuah local area network (LAN) ataupun sebaliknya. Dapat juga digunakan untuk menghubungkan LAN dengan LAN lainnya outer serta server.

Server

Pada suatu jaringan komputer yang terkoneksi dengan Internet dapat ditempatkan satu atau lebih komputer yang berfungsi sebagai server atau komputer yang dapat diakses baik dari jaringan tersebut maupun dari jaringan Internet. Ada berbagai jenis server yang dapat ditempatkan pada jaringan yang terkoneksi dengan Internet, diantaranya adalah :

Domain Name Service (DNS) Server

Komputer ini berfungsi sebagai identitas nama domain yang dimiliki oleh jaringan tersebut, dan juga memelihara informasi data dari domain yang lain. Jika ada komputer dari jaringan Internet ingin menghubungi jaringan dengan nama domain yang anda miliki, maka komputer itu akan mencari komputer ini di jaringan Internet, dan begitu juga sebaliknya, jika suatu komputer dari dalam jaringan anda ingin menghubungi komputer dengan domain lain, maka komputer itu akan melihat informasi nama domain meneruskan informasi kepada alamat tsb. Jika nama domain yang dituju tidak terdapat pada DNS server ini, maka informasi akan dicarikan pada DNS server yang lain. Informasi tersebut di-sinkronisasi-kan oleh setiap DNS server.

Mail Server

Komputer ini bertindak sebagai ‘Kantor Pos’ bagi jaringan anda. Fungsi kerjanya memang mirip dengan Kantor Pos, yang melayani surat keluar dan surat masuk. Jika seorang pemakai mengirimkan E-Mail, maka e-mail tersebut dikirimkan ke server ini,

lalu diteruskan ke tujuannya jika tujuannya mempunyai account di server tersebut,

(9)

kepada pemakai yang mempunyai account di mail server ini, maka akan disimpan pada mail server ini, sampai saat pemakai tersebut mengambilnya secara elektronis. Penjelasan mengenai Mail Server ini dan bagaimana cara kerjannya akan dijelaskan pada bagian E-Mail.

File Transfer Protocol (FTP) Server

Komputer ini bertindak sebagai penampung file-file yang dapat diakses oleh jaringan. File-file tersebut dapat di-transfer baik untuk disimpan pada file server dari jaringan (upload) ataupun diambil dari file server untuk ke komputer pada jaringan (download). FTP server ini juga dimungkinkan untuk dapat diakses dari jaringan

Internet, sehingga pemakai lain dari jaringan Internet dapat melakukan upload dan

download dari tempat lain yang berbeda di jaringan Internet.

Web Server

Saat ini informasi yang terdapat di Internet tidak lagi hanya berbentuk teks data, tetapi dapat berbentuk informasi yang berupa grafis yang interaktif bagi pemakai. Hal ini dimungkinkan dengan adanya teknologi World Wide Web (WWW). Informasi WWW ini disimpan pada Web Server untuk dapat diakses dari jaringan Internet. Penjelasan lebih lanjut mengenai WWW ini akan diberikan pada bagian Web. Masih banyak lagi macam-macam server yang terdapat pada jaringan Internet ini seperti Transaction Server, WAIS server, gopher server, IRC server dsb. Yang tidak dijelaskan dalam pengantar ini.

Firewall

Router yang digunakan pada jaringan berfungsi untuk memisahkan paket informasi dalam jaringan dan paket informasi di luar jaringan dan paket informasi di luar jaringan menurut alamatnya tetapi tidak melihat isi informasi dari paket tersebut. Untuk mencegah terjadinya kebocoran informasi yang tidak perlu diakses dari luar jaringan dan juga untuk mencegah adanya usaha dari luar jaringan untuk mendapatkan informasi dari dalam jaringan, maka dibutuhkan suatu komputer yang

bertindak sebagai ‘pembatas’ disebut sebagai Firewall. Komputer ini akan

membatasi atau ‘menyaring’ informasi yang akan keluar dan masuk jaringan . Layanan Aplikasi di Internet

Terdapat banyak sekali layanan aplikasi di Internet dan masih terus akan berkembang sejalan dengan perkembangan teknologi informasi, disini akan dibahas beberapa contoh aplikasi yang banyak digunakan, diantaranya adalah :

Electronic mail (E-Mail)

Digunakan sebagai sarana untuk berdiskusi antar pemakai jaringan Internet. Aplikasi ini hampir serupa dengan suatu papan pengumuman, dimana setiap orang dapat mengirim, melihat dan menanggapi suatu berita atau suatu topik diskusi dengan

fasilitas yang hampir sama dengan e-mail. Topik diskusi dipisahkan oleh group, dan

pemakai yang berminat dapat melihat isi diskusi pada newsgroup tsb.

File Transfer Protocol (FTP)

(10)

upload dan download data dalam format data berbentuk file seperti misalnya data aplikasi, gambar, database dsb.

Remote Login – Telnet

Telnet adalah suatu aplikasi remote login Internet yang memungkinkan anda untuk log-in atau menggunakan komputer yang bertbeda di jaringansecara interaktif. Untuk login dibutuhkan login account pada komputer tujuan, jika anda bukan user terdaftar

maka tidak dapat login ke komputer tersebut. Aplikasi ini biasanya digunakan untuk

meng-akses komputer berbasis sistem operasi UNIX dari tempat yang berbeda dari servernya.

IWorld Wide Web (WWW)

Awalnya informasi dapat dicari pada internet dengan menggunakan fasilitas information service berbasis archie, gopher dan WAIS (Wide Area Information System). Pencarian informasi berdasarkan menu-menu pada sistem-sistem tersebut

dan output yang dihasilkan berbasis teks. Saat ini dengan teknologi World Wide

Web, dimungkinkan untuk mengakses informasi secara interaktif, dan bentuk

informasinya berupa tampilan grafis maupun teks. Hal ini dimungkinkan dengan

adanya Hypertext Transfer Protocol(HTTP) yang digunakan untuk mengakses suatu

informasi yang disimpan pada suatu situs web(website). Untuk dapat menggunakan

sarana ini, dibutuhkan aplikasi Web Browser.

Teleconference

Dengan adanya jaringan Internet yang mencakup hampir dari seluruh dunia, maka dimungkinkan untuk pemakainya dapat berkomunikasi secara langsung kepada pemakai lain ditempat lain diseluruh dunia. Bentuk komunikasi ini juga dapat berkembang menjadi bentuk konfrensi jarak jauh (teleconferencing). Awalnya komunikasi langsung ini berlaku untuk dua pemakai dan menggunakan teks sebagai sarananya. Kemudian berkembang menjadi konfrensi jarak jauh untuk banyak pemakai sekaligus dan bahkan media tidak hanya berbasis teks melainkan dalam bentuk suara bahkan gambar. Masih banyak fasilitas dan layanan yang terdapat pada jaringan Internet dan juga masih banyak lagi yang mungkin akan diciptakan kemudian untuk mengembangkan fasilitas yang ada. Contohnya, teknologi konfrensi jarak jauh yang saat ini belum sempurna, karena untuk dapat melakukan konfrensi

jarak jauh terutama bagi bentuk suara dan gambar dibutuhkan suatu fixed end to end

delay (waktu tunda tetap yang dibutuhkan saat pengiriman dan penerimaan data ) agar suara dan atau gambar yang dikirimkan dapat diterima dengan baik seperti halnya komunikasi langsung. Saat ini jaringan internet dapat dianalogikan dengan suatu jaringan jalan raya, dimana semakin hari semakin banyak kendaraan yang menggunakan jalan raya tersebut. Dengan semakin banyaknya pengguna jalan raya, maka kemungkinan terjadinya kemacetan akan semakin tinggi. Begitu juga halnya dengan jaringan Internet, dengan pemakai yang bertambah dengan pesat harus juga didukung dengan pertambahan sarana komunikasi data yang handal. Karena tanpa adanya sarana komunikasi data yang baik, maka akan sering terjadi ’kemacetan’

arus informasi data, yang tidak memungkinkan adanya fixed end to end delay antara

(11)

World Wide Web

Salah satu layanan aplikasi di Internet ini adalah World Wide Web (WWW), pelayanan yang cukup baru dikembangkan di Internet dan menjadi layanan aplikasi yang paling popular digunakan pemakai jaringan Internet dan perkembangannya terus dilakukan sampai saat ini untuk menyempurnakan teknologi ini. WWW atau yang biasa disebut dengan Web saja, bekerja menggunakan teknologi yang disebut hypertext, yang kemudian dikembangkan menjadi suatu protocol aplikasi yang disebut HTTP (HyperText Transfer Protocol). Dengan adanya fasilitas ini menjadikan Web sebagai saha satu aplikasi yang pling luwes untuk menjelajahi internet. Dengan menggunakan WWW, peng-aksesan beragam sumber informasi di Internet misalnya gopher, WAIS, ftp, mail dsb, dapat dilakukan melalui suatu cara yang menggabungkan beberapa jenis representasi dan metode pengaksesan informasi dan menyajikannya dalam beragam bentuk informasi seperti text, grafik, suara, animasi, video, dsb.

Universal Resource Locater (URL)

Pada penggunaan WWW, penunjukan suatu sumber informasi menggunakan metode Universal Resource Locater (URL), yang merupakan konsep penamaan lokasi standar dari suatu file, direktori, komputer, lokasi komputernya dan metoda yang digunakan. URL tidak hanya dapat menunjuk ke suatu file tapi dapat juga menunjuk suatu query, dokumen dalam suatu database, atau hasil dari perintah finger atau perintah archie atau yang lainnya . Dengan URL ini didefinisikan lokasi dan metoda pengaksesan file tersebut. Secara umum dapat digambarkan penulisan URL :

Metoda://nama_file[:nomor_port] Simple Mail Transfer Protocol (SMTP)

Simple Mail Transfer Protocol (SMTP) didefinisikan dan digunakan dalam Internet untuk mengirimkan electronic mail (E-mail). Alamat pengirim dan penerima menggunakan standard internet termasuk nama dan domain user. Domain akan diganti dengan informasi yang lain sebagai keterhubungan langsung yang telah dibentuk atau terdapat mesin pembalas dalam path. SMTP menggunakan Domain Name Server untuk semua alamat. Sekalipun e-mail digambarkan akan dapat sampai ke tempat tujuan seketika itu juga, kenyatannya tidak sesederhana itu. E-mail

Internet tergantung juga pada teknologi “store and forward”, yang berarti

Gambar

Gambar 11.1 Proses Dial Up dan LAN
Gambar 11.2 Satelite Network

Referensi

Dokumen terkait

Dalam kondisi tidak ada sinyal input maka penguat kelas B berada dalam kondisi OFF dan baru bekerja jika ada sinyal input dengan level diatas 0.6Volt (batas tegangan

Retribusi Izin Gangguan yang selanjutnya disebut Retribusi adalah pembayaran atas pemberian Izin Tempat Usaha kepada orang atau pribadi atau badan di lokasi tertentu yang