Sistem Informasi Pengolahan Data Nilai Siswa Sekolah
Menengah Kejuruan (SMK) PGRI 2 Salatiga Berbasis
Web
Menggunakan
Framework Codeigniter
Artikel Ilmiah
Peneliti:
Tedy Bagus Setiawan (672012047)
Ramos Somya, S.Kom., M.Cs.
Program Studi Teknik Informatika
Fakultas Teknologi Informasi
Universitas Kristen Satya Wacana
Sistem Informasi Pengolahan Data Nilai Siswa Sekolah
Menengah Kejuruan (SMK) PGRI 2 Salatiga Berbasis
Web
Menggunakan
Framework Codeigniter
Artikel Ilmiah
Diajukan kepada
Fakultas Teknologi Informasi
untuk memperoleh Gelar Sarjana Komputer
Peneliti:
Tedy Bagus Setiawan (672012047)
Ramos Somya, S.Kom., M.Cs.
Program Studi Teknik Informatika
Fakultas Teknologi Informasi
Universitas Kristen Satya Wacana
1. Pendahuluan
Sekolah merupakan salah satu sarana organisasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat di bidang pendidikan. Salah satunya Sekolah Menegah Kejuruan (SMK) PGRI 2 Salatiga yang berada di Dukuh Sidomukti, Salatiga. Penggunaan teknologi komputer pada zaman sekarang bukanlah hal yang asing bagi tenaga pengajar dan siswa-siswi dalam meningkatkan mutu pendidikan. Informasi tentang pendidikan menjadi kebutuhan umum bagi masyarakat di Indonesia saat ini, banyak orang tua siswa yang bingung dalam menentukan sekolah yang baik untuk putra-putrinya, hal itu dikarenakan minimnya informasi tentang sekolah-sekolah yang ada khususnya di kota Salatiga. Kualitas pendidikan yang tinggi merupakan hal penting untuk membuktikan bahwa suatu sekolah mampu memberikan yang terbaik bagi peserta didiknya dari metode yang digunakan sekolah kepada siswa. Bagi pihak yayasan atau sekolah, teknologi informasi menjadi hal penting untuk bisa mempromosikan dan memberikan informasi tentang profil sekolah, lokasi, serta keunggulan yang dimiliki setiap sekolah, serta meringankan pekerjaan pihak sekolah. Sistem ini juga dapat memberikan informasi tentang pengumuman terbaru, kegiatan, dan berita-berita penting bagi siswa-siswinya. Penelitian ini tidak sepenuhnya membahas tentang sistem informasi sekolah, namun berfokus pada pengolahan nilai siswa.
Perkembangan prestasi siswa dalam penyerapan ilmu yang diberikan oleh guru di sekolah dapat diukur dari hasil nilai yang diperoleh, sehingga nilai harus akurat dan dipertanggungjawabkan oleh siswa yang bersangkutan. Fokus penilaian pendidikan harus mengacu pada Standart Kompetensi (SK) yang ditentukan, untuk tingkat mata pelajaran kompetensi harus dicapai berupa Standart Kompetensi mata pelajaran yang dijabarkan dalam Kompetensi Dasar (SD), untuk tingkat pendidikan kompetensi harus mencapai Standart Kompetensi Lulusan (SKL).
Penelitian yang berjudul Sistem Informasi Pengolahan Nilai Siswa Berbasis
Web Pada SMK Muhammadiyah Karanganyar oleh Hadwitya Handayani K (2016). Sistem informasi yang dibuat sudah memudahkan kerja dari guru untuk memasukkan dan menyimpan laporan data nilai. Hasil dari penelitian ini adalah perhitungan nilai dihitung berdasarkan empat kali inputan nilai yaitu: rata-rata nilai harian, nilai tugas, UTS, dan UAS. Jadi guru terlebih dahulu harus menghitung rata-rata nilai harian dan nilai tugas karena tabel inputan nilai tidak bisa ditentukan oleh guru. Permasalahan pengolahan nilai juga dialami oleh SMK PGRI 2 Salatiga karena jumlah siswa hampir 300 siswa, sehingga membutuhkan waktu sekitar 2-3 hari untuk memproses nilai. Penelitian ini sama-sama membahas tentang pengolahan nilai siswa, tetapi jika dibandingkan dari sistem yang sudah ada terobosan dari penelitian ini adalah guru dapat menginputkan nilai berdasarkan jenis tugas yang otomatis di rata-rata oleh sistem dan siswa dapat mencetak rapor. Sistem ini dapat meminimalisir berbagai kesalahan baik kesalahan teknis (technical error) maupun kesalahan manusia (human error).
rapor secara online dapat dilakukan dimanapun dan kapanpun. Rapor online juga dapat meringankan pekerjaan dari pihak sekolah, guru tidak perlu lagi mencetak rapor dalam bentuk buku yang otomatis dapat menekan biaya pengeluaran sekolah, mempermudah sekolah dalam pengolahan nilai siswa dan keamanan data nilai.
Aplikasi yang dikembangkan nantinya berbentuk aplikasi berbasis web
karena dapat diakses dimana saja dan kapan saja. Aplikasi dikembangkan dengan menggunakan framework CodeIgniter (CI) sebagai kerangka kerja. CI dipilih karena CI merupakan framework yang sudah mendukung konsep Model View Controller (MVC), sehingga aplikasi lebih terstruktur apabila terjadi error dalam penulisan coding mudah ditemukan dan memanfaatan library DOMPDF untuk menjelaskan tentang informasi sekolah, tetapi hanya berfokus pada pengolahan nilai sampai menjadi rapor. Batasan masalah dalam penelitian ini proses perhitungan nilai tidak menggunakan algoritma tertentu, tidak membahas tentang keamanan data.
2. Kajian Pustaka
Penelitian sebelumnya yang berjudul” Sistem Informasi Pengolahan Nilai Raport Pada Siswa SMP Negeri 1 Yogyakarta Berbasis Web” oleh Arniyanto Putri, Anggit Dwi Hartanto pada tahun 2013, menghasilkan sistem pengolahan nilai. Sistem ini dibangun menggunakan PHP dan MySql yang memberikan kemudahan dalam mengolah data nilai untuk admin, guru dan memudahkan penyampaian nilai untuk siswa [1].
Penelitian kedua dengan judul “Rancang Bangun Sistem Informasi Nilai Akademik Dan Presensi Siswa Berbasis Short Message Service (SMS) Gateway
Pada SDN TULAKAN III” oleh Yoni widhiarso, Berliana Kusuma Riast tahun 2013. Penelitian ini menghasilkan sistem informasi akademik berbasis SMS
Gateway untuk membantu orang tua dalam memantau kegiatan belajar putra-putrinya di sekolah, namun sistem ini dirasa kurang efektif karena hanya melalui SMS. Sistem ini dibangun menggunakan PHP dan MySQL [2].
Penelitian ketiga yang berjudul “Sistem Informasi Akademik dengan
Framework Codeigniter pada SMP N 1 Teras Boyolali oleh Alfi Nur Rohmat tahun 2016 menghasilkan sistem informasi tentang pengolahan data guru, data siswa, jadwal sekolah, dan absensi [3].
codeigniter pada SMK 2 PGRI Salatiga. Penggunaan framework codeigniter
dipilih karena framework ini sudah konsep MVC, jadi lebih terstruktur dimudahkan dalam pengembangan selanjutnya. Persamaan dari penelitian sebelumnya adalah sama-sama menggunakan framework codeigniter dan membahas proses pengolahan nilai siswa, namun yang membedakan dengan penelitian sebelumnya belum ada fitur untuk mencetak rapor. Siswa hanya bisa melihat data nilai. Pemanfaatan library untuk mencetak PDF menjadi salah satu trobosan dari penelitian ini. Kemudian dari segi tampilan dengan framework bootstrap, sehingga tampilan website lebih menarik dan responsive yang bisa diakses melalui mobile celluler.
Web application adalah software yang dijalankan melalaui web server, tidak seperti aplikasi desktop yang dapat dijalankan secara langsung melalui sistem operasi, web application hanya bisa diakses melalui web browser. Web application ini memiliki beberapa keuntungan dibandingkan dengan aplikasi
desktop yaitu bisa dijalankan dimanapun dan kapan saja tidak peduli apapun sistem operasi yang menjalankannya, asalkan terdapat web browser aplikasi ini dapat berjalan dengan baik [4].
PHP (Hypertext Preprocessor) pertama kali dibuat oleh Rasmus Lerdroft, seorang programmer C pada tahun 1995. Waktu itu PHP masih bernama FI (Form Interpreted) yang wujudnya berupa sekumpulan script yang digunakan untuk mengolah data form dari web. PHP dikembangkan khususnya untuk mengakses dan memanipulasi data yang ada pada database server open source
seperti MySQL [5].
MySQL adalah sebuah implementasi dari sistem manajemen basis data
relasional (RDBMS) yang didistribusikan secara gratis dibawah lisensi GPL (General Public License). Setiap pengguna dapat secara bebas menggunakan MySQL, namun dengan batasan perangkat lunak tersebut tidak boleh dijadikan produk turunan yang bersifat komersial. MySQL sebenarnya merupakan turunan salah satu konsep utama dalam basis data yang telah ada sebelumnya SQL (Structured Query Language). SQL adalah sebuah konsep pengoperasian basis data, terutama untuk pemilihan atau seleksi dan pemasukan data yang memungkinkan pengoperasian data dikerjakan dengan mudah secara otomatis [6].
Framework dapat diartikan kerangka kerja sebagai kumpulan script
terutama class dan function yang membantu developer dalam menangani berbagai masalah-masalah dalam pemrograman seperti koneksi ke database, pemanggilan variabel, dan file, sehingga developer lebih fokus dan lebih cepat dalam pembangunan aplikasi. Karena dengan menggunakan framework, sebuah aplikasi tersusun dan terstruktur dengan rapi [7].
Bootstrap merupakan framework yang biasa digunakan untuk membuat aplikasi website ataupun situs web responsive secara cepat, mudah dan gratis.
Table, Form, Navigation dan lain-lain. Selain itu, di dalam Bootstrap juga sudah terdapat jQuery plugins untuk menghasilkan komponen User Interface yang cantik seperti Transitions, Modal, Dropdown, Scrollspy, Tooltip, Tab, Alert dan lain-lain [8].
Framework CodeIgniter (CI) adalah salah satu framework PHP yang tangguh dan popular. CodeIgniter tergolong framework dengan ukuran kecil dan cukup mudah dikuasai. CI tergolong lengkap banyak dokumentasi dan komunitas.
CodeIgniter merupakan aplikasi sumber terbuka yang berupa framework PHP dengan konsep MVC (Model View Controller) untuk membangun website
dinamis menggunakan PHP. CodeIgniter memudahkan developer untuk membuat aplikasi web dengan cepat dan mudah dibandingkan dengan membuatnya dari awal. CodeIgniter dirilis pertama kali pada 28 Februari 2006. Versi stabil terakhir adalah versi 3.0.6 [9].
3. Metode dan Perancangan Sistem
Tahapan yang dilakukan pada penelitian ini terdiri dari 5 tahapan, yaitu: 1) Identifikasi masalah. 2) Perancangan sistem. 3) Pembuatan sistem. 4) Pengujian dan Implementasi sistem serta analisis hasil pengujian. 5) Penulisan laporan hasil penelitian [10]. Tahapan- tahapan yang dilakukan dalam penelitian ini dapat dilihat pada Gambar 1.
Gambar 1 Tahapan Penelitian
diperoleh bahwa guru kesulitan untuk menghitung nilai siswa berdasarkan nilai harian, nilai tugas, UTS, dan UAS hingga menjadi nilai rapor. Tahap kedua perancangan sistem yaitu perancangan sistem dengan menggunakan Unifed Modelling Language (UML) yang terdiri dari Use Case Diagram, Activity Diagram, dan Class Diagram. Selain itu, perancangan arsitektur dengan menggunakan framework bootstrap karena memiliki fitur responsive untuk membuat tampilan website dan framework codeigniter yang memakai konsep MVC (Model View Controller) agar program lebih terstruktur. Tahap ketiga pembuatan sistem sesuai dengan perancangan sistem yang telah dibuat sebelumnya. Tahap ini yaitu membuat tampilan website yang terdiri dari tampilan
administrator, guru, dan siswa. Tahap keempat pengujian dan implementasi sistem serta analisis hasil pengujian yaitu melakukan pengujian sistem melalui
Blackbox untuk mengetahui apakah sistem sesuai dengan perancangan. Tahap kelima merupakan tahap terakhir dalam penelitian yaitu penulisan laporan hasil penelitian. Tujuan dari tahap ini adalah untuk mendokumentasikan setiap proses secara rinci dalam bentuk laporan tertulis sebagai hasil penelitian.
Analisis kebutuhan perangkat keras dan spesifikasi perangkat lunak yang digunakan dalam membangun jurnal elektronik ini yaitu: analisis perangkat keras yang digunakan adalah Processor Intel(R) Core-i3 2.20GHz, RAM 4 GB dan Hardisk 500 GB. Sedangkan perangkat lunak yang digunakan adalah sistem operasi windows 7 Ultimate 64-bit, Sublime Text 3, XAMPP Server (Apache, MySQL, PHP), Web browser (dalam penelitian ini digunakan Google Chrome) dan Rational Rose untuk membuat UML. Berikut ini dijelaskan masing-masing diagram yang telah dibuat.
Gambar 2 merupakan use case diagram gambaran dari sistem yang dibuat. Sistem ini terdapat 3 aktor, yaitu Administrator, Guru, dan Siswa. Aktor admin memiliki hak akses untuk mengontrol sepenuhnya dalam sistem ini yaitu mengolah data guru, mengolah data kelas, mengolah data siswa, mengolah data mapel, dan mengolah data nilai. Aktor guru memiliki hak akses untuk menginputkan nilai dan melihat data nilai yang sudah di-input. Aktor yang terakhir adalah siswa yang memliki hak akses untuk cetak rapor.
Gambar 3 Activity Diagram Input Nilai
Gambar 3 merupakan activity diagram untuk proses input nilai yang dilakukan oleh guru. Aktivitas dimulai dari guru membuka sistem. Guru wajib
login sesuai dengan username, password kemudian sistem memproses login dan memvalidasinya, jika login sukses sistem akan menampilkan menu guru, kalau
Gambar 4 Activity Diagram Memproses Nilai
Gambar 4 merupakan activity diagram memproses nilai dari hak akses admin. Aktivitas dimulai dari membuka sistem. Admin diwajibkan untuk melakukan login terlebih dahulu kemudian dalam sistem akan memproses login
dari username, password yang dimasukkan oleh admin dan memvalidasi, jika
login sukses sistem akan menampilkan menu admin, kalau login gagal sistem akan mengembalikan ke tampilan login. Kemudian admin dapat melihat data nilai dan sistem memproses/menghitung nilai dari inputan guru. Selanjutnya admin mengirimkan hasil nilai dalam bentuk rapor kepada siswa. Setelah semua proses telah dilakukan admin logout untuk mengakhiri aktivitas.
Gambar 5 Activity Diagram Cetak Rapor
dilakukan siswa. Aktivitas dimulai dari siswa membuka sistem. Siswa diwajibkan melakukan login terlebih dahulu sesuai username, password dan sistem memvalidasi, jika login sukses sistem menampilkan menu siswa, sebaliknya kalau login gagal sistem mengembalikan ke tampilan awal login. Siswa dapat mencetak rapor sesuai dengan kelas masing-masing. Setelah semua proses dilakukan siswa logout untuk mengakhiri aktivitas.
Gambar 6 Class Diagram
Gambar 6 merupakan class diagram yang berisi gambaran class-class yang ada dalam aplikasi yang dikembangkan. Berdasarkan gambar 7 ada 2 jenis class yang digunakan yaitu: class model dan class controller. Class model digunakan untuk komunikasi antara aplikasi dan database, sedangkan class controller
digunakan untuk mengolah data dari model dan menampilkan pada user interface. Class model dalam aplikasi memiliki 5 class yaitu: Modelguru, Modelmapel, ModelKelas, ModelSiswa, dan ModelNilai. Class controller dalam aplikasi terdiri dari 5 class yaitu: controller_guru, controller_mapel, controller_kelas, controller_siswa, dan controller_nilai. Semua tabel tersebut saling berelasi karena setiap class saling berinteraksi dengan class-class lainnya.
Class-class tersebut mengikuti struktur dari framework Codeigniter (CI) yang menerapkan konsep MVC (Model View Controller), bagian view tidak dimasukkan pada class karena view disini hanya berisi tag HTML.
4. Hasil Implementasi dan Pembahasan
Implementasi dan perancangan website pengolahan data nilai SMK 2 PGRI 2 Salatiga menggunakan framework codeigniter. User yang digunakan ada 3, yaitu: Administrator, Guru, dan Siswa dengan hak akses yang berbeda.
Program 4.1.
Kode Program 4.1 Koneksi Database Framework CodeIgniter
Kode Program 4.1 merupakan konfigurasi untuk koneksi dari framework codeigniter ke database MySQL. Konfigurasi yang dilakukan yaitu mengisi
hostname, username, password, dan database yang digunakan.
Gambar 7 Halaman Administrator
Gambar 7 merupakan halaman utama administrator untuk CRUD (Create Read Update Delete). Halaman ini disediakan beberapa pilihan menu, yaitu: nilai, siswa, guru, kelas, dan mata pelajaran. Menu nilai digunakan untuk melihat data rapor siswa. Menu siswa digunakan untuk menambah dan melihat data siswa. Menu guru digunakan untuk menambah dan melihat data guru. Menu kelas digunakan untuk menambah dan melihat data kelas. Menu mata pelajaran untuk menambah dan melihat data mata pelajaran.
$db['default'] = array( 'dsn'=> '',
'hostname' => 'localhost', 'username' => 'root', 'password' => '',
Gambar 8 Halaman Input Nilai Guru
Gambar 8 merupakan halaman untuk input nilai siswa. Proses input nilai dilakukan oleh guru mapel yang sesuai dengan mata pelajaran yang diampunya. Guru memilih option kelas yang di-input, maka dalam form NIS otomatis menampilkan data siswa sesuai kelas yang dipilih. Guru input nilai sesuai dengan jenis tugas yang diberikan siswa dan input nilai sikap selama 1 semester. Guru juga dapat melihat hasil input nilai. Perhitungan nilai dilakukan dibelakang sistem dan tidak ditampilkan.
Kode Program 4.2 Proses Hitung Nilai
Kode Program 4.2 merupakan script untuk menghitung proses nilai siswa yang sesuai procedure dari sekolah. Baris 2 hingga 6 merupakan fungsi untuk menampung data dari input jenis tugas dengan memanggil fungsi countNilai dari GuruModel dan disimpan sementara ke dalam variabel untuk dihitung rata-rata sesuai dengan jenis tugas. Baris 8 merupakan fungsi untuk menghitung nilai dari hasil rata-rata berdasarkan jenis tugas sebelum menjadi nilai real. Hasil dari perhitungan nilai ditampung ke dalam variabel $total. Baris 10 merupakan langkah terakhir dari proses menghitung nilai menjadi nilai rapor, jadi 60% hasil nilai dari variabel $total ditambah 40% dari hasil nilai TAS.
1. function hasilnilai($nis,$smt,$mapel){
2. $harian=$this->GuruModel->countNilai($nis,"Harian",$smt,$mapel); 3. $praktek=$this->GuruModel->countNilai($nis,"Praktek",$smt,$mapel); 4. $tugas=$this->GuruModel->countNilai($nis,"Tugas",$smt,$mapel); 5. $sikap=$this->GuruModel->countNilai($nis,"Sikap",$smt,$mapel); 6. $tas= $this->GuruModel->countNilai($nis,"TAS",$smt,$mapel);
7. $harian->Nilai.'-'. $praktek->Nilai.'-'. $tugas->Nilai.'-'.$sikap->Nilai; 8. $total=(((($harian->Nilai*30/100)+($praktek>Nilai*70/100)+$tugas
>Nilai)/2)*95/100)+($sikap->Nilai*5/100); 9. $total;
10. $raport = round(($total*60/100)+($tas->Nilai*40/100)); 11. return $raport;
Kode Program 4.3 Fungsi Countnilai
Kode Program 4.3 merupakan fungsi untuk menghitung rata-rata nilai menggunakan fungsi AVG (AVERAGE) dari MySQL yang mengambil data Nilai dari tb_nilai berdasarkan NIS (Nomor Induk Siswa), jenis, semester, dan kode mata pelajaran.
Kode Program4.4 Fungsi Grade Nilai
Kode Program 4.4 merupakan script yang digunakan untuk menentukan kualitas nilai siswa. Range nilai sudah ditentukan sesuai dengan procedure
sekolah. Jika nilai <=100 sampai >=90, maka otomatis siswa mendapat nilai A, nilai <90 sampai >=80 mendapat nilai B, nilai <80 sampai >=70 mendapat nilai C, nilai <70 sampai >=40 mendapat nilai D, dan nilai <40 sampai 0 otomatis mendapat nilai E.
Rapor disajikan dalam bentuk PDF. Library yang digunakan untuk pembuatan PDF adalah DOMPDF. Konfigurasi pertama yang dilakukan yaitu koneksi DOMPDF dengan Codeigniter.
Kode Program 4.5 Konfigurasi DOMPDF dengan Codeigniter
Kode Program 4.5 merupakan script untuk konfigurasi DOMPDF dengan
Codeigniter. Perintah baris 7 merupakan hal yang terpenting untuk memanggil konfigurasi yang sebagian besar digunakan DOMPDF. Hal ini juga memuat
1. function grade($raport){ 2. $grade="";
3. if ($raport<=100 && $raport>=90) { 4. $grade = "A";
5. }else if ($raport<90 && $raport>=80) { 6. $grade = "B";
sebuah autoloader dan file konfigurasi kustom, sehingga dapat mengganti
parameter konfigurasi default. Perintah baris 8 merupakan inisialisasi awal menggunakan kelas DOMPDF. Perintah baris 9 merupakan HTML markup yang diberikan dengan string. Perintah baris 10 dan 11 merupakan fungsi untuk membuat HTML ke PDF dan mengirim hasil PDF untuk ditampilkan pada
browser.
Kode program 4.6 Fungsi untuk Menampilkan Data Nilai
Kode program 4.6 merupakan script untuk memanggil fungsi getdata yang berada di controller. Baris 2 merupakan fungsi untuk memanggil model dengan nama gurumodel dengan parameter $nis yang ditampung sementara pada variabel $data. Selanjutnya hasil dari perulangan variabel $data ditampilkan dalam bentuk
array yang ditampilkan sesuai record pada tabel database. Pada baris 16 membuat variabel untuk menampung data yang diambil dari database melalui fungsi getSiswa yang ada di model dengan parameter $nis. Perintah baris 17 fungsi untuk memanggil library dengan nama pdfgenerator yang sudah ditaruh di folder library codeigniter. Baris 18 merupakan fungsi untuk load view yang berada di folder siswa dengan nama template.php dan mengirimkan variabel $siswa yang natinya akan di-generate ke PDF dengan nama file Raport siswa yang ditampung di $html. Penggunaan pdfgenerator dimaksudkan agar hasil dari PDF dapat di-preview terlebih dahulu selanjutnya dapat di download oleh siswa.
Gambar 9 Rapor Siswa
Gambar 9 merupakan hasil dokumen rapor siswa yang sudah di-download
dalam bentuk PDF menggunakan DOMPDF. File ini sebagai laporan kepada wali murid dengan tujuan agar wali murid dapat mengetahui perkembangan belajar dari siswa.
Pengujian sistem dilakukan untuk menguji fungsi-fungsi dari sistem yang sudah dibuat apabila terjadi kesalahan/bug pada website. Pengujian ini dilakukan agar sistem yang dibangun berjalan sesuai yang diharapkan dan dapat memenuhi kebutuhan pengguna. Pengujian ini menggunakan dua teknik pengujian yaitu pengujian alpha dan pengujian beta.
Tabel 1 Hasil Pengujuan Blackbox
Fungsi yang diuji Kondisi Output yang diharapkan
Berhasil Login Sukses Login Valid
Tambah Data guru Form diisi dengan benar
Ubah data guru Form diisi dengan benar
Sukses ubah data Sukses Ubah data Valid
Hapus data guru Pilih satu data guru Sukses hapus data guru
Hapus data guru Valid
Input nilai siswa Mengisi form data siswa dan nilai
Sukses cetak rapor Sukses cetak rapor Valid
Berdasarkan pengujian pertama yang dilakukan oleh sistem dapat dilihat status pengujian setiap fungsi valid, maka dapat disimpulkan bahwa sistem dapat berjalan dengan baik dan sesuai yang diharapkan. Pengujian selanjutnya adalah pengujian beta yaitu melakukan pengujian kepada orang yang tidak ikut dalam pembuatan aplikasi atau calon pengguna aplikasi. Pengujian beta dilakukan dengan membagikan kuesioner kepada sample user yaitu guru dan siswa. Sample user berjumlah 30 responden. Hasil dari kuesioner dapat dilihat pada Tabel 2.
Tabel 2 Hasil Kuesioner
No Pernyataan STS TS C S SS
1 Tampilan huruf, gambar dari sistem dapat dilihat jelas 0 1 5 20 4 2 Menu-menu dapat digunakan dan tidak
membingungkan
0 5 8 10 7
3 Data siswa dan guru yang ditampilkan sudah lengkap 0 1 8 11 10 4 Sistem ini memudahkan guru untuk penginputan nilai
dan pemrosesan nilai
0 0 6 9 15
5 Sistem ini memudahkan siswa untuk mendapatkan informasi nilai
1 2 8 10 9
6 Sistem ini dapat mencetak rapor 0 0 5 15 10
Berdasarkan hasil dari kuesioner pada Tabel 2, selanjutnya menghitung persentase jawaban dari responden yang telah mengisi kuesioner. Hasil analisis data untuk pertanyaan 1 menunjukkan sebanyak 13.3% responden menjawab sangat setuju, 66.7% responden menjawab setuju, 16.7% responden menjawab cukup, dan 3.3% responden menjawab tidak setuju. Jadi dapat disimpulkan bahwa tampilan huruf, gambar dapat dilihat dengan jelas. Hasil analisis data pertanyaan 2 menunjukkan sebnyak 23.3% responden menjawab sangat setuju, 33.3%
responden menjawab setuju, 26.7% responden menjawab cukup, dan 16.7%
tidak membingungkan. Hasil analisis data pertanyaan 3 menunjukkan 33.3% disimpulkan bahwa sistem ini memudahkan guru dalam penginputan nilai. Hasil analisis data pertanyaan 5 menunjukkan 30% responden menjawab sangat setuju, 33.3% responden menjawab setuju, 26.7% responden menjawab cukup, 6.7%
responden menjawab tidak setuju, dan 3.3% responden menjawab sangat tidak setuju. Jadi dapat disimpulkan bahwa sistem ini memudahkan siswa untuk mendapatkan informasi siswa. Hasil analisis data pertanyaan 6 menunjukkan 33.3% responden menjawab sangat setuju, 50% responden menjawab setuju, dan 16.7% responden menjawab cukup. Jadi dapat disimpulkan bahwa sistem dapat mencetak rapor. Kesimpulan secara umum pada pengujian beta dengan membagikan kuesioner kepada guru dan siswa adalah sistem ini sudah berjalan dengan baik, dapat membantu kerja guru dalam penginputan nilai dan memudahkan siswa untuk mendapatkan informasi nilai serta siswa dapat mencetak rapor.
5. Simpulan
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa membangun sistem informasi pengolahan data nilai siswa berbasis web dapat mempercepat dan memudahkan kerja guru dalam perhitungan nilai dan informasi nilai bagi siswa. Berdasarkan hasil pembahasan tenyata penggunaaan framework codeigniter mempermudah pembangunan sistem karena framework ini sudah sebelumnya menghitung secara konvensional membutuhkan waktu 2-3 hari dalam satu kelas, tapi sekarang hanya butuh waktu 1-2 menit.
6. Pustaka
[1] Arniyanto Putri, Anggit Dwi Hartanto., 2013. Sistem Informasi Pengolahan Nilai Raport Pada Siswa SMP Negeri 1 Yogyakarta Berbasis Web. ISSN: 1411-3201. Yogyakarta: Jurnal Ilmiah DASI Vol. 14 No. 04.
[2] Yoni widhiarso, Berliana Kusuma Riast., 2013. Rancang Bangun Sistem Informasi Nilai Akademik Dan Presensi Siswa Berbasis SMS Gateway Pada SDN Tulakan III. ISSN: 2302-5700. IJSN Vol-2 No.4.
[3] Alif Nur Rohmat., 2016. Sistem Informasi Akademik dengan Framework Codeigniter pada SMP N 1 Teras Boyolali.
[5] Kadir, Abdul, 2003, Pemrograman Web Mencakup: HTML, CSS, Javascript, & PHP, Yogyakarta: Penerbit Andi
[6] Saputra, Agus, 2010, Step By Step Membangun Aplikasi dengan PHP dan MySQL, Jakarta : elex media komputindo
[7] Kakaeriel, 2010, Kenapa menggunakan framework, https://kakaeriel.com/kenapa_menggunakan_framework/, diakses 28 Desember 2016.
[8] Alatas, H., 2013, Responsive Web Design dengan PHP & Bootstrap, Yogyakarta: Loko Media.
[9] Sofwan, Akhmad. 2007. Belajar PHP dengan FrameworkCodeIgniter. Ilmu Komputer.