• Tidak ada hasil yang ditemukan

Keppres Nomor 2 Tahun 1981 tentang Perpanjangan Batas Usia Pensiun Jaksa

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Keppres Nomor 2 Tahun 1981 tentang Perpanjangan Batas Usia Pensiun Jaksa"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

KEPUTUSAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 2 TAHUN 1981

TENTANG

PERPANJANGAN BATAS USIA PENSIUN JAKSA

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

Menimbang : a. bahwa berhubung dengan belum mencukupinya tenaga Jaksa terutama yang berpengalaman untuk menangani perkara pada badan-badan peradilan, dipandang perlu untuk memperpanjang batas usia pensiun bagi Jaksa yang tidak termasuk dalam ketentuan tersebut dalam Pasal 4 ayat (2) huruf a dan b Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1979;

b. bahwa untuk melaksanakan hal tersebut dalam huruf a sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1979 perlu dikeluarkan Keputusan Presiden.

Mengingat : 1. Pasal 4 ayat (1) Undang-Undang Dasar 1945;

2. Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1979 tentang Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara Tahun 1979 Nomor 47, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3149).

M E M U T U S K A N :

Menetapkan : KEPUTUSAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA TENTANG PERPANJANGAN BATAS USIA PENSIUN JAKSA.

PERTAMA : Batas usia pensiun bagi Jaksa yang tidak memangku jabatan Eselon I atau Eselon II sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (2) huruf a dan b Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1979 tentang Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil, diperpanjang menjadi 58 (lima puluh delapan) tahun.

KEDUA : Pemberhentian Jaksa yang telah dilakukan sebelum berlakunya Keputusan Presiden ini tetap berlaku.

KETIGA : Keputusan Presiden ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.

Ditetapkan di Jakarta

pada tanggal 19 Pebruari 1981

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

ttd.

Referensi

Dokumen terkait

Sistem administrasi kepegawaian sebagaimana diatur dalam Undang- Undang Nomor 8 Tahun 1974 tentang Pokok-Pokok Kepegawaian maupun melalui perubahannya dalam

bahwa sehubungan dengan hal tersebut di atas, dan sambil menunggu selesainya peraturan perundang-undangan yang mengatur soal pemberhentian Pegawai Negeri Sipil pada

Bahwa Pasal 235 HIR khususnya ayat (2) yang dijadikan dasar dalam alasan kasasi dan dalam konklusi Jaksa Agung untuk menyatakan bahwa Pengadilan Tinggi salah menetapkan hukum dan

bahwa berhubung dengan itu dipandang perlu untuk menetapkan Peraturan Pemerintah tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 1969 tentang Pembebanan Atas

Menimbang : bahwa untuk lebih meningkatkan pemberian perlindungan kepada tenaga kerja yang tertimpa kecelakaan kerja, dipandang perlu untuk menambah jaminan kecelakaan

Bahwa untuk melaksanakan penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan dipandang perlu untuk mengintergrasikannya dalam satu lembaga yang mandiri..

PPK masing-masing Instansi bersama Kepala Badan Kepegawaian Negara/ Kepala Kantor Regional Badan Kepegawaian Negara atau pejabat lain yang ditunjuk

Untuk melaksanakan pemeriksaan pada sidang pengadilan dalam perkara pdana atau perdata yang berhubungan dengan masalah perpajakan daerah, demi kepentingan peradilan,