• Tidak ada hasil yang ditemukan

Rahasia Sukses Melakukan Lobi dan Komuni

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Rahasia Sukses Melakukan Lobi dan Komuni"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

Rahasia Sukses Melakukan Lobi dan Komunikasi

saveasbrand.com/rahasia-sukses-melakukan-lobi-dan-komunikasi/

saveasbrand

www.saveasbrand.com – Aktivitas lobi merupakan aktivitas sehari-hari yang tidak dapat dilepaskan dari kehidupan manusia. Selama manusia itu melakukan proses komunikasi dengan orang lain, maka disitulah kegiatan lobi itu terjadi dan kadang kala kita juga melakukannya tanpa kita sadari. Rahasia sukses melakukan lobi perlu Anda pelajari agar Anda mengerti tentang teknik melobi yang baik tanpa menjatuhkan lawan

komunikasi.

Dalam perkembangannya lobi dimaknai sebagai pendekatan (approach). Lobi adalah pendekatan awal yang menjurus ke suatu tujuan yang menguntungkan, baik satu ataupun kedua belah pihak. Kegiatan lobi tidak hanya diperlukan oleh individu untuk memperoleh apa yang menguntungkan dari pihak lain, tetapi juga diperlukan bagi kepentingan suatu organisasi.

Secara umum definisi lobi berarti mempengaruhi pihak-pihak yang berwenang membuat kebijakan publik agar memperhatikan, mendukung, dan mengambil tindakan terhadap sebuah isu yang sedang dibicarakan dalam masyarakat. Cara yang digunakan, biasanya menyampaikan informasi tentang pandangan, sikap, dan tuntutan kepada pihak yang berwenang mengenai isu yang dipersoalkan. Karena itu, pihak yang melobi perlu menguasai keterampilan teknik berkomunikasi.

Melakukan lobi berarti mengupayakan agar orang lain melakukan apa yang kita inginkan (dalam hal ini tentu saja agar orang lain bersedia memberikan anda kesempatan). Berbeda dengan menipu yang menggunakan win-lose solution, lobi lebih mengarah kepada win-win solution. Lobi adalah bagaimana agar orang lain bersedia melakukan apa yang kita inginkan tanpa merugikan kedua belah pihak.

(2)

Sebagai kegiatan komunikasi, lobi memiliki 3 komponen penting yang masuk di dalamnya. Pertama, pelobi yang telah bertindak sebagai komunikator. Kedua, pesan-pesan lobi, dan yang ketiga adalah sasaran lobi atau target lobi yang bertindak sebagai komunikan. Keberhasilan dalam melakukan lobi banyak ditentukan oleh pemahaman pelobi (komunikator) tentang siapa orang yang menjadi target lobinya atau komunikannya.

Fungsi lobi adalah untuk melindungi kepentingan organisasi/lembaga bisnis dengan membuka komunikasi pada pihak pengambil keputusan, diantaranya: membangun koalisi dengan organisasi-organisasi lain, mengumpulkan informasi dan mempersiapkan laporan untuk legislator yang mewakili posisi organisasi dalam isu-isu kunci. Baca juga : 5 Kegagalan Dalam Komunikasi Pemasaran

Sebelum melakukan aktivitas lobi, sebaiknya Anda perlu mempersiapkan hal hal berikut ini, diantaranya adalah :

Siapkan dan sempurnakan argumen dalam mendukung posisi organisasi Pelajari argumen-argumen yang berlawanan dengan posisi organisasi. Pahami orientasi politik pihak yang sedang anda coba pengaruhi.

Tinggalkan segera pihak yang sedang anda coba pengaruhi setelah menerima posisi organisasi. Beri legislator pernyataan tertulis mengenai dukungan pada posisi organisasi.

Lakukan kontak komunikasi lanjutan untuk memperkuat posisi yang mendukungnya

Jadi Lobi Dilakukan Agar Orang Lain Bersedia Melakukan Apa Yang Kita Inginkan Tanpa

Merugikan Kedua Belah Pihak

Referensi

Dokumen terkait

Selain itu hubungan antara kedua belah pihak akan menjadi renggang karena di dalam perjanjian tersebut akan merugikan salah satu pihak yang memberatkannya di dalam mengembalikan

Negosiasi yang terjadi antara PT Pertamina (Persero) dan Kuwait Petroleum International Company (KPI) dapat kita lihat sebagai upaya kedua belah pihak untuk mendapatkan

Ini mengindikasikan bahwa penyitaan barang terjadi tanpa ada unsur paksaan kedua belah pihak, melainkan konsumen memahami dalam proses kredit barang yang

Riba adalah pinjaman dengan kelebihan / tambahan pembayaran tanpa ada ganti atau imbalan yang di syaratkan bagi salah seorang pihak dari kedua belah pihak yang

Pertama, transaksi dilakukan secara privat atau oleh kedua belah pihak tanpa adanya pihak lain yang bersangkutan, namun transaksi ini memiliki resiko terhadap

Yang dimaksud dengan penyelesaian secara damai adalah penyelesaian yang dilakukan oleh kedua belah pihak yang bersengketa (pelaku usaha dan konsumen) tanpa melalui

Maksud ayat diatas adalah perintah mencatat apabila mengadakan muamlah tidak secara tunai, dimaksudkan agar kedua belah pihak tidak mengingkari apa yang telah disepakati

Interaksi sosial memang tidak dapat terjadi tanpa adanya kontak sosial dan komunikasi dari kedua belah pihak, namun sebagai mahluk sosial kita harus terus mencoba untuk menjalin