• Tidak ada hasil yang ditemukan

Korelasi Hasil Gabah Dan Komponen Hasil Padi Hibrida

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Korelasi Hasil Gabah Dan Komponen Hasil Padi Hibrida"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1. Calon padi hibrida dan varietas pembanding pada uji daya hasil lanjutan. Cilacap dan Malang, MH 2013.
Tabel 3. Penampilan fenotipik 18 genotipe calon padi hibrida di Cilacap dan Malang, MH 2013.
Tabel 4. Jumlah gabah 18 calon varietas padi hibrida. Cilacap dan Malang, MH 2013.
Tabel 5. Bobot 1.000 butir, gabah isi, dan hasil gabah 18 calon varietas padi hibrida
+4

Referensi

Dokumen terkait

Varietas modern memiliki tinggi tanaman yang lebih pendek; jumlah anakan dan anakan produktif yang lebih banyak; panjang malai, gabah/malai, kepadatan malai, bobot 1000 butir,

Berdasarkan hasil pengamatan karakter fenotipe kuantitatif (vigor, umur bunga 50%, umur panen, tinggi tanaman, jumlah anakan produktif, panjang malai, gabah isi, gabah hampa, bobot

Pengamatan yang dilakukan meliputi tinggi generatif, jumlah anakan, jumlah anakan produktif, panjang malai, umur berbunga, umur panen, jumlah gabah isi, jumlah

Berdasarkan analisis korelasi dan sidik lintas, karakter jumlah anakan produktif dan jumlah gabah total memiliki pengaruh langsung dan positif terhadap hasil

Hal ini erat kaitannya dengan beberapa komponen hasil yaitu jumlah anakan/rumpun, jumlah anakan produktif, persentase anakan produktif, panjang malai, jumlah gabah/malai,

Berdasarkan hasil analisis keragaman pada tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah anakan, jumlah malai, panjang malai, berat gabah berisi dan berat 100 butir gabah,

Dari semua variabel pengamatan yaitu tinggi tanaman, jumlah anakan, jumlah malai, panjang malai, jumlah anakan produktif, jumlah gabah isi per rumpun, berat gabah

Karakter fisiologi dan agronomi tersebut meliputi tinggi tanaman, jumlah anakan, jumlah anakan produktif, ketahanan terhadap rebah, panjang malai, indeks biji, gabah isi,