Evaluasi Kinerja Simpang Tidak Bersinyal Menggunakan Program Aasidra (Studi Kasus: Persimpangan Jalan Tni–jalan Tikala Ares–jalan Daan Mogot–jalan Pomorow, Kota Manado)
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Kondisi yang terjadi di atas menyebabkan terjadinya kemacetan pada simpang empat tak bersinyal Jalan Raya Pajang – Jalan Parangkusumo Kabupaten Sukoharjo yaitu
Tingkat pelayanan persimpangan jalan adalah suatu kualitas perjalanan yang arti luas menggambarkan kondisi lalu lintas yang mungkin timbul pada suatu jalan akibat dari berbagai
Yani dan Jalan Baco Kabupaten Tabalong yang tidak memenuhi persyaratan indeks tingkat pelayanan lagi dalam 5 tahun ke depan, maka alternatif solusi yang digunakan untuk
Analisis kinerja simpang tak bersinyal dan bersinyal dilakukan berdasarkan Manual Kapasitas Jalan Indonesia (Departemen Pekerjaan Umum, 1997) dan untuk Tingkat Pelayanan
Soekarno Tahun 2019, diperoleh tingkat pelayanan atau level of service (LOS) F, tahun 2024 tanpa adanya relayasa lalu lintas diperoleh tingkat pelayanan atau level
Hasil evaluasi berdasarkan derajat kejenuhan pada lengan A (Jl. A.Yani Arah Gramedia) dengan DS sebesar 0,632 di klasifikasi C dan tingkat pelayanan masih batas
Pada kondisi perbaikan tingkat pelayanan persimpangan menjadi D dengan DS pada pendekat utara Jalan Raya Jemursari sebesar 0,71 pada pendekat timur Jalan Raya Jemur Andayani
Panjang antrian dan tundaan kondisi eksisting Pendekat Panjang Antrian meter Tundaan Simpang detik Tingkat Pelayanan Simpang Jalan Ir.H Juanda Dago Bawah 31,31 35,9