• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Sektor Basis dan Perkembangan Sektor Pertanian di Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau Tahun 2008-2012

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Analisis Sektor Basis dan Perkembangan Sektor Pertanian di Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau Tahun 2008-2012"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1. Nilai LQ PDRB Kabupaten Indragiri Hilir Tahun 2008-2012
Tabel 2. Nilai LQ Subsektor pertanian dalam perekonomian di Kabupaten                  Indragiri Hilir tahun 2008-2012
Gambar 1. Matriks kriteria gabungan analisa LQ dan DLQ sektor pertanian.  Hal  yang  menyebabkan  kedudukan
Tabel 4. Nilai Gabungan LQ dan DLQ Sub Sektor Pertanian di Kabupaten Indragiri                Hilir

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini bertujuan untuk: menge- tahui seberapa besar peran sektor pertanian dalam perekonomian Kabupaten Indragiri Hilir, apakah sektor pertanian menghasilkan

Sektor yang dalam waktu 2008-2010 selalu memiliki nilai LQ yang lebih dari 1 dan menjadi sektor basis di Kabupaten Pekalongan adalah sektor pertanian; sektor listrik,gas

Hasil analisis LQ (gabungan SLQ dan DLQ) menunjukkan bahwa sektor pertanian, sektor perdagangan, sektor listrik, gas, dan air bersih, sektor keuangan, persewaan dan jasa

Dari tabel tersebut dapat diketahui bahwa ada sebelas sektor yang nilai LQ > 1, yaitu sektor pertanian, kehutanan dan perikanan, sektor pengadaan listrik dan gas,

Sedangkan untuk sepuluh kabupaten dan kota lainnya hasil analisis menunjukkan nilai DLQ<1, artinya laju pertumbuhan sektor pertanian di beberapa Kabupaten/Kota

Metode analisis yang digunakan adalah Location Quotient (LQ), Dynamic Location Quotient (DLQ), dan Shift Share (SS). Berdasarkan analisis LQ diketahui bahwa

Sedangkan terjadinya perubahan posisi pada subsektor perikanan dari non basis (LQ<1) menjadi basis (DLQ>1) sehingga kedepan subsektor perikanan dapat

Hasil analisis perubahan posisi subsektor pertanian (Tabel 4) menunjukkan ada dua subsektor yang memiliki nilai DLQ >1 yaitu subsektor kehutanan dan perikanan,