• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGETAHUAN DAN PERILAKU SEKSUAL BERESIKO REMAJA TERHADAP KESEHATAN REPRODUKSI DI SMK X KECAMATAN KEBON JERUK JAKARTA BARAT

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PENGETAHUAN DAN PERILAKU SEKSUAL BERESIKO REMAJA TERHADAP KESEHATAN REPRODUKSI DI SMK X KECAMATAN KEBON JERUK JAKARTA BARAT"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel  2Gambaran  pengetahuanresponden  tentang  kesehatan reproduksi
Tabel  3  Gambaran  Perilaku  Responden  Mengenai  Kesehatan Reproduksi
Tabel  5  Analisis  Bivariat  Perilaku  Siswa  Terhadap  Kesehatan Reproduksi   no  Variabel  Beresiko  (n)  Tidak  beresiko  (n)  P  Value  1  Tingkat  Kelas  Kelas X  33  23  0,218 Kelas XI 92 50  Kelas XII  108  44  2  Uang Saku  Kecil <  Rp.15000  6

Referensi

Dokumen terkait

Hipotesis yang diajukan adalah determinan tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi, pola asuh demokratis orang tua, penyuluhan PIKR, dukungan teman sebaya secara simultan

Terdapat hubungan yang bermakna antara umur, pendidikan, pengetahuan, sikap, pengaruh teman sebaya, dan peran sekolah sebagai penyedia informasi kesehatan reproduksi,

Hasil penelitian ini menunjukkan, peran teman sebaya terhadap sikap remaja tentang kesehatan reproduksi berada pada kategori positif (57,0%), dan secara statistik variabel yang

Hipotesis dari penelitian ini adalah terdapat hubungan negatif antara pengetahuan kesehatan reproduksi dengan perilaku seksual pada remaja, yaitu semakin tinggi pengetahuan

Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa korelasi antara variabel pengetahuan kesehatan reproduksi dan variabel perilaku seksual menunjukkan koefisien korelasi r=-0,939

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan Mengenai Hubungan Peran Teman Sebaya Dengan Tingkat Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Remaja pada siswa siswi di Kelas X-XI di

Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konsep diri dan pengetahuan kesehatan reproduksi terhadap perilaku seksual pada remaja yang pada dasarnya

Hubungan tingkat pengetahuan dengan perilaku kesehatan reproduksi remaja pada siswa SMK Kabupaten