• Tidak ada hasil yang ditemukan

APLIKASI MUTAN BERFLUORESENS UNTUK MEMPELAJARI KETAHANAN HIDUP, KOLONISASI DAN PENETRASI ISOLAT Cronobacter sakazakii SELAMA PENGERINGAN JAGUNG

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "APLIKASI MUTAN BERFLUORESENS UNTUK MEMPELAJARI KETAHANAN HIDUP, KOLONISASI DAN PENETRASI ISOLAT Cronobacter sakazakii SELAMA PENGERINGAN JAGUNG"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1. Karakteristik isolat dan plasmid yang digunakan  Kode Isolat 1) /Plasmid
Gambar 1. Peta plasmid pGFPuv (Clontech, 2012)  Gambar 1.  Peta plasmid pGFPuv (Clontech, 2012)  Tabel 2
Gambar 3.  Perubahan  jumlah  mikroba  alamiah  selama  pengeringan  jagung. ♦ suhu 40 º C ■ suhu 45 º C ▲suhu 50 º C
Gambar 5.  Kurva ketahanan C. sakazakii pada suhu pengeringan (A)  40 o C, (B) 45 o C dan (C) 50 o C; ♦ YRt2a ■ FWHd16  Isolat  YRt2a  merupakan  isolat  asal  susu  formula,  sedangkan isolat FWHd16 berasal dari lada bubuk
+3

Referensi

Dokumen terkait

Judul : Pengaruh Manfaat, Kemudahan Dan Keamanan Terhadap Minat Nasabah Menggunakan Internet Banking Pada Bank Bri Di Surabaya.. Disetujui dan diterima

dilakukan dengan mengukur intensitas warna dari sampel darah yang telah

Pasien dengan masalah kesehatan dan kebutuhan pelayanan yang sama berhak mendapat kualitas asuhan yang sama di rumah sakit. Untuk melaksanakan prinsip kualitas asuhan

penelitian ini, tidak terdapat hubungan bermakna Dengan demikian, studi ini memperlihatkan antara ekspresi Hath1 dengan tipe karsinoma, apakah peranan faktor transkripsi gen

Bagi Penyedia Jasa Konsultansi yang keberatan atas Pengumuman ini, diberikan masa sanggah sesuai dengan jadwal Sistem Pelelangan Secara Elektronik (SPSE) dan

Bagi Perusahaan yang tidak hadir pada waktu dan tempat yang telah disebutkan di atas maka akan dinyatakan tidak memenuhi persyaratan ( gugur ). Demikian undangan ini kami

Untuk mengetahui pengaruh ke- padatan penduduk, tingkat pendidikan dan tingkat urbanisasi terhadap emisi udara, akan dilakukan beberapa peng-.. ujian, baik secara

Pasal 13.3 “Apabila sengketa tersebut tidak dapat diselesaikan dengan musyawarah oleh Para pihak, maka sengketa tersebut harus diselesaikan secara eksklusif dan