Kak Pemetaan Jalan Dengan Citra Satelit Prop. Sum,Bar

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Teks penuh

(1)

KERANGKA ACUAN KERJA

PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI JARINGAN JALAN

PROVINSI SUMATERA BARAT

I. PENDAHULUAN I.1. LATAR BELAKANG

Dalam rangka menunjang kegiatan program tahunan bidang prasarana jalan yang dilaksanakan secara berulang setiap tahun diperlukan suatu Sistem Informasi Jalan (SIJ) yang berbasis GIS yang didalamnya terdapat resume data base yang berisikan informasi parameter teknis pemograman tahunan, seperti nilai kondisi, kekasaran, lebar dan jenis program serta lainnya seperti informasi tentang status, fungsi, alinyemen jalan yang yang ditampilkan melalui peta dasar yang bersumber dari citra satelit.

Dari citra atau foto satelit dapat digambarkan apa saja yang terdapat di permukaan bumi, dalam hal ini terutama sebaran jalan sistem primer (Nasional/Provinsi) yang merupakan hasil interpretasi citra satelit dari citra SPOT-5 dengan warna natural dengan resolusi 2,5 meter yang dapat menggambarkan obyek yang cukup detail, seperti alinyemen jalan.

I.2. TUJUAN DAN SASARAN

Tujuan dari pekerjaan Pengembangan Sistem Informasi Jaringan Jalan di Sumatera Barat ini, adalah :

a. Membangun peta dasar Sumatera Barat digital berbasis GIS yang berasal dari peta tematik citra satelit SPOT-5, yang menampilkan sebaran jaringan jalan sistem primer yang ada (Nasional/Provinsi) di seluruh wilayah Provinsi Sumatera, baik yang berfungsi arteri, kolektor serta lokal, berstatus nasional dan provinsi.

b. Menghimpun data base jalan dan dilanjutkan tahapan screnning data base tersebut kedalam suatu file yang berisi informasi pemograman tahunan, budjeting serta data teknis lainnya yang diperlukan untuk keperluan pemograman sesuai dengan kaidah IRMS.

(2)

c. Menggabungkan /combine peta berbasis GIS dengan file yang berisi informasi pemograman tersebut, melalui suatu rancangan tampilan berbasis GIS.

d. Menyiapkan Peta Digital yang membawa informasi seperti : Peta Status dan Fungsi, Peta Kondisi (SDI), Peta Kekasaran (IRI), Peta Penanganan/pemograman tahunan per panjang jalan, serta data teknis lainnya.

e. Melakukan trainning peng-operasian Pengembangan Sistem Informasi Jaringan Jalan yang berisikan informasi pemograman jalan dan data teknis lainnya.

Sasaran dari pekerjaan Pengembangan Sistem Informasi Jaringan Jalan Nasional/Provinsi ini adalah menampilkan suatu bank data/informasi tentang pemograman dalam bentuk peta/analog dan atau dalam bentuk numerik, sehingga resume pemograman tahunan dapat ditampilkan secara komprehensif serta dapat di update dari tahun ke tahun sesuai dengan input data base jalan yang bersifat dinamis.

I.3. DASAR HUKUM

Kegiatan untuk pekerjaan Sistem Informasi Jalan Nasional dan Provinsi di Sumatera Barat didasarkan atas : Dokumen Pelaksanaan Anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (DPA-SKPD) pada Dinas Prasarana Jalan, Tahun Anggaran 2008 dengan alokasi pagu dana Rp. 190.000.000,- (Seratus Sembilan Puluh Juta).

I.4. NAMA ORGANISASI PENGGUNA BARANG/JASA

Nama Organisasi Pengguna Barang/Jasa adalah Dinas Prasarana Jalan, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, c/q Perencanaan/Pengawasan Jalan Provinsi dan Strategis Provinsi “A”.

I.5. JANGKA WAKTU PELAKSANAAN PEKERJAAN

Pelaksanaan pekerjaan Sistem Informasi Jaringan Jalan Nasional dan Provinsi di Provinsi Sumatera Barat diperlukan waktu selama 3,5 (tiga koma lima bulan) kalender.

(3)

II. RUANG LINGKUP

II.1. RUANG LINGKUP PEKERJAAN

Luasan wilayah pekerjaan yang akan dilakukan meliputi seluruh wilayah Provinsi Sumatera Barat, secara spesifik meliputi sebaran Jalan Nasional/Provinsi.

II.2. RUANG LINGKUP KEGIATAN YANG AKAN DILAKSANAKAN II.2.1. Lingkup Kegiatan Yang Akan Dilaksanakan :

1. Persiapan, berupa penyiapan/penyempurnaan peta jaringan jalan sistem primer dalam berbasis GIS dari citra satelit SPOT-5.

2. Evaluasi/penyesuaian data base jalan, seperti data base jalan seperti kondisi, kekasaran, traffic counting serta melakukan pengolahan/screnning data base survey dengan menggunakan program IRMS Dept. PU. Direktorat Jenderal Bina Marga, Jakarta.

3. Survey dan analisa atas data alinyemen horizontal dan vertikal dengan GPRS pada ruas jalan sistem primer.

4. Rancangan sistem manajemen informasi secara sistematis berbasis GIS yang menghasilkan produk peta yang berkaitan dengan pemrograman.

5. Pelatihan staf Subdin Bina Program dalam upaya pengoperasian Sistem Informasi infrastruktur jalan yang berbasis GIS.

(4)

CITRA SPOT 5 NATURAL COLOR RESOLUSI 2.5 METER

PEMBUATAN PETA DASAR JARINGAN JALAN SISTEM PRIMER

ANALISIS DAN PENYUSUNAN DATABASE BERBASIS GIS

PENCETAKAN PETA : - PETA JL. NAS / PROV - PETA PROGRAM THN -AN - PETA KONDISI , KEKASARAN DLL - PROFILE ALINYEMEN

- DATA BUDJETING

NLP SKALA 1:50.000 / UKURAN A3

DATA BASE JALAN : - FUNGSI & STATUS

- PROGRAM PENANGAN - ALIGNMENT

- KONDISI , KEKASARAN DLL

2.3. HASIL YANG DIHARAPKAN

Hasil yang diharapkan dari kegiatan penyusunan Sistem Informasi jaringan Jalan adalah peta tematik citra satelit dengna bentuk softcopy (digital) dalam suatu format Sistem Informasi Geografis (GIS) yang mengandung informasi seperti : peta program penanganan, Data Teknis yang menunjang program, disamping itu adanya pengadaan program GIS serta alat GPS (spesifikasi minimum mempunyai 1000 waypoints, 160x288 pixel display, detailed basedmap, compass dan altimeter). Adapun peralatan penunjang kegiatan ini yang penggunaanya merupakan biaya dari kegiatan ini pada akhir merupakan milik Dinas Prasarana Jalan Provinsi Sumatera Barat.

2.4. SISTEM PELAPORAN

1. Laporan Pendahuluan

Laporan pendahuluan harus diserahkan paling lambat 30 (Tiga puluh) hari kerja setelah ditandatanganinya Surat Perjanjian Kontrak (SPK). Laporan ini memuat semua kegiatan yang akan dilakukan oleh konsultan dalam melakukan pekerjaan.

(5)

Laporan pendahuluan akan dibahas dalam suatu pertemuan pembahasan laporan pendahuluan, dan menyampaikan hal-hal sebagai berikut :

(1) Persiapan pelaksanaan kegiatan, metodologi yang akan dilakukan;

(2) Hasil kajian menyeluruh terkait dengan ketersediaan dan kesesuaian data;

(3) Permasalahan dan rencana pemecahannya; dan

(4) Usulan perubahan terhadap rencana kerja beserta pertimbangannya.

Laporan pendahuluan, berupa buku dengan ukuran A4, tulisan 1,5 spasi, sebanyak 4 (empat) buah dengan sampul berwarna dan dilaminating.

2. Laporan Draft Akhir dan Laporan Akhir

Laporan akhir pekerjaan harus merupakan perbaikan dari draft laporan akhir yang telah dilakukan pembahasan dan merupakan produk akhir dari hasil pekerjaan.

Draft Laporan Akhir berisi tentang hal-hal sebagai berikut : Laporan ini harus diserahkan paling lambat 3 (tiga) bulan stelah ditandatangani Surat Perjanjian Kerja (SPK).

Laporan akhir, berupa buku dengan ukuran A4, tuliasn 1,5 spasi, sebanyak 4 (empat) buah dengan sampul berwarna dan dilaminating dilengkapi dengan CD dan Album Photo.

3. Data Mentah (hasil survey) dan hasil analisis 4. Album Peta

Album peta yang dimaksud disini adalah peta tematik citra satelit dengan ukuran A4, yang terdiri atas : peta-peta digital yang berisikan program penanganan, data Teknis yang penunjang program.

5. Compact Disc (CD), adalah CD yang memuat softcopy dari :

a. Peta Tematik Citra Satelit dengan infrastruktur jalan, dalam bentuk bmp/jpg dan GIS.

(6)

b. Album Peta Pemrograman, Peta data teknis lainnya yang berasal dari peta tematik citra satelit, dalam bentuk bmp/jpg.

2.5. PELAKSANA PEKERJAAN

1. Konsultan, mempunyai kewajiban :

a. Konsultan berkewajiban dan bertanggung jawab sepenuhnya terhadap pelaksanaan pekerjaan dengan berdasarkan ketentuan perjanjian kerjasama yang ditetapkan;

b. Konsultan berkewajiban melaksanakan pekerjaan berdasarkan ketentuan teknis yang telah ditetapkan dalam kerangka acuan. Jika dalam hal konsultan berfikir perlu perubahan maka perlu dikonsultasikan dan dimusyawarahkan bersama dan harus disetujui oleh pemberi pekerjaan;

c. Konsultan harus bertanggung jawab terhadap kebenaran hasil pekerjaan dan dapat selesai tepat pada waktunya serta dinyatakan berakhir sampai dengan telah dinyatakan selesai sampai keseluruhan;

d. Konsultan harus memberikan seluruh hasil survey lapangan, produk kerja peta-peta digital;

e. Dalam melaksanakan presentasi, konsultan wajib menyediakan waktu hadir untuk mempresentasikan hasil pekerjaannya.

2. Tenaga Ahli

Geodetic Engineer, minimal S-1, berpengalaman dalam SIG

minimal 9 tahun.

Tugas dan tanggung jawabnya meliputi :

a. Mengumpulkan dan menganalisi data dan informasi spasial, penentuan survey, organisasi, personil dan penyampaian serta pembahasan laporan untuk mendapatkan persetujuan pemberi tugas;

b. Mengorganisasi personil dan manajemen tim tenaga ahli dan staf penunjang dalam setiap aktivitas kegiatan;

(7)

Analys Komputer / Sarjana Informatika minimal S-1 dengan pengalaman yang serupa minimal 8 tahun dalam SIG.

Tugas dan tanggung jawabnya meliputi :

a. Melakukan penyempurnaan peta dasar yang berbasis digital sesuai dengan kebutuhan highway engineer;

b. Melakukan rancangan fitur tampilan dalam software GIS yang digunakan, baik yang berbentuk numerical / tabulasi maupun grafis per km panjang jalan sesuai dengan permintaan highway engineer dengan menggunakan perangkat lunak computer (software);

c. Melakukan konversi data numeric kedalam format grafis digital sesuai kaidah rekayasa perkerasan/pavement engineering;

d. Menyiapkan keluaran informasi dan mengintegrasikan basis data sebagai pemasukan untuk informasi;

e. Menyusun petunjuk operasional/instruksi aplikasi progam GIS yang dibangun untuk pemakai (user manual); f. Membantu Geodetic Engineer dalam penyusunan laporan.

Ahli Higway, minimal S-1 dari dengan pengalaman yang serupa minimal 9 tahun.

a. Melakukan persiapan kegiatan survey serta pengarahan teknis pelaksanaan lapangan yang dilaksanakan oleh surveyor;

b. Melakukan analisis data teknis jalan yang berkaitan dengan pemrograman serta meng-sinkronkan data teknis lapangan dengan perangkat computer (hardware dan

software) yang digunakan.

3. Tenaga Pendukung

Tenaga Pendukung sangat dibutuhkan keberadaanya dalam rangka membantu tenaga ahli melaksanakan pekerjaan, seperti;

(8)

c. Operator Komputer

d. Tenaga lokal, dalam rangka kegiatan lapangan

III. PENUTUP

Demikian Kerangka Acuan Kerja (KAK) dari pekerjaan “Pengembanan Sistem Informasi Jaringan Jalan Sumatera Barat” ini disusun, agar dapat dipergunakan sebagai pedoman/panduan dalam pelaksanaan pekerjaan dan mampu memberikan hasil yang optimal.

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :