• Tidak ada hasil yang ditemukan

Jurnal Teknologi Informasi. Volume 3, Nomor 2, Desember Pembina Ketua STMIK MURA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Jurnal Teknologi Informasi. Volume 3, Nomor 2, Desember Pembina Ketua STMIK MURA"

Copied!
16
0
0

Teks penuh

(1)

Jurnal Teknologi Informasi

Volume 3, Nomor 2, Desember 2011

Pembina

Ketua STMIK MURA

Tim Redaksi : Ketua Penyunting

Prof. Dr. Ir. Hazairin Samaullah, M. Eng

Sekertaris Penyunting

Novi Lestari, M. Kom

Penyunting

Andri Anto Tri Susilo, M. Kom Alfarisi Grita, M. Kom

Elmayati, S. Kom Antoni Zulius, S. Kom

Tata Usaha

Nelly Khairani Daulay, S. Kom Harma Oktafia Lingga W, S. Kom

Alamat Redaksi/Penerbit :Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M)

Jl. Yos Sudarso KM 13 Lubuklinggau Selatan I Musi Rawas-Sumatera Selatan

Jurnal Teknologi Informasi MURA diterbitkan oleh LP2M STMIK Mura, dengan frekuensi terbit dua kali setahun, pada bulan Juni dan Desember. Hak atas naskah/tulisan tetap berada pada penulis, karenya isi di luar tanggungjawab penerbit dan dewan penyunting.

(2)

Alhamdulillah dan syukur dipanjatkan kepada Allah SWT atas izin dan karunia-Nya, Jurnal Teknik Informasi yang merupakan Media Komunikasi Informasi Ilmiah STMIK Mura Lubuklinggau Volume 3 Nomor 2, Desember 2011 dapat diterbitkan. Terbitan jurnal ini dapat dilaksanankan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Jurnal ini berisi hasil-hasil penelitian yang diharapakan dapat menjadi media informasi dalam penyebaran Ilmu Pengetahuan khususnya terkait dengan bidang teknologi informasi sehingga dapat dimanfaatkan oleh pihak-pihak berkepentingan.

Penyusunan Jurnal Teknologi Informasi ini dilakasanakan melalui beberapa proses yang tersitematis dan pragmatis sehingga dibutuhkan dukungan beberapa pihak untuk menjalankan dan mempertahankan kelangsungannya dimasa yang akan datang. Pada kesempatan ini, Redaksi mengharapkan partisispasi para Dosen dan Tenaga Peneliti Akademis, Swasta, dan Pemerintah untuk mengekspos naskah hasil penelitiannya pada Jurnal Teknologi Informasi ini.

Atas keberhasilan diterbitkannya Jurnal Teknologi Informasi ini, Redaksi mengucapkan terima kasih pada semua pihak yang mendukung.

Lubuklinggau, Desember 2011

Dewan Redaksi

(3)

Volume 3, Nomor 2, Desember 2011

KATA PENGANTAR

SISTEM INFORMASI PEMBAYARAN KREDIT PADA PRISMA MOTOR

LUBUKLINGGAU 1 - 11

Andri Anton Tri Susilo

PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASISISTEM PENERIMAAN SISWA

BARU SMA NEGERI 2 MUARA BELITI KABUPATEN MUSI RAWAS 12 – 27

Elmayati

SISTEM INFORMASI INVENTARISASI ASET UNIVERSITAS

DEHASEN BENGKULU 28 – 38

Suwarni

SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS LETAK OBJEK WISATA KOTA

LUBUKLINGGAU 39 – 54

Joni Karman

PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI JARINGAN INTERNET

MENGGUNAKAN WIRELESS PADA KANTOR UPTD DISPENDA PROVINSI

SUM-SEL KABUPATEN MUSI RAWAS 55 – 69

Novi Lestari

IMPLEMENTASI JARINGAN ROUTING PADA JARINGAN LAN (STUDI

KASUS : JARINGAN KOMPUTER PADA SMK BUDI UTOMO LUBUKLINGGAU) 70 – 83 Nely Khairani Daulay

SISTEM INFORMASI PENGELOLAAN DATA PENGGAJIAN KARYAWAN

KANTOR KONSULTAN PROYEK IRIGASI AIR LAKITAN II (PIRIMP) 84 - 96

(4)

SISTEM INFORMASI PENGELOLAAN DATA PENGGAJIAN KARYAWAN KANTOR KONSULTAN PROYEK IRIGASI AIR LAKITAN II (PIRIMP)

Zulhipni Reno Saputra, ST (Dosen STMIK-MURA Lubuklinggau)

Abstrak

Dalam Menghadapi Era Globalisasi dan pasar bebas, teknologi memegang peranan yang sangat penting. Karena dengan sarana teknologi, segala kegiatan berupa bidang politik, ekonomi, sosial, budaya serta pertahanan dan keamanan mudah diefisienkan. Bagi bangsa Indonesia yang terdiri dari pulau-pulau dan berbagai macam corak sosial budaya, untuk mempersatukan bangsa agar dapat ikut serta dalam pelaksanaan pembanguan, sangat memerlukan teknologi.

Untuk memulai proses pengolahan di Kantor Konsultan Proyek Irigasi Air Lakitan II (PIRIMP) perlu adanya beberapa komponen pelengkap seperti data karyawan, data jabatan, data absensi yang akan diterima dari bagian Billingual Secretary. Selanjutnya laporan data tersebut di cek ulang oleh Office Manager yang selanjutnya data karyawan, data jabatan, dan data absensi digunakan untuk melakukan perhitungan gaji bagi karyawan sesuai dengan posisi/jabatan dan jam kerja yang dinyatakan hadir (Regular Work).

Maka dibutuhkan pembatasan masalah pengelolaan data pembuatan Penggajian karyawan dikantor Konsultan Proyek Irigasi Air Lakitan II (PIRIMP) dengan mengunakan programan Visual Basic 6.0 dan menggunakan databasenya dengan Microsoft Acces.

Adapun manfaat dari penelitian ini adalah (1) Sistem informasi yang dibuat dapat membantu kerja yang lebih efektif, teliti, (2) Mempermudah pekerjaan pegawai dalam mengolah gaji karyawan, (3) Mempermudah dalam pencarian data, (4) Mempermudah pembutan laporan.

Kata kunci : Gaji, Visual Basic, Keuangan, Proyek Irigrasi Air Lakitan II, Nippon Koei, Karyawan.

PENDAHULUAN

Dalam Menghadapi Era Globalisasi dan pasar bebas, teknologi memegang peranan yang sangat penting. Karena dengan sarana teknologi, segala kegiatan berupa bidang politik, ekonomi, sosial, budaya serta pertahanan dan keamanan mudah diefisienkan. Bagi bangsa Indonesia yang terdiri dari pulau-pulau dan berbagai macam corak sosial budaya, untuk mempersatukan bangsa agar dapat ikut serta dalam pelaksanaan pembanguan, sangat memerlukan teknologi.

Sejalan dengan perkembangan teknologi yang semakin maju, terutama teknologi informasi yang dapat di lihat dengan digunakannya komputer sebagai alat bantu yang mutakhir sehingga dapat mempermudah manusia untuk menyelesaikan pekerjaannya lebih efektif dan efisien. pengunaaan

(5)

komputer sudah menjadi kebutuhan didalam dunia bisnis maupun penggunan perseorangan, penggunaan komputer sebagai salah satu alat pengolahan data secara elektronik merupakan suatu tindakkan yang tepat dalam menanggani berbagai masalah diera kemajuan teknologi informasi kerana komputer di ciptakan untuk membantu menyelesai kan pekerjaan dengan cepat dan memiliki tingkat ketelitian dalam membantu memecah kan suatu permasalahan dalam pengolahan data tertentu.

Untuk memulai proses pengolahan di Kantor Konsultan Proyek Irigasi Air Lakitan II (PIRIMP) perlu adanya beberapa komponen pelengkap seperti data karyawan, data jabatan, data absensi yang akan diterima dari bagian Billingual Secretary. Selanjutnya laporan data tersebut di cek ulang oleh Office Manager yang selanjutnya data karyawan, data jabatan, dan data absensi digunakan untuk melakukan perhitungan gaji bagi karyawan sesuai dengan posisi/jabatan dan jam kerja yang dinyatakan hadir (Regular Work).

Kegiatan penginputan data yang akan dilakukan seperti data karyawan, jabatan, absensi, penggajian. Dalam hal ini sering timbul masalah-masalah yang dapat menghambat kelancaran kerja dan data yang akan disiapkan sebagai laporan. Misalkan penginputan data penggajian, saat penentuan gaji pokok harus melakukan cek ulang sesuai dengan data karyawan dan data jabatan yang sudah ada, sehingga dibutuhkan banyak waktu dan kerepotan membuka data menggunakan Ms. Excel dengan cara pemanfaatan scrollbar dan penyimpanan data per sheet sehingga dibutuhkan waktu pencarian yang cukup lama dan kejelian di dalam memilih data.

Dengan masalah yang ada maka penulis berusaha membangun suatu sistem yang baru menggunakan bahasa pemrograman Visual Basic 6.0. Yang diharapkan memberikan kemudahan dan efisiensi waktu bagi pemakai sistem. Dengan pembuatan sistem diharapkan saat membuka form untuk penggajian melakukan pemanggailan data menggunkan Primary Key dan pencarian data grid sehingga mempermudah pencarian tanpa harus melakukan pengecekan ulang seperti membuka sheet-sheet

tertentu dan memainkan scrollbar terus-menerus yang memakan banyak waktu.

Batasan Masalah

Untuk membatasi materi penulisan agar masalah yang di bahas tidak menjadi luas, maka dibutuhkan pembatasan masalah pengelolaan data pembuatan Penggajian karyawan dikantor Konsultan Proyek Irigasi Air Lakitan II (PIRIMP) dengan mengunakan programan Visual Basic 6.0 dan menggunakan databasenya dengan Microsoft Acces.

(6)

Tujuan

Adapun tujuan dari penelitian ini di Konsultan Proyek Irigasi Air Lakitan II (PIRIMP) ini adalah:

a. Mengembangkan sistem pengolahan data yang sudah ada.

b. Melakukan riset terhadap data apa saja yang dibutuhkan untuk membangun Sistem Informasi Penggajian ini.

Manfaat

Adapun manfaat dari penelitian ini adalah :

1. Sistem informasi yang dibuat dapat membantu kerja yang lebih efektif, teliti. 2. Mempermudah pekerjaan pegawai dalam mengolah gaji karyawan

3. Mempermudah dalam pencarian data 4. Mempermudah pembutan laporan.

LANDASAN TEORI

Bahasa Pemograman Visual Basic 6.0

Visual Basic merupakan bahasa pemograman yang berorientasi pada objek (Object Oriented Programming=OOP). Bahasa pemograman adalah perintah-perintah yang dimengerti oleh komputer untuk melakukan tugas-tugas tertentu. Visual Basic, yang dikembangkan oleh Microsoft sejak tahun 1991, merupakan pengembangan dari pendahulunya yaiitu bahasa pemograman BASIC (Beginer’s All-purpose Symbolic Intruction Code) yang dikembangkan pada era 1950an.

Visual Basic dirancang untuk memeberi kemudahan bagi programmer dalam merancang suatu program, yakni cukup dengan memanfaatkan objek-objek yang ada didalamnya, seperti objek kotak, garis, teks semua tersedia. Dengan cara visual, programmer hanya memasang/merangkai objek yang dibutuhkan, kemudian memebuat kode programnya Bandingkan dengan pemograman berbasis DOS, semua objek yang dibutuhkan harus dibuat dulu dalam bentuk prosedur atau fungsi, baru dirangkaikan.

(7)

Diagram Konteks

Diagram Konteks Menggambarkan sistem dalam suatu lingkaran dan hubungan entitas luar. Lingkaran tersebut menggambarkan keseluruhan proses dalam sistem tersebut. Beberapa hal yang harus diperhatikan menggambarkan diagram konteks adalah :

1. Jangan memberikan nomor pada diagram konteks. 2. Hanya menggunakan satu lingkaran.

3. Beri nama lingkaran tersebut sesuai dengan fungsi system tersebut. 4. Gambarkan arus data dari dan ke entitas luar.

Diagram Arus Data (DAD) atau Flow Diagram (DFD)

Diagram Arus data (DAD) adalah diagram arus pemprosesan data yang merupakan gambaran secara menyeluruh mengenai urutan pengolahan data untuk menghasilkan laporan yang di inginkan. Arus informasi ini akan diproses oleh sistem sehingga menghasilkan suatu informasi yang benar-benar baik.

METODELOGI PENELITIAN

Ada dua metodologi yang digunakan yaitu metode pengumpulan data dan metode pengemangan perangkat lunak adalah sebagai berikut :

1. Metode StudyKepustakaan

Yaitu pengumpulan data yang dilakukan dengan cara mempelajari dan membaca literature, diktat serta dokumen yang berkaitan dengan masalah penelitian.

2. Metode Pengamatan (observasi)

Yaitu dengan melakukan pengamatan dan pencatatan, ini diperoleh dengan melihat langsung system informasi yang dipakai pada kantor Konsultan Proyek Irigasi Air Lakitan II (PIRIMP) Melalui Office Manager di bagian Office Staff.

Sistem informasi yang dirancangan

Berdasarkan pengamatan yang dilakukan, maka dapat diberikan suatu usulan tentang pemakaian sistem yang lebih baik yaitu :

1. Setelah data penggajian di entrikan oleh bagian Office Manager maka hendaknya langsung diinputkan menggunakan suatu media penyimpanan melalui keyboard dan dibuat laporan atau pun database.

(8)

2. Bila data tersebut diperlukan maka bisa mencari di database.

Berikut ini gambaran sistem yang diusulkan :

Gambar 1. Sistem yang diusulkan

Diagram Konteks

Dengan pembutan suatu diagram konteks dari sistem, struktur pendekatan ini menggambarkan sistem secara garis besar yang kemudian akan dipecah menjadi bagian-bagian lebih rinci. Gambar berikut ini adalah diagram konteks dari sistem penggajian di kantor Konsultan Proyek Irigasi Air Lakitan II (PIRIMP).

Gambar 2. Diagram Konteks

Pengolahan data

atau informasin

lebih cepat dan

terintegrasi

Office

Manager

Pengolahan data penggajian

dengan alat Bantu komputer

dan bahasa pemrograman

Visula basic 6.0

.

(9)

Diagram Arus Data Level 0

Penggambaran sistem DFD level 0 (Overview Diagram) merupakan penjabaran dari diagram konteks, hanya pada level ini sudah menjurus kepada suatu proses dan merupakan gabungan secara keseluruhan yang melibatkan semua kesatuan luar secara lengkap. Pada proses level 0 terdiri dari beberapa proses yaitu pemrosesan data karyawan, data jabatan, data absensi, data penggajian.

Gambar 3. DFD Level 0

(10)

Bilingual Secretary Office Manager Absensi Jabatan Karyawan Gaji Mengisi Direkap Melapor Diberikan Mengelola *Kode karyawan Nama Jk Tmpt_lhr Tgl_lhr pendidikan telp alamat agama **Kode karyawan Nama Total Keteranga n Tgl_Gaji Hr_Abs Hr_msk *Kode Jabatan Posisi Gapok_h Sub Posisi Firma *Kode Gaji **Kode Jabatan Posisi Gapok_h Sub Posisi Firma

**Kode karyawan Nama **Kode Jabatan Posisi Sub Posisi Firma Keterangan Tgl_Absesi

*Kode Absensi Mobilization Demobilization 1 1 1 1 1 1 m m 1 m 1 1

Entity Relationship Diagram (ERD)

Gambar 4. ERD

Desain File

1. Desain File Karyawan

Tabel data Karyawan terdiri dari filed – filed yaitu : kode karyawan, nama, jenis kelamin, agama, tempat lahir, tanggal lahir, pendidikan, telpon, alamat yang dapat di lihat pada tabel 1 sebagai berikut.

(11)

Tabel 1. Desain File Karyawan

No Nama Filed Type Width Keterangan

1 kode_karyawan Text 4 kode_karyawan

2 Nama Text 30 nama

3 Jk Text 10 Jenis kelamin

4 Agama Text 10 agama

5 temp_lhr Text 15 Tempat lahir

6 tgl_lhr Date/Time - Tanggal lahir

7 Pendidikan Text 6 pendidikan

8 Telpon Text 15 telpon

9 Alamat Text 150 alamat

2. Desai File Jabatan

Tabel data Jabatan terdiri dari filed – filed yaitu: kode jabatan, posisi, sub-posisi, firma, gaji pokok per hari yang dapat di lihat pada tabel 2 sebagai berikut.

Tabel 2. Desain File Jabatan

No Nama Filed Type Width Keterangan

1 kode_jabatan Text 4 kode_jabatan

2 Posisi Text 50 Posisi karyawan

3 Subpos Text 50 subposisi

4 Firma Text 30 firma

5 gapok_h Text 15 Gaji pokok per-hari

3. Desain File penggajian

Table data penggajian terdiri dari filed – filed yaitu : kode gaji, tanggal gaji, kode karyawan, nama, kode jabatan, posisi, sub posisi, firma, gaji pokok per-hari, jumlah hari tiap bulan, hari tidak datang, total gaji, keterangan pembayaran gaji yang dapat di lihat pada tabel 3 berikut ini.

(12)

Tabel 3. Desain File Penggajian

No Nama Filed Type Width Keterangan

1 kode_gaji Text 11 kode_gaji

2 tgl_gaji Date/Time 25 Tanggal gaji

3 kode_karyawan Text 4 kode_karyawan

4 nama Text 35 nama

5 kode_jabatan Text 4 kode_jabatan

6 posisi Text 15 posisi

7 subpos Text 50 subposisi

8 firma Text 30 firma

9 gapok_h Text 15 Gaji pokok per-hari

10 hr_msk Text 2 Hari tiap bulan

11 hr_abs Text 2 Hari tidak hadir

12 tot Text 15 Total gaji per-karyawan

13 ket Text 50

Desain Relasi Antara Tabel

Gambar 5. Relasi Tabel

HASIL DAN PEMBAHASAN

Implementasi Perangkat Keras (Hardware)

Dalam merancang sebuah website diperlukan alat bantu sebuah hardware yang merupakan perangkat keras, adapun sebuah computer dengan specifikasi sebagai berikut :

(13)

1. Prosesor duacore dengan kecepatan 1.6 GHz, 2. Dengan kemampuan memori Ram 2 GHz,

3. Kemampuan gambar pada resulusi 1280 X 800 pixel atau 32 Bit. 4. Piranti masukan seperti Mouse dan Keyboard,

5. LAN Card untuk jaringan.

Implementasi Perangkat Lunak (Software)

Software merupakan perangkat lunak komputer yang diperlukan sesuai dengan kebutuhan. Pada perancangan atau desain website ini digunakan software :

1. Sistem operasinya menggunakan Windows XP,

2. Untuk Membuat program menggunakan Visual Basic 6.0, 3. Database yang digunakan yaitu microsoft Acces,

Implementasi Program

Desain Program

Pada tahap ini peneliti dapat menguraikan beberapa desain yang digunakan untuk pembuatan Sistem Informasi Pengelolaan Data Penggajian Karyawan Kantor Konsultan Proyek Irigasi Air Lakitan II (PIRIMP) mulai dari desain file, desain input, desain output.

Desain input

 Desain menu utama

(14)

 Desain input karyawan

Gambar 7. Form Karyawan

 Desain input jabatan

Gambar 8. Form Jabatan

 Desain input penggajian

(15)

Desain output

Desain Output Penggajian

Gambar 10. Form Laporan Gaji

Desain Output Karyawan

Gambar 11. Form Laporan karyawan

Desain Output Jabatan

(16)

Desain output ialah desain yang sangat penting dan harus dibuat karena desain output dapat membantu user dalam menyusun desain file dan desain input serta mempergunakannya. Desain output

ini berisi tentang gambaran hasil keluaran dari seluruh masukkan (input) yang telah diproses. Ada beberapa cara untuk menampilkan desain output, yang paling umum adalah output berbentuk laporan media kertas. Selain itu, yang paling banyak digunakan adalah output dalam bentuk tabel.

KESIMPULAN

Setelah melakukan pengamatan dan merumuskan pemecahan masalah pada Kantor Konsultan Proyek Irigasi Air Lakitan II (PIRIMP), maka dapat di ambil beberapa kesimpulan yang menyangkut pelaksanaan dan pemanfaatan komputer secara maksimal khususnya dalam pengelolaan data penggajian dikantor Konsultan Proyek Irigasi Air Lakitan II (PIRIMP), adapun kesimpulannya sebagai berikut :

1. Sistem yang di hasilkan adalah Sistem Informasi Penggajian Pada Kantor Konsultan Proyek Irigasi Air Lakitan II (PIRIMP), bedasarkan ketentuan yang sudah ada secara komputerisasi melalui suatu program yang di rancang khusus mengunakan aplikasi pemrograman Visual basic 6.0. yang nantinya di harapkan dapat mempercepat proses pengelolaan data penggajian supaya tidak terjadi kesalah dalam penyajiaannya.

2. Dengan adanya sistem informasi yang telah di bangun diharapkan dapat membantu dalam pengelolaan khususnya data penggajian dikantor Konsultan Proyek Irigasi Air Lakitan II (PIRIMP).

DAFTAR PUSTAKA

Jogiyanto. Analisis dan Desain Sistem Informasi, Penerbit ANDI, Yogyakarta, 2005

Nugroho, Bunafit. Indah, Indriyanna. Panduan Tugas Akhir Membuat Aplikasi Penggajian Karyawan Dengan Visual Basic 6.0, AlifMedia, Jakarta, 2009

Pandia, Henry. Pemrograman Dengan Visual Basic, Erlangga, Jakarta, 2006

Gambar

Gambar 1.  Sistem yang diusulkan
Diagram Arus Data Level 0
Gambar 4. ERD
Tabel 1.  Desain File Karyawan
+5

Referensi

Dokumen terkait

Laju pendinginan yang maksimum tidak akan tercapai dengan metode ini, sehingga tujuan pembentukan baja yang seluruh bagiannya bermikrostruktur martensit (untuk baja karbon

Bahwa adalah jelas dan tidak dibantah oleh Penggugat, terkait proses restrukturisasi sebagaimana diungkap oleh Pengugat dimaksud faktanya Penggugat tidak teliti dan

Triamcinolone acetonide - 4 INDIKASI Mual, muntah Konstipasi Sariawan, radang tenggorokan sariawan berat JUMLAH TIAP JEJUS OBAT PER PASIEN maksimal 20 tablet

Berdasarkan latar belakang di atas, dirasa perlu dibuat suatu sistem pencatatan dan pelaporan persediaan darah yang meliputi penerimaan darah dan penggunaan darah

Pada kajian ini, model QSPR (Quantitative Structure-Property Relationship) yang sederhana telah dikembangkan untuk menganalisis korelasi antara parameter-parameter struktur dan

Seug ngandika deui Nabi ka mu‟min nu karumpulan he para sahabat kabeh saupama dikaniaya sakabeh ku diri kula poma kudu pada matur nya poe ayeuna pisan.. Sanajan jagong sahiji

Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kebugaran otot atlet bulutangkis usia 9-12 tahun yang paling buruk adalah pada kekuatan otot perut, didominasi oleh semua

364 Sudin Pariwisata - JAKPUS 365 Sudin Kebudayaan - JAKPUS 366 Sudin Pariwisata - JAKUT 367 Sudin Kebudayaan - JAKUT 368 Sudin Pariwisata - JAKBAR 369 Sudin Kebudayaan - JAKBAR