Plagiarisme dan
pembuatan Sitasi
Materi Pelatihan Kursus Pelatihan Instruktur Literasi Informasi PAKET A, UPH-UNPAD, 4-6 Desember 2012
Pembahasan
Definisi Plagiarisme
Batasan Plagiarisme
Masalah umum
Mengapa Plagiarisme terjadi?
Kapan boleh mengutip
Kasus-kasus plagiarisme
Model dan macam sitasi
Pembahasan “model sitasi American Psychological Asociation,
version 6”
Definisi Plagiarisme
“Copying or closely imitating the work of
another writer, composer, etc. without
permission and with the intention of passing
the result of as original work” (ODLIS)
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI No. 17 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Plagiat di Perguruan Tinggi. Bab 1 Pasal 1 Ayat 1. (Jonatan, 2012)
“Plagiat adalah perbuatan secara
sengaja
atau
tidak sengaja
dalam memperoleh atau
mencoba memperoleh kredit atau nilai
untuk suatu karya ilmiah, dengan mengutip
sebagian atau seluruh karya dan/atau karya
ilmiah
pihak lain
yang diakui sebagai karya
ilmiahnya, tanpa menyatakan sumber
Batasan Plagiarisme
www.plagiarism.org
Plagiarisme karena mengambil seluruh karya orang lain
Plagiarisme karena banyak melakukan COPAS
Mengubah beberapa kata dan kalimat namun masih mengambil struktur
kalimat asli
Parafrase dari beberapa sumber dan menggabungkannya
Menggunakan kalimat dari karya pengarang sendiri tanpa membuat sitasinya
Batasan Plagiarisme
www.plagiarism.org
Mengambil dari beberapa sumber lain dan mencampurnya
Mencantumkan sumber yang tidak eksis atau tidak akurat alamatnya
Terlalu banyak mengutip dari berbagai sumber, sehingga karyanya sendiri
menjadi tidak orisinil
Melakukan sitasi, namun hasilnya terlalu mirip dengan sumber aslinya Mencantumkan sitasi dalam teks tapi
tidak dalam daftar pustaka atau sebaliknya
Batasan Plagiarisme
www.plagiarism.org
Tidak jelas mana yang merupakan kutipan dan mana yang karya sendiri karena tidak menggunakan tanda kutip untuk kutipan langsung
Masalah umum
Informasi atau ide umum dari berbagai sumber mis. buku atau artikel jurnal yang dibaca dan sudah diinternalisasi menjadi bagian dari pemahaman dan pengetahuan kita (tacit knowledge), tidak merupakan plagiarisme jika kita ungkapkan lagi. Namun ketika kita ingin menuliskan
kalimat yg spesifik mengacu kepada data tertentu atau bagian spesifik milik si
pengarang, maka harus mengutip dan membuat sitasinya
Mengapa terjadi plagiarisme?
Terlalu mudah untuk melakukannya
Mahasiswa tidak tahu kapan boleh dan butuh mengutip
Mahasiswa malas membaca dan melakukan proses
analisis dan sintesis
Mahasiswa tidak membuat kerangka karangan terlebih
dahulu, tidak ada rumusan kalimat penelitian yang
dibuat terlebih dahulu
Mengapa terjadi plagiarisme?
Plagiarisme Ilmiah Biasanya Terjadi di Program Master dan Doktor
(Tempo.co, Kamis 4 Maret 2010)
Ketua Senat akademik IPB, Prof.Dr.Ir. Dudung Darusman mengatakan ada tiga faktor yang mendorong terjadinya plagiat karya ilmiah.
Pertama orang yang melakukan plagiat adalah pejabat negara (umumnya mereka yang menduduki jabatan penting).
Kedua, karena masalah waktu, banyak mahasiswa S2 dan S3 yang tidak memiliki banyak waktu untuk menyelesaikan karya ilmiahnya kemudian melakukan
plagiat.
Ketiga, karena faktor ekonomi. Pelaku merasa memiliki uang yang cukup untuk meminta seseorang melakukan plagiat untuk karya ilmiahnya.
Don McCabe, a professor in the management and
global business department of the Rutgers Business
School, 2011
“McCabe's surveys of more than 200,000 college students,
50,000 high school students and about 20,000 faculty
members have found that a third to 40 percent of students
admit to having done some kind of cut-and-paste
plagiarism, he said.”
The number of students engaging in the behavior has not
increased, but those who are doing it are doing it more
often. They used to do it only when they were
. Now they do it as a matter of habit."
Kapan boleh mengutip?
Saat mengutip teori atau pernyataan
Saat mengutip data (statistik, numerik, tahun,
angka, koefisien, yang spesifik)
Saat mengutip kasus dan contoh
Saat mengutip proses
Saat mengutip rumus
Hal lain yang spesifik dan unik dan tidak bisa
dihafal
Beberapa kasus plagiarisme
Kutipan dari beberapa media, dalam presentasi:
Jonatan, E.(2012). Plagiarism awareness on internet based
research. Karawaci: Universitas Pelita Harapan.
Dan,
Baskoro, D. G.(2012). Avoid plagiarism on the internet based
Beberapa kasus besar
Kasus Plagiat Amir Santoso (dosen UI), berupa bahan
ajar. Plagiasi dilakukan terhadap lebih dari 22 buku dan
makalah pasca sarjana.
Kasus Plagiat Syaiful S. Azhar MS (dosen Universitas
Gadjah Mada), berupa disertasi. Plagiasi dilakukan
terhadap karya tulis Nurhasim (peneliti LIPI).
Kasus Plagiat Prof. Dr. Anak Agung Banyu Perwita(dosen
UNPAR Bandung), berupa artikel di Jakarta Post dan 4
tulisan lainnya. Plagiasi dilakukan terhadap beberapa
artikel jurnal internasional
Budi, H. S.(2011). Plagiarisme: pelanggaran hak cipta dan etika. Yogyakarta : Kanisius.
* Mahasiswa Universitas Parahyangan Sesalkan Dosen Plagiat (Tempo.co, Kamis 11 Februari 2010)
* Dosen ITB Mengaku Menjiplak Karya Orang Lain (Tempo.co, Kamis 15 April 2010)
* Skandal Plagiarisme Global
(Kompas.com, Sabtu 12 Maret 2011)
* Menjiplak, Dosen Gorontalo (catatan: Universitas Negeri Gorontalo) Dipecat dari Tiga Jabatan (Tempo.co, Jumat 3 Juni 2011)
* Tiga Calon Guru Besar UPI Ketahuan Menyontek (Tempo.co, Jumat 2 Maret 2012)
*Unila Akui Ada Lektor Kepala yang Plagiat Jurnal Ilmiah (Kompas.com, Senin 12 Maret 2012)
* Dugaan Plagiat di PTN (catatan: UIN Syarif Hidayatullah) Diselidiki (Kompas.com, Rabu 6 Juni 2012)
Beberapa contoh kasus di UPH
Penulisan daftar pustaka yang salah dan
tidak lengkap
Jumlah sitasi teks tidak sama dengan daftar
pustaka
Jumlah sitasi teks tidak sama dengan daftar
pustaka
Mengutip langsung yang tidak menggunakan
tanda kutip atau paragraf gantung
Cara menghindari plagiarisme
Selalu merencanakan penulisan dengan membuat pendahuluan, dimana ada pertanyaan penelitian.
Buat kerangka penulisan, sehingga ada gambaran dibagian mana kita akan menempatkan sumber pendukung kita. Selalu membuat sitasi sumber jika kita
tidak yakin.
Memahami dan menguasai minimal satu model sitasi sehingga mempermudah proses penulisan tanpa harus melihat referensi model sitasi.
Jika tidak mau menghapal, silahkan gunakan bantuan reference generator atau manager.
Konsisten dalam menggunakan model sitasi tertentu
Berbagai model sitasi
Model Keterangan Kelebihan Kekurangan
MLA (Modern Language Association)
Digunakan dalam bidang sastra dan bahasa.
Mementingkan pengarang
Mudah digunakan karena menggunakan sitasi kurung di teks
Banyak variasi untuk
penggunaan multi author 1 dengan 2 beda penulisan.
APA (American Psychological Association)
Digunakan dalam bidan Psikologi dan sosial,
mementingkan update tahun
Paling mudah digunakan dengan sitasi kurung di teks, dan penulisan paling sederhana tidak banyak variasi
Nama depan pengarang tidak diketahui, selain huruf pertama, judul tidak menggunakan kapital
Turabian Digunakan dalam bidang sosial dan
humaniora.
Bisa digunakan dengan menggunakan 2 kombinasi, yaitu sitasi kurung dengan daftar pustaka dan catatan kaki dengan bibliografi
Penulisan lebih rumit, kombinasi catatan kaki dan bibliografi membutuhkan beberapa aturan spt ibid, loc cit dan op. cit
Chicago Digunakan dalam bidang sosial,
humaniora dan jurnalistik
Model ini melanjutkan model Turabian, jadi punya banyak kesamaan dengan Turabian
Hampir sama
IEEE Digunakan dalam bidang ilmu
komputer, tehnik dan elektro
Tidak ada penggunaan koma pada nama
pengarang, sehingga lebih mudah
Nama depan pengarang tidak diketahui, dan
penulisan tahun dibelakang sehingga sulit untuk
Menggunakan APA versi 6
HOW TO CITE USING APA 6
th
EDITION?
In-text citation (Paraphrase):
Beginning of sentence
Krankenstein (2006) reported that empirical research verified
compliance.
Middle of sentence
After looking into the issue, Lynch (2007) stated that the findings were
not valid.
End of sentence
The report concluded were victims of cyber terrorism (Windhorst,
2004).
In-text citation (Direct quote):
Author and quote together
The principal stated clearly that students “needed parental
permission
to leave school” (Abbott, 2005, p. 25).
Author and quote separated
MacDougall (2004) stated that the “Information Literacy Model needed
to be implemented” (p. 34).
Quote from non-paginated material
Winkowski (2007) stated, “The research is unreliable” (Conclusion
section, para.4).
Direct quotation more than 40 words
:Students at Nova Southeastern University have faced challenges in learninghow to use APA formatting. When discussing the challenges,
Strunk (1922) stated:
Use quotes around an article title or book chapter, but italicize the title of abook, journal, brochure, or report when used in the body of the paper.Use a short title in the parenthetical citation or complete title if the title isshort. NOTE Non-periodical titles like books and book titles have all theimportant words capitalized in the text citations, but these same book titles do not have all the important words capitalized in the reference list. (p.342)
5 spaces or 0.5 inches
2 line spacing
No quotation mark
Six or more author (In-text citation)
(Smith et al., 2007)
Group author (in-text citation)
American Psychological Association ([APA], 2010)
Multiple author
(in-text citation)
(Boote & Beile, 2004; Brydges & Tunon, 2005; Morner, 1997;
Tunon & Brydges, 2007)
Secondary sources
According the Skinner Freud took the position …. (Freud, 1923,
as cited in Skinner, 1974).
Daftar Pustaka
Book by a single author.
Chitty, D. (2003). Do lemmings commit suicide?
Beautiful hypotheses and ugly facts. New York,
NY:Oxford University Press.
Book by two or more authors.
Rosellini, G., & Worden, M. (2004). Of course you're
angry: A guide to dealing with the emotions of
substance abuse (Rev. ed.). Center City, MN:
Book by an unknown author.
The alternative medicine handbook. (1994). New
York: Crescent Books.
Secondary sources
Skinner, B. F. (1974). About behaviorism. New
York, NY: Knopf.
Two – seven authors
Klimoski, R., & Palmer, S. (1993). The ADA and the hiring
process in organizations. Consulting Psychology Journal:
Practice and Research, 45(2), 10-36
Eight or More Authors
Wolchik, S. A., West, S. G., Sandler, I. N., Tein, J., Coatsworth,
D., Lengua, L., ...Griffin. W. A. (2000). An experimental
evaluation of theory-based mother and mother-child
programs for children of divorce. Journal of Consulting and
Journal article
Jones, H. M., McKay, J., Alvarado, F., Plath, E., Jordan, A., Porter,
M., . . . Allsop, S. (2005). The attractions of stupidity. The St.
Croix e-Review, 30(2), 6-10. Retrieved from
http://st_croix_ereview.com/index.php/articles/view/30/6/
Journal article with DOI
Gerry, R.. (2000). Tempo training for freestyle. Journal of
Swimming Technique, 34(1), 40-42. doi:
Artikel Jurnal dari Website
Takase, A. (2007). Japanese high school students' motivation
for extensive L2 reading. Reading in a Foreign Language,
19(1), 1-18. Retrieved September 24, 2007, from http://
nflrc.hawaii.edu/rfl/April2007/takase/takase.pdf
Berbagai alat bantu
Reference Generator
Berfungsi untuk menyusun data
bibliografis menjadi sebuah bentuk sitasi dengan model tertentu, sesuai dengan yang kita inginkan.
Kelemahan:
• Terkadang hasil generasinya tidak akurat, misalnya jika melibatkan banyak pengarang.
• Beberapa generator tidak memberikan model sitasi sesuai dengan versi
Beberapa
Free Generator
Eturabian (www.eturabian.com) Citefast (www.citefast.com) OttoBib (www.ottobib.com) Noodletools (www.noodletools.com) Bibme (www.bibme.org) GoBiblio (www.gobiblio.com) WorksCited4u (www.workscited4u.com) EasyBib (www.easybib.com)Reference Manager
Berfungsi untuk mendokumentasikan berbagai file artikel jurnal yang diunduh di Internet, dan menampilkannya lagi jika dibutuhkan untuk digunakan di
dalam penulisan sitasi dan daftar pustaka Biasanya terdiri dari aplikasi yang bisa diinstal secara mandiri(stand alone),
aplikasi yang terpasang pada browser dan terpasang pada software pengolah kata yang kita gunakan.
Beberapa
Free Manager
Mendeley (www.mendeley.com) Readcube (www.readcube.com) Bibliographix (home.mybibliographix.com) Zotero (www.zotero.org) Connotea (www.connotea.org) Qiqqa (www.qiqqa.com)Plagiarism Checker
Berfungsi untuk mengecek duplikasi teks yang akan kita periksa dengan basis data makalah yang telah disimpan di internet.
Kelemahan: harus makalah dalam bahasa
Inggris, dan sangat tergantung dari banyaknya makalah pembanding yang telah dimiliki oleh basis data tersebut.